Seni Kerajinan DIY - Inspirasi Cantik dari Teknik Bubut dalam Karya Sulaman
Macam-Macam Teknik Cor
Baik dalam industri maupun non industri, ada 3 teknik pengecoran yang sering digunakan.
Masing-masing teknik digunakan dengan tujuannya sesuai kebutuhan. Berikut pembahasan tentang 3 teknik pengecoran yang ada saat ini:
1. Teknik Tuang Sekali Pakai
Cara teknik tuang sekali pakai adalah sebuah teknik untuk mengecor produk-produk yang memiliki tingkat kerumitan tinggi.
Metode ini biasa dipakai pada proses pembuatan arca atau patung dengan detail yang tinggi. Bahan yang digunakan pada teknik ini adalah logam yang biasanya menggunakan emas, perak, atau perunggu.
Teknik tuang sekali pakai dilakukan dengan cara membuat model dari tanah liat yang dilapisi dengan lilin, lalu diberi rongga sebagai jalan cairan logam untuk masuk ke dalamnya dan memenuhi cetakan.
Kemudian cairan logam dibiarkan hingga mengering dan membentuk cetakan sehingga menjadi patung.
Teknik ini dinamakan teknik tuang sekali pakai karena memang cairan hanya dituang sekali dan langsung dikeringkan.
2. Teknik Tuang Berulang
Berbeda dengan teknik tuang sekali pakai yang hanya melakukan penuangan satu kali. Pada teknik tuang berulang pengecoran dilakukan dengan menuangkan bahan cor berulang kali sesuai dengan kebutuhan.
Ada banyak bahan yang bisa dipakai pada teknik ini tergantung dengan kebutuhannya.
Teknik pengecoran dengan teknik tuang berulang banyak dipakai pada proses pembuatan hiasan sederhana. Hiasan ini biasanya memiliki ukuran sedang hingga kecil.
Dengan demikian, bahan yang dipakai pun lebih bervariasi, bisa menggunakan tanah liat, pasir, logam, atau bahkan semen.
3. Teknik Menempa
Dari namanya saja sudah dapat diketahui bahwa teknik ini berbeda jauh dari dua teknik sebelumya. Teknik pengecoran dengan cara ini dilakukan dengan cara menempa logam.
Ada banyak logam yang dipakai pada teknik ini, antara lain besi, emas, perak, baja, tembaga, kuningan, dan lain-lain.
Macam-Macam Bahan Keras
pixabay
Dalam membuat sebuah kerajinan bahan keras terdapat dua macam, yaitu bahan keras alam dan bahan keras buatan. Berikut ini pengertian dan juga contoh bahan keras alam dan bahan keras buatan, yaitu:
Kerajinan Bahan Keras Alam
Bahan keras alam merupakan jenis kerajinan yang sifatnya memang keras dan biasanya bahan ini didapatkan dari lingkungan di sekitarnya dan diolah menjadi sebuah kerajinan. Kerajinan bahan keras alam bisa dibuat dengan menggunakan bahan seperti kayu, bambu, rotan dan lainnya.
Pengolahan berbahan keras alam dapat dilakukan dengan cara membentuk suatu kerajinan yang kita inginkan. Teknik dalam pembuatan kerajinan bahan keras juga bermacam-macam, bisa dengan cara diukir, dipahat, dipotong dan lainnya.
Kerajinan dengan bahan keras alam akan bertahan lebih lama dan lebih kuat asalkan kita harus tahu dan memahami cara perawatan yang benar. Produk kerajinan bahan keras bisa menghasilkan kerajinan seperti lukisan, ornamen, dan hiasan cantik lainnya.
Selain itu, masih banyak contoh produk kerajinan dengan bahan keras alam, seperti:
Kerajinan Limbah dari Tempurung Kelapa
Siapa sangka tempurung kelapa yang tadinya tidak memiliki nilai jual dapat disulap menjadi suatu kerajinan dengan nilai jual. Tempurung kelapa sendiri merupakan bahan keras. Dengan bahan baku yang cukup murah dan mudah didapatkan, kita bisa membuat kerajinan yang unik.
Contoh yang dapat dibuat adalah kerajinan seperti, perabot rumah tangga, sendok sayur, gayung air, asbak rokok, piring, figura dan masih banyak lagi.
7 Teknik Pembuatan Kerajinan Bahan Keras
1. Teknik Pahat atau Ukir
Ini adalah cara membuat kerajinan bahan keras dengan cara memahat atau mengukir menggunakan beberapa alat, seperti alat martil, kikir, dan lainnya. Teknik pahat sangat cocok untuk bahan keras berupa kayu maupun batu.
2. Teknik Anyaman
Metode pengrajin membuat produk kerajinan dengan cara menggabungkan dan menyilangkan bahan secara zig-zag maupun sistematis. Teknik ini menggunakan bahan keras terbuat dari tumbuhan, seperti rotan dan akar lidi.
3. Teknik Patri
Teknik penyambungan bahan keras buatan berupa logam panas dengan mencampurkan logam tambahan. Proses pembuatan teknik ini menggunakan suhu tinggi selama pematrian logam. Teknik patri dapat berbentuk batangan bulat maupun pipih.
4. Teknik Cor
Metode pencairan logam pada cetakan guna membentuk hasil logam sesuai kebutuhan konsumen. Teknik cor memiliki jenis teknik, yakni teknik tuang berulang dan sekali pakai.
5. Teknik Las
Cara menyambungkan logam dengan mencairkan sebagian logam induk dan logam pengisi disebut teknik las atau welding. Penggunaan teknik ini mencangkup pada bidang konstruksi, seperti membuat rangka baja maupun rangka kerajinan bahan keras lainnya.
6. Teknik Menempa
Cara memanaskan logam dan memukul-mukul logam panas agar membentuk sesuai kebutuhan. Pengrajin menggunakan teknik ini dengan menggunakan logam jenis tembaga, emas, dan kuningan. Sehingga, menghasilkan produk seperti keris, teko, dan lainnya.
7. Teknik Bubut
Teknik bubut adalah cara menggerakkan bahan pahat dengan memutar secara relatif dan translasi. Sehingga, menghasilkan produk yang rapi, bulat, dan sistematis. Contoh kerajinan yang menggunakan teknik bubut adalah vas bunga berbahan kayu.
Contoh Kerajinan Berbahan Keras Buatan Yang Cocok Untuk Di Rumah!
Ukiran Kayu
Anda bisa membuat dan memasang ukiran kayu sebagai dekorasi di rumah. Maka Anda bisa memilih jenis ukiran kayu yang disuka dengan nuansa yang ingin Anda ciptakan.
Ukiran kayu tentunya memiliki nilai seni yang tinggi, sehingga jika Anda menaruhnya di ruang tamu, kamar maupun ruangan lainnya akan menambah kesan klasik dan elegan.
Hiasan Dinding
Seperti yang kita ketahui bahwa hiasan dinding bisa terbuat dari bahan keras jenis apapun. Dengan ini hiasan dinding beragam, mulai dari keagamaan hingga hiasan bergambar tanaman dan hewan.
Untuk menampilkan kesan yang tradisional, Anda bisa memilih hiasan dinding dengan bahan kayu atau rotan. Akan tetapi jika Anda ingin menampilkan nuansa modern pada rumah, maka bisa menggunakan hiasan dinding dengan bahan logam ataupun kaca.
Batu Taman
Kerajinan bahan keras yang satu ini bisa Anda taruh di halaman yang terbuka, contohnya seperti taman dan teras rumah. Batu taman berfungsi menambah keindahan, dan akan membuat ruangan terlihat lebih nyaman dan asri.
Anda bisa memilih ukuran batu taman yang sesuai dengan halaman rumah. Jika batu taman ingin ditaruh di pinggir taman, maka lebih cocok batu dengan warna yang lebih gelap.
Guci
Bagi sebagian orang mungkin sudah mengetahui kerajinan guci. Guci itu sendiri bisa dibilang termasuk salah satu kerajinan bahan keras buatan. Jenis guci pun sangat beragam, yang di mana setiap jenisnya pun memiliki harganya tersendiri. Semakin bagus dari suatu jenis guci, maka harga jualnya akan semakin mahal.
Guci pun bisa diletakkan begitu saja di ruangan tertentu agar mempercantik ruangan, tetapi guci bisa juga dijadikan sebagai tempat untuk menyimpan suatu barang, seperti menyimpan payung atau barang-barang lainnya.
Patung Kayu dan Batu
Untuk ukuran pada patung kayu dan batu biasanya cukup besar. Kerajinan satu ini bisa Anda tempatkan pada bagian luar rumah sebagai pemanis. Apabila ukurannya lebih kecil, maka bisa diletakkan di meja atau rak dinding agar dapat mempercantik suatu ruangan di rumah.
Contoh Teknik Cor
Mengetahui teknik pengecoran secara teori tentu saja akan menyulitkan dalam pemahamannya, maka dari itu perlu adanya informasi mengenai contoh teknik pengecoran.
Berikut adalah beberapa contoh teknik pengecoran:
1. Pengecoran Tradisional (Traditional Casting)
Beberapa teknik pengecoran yang masuk pada teknik ini antara lain:
- Dry Sand Casting
- Sand Mold Casting
- Full Mold Casting
- Shell Mold Casting
- Cement Mold Casting
- Vacuum Mold Casting
Teknik pengecoran tradisional tentu saja masih menggunakan cara lama, baik dari segi alat seperti cetakan dan alat tuang maupun dari segi metode.
2. Pengecoran Non-Tradisional (Contemporary Casting – Non Traditional Casting)
Teknik pengecoran yang masuk dalam kategori ini adalah:
- High Pressure Die Casting
- Centrifugal Casting
- Permanent Mold Casting
- Investment Casting
- Solid Ceramic Casting
- Plaster Mold Casting
Proses pengecoran dengan teknik cor ini sudah lebih modern dan tidak mengandalkan alat percetakan sederhana yang menggunakan pasir dan tanah liat.
Proses ini banyak dipakai untuk membuat produk berukuran yang lebih kecil dan lebih detail.
Tags: kerajinan contoh teknik