... Cara Mengganti Alat Tenun dengan Pasien di Atas Tempat Tidur: Panduan Praktis DIY

Menjelajahi Kreativitas - Cara Mengganti Alat Tenun dengan Pasien di Atas Tempat Tidur

Posisi Prone atau Tengkurap

Dalam posisi prone atau tengkurap, pasien berbaring di perut dengan kepala menghadap ke satu sisi dan pinggul tidak tertekuk.

  • Ekstensi penuh sendi pinggul dan lutut. Posisi tengkurap adalah satu-satunya posisi tidur yang memungkinkan ekstensi penuh sendi pinggul dan lutut. Ini juga membantu mencegah kontraktur fleksi pinggul dan lutut.
  • Kontraindikasi untuk masalah tulang belakang. Tarikan gravitasi pada batang tubuh ketika pasien tengkurap menghasilkan tanda lordosis atau kelengkungan tulang belakang ke depan sehingga dikontraindikasikan untuk pasien dengan masalah tulang belakang. Posisi tengkurap hanya boleh digunakan ketika punggung pasien dapat diluruskan dengan benar.
  • Drainase sekresi. Posisi tengkurap juga mempromosikan drainase dari mulut dan berguna untuk klien yang tidak sadar atau mereka yang dalam masa pemulihan pasca operasi mulut atau tenggorokan.
  • Tempatkan topangan adekuat. Untuk menopang pasien yang tengkurap, letakkan bantal di bawah kepala dan bantal kecil atau handuk guling di bawah perut.
  • Dalam operasi. Posisi tengkurap sering digunakan untuk bedah saraf, di sebagian besar operasi leher dan tulang belakang.

Guided imagery

Guided imagery atau terapi visualisasi dilakukan dengan cara membayangkan objek, suasana, atau pemandangan yang mampu memberikan efek menenangkan pada tubuh.

Anda dapat mencoba cara cepat tidur dalam 30 detik ini melalui langkah-langkah berikut .

  1. Berbaringlah dalam posisi tidur yang nyaman dan tutup mata Anda.
  2. Ambil napas dalam-dalam beberapa kali dan fokuslah untuk merilekskan tubuh Anda.
  3. Kemudian, bayangkan diri Anda berada dalam situasi yang damai, seperti saat bersantai di pantai, hutan, atau padang rumput.
  4. Perhatikan detail pemandangan yang menenangkan tersebut, mulai dari suara, aroma, dan perasaan yang Anda rasakan.
Makan Sebelum Tidur Bikin Tidur Nyenyak, Mitos atau Fakta?

Mari kupas berbagai mitos dan fakta seputar tidur bersama dengan ahlinya di sini!

Indonesian Papers

Indonesia papers merupakan blogspot dengan pembahasan tentang tutorial, tips dan trik, Askep, Materi, Buku, Berita, Kontes Seo, Olahraga, Ekonomi, Wisata, Politik, Ceramah, Gambar, Computer, Service, Permainan, Cerita, Film dan Music

Mengganti Alat Tenun Kotor pada tempat tidur tanpa memindahkan pasien diatasnya

Pengertian
mengganti alat tenun kotor pada tidur tanpa memindahkan pasien karena pasien baru istirahat/total bedres menderita sakit parah atau tidak sadar.

Tujuan
1. Agar tempat tidur pasien bersih dan rapih sehingga memberikan rasa aman pada pasien
2. Mencegah terjadinya luka baring/dekubitus
3. Mempertahankan kebersihan dan kerapihan

Persiapan Alat
1. Alat tenun bersih yang diperlukan dan disusun menurut urutan penggunaanya.
2. Kursi atau bangku
3. Tempat terutup kain kotor
4. Ember bersisih larutan desinfetan
5. Lap kerja, sehelai kering dan sehelai basah
6. Laken, Stik laken, dan sarung bantal.
7. Selimut

Persiapan pasiean
pasien diberi penjelasan tentang hal-hal yang akan dilakukan

  • Seprei kecil digulung ketengah sejauh mungkin
  • Perlak dibersihkan dengan larutan desinfektan, lalu dikeringkan dan gulung ketengah sejauh mungkin
  • Seprei besar digulung ketengah sejauh mungkin.

Hal-Hal yang perlu diperhatikan :
1. Selama bekerja hendaknya perawat tetap memperhatikan keadaan umum pasien.
2. Jangan melelahkan pasien
3. Alat tenun yang rusak, robek atau mempunyai noda hendaknya jangan dipasang dan diganti yang lain.
4. Hindarkan tindakan yang menimbulkan rasa malu dan lelah pada pasien serta tetap menjaga kesopanan.

Tujuan Pengaturan Posisi Pasien

Tujuan akhir dari pemosisian pasien yang tepat adalah untuk melindungi pasien dari cedera dan komplikasi fisiologis imobilitas. Secara khusus, sasaran pemosisian pasien meliputi:

  • Memberikan kenyamanan dan keamanan pasien.
  • Memberikan jalan napas adekuat dan mempertahankan sirkulasi sepanjang prosedur (mis., Dalam pembedahan, dalam pemeriksaan, pengumpulan spesimen, dan perawatan). Gangguan aliran balik vena ke jantung, dan ketidakcocokan ventilasi-ke-perfusi adalah komplikasi umum. Penempatan yang tepat meningkatkan kenyamanan dengan mencegah kerusakan saraf dan dengan mencegah ekstensi atau rotasi tubuh yang tidak perlu.
  • Menjaga martabat dan privasi pasien. Dalam operasi, penentuan posisi yang tepat adalah cara untuk menghormati martabat pasien dengan meminimalkan eksposur pasien yang sering merasa rentan secara perioperatif.
  • Memberikan visibilitas dan akses maksimum. Posisi yang tepat memungkinkan kemudahan akses bedah serta kemudahan untuk pemberian anestesi selama fase perioperatif.

Tags: cara tenun alat

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia