... 7 Ide Laporan Perencanaan Usaha Kerajinan: Panduan DIY untuk Seni Jahit & Rajut

Rencana Bisnis Kerajinan - Inspirasi dan Panduan Praktis dalam Dunia Sulam dan DIY

Contoh Laporan Kegiatan Usaha

1. Contoh Laporan Kegiatan Bisnis Kuliner

Apabila bisnis Anda bergerak di industri makanan, Anda bisa melihat contoh laporan kegiatan berikut ini.

Cover

LAPORAN KEGIATAN USAHA MAKANAN
BAKSO MERCON

Tulis sebagai laporan mingguan atau bulanan

(Nama Penyusun Laporan)

Kata Pengantar

(Kota, tanggal pembuatan laporan)

Daftar Isi

Contoh daftar isi bisa Anda lihat pada bagian sebelumnya. Anda bisa membuat daftar isis secara otomatis dengan menggunakan microsoft word.

Bab I: Pendahuluan

Ada beberapa sub bab pada bagian pendahuluan, di antaranya:

  • Latar belakang yang menjelaskan alasan usaha tersebut dilakukan.
  • Rumusan masalah berisi poin-poin yang menjadi pembahasan dalam laporan.
  • Tujuan dan manfaat kegiatan usaha.
Bab II: Pembahasan

Pada bagian pembahasan, tulis beberapa sub bab yang sesuai dengan rumusan masalah. Contohnya sebagai berikut:

  • Profil singkat bisnis
  • Strategi pemasaran bisnis
  • Sumber modal
  • Prosedur produksi
  • Laba dan rugi
  • Dan seterusnya
Penutup

Bagian penutup berisikan kesimpulan, kritik, dan saran kegiatan usaha ke depannya.

Lampiran

Lampiran bersifat opsional.

Contoh Laporan Kegiatan Bisnis Kerajinan

Pelajari contoh laporan kegiatan bisnis kerajinan di bawah ini:

Sampul

LAPORAN KEGIATAN USAHA KERAJINAN
KAYU
JATI

Tulis sebagai laporan mingguan/bulanan

(Nama Penyusun Laporan)
(Alamat Bisnis)

Kata Pengantar

Puji syukur kehadirat Tuahn YME karena berkat karunia-Nya kami bisa menyelesaikan “Laporan Kegiatan Usaha Kerajinan Kayu Jati” selama satu bulan terakhir….

(Kota, tanggal pembuatan laporan)

Perencanaan Pemasaran Usaha Kerajinan dari Bahan Limbah

Secara ekonomi produk kerajinan dapat menjanjikan dan memiliki peluang pasar yang menggembirakan apalagi ditunjang dengan melimpahnya bahan baku, tenaga kerja yang relatif murah dibanding negara lain, sehingga dapat menekan biaya produksi.

Penguasaan pasar dalam arti menyebarkan hasil produksi merupakan faktor menentukan dalam perusahaan. Agar pasar dapat dikuasai maka kualitas dan harga barang harus sesuai dengan selera konsumen dan daya beli (kemampuan) konsumen.

Faktor pemasaran dapat dikatakan berhasil jika jangkauan pasar semakin luas dan masa produksi dapat bertahan dalam waktu yang lama. Untuk itu hal-hal yang perlu dipertimbangkan, meliputi sasaran pasar, selera konsumen, citra produk, saluran distribusi, dan penentuan harga.

Zaman dahulu ketika negara sedang tumbuh, promosi mungkin tidak terlalu penting karena masyarakat memang mencari dan menumbuhkan suatu barang. Seiring dengan perkembangan ekonomi dan munculnya persaingan-persaingan di pasar, seorang wirausahawan harus memikirkan strategi promosi dan penjualan agar bisnisnya tetap berjalan dengan baik.

Strategi Promosi Usaha Kerajinan

Ada tiga elemen penting dari sasaran atau target sebuah promosi, yaitu:

  1. Pembentukan merek (branding)
  2. Layanan kepada konsumen yang berupa komunikasi dan pemberian informasi
  3. Menciptakan kesetiaan pelanggan.

Ada enam kegiatan dan rencana pemasaran yang bisa dilakukan untuk mengomunikasikan produk dan merk usaha, yaitu sebagai berikut:

Penjualan personal adalah bentuk komunikasi yang menggunakan media individu. Sistem komunikasi antara perusahaan dan konsumen dilakukan oleh tenaga penjual atau wiraniaga. Sistem komunikasi dengan cara penjualan personal banyak dilakukan untuk produk-produk jasa, distribusi, perdagangan, dan lain-lain. Penjualan personal digunakan jika anggaran promosi tidak terlalu besar.

Promosi digunakan untuk memasarkan dan mengomunikasikan pesan produk anda kepada calon konsumen. Promosi penjualan terdiri dari beragam alat promosi yang dirancang untuk mengetahui kecepatan dan kekuatan rangsangan dan respon pasar terhadap produk.

Cara Menyusun Laporan Kegiatan Usaha

Lantas, bagaimana cara membuat laporan kegiatan bisnis? Ikuti langkah-langkah berikut ini untuk menyusun laporan kegiatan bisnis Anda.

Langkah 1. Membuat Sampul

Langkah pertama yang harus Anda lakukan ialah membuat sampul laporan. Sampul adalah halaman paling depan yang berisikan nama laporan, logo dan identitas perusahaan, periode laporan, dan lainnya.

Anda bisa mendesain sampul semenarik mungkin dengan menggunakan tools seperti microsoft word, canva, maupun adobe.

Langkah 2. Membuat Kata Pengantar

Berikut merupakan contoh kata pengantar laporan kegiatan bisnis:

Langkah 3. Membuat Daftar Isi

Halaman daftar isi memuat struktur laporan dan nomor halamannya untuk memudahkan pembaca menemukan bagian tertentu dari laporan kegiatan bisnis.

Berikut ini adalah contoh daftar isi laporan kegiatan:

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

1.2. Visi dan Misi

1.3. Tujuan dan Manfaat

1.4. Data Perusahaan

1.5. Struktur Perusahaan

1.6. Konsep Usaha

BAB II ASPEK PRODUKSI

2.1. Deskripsi Produk

2.2. Jenis Produk

2.3. Kualitas Produk

2.4. Komposisi Produk

2.6. Cara Pembuatan

BAB III ASPEK KEUANGAN

3.1. Kebutuhan Modal Awal

3.2. Laporan Keuangan

BAB IV DOKUMENTASI KEGIATAN

4.1. Dokumentasi Kegiatan

Langkah 4. Membuat Bab I: Pendahuluan

Pada bagian pendahuluan, tuliskan apa saja yang menjadi latar belakang penyusunan laporan. Selain itu, pada bagian ini juga terdiri dari sub bab tujuan dan manfaat kegiatan perusahaan.

Di bawah ini merupakan contoh kalimat pembuka pada bagian latar belakang:

Salah satu jenis usaha yang mempunyai prospek cerah ialah bisnis kuliner. Dewasa ini, masyarakat semaikin sadar dengan pola hidup sehat, salah satunya dengan mengonsumsi makanan sehari-hari yang sehat namun tetap mempunyai cita rasa yang lezat. Untuk itu, kami melihat adanya peluang bisnis mengembangkan produk….

Download Contoh Laporan Kegiatan Usaha Disini

Untuk referensi yang lebih lengkap, Anda bisa melihat contoh laporan kegiatan sederhana di sini.

Nah, itu dia pembahasan mengenai laporan kegiatan usaha beserta contoh dan cara membuatnya. Selain laporan kegiatan, sebagai pebisnis Anda juga wajib mengerti berapa saja uang yang masuk dan keluar, performa penjualan, dan lainnya.

Untuk itu, Anda perlu melakukan pencatatan dan pembukuan yang tepat supaya bisnis tidak merugi. Nah, jangan khawatir karena software akuntansi dari Kledo akan membantu Anda mengelola keuangan, mulai dari otomatisasi laporan keuangan, buat invoice praktis, penagihan otomatis, pajak, manajemen aset dan gudang, dan masih banyak lagi.

Kledo dibekali dengan beragam fitur yang mudah digunakan bahkan bagi Anda yang masih awam dengan akuntansi. Jadi, tunggu apalagi? Tinggalkan cara manual dan coba Kledo gratis selama 14 hari melalui tautan ini.

Perencanaan Administrasi Usaha Kerajinan

Beberapa aspek penting dalam perencanaan administrasi usaha yaitu sebagai berikut:

Mengurus Izin Usaha

Izin usaha adalah alat untuk membina, mengarahkan, mengawasi dan melindungi pengelolaan usaha. Surat Izin Usaha, antara lain adalah Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dan Izin HO (Lingkungan) SITU/HO umumnya dikeluarkan oleh Pemda Tingkat 1 dan Tingkat 2 sepanjang ketentuan-ketentuan undang-undang gangguan (HO) mewajibkannya. Prosedur pengurusan surat izin tempat usaha atau izin HO, antara lain :

Penetapan Besarnya Retribusi

Ketentuan tata cara perhitungan retribusi SITU, adalah Luas ruang usaha X angka indeks lokasi X angka indeks gangguan X tarif

  1. Tarif luas ruang usaha
  2. Indeks lokasi
  3. Klasifikasi indeks gangguan
  4. Ketentuan tata cara perhitungan retribusi heregistrasi.

Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)

SIUP adalah surat izin yang diberikan oleh menteri atau pejabat yang ditunjuk kepada pengusaha untuk melaksanakan usaha dibidang perdagangan dan jasa.

Beberapa keuntungan dengan memiliki SIUP adalah:

  1. Mendapat jaminan perlindungan hukum untuk kelangsungan dan kepastian usaha
  2. Mempermudah dalam proses pengajuan kredit kepada perbankan/lembaga keuangan
  3. Bukti memiliki dan menjalankan usaha bila akan melakukan kerja sama dengan pihak ketiga
  4. Mendapat prioritas pembinaan dari instansi pemerintah yang menangani pembinaan usaha kecil.

Tata cara memperoleh SIUP adalah :

  1. Datang ke Bagian Urusan Perizinan, Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Tingkat 1 atau Tingkat 2
  2. Mengisi dan mengajukan Surat Pengajuan Izin (SPI) dengan melampirkan syarat :
    • Fotokopi akta notaris tentang pendirian usaha
    • Fotokopi dari pemilik perusahaan
    • Pas poto dari pemilik perusahaan 4 lembar, ukuran 3 x 4 cm
    • Menyerakan kembali formulir dan persyaratan lainnya kepada petugas bagian perizinan.

    Tags: kerajinan contoh usaha perencanaan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia