... 7 Ide Kerajinan Bahan Lunak DIY untuk Dipraktikkan di Rumah

Temukan Kreasi Kerajinan Tangan yang Menakjubkan dari Bahan Lunak

Jenis-jenis bahan lunak

Bahan lunak terbagi ke dalam dua jenis yakni bahan lunak alami dan bahan lunak buatan.Kerajinan dari bahan lunak merupakan produk kerajinan yang menggunakan bahan dasar yang bersifat lunak, beberapa bahan lunak yang digunakan dalam pembuatan produk kerajinan, yaitu seperti berikut:

1. Jenis Bahan lunak alami

Kerajinan Bahan Lunak Tanah Liat

Tanah liat dihasilkan oleh alam yang berasal dari pelapukan kerak bumi. Tanah liat disebut juga sebagai tanah lempung. Tanah liat dapat kita ketahui dan dapat kita temukan dengan warna hitam keabu- abuan. Diberi nama tanah liat karena melihat dari teksturnya yang liat, sehingga mudah sekali dibentuk- bentuk.
Tanah liat memiliki karakteristik:

    • Sulit menyerap air sehingga tidak cocok untuk dijadikan sebagai lahan pertanian.
    • Tekstur tanah cenderung lengket
    • Dalam keadaan kering, butiran tanahnya terpecah-pecah secara halus.
    • Merupakan salah satu bahan baku untuk membuat tembikar dan kerajinan tangan lainnya yang dalam pembuatannya harus dibakar dengan suhu di atas 10000C.

    Jenis tanah liat:

      • Tanah liat primer, dihasilkan dari pelapukan batuan karena tenaga endogen namun tidak berpindah dari batuan induknya, sehingga sifatnya lebih murni daripada tanah liat sekunder. Tanah liat yang memiliki warna putih atau putih kusam. Termasuk tanah liat jenis ini adalah kaolin, bentonite, feldspatik, kwarsa dan dolomite.

      Ciri-ciri tanah liat primer adalah:

        • Warna putih dan juga putih kusam
        • Cenderung berbutir kasar
        • Tidak plastis
        • Daya lebur tinggi
        • Daya susut kecil
        • Bersifat tahan api
        • Suhu matangnya antara 1.300oC hingga 1.400oC

        6 Jenis dan Contoh Kerajinan Bahan Lunak

        1. Kerajinan Serat Alam

        Hasil dari kerajinan serat alam ini bisa dilihat dalam berbagai wujud benda, mulai dari perkakas rumah tangga hingga produk fashion yang keren. Contohnya seperti baju, tas, sepatu, hingga hiasan dinding. Lantaran memiliki nilai seni yang tinggi, tak heran jika kerajinan ini kerap dibanderol dengan harga yang mahal.

        2. Kerajinan Tanah Liat

        Sesuai namanya, kerajinan tanah liat merupakan kerajinan yang memanfaatkan tanah liat sebagai bahan baku. Sifat tanah liat yang mudah dibentuk serta tahan lama menjadikannya sebagai salah satu produk kerajinan yang cukup diandalkan.

        Pembentukan tanah liat sendiri terjadi akibat proses pelapukan pada kerak bumi. Karena tanah liat sangat sulit untuk menyerap air, saat dibasahi teksturnya menjadi lengket dan sangat kuat apabila menyatu dengan tanah lainnya. Contoh produk kerajinan tanah liat ini antara lain guci, vas bunga, piring, mangkuk, dan genteng.

        Langkah pertama dalam pembuatan karya ini adalah mempersiapkan tanah liat yang sudah dibersihkan dari batu-batu maupun pasir di dalamnya. Kemudian, campurkan tanah liat dengan air sampai merata dan mudah dibentuk.

        3. Kerajinan dari Kulit

        Kerajinan dari kulit merupakan sebuah kerajinan yang memanfaatkan kulit binatang yang sudah disamak sebagai bahan bakunya. Proses pembuatan kerajinan kulit ini menggunakan teknik ukir dan jahit. Adapun kulit yang kerap dipakai untuk membuat kerajinan adalah kulit hewan seperti sapi, kambing, domba, atau kerbau.

        Jenis Kerajinan Bahan Lunak Lengkap dengan Contoh Produk

        Kerajinan Bahan Lunak Jenis Dan Contoh Cara Membuat – Terdapat berbagai jenis bahan dan material yang dapat digunakan untuk membuat kerajinan tangan, mulai dari barang bekas/limbah hingga bahan yang tersedia di pasaran dengan berbagai jenis bahan kerajinan yang tersedia. Namun, perlu diperhatikan bahwa beberapa jenis bahan kerajinan memiliki sifat-sifat tertentu yang dapat mempengaruhi hasil karya yang dibuat dari material tersebut.

        Secara umum, kerajinan dari bahan lunak dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu kerajinan dari bahan alami dan kerajinan dari bahan buatan. Masing-masing kategori bahan memiliki keunggulan dan kelemahan yang perlu diperhatikan dalam memilih bahan untuk membuat kerajinan.

        Bahan kerajinan alami, seperti kayu, bambu, rotan, dan tanah liat, biasanya mudah ditemukan di sekitar lingkungan sehari-hari. Keunggulan bahan kerajinan alami adalah bahan ini memiliki tekstur dan karakter yang unik, sehingga hasil karya dari bahan ini akan memiliki kesan alami dan organik. Namun, bahan kerajinan alami juga memiliki kelemahan, seperti rentan terhadap kerusakan karena faktor lingkungan seperti cuaca atau serangan hama.

        Sementara itu, bahan kerajinan buatan, seperti kain flanel, foam, atau kertas karton, tersedia di pasaran dan dapat dibeli dengan berbagai macam jenis dan warna. Keunggulan bahan kerajinan buatan adalah bahan ini mudah ditemukan, memiliki berbagai pilihan warna dan motif, serta mudah dibentuk dan dipotong sesuai dengan kebutuhan. Namun, kelemahan bahan kerajinan buatan adalah kurang memiliki karakter dan kesan alami yang unik seperti bahan kerajinan alami.

        Dalam memilih bahan untuk membuat kerajinan tangan, penting untuk mempertimbangkan sifat-sifat dan keunggulan serta kelemahan dari masing-masing jenis bahan. Dengan memilih bahan yang tepat, hasil karya kerajinan tangan yang dihasilkan akan lebih rapih, indah, dan memiliki daya tahan yang lebih baik.

        Macam-macam Kerajinan Bahan Lunak Alam

        Kerajinan bahan lunak alam biasanya terbuat dari bahan yang ada di dalam dan tidak memerlukan bahan tambahan untuk pengolahannya.

        Berikut beberapa hasil kerajinan bahan lunak alam sesuai dengan bahan pembuatnya.

        1. Kerajinan Tanah Liat

        Tanah liat merupakan bahan alami yang paling banyak ditemui di pasaran.

        Biasanya jenis bahan ini akan diolah menjadi kerajinan bahan alam seperti vas bunga, guci, piring, tembikar dan pelengkap makanan lainnya.

        2. Kerajinan Kulit

        Bahan alami yang sering diolah menjadi kerajinan bahan lunak seperti dompet, tas atau lainnya.

        Bahan baku kerajinan ini menggunakan kulit hewan yang sudak tersamak sehingga mudah dibentuk.

        Warna dari kerajiinan bahan lunak alami ini ada beragam, mulai dari cokelat, putih, hitam atau krem sesuai dengan kulit hewan yang digunakan.

        Jenis kulit yang digunakan berasal dari sapi, ular, harimau, buaya dan lainnya.

        3. Rotan

        Rotan merupakan salah satu bahan yang digunakan untuk membuat kerajinan bahan lunak alam.

        Karena lebih sulit untuk diolah, kerajinan dari bahan serat alam ini biasanya diolah menjadi berbagai jenis furnitur dengan harga yang fantastis lho Moms.

        Serat rotan yang lebih tipis juga bisa diolah menjadi produk anyaman, seperti keranjang atau kandang ayam atau burung.

        4. Kerajinan Kulit Jagung

        Fungsi Kerajinan Bahan Lunak

        Foto: Pria Memegang Hasil Kerajinan (Freepik.com/pressfoto)

        Terdapat dua fungsi kerajinan bahan lunak, yaitu sebagai benda pakai dan sebagai benda hias untuk dekorasi rumah yang cantik.

        1. Sebagai Benda Hias

        Segala jenis kerajinan yang digunakan sebagai pajangan atau hiasan adalah dengan tujuan untuk meningkatkan unsur estetika.

        Oleh karena itu, jenis kerajinan ini mengutamakan unsur keindahannya dari pada unsur kegunaannya.

        Contoh karya kerajinan yang berfungsi sebagai benda hias adalah vas bunga, bunga hias, hiasan dinding, dan lain-lain.

        2. Sebagai Benda Pakai

        Segala jenis bentuk kerajinan yang digunakan sebagai pelengkap busana, alat, atau wadah yang digunakan adalah bentuk kerajinan sebagai benda pakai.

        Oleh karena itu, kerajinan ini cenderung mengutamakan fungsinya, dan terkadang juga diikuti dengan adanya unsur keindahan.

        Contoh karya kerajinan sebagai benda pakai adalah sandal, tikar, topi, dompet, dan sebagainya


        Tags: kerajinan bahan produk

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia