Karya Seni Rajutan Batu Berbasis Media Campuran yang Memukau
Contoh Kerajinan Berbasis Media Campuran Batu
Berikut adalah contoh hasil produk kerajinan berbasis media campuran yang menggunakan bahan dasar batu.
2. Logam
Sama halnya dengan bahan batu, bahan logam juga memiliki beragam jenis mulai dari perak, emas, perunggu, besi,dan titanium. Namun, jenis logam yang paling populer untuk dijadikan sebagai kombinasi dalam kerajinan berbasis media campuran ini adalah perak. Perak dinilai memiliki tampilan yang elegan dan harganya juga lebih terjangkau.
Biasanya, logam akan akan dipadukan dengan berbagai bahan lainnya, seperti kerang, batu, kayu, dan lainnya. Kemudian nantinya akan menggunakan proses pengecatan atau plating pada logam tersebut supaya mencegah dari adanya korosi.
Alat yang Digunakan Dalam Kerajinan Logam
Kerajinan berbasis media campuran yang menggunakan bahan dasar logam akan menggunakan alat khusus. Sebut saja ada alat penggiling logam supaya menjadi plat, alat patri, penjepit, tang lancip, dan masih banyak lagi lainnya.
Contoh Kerajinan Berbasis Media Campuran Logam
Nah, berikut ini adalah contoh hasil produk kerajinan berbasis media campuran yang menggunakan bahan dasar logam.
3. Plastik
Bahan plastik juga memiliki banyak bentuknya, misal: gelas, kantong, perabot dapur, botol, perabot rumah tangga, dan lainnya. Biasanya yang paling populer untuk dijadikan sebagai kombinasi dari kerajinan berbasis media campuran adalah botol plastik karena mudah dijumpai dan mudah dibentuk. Jenis bahan plastik memiliki karakteristik yang mudah didaur ulang dengan proses pemanasan kembali. Namun ada juga jenis bahan plastik yang sulit untuk didaur ulang, yakni resin. Jenis bahan plastik ini biasanya akan dikombinasikan dengan bahan lain berupa kain, logam, kayu, dan lainnya.
Jenis dan Karakteristik Kerajinan Berbasis Media Campuran
Kerajinan berbasis media campuran sangat beragam jenisnya, tergantung dari sumber daya alam yang ada di daerah masing-masing.
Jenis bahan baku alam yang bisa digunakan antara lain adalah batu, kayu, logam, kulit, serat, keramik, dll. Sementara bahan buatan meliputi plastik, fiberglass, gips, dll.
Setiap bahan memiliki karakteristiknya masing-masing sehingga sebelum dibuat menjadi kerajinan harus benar-benar memahami karakter bahan tersebut. Sebagai contoh keramik yang terbuat dari tanah liat, sifatnya mudah pecah sehingga harus dipadukan secara hati-hati dengan bahan lain.
Berikut ini adalah beberapa contoh bahan baku dan bahan tambahan yang bisa dipadukan untuk menghasilkan kerajinan berbasis media campuran:
1. Batu
Batu bisa dibedakan menjadi beberapa jenis, seperti batu permata, batu akik, batu giok, kristal dll. Masing-masing batu memiliki nilai estetikanya sendiri dan bisa dibuat menjadi berbagai macam kerajinan yang bernilai jual tinggi.
Berbagai macam bentuk, tekstur dan warna pada batu bisa dipadukan dengan bahan lainnya untuk menghasilkan produk kerajinan yang lebih menarik.
Salah satunya dipadukan dengan logam sehingga menghasilkan produk berupa cincin, lampu hias kristal, dll.
Contoh kerajinan berbasis media campuran dari batu adalah:
- Perhiasan seperti kalung, cincin, gelang dan anting yang memadukan batu permata dengan logam emas atau perak.
- Ornamen berupa ukiran batu dengan kombinasi pigura kayu untuk hiasan dinding.
2. Logam
Logam memiliki banyak jenis dengan karakteristiknya masing-masing, seperti emas, perak, tembaga, besi, titanium, dll. Logam bisa dipadukan dengan bahan lainnya seperti batu permata, kayu, plastik, dll.
Rancangan Dalam Kerajinan Berbasis Media Campuran
Dalam membuat kerajinan berbasis media campuran, tentu saja membutuhkan rancangan yang tepat supaya hasilnya sesuai dengan apa yang diinginkan. Nah, berikut ini adalah beberapa petunjuk sebelum melakukan perancangan produk dalam kerajinan berbasis media campuran, supaya hasilnya lebih unik dan artistik.
1. Stilasi
Dalam proses merancang kerajinan berbasis media campuran, dapat dilakukan dengan cara stilasi. Stilasi ini berupa menyederhanakan bentuk dengan mengurangi atau menambah bentuk pada produk kerajinan berbasis media campuran. Cara ini dapat dilakukan dengan mengamati terlebih dahulu produk asalnya, kemudian baru mengurangi bentuk yang dirasa berlebihan dan dapat juga menambah bentuk lain supaya hasilnya lebih artistik.
Dalam upaya stilasi atau menyederhanakan bentuk dengan mengurangi atau menambah bentuk pada kerajinan berbasis media campuran, dapat dilakukan dengan prinsip-prinsip sebagai berikut.
Nah dalam membuat kerajinan berbasis media campuran ini, cara stilasi ini dapat dilakukan terutama supaya produknya lebih menarik perhatian orang. Hal itulah yang disebut dengan kreatif, sebab hasil akhirnya berupa penciptaan bentuk baru yang berbeda dari contoh aslinya. Contoh cara stilasi ini dapat dilihat pada hiasan kepala penari Bali, yang mana dapat disederhanakan menjadi hiasan ruangan sekaligus kap lampu. Hiasan kepala penari Bali ini melewati proses stilasi dengan menggunakan perpaduan dari bahan logam, kayu, dan besi sebagai penyangganya.
2. Deformasi
Selain stilasi, ada juga cara deformasi dalam upaya membuat produk kerajinan berbasis media campuran ini. Deformasi adalah dengan mengubah bentuk produk kerajinan berbasis media campuran hingga terciptalah produk yang benar-benar baru. Dalam hal ini, biasanya perubahannya terjadi secara permanen. Perubahan bentuk dalam kerajinan berbasis media campuran ini sejatinya haruslah diimbangi dengan pengetahuan akan objek atau produk asalnya, supaya perubahan yang dilakukan dapat mendapatkan hasil yang maksimal.
Tags: kerajinan dari contoh media