Cara Menghilangkan Bekas Jahitan pada Kain dalam Proyek DIY
Cara ampuh menghilangkan jamur membandel pada pakaian
Jamur dapat tumbuh di banyak bagian di rumah Anda. Kebersihan rumah yang kurang terjaga bisa memengaruhi seberapa banyak jamur yang berkembang.
Biasanya, jamur yang muncul di rumah senang tumbuh di tempat-tempat lembap, seperti pipa, area bekas banjir, juga lemari pakaian yang tertutup rapat.
Apabila berkembang biak di dalam lemari, pakaian Anda bisa kena jamur.
Tak hanya itu, jamur juga lebih mudah muncul jika Anda punya kebiasaan menyimpan baju basah dan kotor di keranjang cucian terlalu lama.
Pakaian yang dihinggapi jamur tidak bisa dianggap remeh, lho!
Paparan terhadap jamur, terutama yang berkontak dengan kulit secara langsung, bisa menimbulkan gangguan kesehatan pada sebagian orang, mulai dari alergi, gatal-gatal, bersin, bahkan asma kambuh.
Dengan kata lain, kemunculan jamur di pakaian tak hanya mengganggu penampilan, tetapi juga berisiko membahayakan kesehatan Anda dan keluarga.
Maka dari itu, mari pelajari cara-cara efektif menghilangkan jamur pada baju.
Anda bisa memilih salah satu dari berbagai bahan di bawah ini untuk membasmi jamur.
Ilmu di Balik Noda Deodorant pada Pakaian
Noda deodorant pada pakaian bisa menjadi masalah yang menjengkelkan. Ini terjadi karena kandungan bahan kimia dalam deodoran berinteraksi dengan keringat dan minyak tubuh. Zat seperti aluminium klorohidrat dan zat anti-bakteri membantu mengontrol bau badan, namun juga dapat meninggalkan noda kuning atau putih pada kain.
Reaksi kimia ini terutama terjadi pada serat sintetis seperti polyester atau rayon, tetapi juga bisa terjadi pada serat alami seperti katun. Noda yang disebabkan oleh deodoran terutama sulit dihilangkan karena serat kain menyerap bahan kimia.
Apakah artikel ini berguna?
Baca Selanjutnya
Cara Menghilangkan Permen Karet di Baju
Tips Cara Menghilangkan Noda Membandel di Baju dengan Baking Soda
4. Hindari paparan sinar matahari
Saat kulit terluka, baik karena luka jahitan atau cedera, sebisa mungkin hindari area tersebut dari paparan sinar matahari. Hal ini karena paparan sinar matahari pada kulit yang terluka bisa menyebabkan luka tampak berbekas.
Jika kamu harus bepergian saat luka jahitan masih dalam masa pemulihan, kenakan pakaian yang menutupi luka dan menyerap keringat. Kamu juga perlu mengenakan tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet dari matahari.
5. Hindari menyentuh atau menggaruk luka
Luka jahitan memang akan terasa gatal di fase pemulihan. Hal ini normal, kok. Namun, jangan menyentuh, mengusapu-usap, apalagi sampai menggaruknya, ya. Menggaruk luka bekas jahitan dapat menyebabkan luka terbuka kembali dan memperlambat proses penyembuhan.
Tags: jahit cara bekas pada