... 5 Contoh Kerajinan Teknik Bubut yang Mudah Dibuat Sendiri - Panduan DIY

Seni Kerajinan DIY - Inspirasi Cantik dari Teknik Bubut dalam Karya Sulaman

Penutup

Pembuatan kerajinan dapat dilakukan dengan memanfaatkan berbagai bahan, baik alami maupun buatan. Meskipun bahan alami berasal dari alam, kerajinan bahan buatan yang dibuat oleh manusia memiliki nilai jual dan estetika yang tidak kalah penting.

Terdapat berbagai teknik pembuatan produk kerajinan bahan buatan, tergantung pada jenis bahan yang digunakan. Untuk bahan keras seperti logam, kaca, kawat, kaleng, dan timah, teknik-teknik seperti las, patri, ukiran, dan bubut sering digunakan. Sementara itu, untuk bahan lunak, seperti cetak, coil, putar, tenun, dan bordir, digunakan dalam pembuatan kerajinan.

Beberapa contoh kerajinan bahan buatan yang bisa dibuat termasuk kerajinan sabun batangan dengan teknik ukir atau cetak, kerajinan gips dengan mencetak dan memodifikasi gypsum, kerajinan lilin dengan mencairkan lilin dan mencetaknya dalam cetakan, kerajinan plastik dengan mengubah kemasan bekas menjadi tas, dompet, dan lain-lain, kerajinan clay dengan membentuk tanah liat menjadi bentuk yang diinginkan, kerajinan kain dengan memotong atau menjahit kain menjadi produk seperti tas atau baju, kerajinan kaca dengan teknik cold working, flameworking, fusing, hot sculpting, dan slumping, kerajinan fiberglass dengan mencampurkan filamen kaca dan resin dalam cetakan, kerajinan kulit sintetis dengan memanfaatkan kulit sintetis menjadi tas, sandal, dan sepatu, dan kerajinan bubur kertas dengan menghancurkan kertas dan membentuknya menjadi berbagai produk.

Nah, sekian 10 contoh yang menarik untuk dicoba. Kerajinan bahan buatan di atas kebanyakan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar. Jadi, kamu tidak perlu kesulitan dalam mengkreasikan produk kerajinan bahan buatan yang dimodifikasi.

Pengertian Teknik Cor

Menurut definisi, teknik cor adalah sebuah teknik atau metode untuk menghasilkan atau menciptakan sebuah karya seni rupa terapan tiga dimensi.

Teknik ini sudah lama berkontribusi dalam pembuatan seni rupa terapan di seluruh dunia. Tidak hanya seni rupa terapan, teknik ini juga banyak dipakai pada seni lain.

Namun, dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, pengecoran tidak hanya dilakukan untuk menghasilkan sebuah produk seni.

Kini teknik pengecoran sudah merambah bidang lain dan metodenya juga semakin berkembang. Tidak hanya dari logam, tapi juga menggunakan bahan lain yang memungkinkan.

Campuran berbentuk cair semi padat ini dituangkan pada cetakan untuk menghasilkan sebuah benda yang sangat keras.

Nantinya campuran tersebut akan membentuk sebuah bentuk tertentu sesuai cetakan yang digunakan.

Semakin detail dan rapi sebuah cetakan, maka akan semakin baik hasil pengecoran. Itulah kenapa teknik ini sering dipakai dalam membuat seni terapan tiga dimensi atau seni patung.

Awal Mula Teknik Pengecoran

Pada zaman dahulu, teknik pengecoran banyak dipakai sebagai teknik dasar pembuatan emas.

Walaupun sebenarnya teknik ini masih dipakai sampai sekarang, namun dengan pesatnya perkembangan teknologi membuat teknik ini sudah dipakai dalam berbagai keperluan sesuai kebutuhan manusia.

Bahan yang digunakan dalam teknik pengecoran juga bermacam-macam. Tidak hanya logam, kini mengecor sudah menggunakan berbagai bahan sesuai dengan kebutuhannya.

Ini juga berbanding lurus dengan teknik pengecoran yang semakin banyak dipakai pada bidang lain seperti otomotif dan konstruksi.

Bahan-bahan yang dipakai untuk mengecor banyak diambil dari alam, seperti karet, logam, dan juga semen. Penggunaan bahan ini disesuaikan dengan kebutuhan.

Misal ketika melakukan pengecoran untuk bahan bangunan, maka digunakan semen yang massanya tidak seberat logam.

Contoh Penerapan Teknik Cor

Hingga kini, teknik cor sudah diaplikasikan secara luas untuk membuat banyak produk.

Di bidang seni, seperti yang sudah kita bahas di atas, teknik ini sudah menghasilkan banyak produk seni rupa terapan seperti patung, arca, dan kerajinan 3 dimensi lainnya.

Sedangkan di dunia permesinan, teknik cor juga sudah menghasilkan banyak produk yang membantu pekerjaan manusia.

Beberapa di antaranya seperti kran air, roda gigi, pompa air, katup gas LPG, dan masih banyak lagi.

Teknik pengecoran juga bisa kita jumpai di bidang konstruksi, seperti saat pembuatan jalan, membuat gedung bertingkat, membuat pintu, membuat pondasi bangunan, dan lain-lain.

Teknik cor adalah sebuah teknik yang sudah banyak membantu pekerjaan manusia. Teknologinya pun selalu berkembang sehingga semakin banyak produk yang bisa dihasilkan dari teknik ini.

Demikianlah pembahasan mengenai macam-macam teknik cor hingga contohnya. Semoga bermanfaat dan terimakasih.

Macam-Macam Teknik Cor

Baik dalam industri maupun non industri, ada 3 teknik pengecoran yang sering digunakan.

Masing-masing teknik digunakan dengan tujuannya sesuai kebutuhan. Berikut pembahasan tentang 3 teknik pengecoran yang ada saat ini:

1. Teknik Tuang Sekali Pakai

Cara teknik tuang sekali pakai adalah sebuah teknik untuk mengecor produk-produk yang memiliki tingkat kerumitan tinggi.

Metode ini biasa dipakai pada proses pembuatan arca atau patung dengan detail yang tinggi. Bahan yang digunakan pada teknik ini adalah logam yang biasanya menggunakan emas, perak, atau perunggu.

Teknik tuang sekali pakai dilakukan dengan cara membuat model dari tanah liat yang dilapisi dengan lilin, lalu diberi rongga sebagai jalan cairan logam untuk masuk ke dalamnya dan memenuhi cetakan.

Kemudian cairan logam dibiarkan hingga mengering dan membentuk cetakan sehingga menjadi patung.

Teknik ini dinamakan teknik tuang sekali pakai karena memang cairan hanya dituang sekali dan langsung dikeringkan.

2. Teknik Tuang Berulang

Berbeda dengan teknik tuang sekali pakai yang hanya melakukan penuangan satu kali. Pada teknik tuang berulang pengecoran dilakukan dengan menuangkan bahan cor berulang kali sesuai dengan kebutuhan.

Ada banyak bahan yang bisa dipakai pada teknik ini tergantung dengan kebutuhannya.

Teknik pengecoran dengan teknik tuang berulang banyak dipakai pada proses pembuatan hiasan sederhana. Hiasan ini biasanya memiliki ukuran sedang hingga kecil.

Dengan demikian, bahan yang dipakai pun lebih bervariasi, bisa menggunakan tanah liat, pasir, logam, atau bahkan semen.

3. Teknik Menempa

Dari namanya saja sudah dapat diketahui bahwa teknik ini berbeda jauh dari dua teknik sebelumya. Teknik pengecoran dengan cara ini dilakukan dengan cara menempa logam.

Ada banyak logam yang dipakai pada teknik ini, antara lain besi, emas, perak, baja, tembaga, kuningan, dan lain-lain.


Tags: kerajinan contoh teknik

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia