Seni Kerajinan DIY - Inspirasi Cantik dari Teknik Bubut dalam Karya Sulaman
Macam-Macam Bahan Keras
pixabay
Dalam membuat sebuah kerajinan bahan keras terdapat dua macam, yaitu bahan keras alam dan bahan keras buatan. Berikut ini pengertian dan juga contoh bahan keras alam dan bahan keras buatan, yaitu:
Kerajinan Bahan Keras Alam
Bahan keras alam merupakan jenis kerajinan yang sifatnya memang keras dan biasanya bahan ini didapatkan dari lingkungan di sekitarnya dan diolah menjadi sebuah kerajinan. Kerajinan bahan keras alam bisa dibuat dengan menggunakan bahan seperti kayu, bambu, rotan dan lainnya.
Pengolahan berbahan keras alam dapat dilakukan dengan cara membentuk suatu kerajinan yang kita inginkan. Teknik dalam pembuatan kerajinan bahan keras juga bermacam-macam, bisa dengan cara diukir, dipahat, dipotong dan lainnya.
Kerajinan dengan bahan keras alam akan bertahan lebih lama dan lebih kuat asalkan kita harus tahu dan memahami cara perawatan yang benar. Produk kerajinan bahan keras bisa menghasilkan kerajinan seperti lukisan, ornamen, dan hiasan cantik lainnya.
Selain itu, masih banyak contoh produk kerajinan dengan bahan keras alam, seperti:
Kerajinan Limbah dari Tempurung Kelapa
Siapa sangka tempurung kelapa yang tadinya tidak memiliki nilai jual dapat disulap menjadi suatu kerajinan dengan nilai jual. Tempurung kelapa sendiri merupakan bahan keras. Dengan bahan baku yang cukup murah dan mudah didapatkan, kita bisa membuat kerajinan yang unik.
Contoh yang dapat dibuat adalah kerajinan seperti, perabot rumah tangga, sendok sayur, gayung air, asbak rokok, piring, figura dan masih banyak lagi.
Penutup
Pembuatan kerajinan dapat dilakukan dengan memanfaatkan berbagai bahan, baik alami maupun buatan. Meskipun bahan alami berasal dari alam, kerajinan bahan buatan yang dibuat oleh manusia memiliki nilai jual dan estetika yang tidak kalah penting.
Terdapat berbagai teknik pembuatan produk kerajinan bahan buatan, tergantung pada jenis bahan yang digunakan. Untuk bahan keras seperti logam, kaca, kawat, kaleng, dan timah, teknik-teknik seperti las, patri, ukiran, dan bubut sering digunakan. Sementara itu, untuk bahan lunak, seperti cetak, coil, putar, tenun, dan bordir, digunakan dalam pembuatan kerajinan.
Beberapa contoh kerajinan bahan buatan yang bisa dibuat termasuk kerajinan sabun batangan dengan teknik ukir atau cetak, kerajinan gips dengan mencetak dan memodifikasi gypsum, kerajinan lilin dengan mencairkan lilin dan mencetaknya dalam cetakan, kerajinan plastik dengan mengubah kemasan bekas menjadi tas, dompet, dan lain-lain, kerajinan clay dengan membentuk tanah liat menjadi bentuk yang diinginkan, kerajinan kain dengan memotong atau menjahit kain menjadi produk seperti tas atau baju, kerajinan kaca dengan teknik cold working, flameworking, fusing, hot sculpting, dan slumping, kerajinan fiberglass dengan mencampurkan filamen kaca dan resin dalam cetakan, kerajinan kulit sintetis dengan memanfaatkan kulit sintetis menjadi tas, sandal, dan sepatu, dan kerajinan bubur kertas dengan menghancurkan kertas dan membentuknya menjadi berbagai produk.
Nah, sekian 10 contoh yang menarik untuk dicoba. Kerajinan bahan buatan di atas kebanyakan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar. Jadi, kamu tidak perlu kesulitan dalam mengkreasikan produk kerajinan bahan buatan yang dimodifikasi.
Tags: kerajinan contoh teknik