Rencana Bisnis Kerajinan - Inspirasi dan Panduan Praktis dalam Dunia Sulam dan DIY
12 Komponen dalam Perencanaan Usaha
Lingkup bisnis bervariasi tergantung pada produk atau layanan. Beberapa pengusaha memilih untuk menggunakan diagram dan bagan, sementara yang lain hanya mengandalkan teks.
Terlepas dari bagaimana Anda melakukannya, komponen perencanaan usaha yang baik cenderung mencakup unsur-unsur berikut:
1. Ringkasan eksekutif
Ringkasan eksekutif menjelaskan secara singkat produk atau layanan bisnis Anda dan mengapa hal tersebut berpotensi menghasilkan keuntungan. Anda juga dapat memasukkan informasi dasar tentang perusahaan Anda, seperti lokasinya dan jumlah karyawan.
2. Deskripsi perusahaan
Deskripsi perusahaan membantu pelanggan, pemberi pinjaman, dan calon investor mendapatkan pemahaman lebih dalam tentang produk atau layanan Anda.
Ini memberikan deskripsi rinci tentang rantai pasokan Anda dan menjelaskan bagaimana perusahaan Anda berencana membawa produk atau layanannya ke pasar.
3. Analisis pasar
Komponen analisis pasar menguraikan perencanaan usaha Anda untuk menjangkau target audiens Anda. Biasanya mencakup perkiraan potensi permintaan produk atau layanan dan ringkasan riset pasar.
Analisis pasar juga mencakup informasi tentang strategi pemasaran, ide periklanan, atau cara lain untuk menarik pelanggan.
Komponen lain dari bagian ini adalah rincian target pelanggan. Banyak bisnis merasa terbantu dengan menganalisis target pasar mereka menggunakan segmen pelanggan, sering kali dengan data demografis seperti usia atau pendapatan.
Dengan cara ini, Anda dapat menyesuaikan rencana pemasaran untuk menjangkau kelompok pelanggan yang berbeda.
4. Rencana pemasaran

Cara Menyusun Laporan Kegiatan Usaha
Lantas, bagaimana cara membuat laporan kegiatan bisnis? Ikuti langkah-langkah berikut ini untuk menyusun laporan kegiatan bisnis Anda.
Langkah 1. Membuat Sampul
Langkah pertama yang harus Anda lakukan ialah membuat sampul laporan. Sampul adalah halaman paling depan yang berisikan nama laporan, logo dan identitas perusahaan, periode laporan, dan lainnya.
Anda bisa mendesain sampul semenarik mungkin dengan menggunakan tools seperti microsoft word, canva, maupun adobe.
Langkah 2. Membuat Kata Pengantar
Berikut merupakan contoh kata pengantar laporan kegiatan bisnis:
Langkah 3. Membuat Daftar Isi
Halaman daftar isi memuat struktur laporan dan nomor halamannya untuk memudahkan pembaca menemukan bagian tertentu dari laporan kegiatan bisnis.
Berikut ini adalah contoh daftar isi laporan kegiatan:
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
1.2. Visi dan Misi
1.3. Tujuan dan Manfaat
1.4. Data Perusahaan
1.5. Struktur Perusahaan
1.6. Konsep Usaha
BAB II ASPEK PRODUKSI
2.1. Deskripsi Produk
2.2. Jenis Produk
2.3. Kualitas Produk
2.4. Komposisi Produk
2.6. Cara Pembuatan
BAB III ASPEK KEUANGAN
3.1. Kebutuhan Modal Awal
3.2. Laporan Keuangan
BAB IV DOKUMENTASI KEGIATAN
4.1. Dokumentasi Kegiatan
Langkah 4. Membuat Bab I: Pendahuluan
Pada bagian pendahuluan, tuliskan apa saja yang menjadi latar belakang penyusunan laporan. Selain itu, pada bagian ini juga terdiri dari sub bab tujuan dan manfaat kegiatan perusahaan.
Di bawah ini merupakan contoh kalimat pembuka pada bagian latar belakang:
Salah satu jenis usaha yang mempunyai prospek cerah ialah bisnis kuliner. Dewasa ini, masyarakat semaikin sadar dengan pola hidup sehat, salah satunya dengan mengonsumsi makanan sehari-hari yang sehat namun tetap mempunyai cita rasa yang lezat. Untuk itu, kami melihat adanya peluang bisnis mengembangkan produkā¦.

Download Contoh Proposal Usaha Kerajinan
Dokumen tertulis ini mencerminkan segala elemen yang relevan, segment bisnis internal, serta eksternal atau bahkan pekerjaan baru. Biasanya proposal bisnis di sini berisikan tentang tujuan dan strategi dikembangkannya bisnis tersebut.
Banyak sekali manfaat yang bisa diambil ketika kamu membuat proposal usaha seperti ini. Manfaat tersebut diantaranya yaitu bisa membandingkan rencana dan pengusaha dengan hasil nyata, serta membantu wirausaha dalam merancang dan menguji strateginya.
Untuk lebih lengkap, silahkan simak penjelasan dibawah ini mengenai proposal usaha kerajinan.
1. Anggaran Usaha dalam Contoh Proposal Usaha Kerajinan
Setiap contoh proposal usaha kerajinan pasti memiliki yang namanya anggaran usaha. Anggaran ini tentu digunakan untuk mengetahui berapa saja budget yang akan dikeluarkan oleh perusahaan terhadap produk tersebut.
Dengan adanya anggaran usaha, bisa dipastikan kamu tidak akan mengalami kerugian terlalu dalam. Selain itu kamu juga bisa lebih memantau pemasukan dan pengeluaran uang yang ada di perusahaan kamu.
Anggaran usaha ini meliputi modal, rencana harga jual, dan juga profit. Jangan lupa untuk melakukan analisis SWOT seperti dibawah ini.
A. Strength
Analisis SWOT yang pertama yaitu strength atau biasa disebut kekuatan. Di sini kamu harus bisa memahami kekuatan terbesar apa yang bisnis kamu miliki, hal ini sangat berpengaruh positif terhadap kesuksesan perusahaan kamu.
Cara memahami kekuatan tersebut bisa dengan mengidentifikasi kelemahan dan kelebihan perusahaan. Apa yang membuat bisnis kamu lebih baik dari lainnya, keunikan, dan masih banyak lagi.
B. Weakness
Kedua yaitu weakness atau biasa disebut sebagai kelemahan. Kamu sudah pasti paham bahwa setiap bisnis tentu memiliki kelemahan. Setiap perusahaan pasti memiliki celah-celah yang bisa berpotensi menimbulkan kesalahan.
Nah, dari sini kamu harus lebih detail dalam mengawasi segala kelemahan bisnis tersebut. Kamu harus bisa mengidentifikasi apa saja yang wajib ditingkatkan dalam perusahaan, yang harus dihindari, dan faktor penyebab kerugiannya.

BAB II PEMBAHASAN
A. Profil
Anyaman bambu atau kerajinan anyaman dari bambu merupakan salah satu jenis dari berbagai macam karya di Indonesia. Selain digunakan sebagai anyaman, bambu juga bisa digunakan sebagai bahan pembuatan alat-alat rumah tangga.
Pada zaman milenial seperti saat ini, kebutuhan akan sandang sangat meningkat, salah satu contohnya adalah tas. Masyarakat cenderung memilih tas-tas yang unik dan berbeda dari yang lain.
Maka dari itu penulis akan menciptakan sebuah tas yang berasal dari anyaman bambu dengan model dan design kekinian. Anyaman akan dipadukan dengan bahan atau media lain sehingga menghasilkan desain atau model yang unik.
Selain itu kesannya yang cukup mewah juga bisa digunakan dalam berbagai acara.Tentunya dengan ini masyarakat akan jauh lebih tertarik menggunakan produk anyaman bambu dalam negeri.
B. Strategi Pasar
Agar bisnis diatas berhasil, maka penulis akan melakukan strategi pemasaran sebagai berikut ini.
1. Segmenting
Yang pertama yaitu segmenting atau segmentasi pasar, merupakan suatu kegiatan membagi suatu pasar menjadi beberapa kelompok pembeli.
Ada dua kriteria dalam segmentasi pasar, yaitu geografis dan demografis. Untuk kali ini penulis menetapkan kalangan perempuan remaja hingga dewasa, karena pada tahap inilah sifat konsumtif mulai muncul.
2. Targetting
3. Posotioning
Positioning merupakan terbentuknya gambaran yang cocok bagi konsumen untuk tertarik membeli produk ini. agar lebih menarik masyarakat, penulis memberikan berbagai macam model terbaru yang fashionable, serta tambahan bahan yang membuat tas menjadi lebih estetik.
C. Analisis SWOT Untuk Kelayakan Usaha
1. Kekuatan (Strength)
Analisis SWOT yang pertama yaitu strength atau biasa disebut kekuatan. Di sini kamu harus bisa memahami kekuatan terbesar apa yang bisnis kamu miliki, hal ini sangat berpengaruh positif terhadap kesuksesan perusahaan kamu.

Tags: kerajinan contoh usaha perencanaan