... 5 Contoh Kerajinan Teknik Bubut yang Mudah Dibuat Sendiri - Panduan DIY

Seni Kerajinan DIY - Inspirasi Cantik dari Teknik Bubut dalam Karya Sulaman

Apa itu Kerajinan Bahan Keras ?

Kerajinan bahan keras merupakan hasil karya buatan pengrajin yang berbahan dasar keras, kuat, padat, kokoh, tahan lama, dan tidak berubah bentuk. Bahan tersebut diolah sesuai kebutuhan fungsional konsumen yang memiliki nilai artistik pada kebudayaan tertentu. Contohnya bahan kayu diolah menjadi hiasan dinding.

Menurut keberadaan asal bahannya, kerajinan ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu kerajinan alami dan kerajinan buatan. Apa saja, sih ? Ini penjabarannya:

1. Kerajinan Bahan Keras Alami

Ini adalah produk buatan pengrajin yang menggunakan bahan dasar berasal dari alam sekitar. Bahan tersebut umumnya dapat Anda temui di area hutan, perairan, maupun tempat tinggal Anda. Misalnya bambu, rotan, kayu, dan lainnya. Berikut macam-macam bahan keras alami:

1. Bambu

Bambu merupakan bahan dasar yang kokoh dan kuat. Tapi juga punya kelemahan jika kena air secara terus-menerus. Karena akan menyebabkan pelapukan pada batang bambu tersebut. Karakteristik bambu lainnya adalah memiliki rongga berukuran diameter 1-20 cm dan memiliki ruas batang yang unik.

Pada proses pembuatanya akan terlihat keunikannya melalui sayatan ataupun bentuk utuh dari batang bambu yang teksturnya halus. Contoh kerajinan benda berbahan dasar bambu, meliputi:

Alat musik ini menggunakan bahan utama bambu yang berusia 5 tahun, supaya tidak rapuh dan keras. Teknik pembuatan angklung menggunakan metode memilah bambu dan proses penyeteman. Proses penyeteman adalah proses menyelaraskan suara ke alat tuner.

Caping merupakan topi petani yang berbahan dasar bambu. Proses pembuatannya menggunakan teknik anyaman yang kuat dan kokoh. Bertujuan untuk melindungi dari teriknya cuaca ketika bertani.

2. Rotan

Ketahanan batang rotan yang lebih kuat daripada bambu terdapat pada bagian serat batang. Anda dapat menemukan rotan pada tumbuhan yang merambat. Adapun karakteristik rotan, yaitu memiliki ruas batang, tekstur batang halus, dapat membentuk sebuah sayatan maupun bentuk utuh.

Contoh Teknik Cor

Mengetahui teknik pengecoran secara teori tentu saja akan menyulitkan dalam pemahamannya, maka dari itu perlu adanya informasi mengenai contoh teknik pengecoran.

Berikut adalah beberapa contoh teknik pengecoran:

1. Pengecoran Tradisional (Traditional Casting)

Beberapa teknik pengecoran yang masuk pada teknik ini antara lain:

  • Dry Sand Casting
  • Sand Mold Casting
  • Full Mold Casting
  • Shell Mold Casting
  • Cement Mold Casting
  • Vacuum Mold Casting

Teknik pengecoran tradisional tentu saja masih menggunakan cara lama, baik dari segi alat seperti cetakan dan alat tuang maupun dari segi metode.

2. Pengecoran Non-Tradisional (Contemporary Casting – Non Traditional Casting)

Teknik pengecoran yang masuk dalam kategori ini adalah:

  • High Pressure Die Casting
  • Centrifugal Casting
  • Permanent Mold Casting
  • Investment Casting
  • Solid Ceramic Casting
  • Plaster Mold Casting

Proses pengecoran dengan teknik cor ini sudah lebih modern dan tidak mengandalkan alat percetakan sederhana yang menggunakan pasir dan tanah liat.

Proses ini banyak dipakai untuk membuat produk berukuran yang lebih kecil dan lebih detail.


Tags: kerajinan contoh teknik

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia