Mengatasi Jahitan Loncat pada Mesin Juki
Varian Mesin Jahit Juki
Juki HZL-12Z misalnya, dapat digunakan dengan mudah oleh para pemula maupun para penjahit yang sudah mahir. Fitur yang dimiliki mesin jahit ini adalah adanya tujuh jenis jahitan dan satu jenis lubang kancing. Selain itu, mesin jahit ini dilengkapi dengan lampu LED berwarna putih, pemutus benang, dan adanya pengatur lebar dan panjangnya jahitan.
Mesin jahit ini merupakan mesin jahit hemat energi karena untuk menjalankannya hanya membutuhkan daya listrik sebesar 35 Watt. Selain itu, mesin jahit ini dilengkapi dengan penutup hardcase yang akan melindungi mesin jahit Anda dari benturan pada saat Anda menyimpannya. Praktis dan membuat Anda nyaman membawanya ke mana pun.
Bila Anda pemula yang sedang berlatih menjahit, mesin jahit Juki HZL-12Z ini sangat kompatibel untuk Anda gunakan di mana saja. Pasalnya, meskipun ukurannya kecil, Juki HLZ-12Z ini bisa digunakan untuk menjahit berbagai jenis kain, seperti sifon, licra, hingga jeans. Mesin ini menyediakan empat langkah pembuat kancing secara otomatis, serta alat pemutus benang.
Ukuran Jarum Sesuai Jenis Kain
Seperti yang dibahas di atas, kekeliruan dalam memilih ukuran jarum bisa menimbulkan banyak masalah yang kerap malah membuat kerusakan mesin jahit dan perangkatnya. Berikut ini adalah informasi tentang ukuran jarum yang tepat untuk jenis kain yang beragam:
- Jarum nomor 9 untuk bahan sutra, chiffon, voile dan organdi.
- Jarum nomor 11 untuk bahan brokat halus, paris dan katun.
- Jarum nomor 13 untuk bahan shantung, taffeta, katun dan linen.
- Jarum nomor 14 untuk bahan linen, poplin, wol dan semi-wol.
- Jarum nomor 16 untuk bahan jeans
- Jarum nomor 18 dan 20 untuk bahan kain jok dan kain terpal.
Cara Memperbaiki Mesin Jahit Benang Loncat
Mesin jahit seringkali mengalami beberapa kendala selama penggunaan, salah satunya adalah masalah benang loncat yang dapat diakibatkan oleh sejumlah faktor. Berikut adalah beberapa cara yang dapat diambil untuk memperbaiki masalah benang loncat berdasarkan penyebabnya:
1. Ukuran Jarum
Benang loncat bisa disebabkan oleh penggunaan ukuran jarum yang tidak sesuai. Ukuran jarum yang terlalu besar atau terlalu kecil dapat mengakibatkan masalah ini. Solusinya adalah menggunakan ukuran jarum yang sesuai agar dapat menghindari jahitan loncat atau skip saat menjahit.
2. Jarum Bekas
Penggunaan jarum yang sudah tua dan aus juga dapat menyebabkan benang loncat. Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya selalu menggunakan jarum jahit yang baru. Selain untuk mencegah benang loncat, penggunaan jarum baru juga dapat meningkatkan ketajaman benang jahit.
3. Kurang Oli
Mesin jahit yang kurang pelumasan akan mengakibatkan penurunan kinerjanya dan dapat mempengaruhi masalah benang loncat. Solusinya adalah dengan memberikan pelumasan secara teratur pada bagian-bagian tertentu. Pelumasan tidak hanya mencegah benang loncat tetapi juga memastikan pergerakan mesin jahit tetap lancar.
4. Kurang Tekanan
Tekanan benang yang terlalu kencang atau kendur dapat mengakibatkan kebingungan pergerakan mesin jahit, sehingga memicu benang loncat. Solusinya adalah dengan memastikan tekanan benang jahit sesuai dengan jenis kain yang digunakan, sehingga meminimalkan risiko benang loncat.
Dengan memperhatikan dan mengatasi penyebab-penyebab tersebut, pemilik mesin jahit dapat meningkatkan kualitas jahitan, mengurangi benang loncat, dan meningkatkan performa mesin jahit secara keseluruhan.
Itulah beberapa penyebab dan cara memperbaiki mesin jahit dengan kondisi benang lompat. Selamat mencobanya dan semoga bermanfaat.
Info Terkini Harga Mesin Jahit Otomatis Juki
Mesin jahit adalah salah satu peralatan rumah tangga yang biasa dimiliki oleh ibu rumah tangga. Namun, tidak semua ibu rumah tangga bisa menggunakan peralatan ini. Nah, untuk memudahkan para ibu atau mereka yang ingin menjahit, sekarang sejumlah merk, seperti Juki, sudah meluncurkan mesin jahit otomatis. Walau punya fitur lebih canggih, harga varian ini ternyata relatif terjangkau.
Umumnya, mesin jahit yang banyak dipakai adalah mesin jahit manual. Namun, mesin jahit ini mempunyai kelebihan dan kelemahan. Kelebihannya adalah hasil jahitan yang rapat, rapi, dan kecil akan membuat bahan kain yang dijahit terlihat lebih bagus dan berkualitas tinggi. Namun, tusuk jahitan pada kain cenderung akan mudah lepas.
Untuk mencegah tusuk jahit pada bahan kain terlepas, penjahit harus pandai menggunakan dua benang paralel, jarum bawah, dan atas gulungan agar tercipta hasil benang jahitan kunci untuk mengikat tusuk jahitan. Beruntung, saat ini sudah banyak mesin jahit manual yang menghasilkan jahitan benang yang berbentuk zigzag agar jahitan benang tidak mudah terlepas.
Harga Mesin Jahit Otomatis Juki
| Tipe Mesin Jahit Juki | Harga |
| Mesin Jahit Juki HZL-12Z | Rp1.579.500 |
| Mesin Jahit Juki HZL-27Z | Rp2.000.000 |
| Mesin Jahit Juki HZL-29Z | Rp2.453.000 |
| Mesin Jahit Juki POR-4136 | Rp3.123.000 |
| Mesin Jahit Juki DDL-8100E | Rp4.799.000 |
| Mesin Jahit Juki HZL-K85 | Rp4.927.500 |
Harga mesin jahit otomatis buatan Juki di atas kami rangkum dari berbagai sumber. Dibandingkan tahun sebelumnya, ada yang harganya naik, ada pula yang turun. Juki HZL-29Z misalnya, semula dijual Rp2,29 juta, sekarang naik menjadi Rp2,45 jutaan. Sementara itu, varian Juki HZL-K85 yang awalnya dilepas Rp5,29 jutaan, saat ini turun menjadi Rp4,9 jutaan per unit.
Tags: jahit cara mesin pada juki loncat