"Rencana Bisnis Kerajinan - Panduan dan Contoh Praktis"
BAB III RENCANA ANGGARAN
1. Modal/ Pemasukan
Modal yang dibutuhkan oleh penulis dalam sekali produksi tas anyaman adalah Rp.1.500.000, dengan rincian:
Total Biaya = perlengkapan + bahan baku + biaya lainnya
= Rp. 40.000 + Rp. 20.000 + Rp. 15.000
Produksi 20 pcs = Rp. 75.000 x 20
= Rp. 1.500.000
2. Penentuan Harga Jual
Harga pokok produksi adalah hasil dari total biaya dibagi dengan total produk.
= Rp. 75.000 per pcs
Harga Jual = Harga pokok + laba yang diinginkan
= Rp. 75.000 + Rp. 25.000
= Rp. 100.000
3. Perhitungan Laba/Rugi
Laba = (Harga Jual x Hasil Produksi) – Modal
= (100.000 x 20)-Rp. 1.500.000
=Rp. 2000.000 – Rp. 1.500.000
= Rp. 500.000
Presentase Laba = Laba/ Modal x 100%
= 500.000/1500.000 x 100%
= 33%
BAB 4: Analisa Keuangan
1 . Modal
Kebutuhan Perlengkapan
| Keterangan | Harga |
| Tungku | Rp. 500.000 |
| Pewarna Sintetik | Rp. 500.000 |
| Kompor Besar | Rp. 1.500.000 |
| Alat Pengering | Rp. 850.000 |
| Nampan Besar | Rp. 800.000 |
| Meja Produksi | Rp. 1.000.000 |
| Alat Lem Tembak | Rp. 350.000 |
| Komputer | Rp. 3.500.000 |
| Printer | Rp. 1.250.000 |
Sewa Tempat
| Keterangan | Harga |
| Biaya Sewa Tahunan | Rp. 15.000.000 |
| Biaya Renovasi Tempat | Rp. 35.000.000 |
Gaji Karyawan
| Keterangan | Harga |
| 10 Karyawan Produksi | Rp. 25.000.000 |
| 2 Karyawan Distribusi dan Pengiriman | Rp. 6.000.000 |
| 1 Admin Marketing | Rp. 4.000.000 |
Biaya Operasional
| Keterangan | Harga |
| Belanja Bahan Baku | Rp. 5.000.000 |
| Listrik | Rp. 1.500.000 |
| Air | Rp. 500.000 |
| Internet | Rp. 300.000 |
Biaya Promosi
2. Harga Pokok Produksi
| Keterangan | HPP | Harga Jual | Keutungan |
| Tas Selempang | Rp. 30.000 | Rp. 50.000 | Rp. 20.000 |
| Tas Wanita Besar | Rp. 70.000 | Rp. 90.000 | Rp. 20.000 |
| Pouch Wanita | Rp. 15.000 | Rp. 35.000 | Rp. 20.000 |
| Vas Bunga | Rp. 40.000 | Rp. 60.000 | Rp. 20.000 |
| Keranjang Pakaian | Rp. 50.000 | Rp. 75.000 | Rp. 25.000 |
| Keranjang Makanan | Rp. 70.000 | Rp. 95.000 | Rp. 25.000 |
| Rak Buku | Rp. 40.000 | Rp. 65.000 | Rp. 20.000 |
| Rak Make Up | Rp. 30.000 | Rp. 55.000 | Rp, 25.000 |
Klasifikasi Limbah Berdasarkan Prinsipnya
Pada prinsipnya limbah dapat dibagi berdasarkan tiga bagian, yaitu:
- Pertama, berdasarkan wujudnya terbagi menjadi 3 (tiga) jenis, yaitu limbah gas, limbah cair, dan limbah padat. Contoh limbah gas adalah karbon dioksida yang dihasilkan oleh asap kendaraan bermotor, asap pabrik, asap pembakaran sampah. Sedangkan contoh limbah cair adalah air sabun bekas cucian, minyak goreng buangan. Sedangkan contoh limbah padat adalah plastik, botol, kertas.
- Kedua, berdasarkan sumbernya, terbagi menjadi 4 (empat) jenis, yaitu limbah pertanian, limbah industri, limbah pertambangan, dan limbah domestik.
- Ketiga, berdasarkan senyawanya, terbagi menjadi 2 (dua) jenis, yaitu limbah organik dan limbah anorganik. Limbah organik merupakan limbah yang mengandung unsur karbon sehingga bisa dengan mudah diuraikan atau bisa membusuk secara mudah. Sebagai contoh dari jenis limbah organik misalnya adalah kulit buah-buahan dan sayuran serta kotoran hewan dan manusia. Sementara itu limbah anorganik merupakan limbah yang tidak mengandung unsur karbon sehingga sangat sulit atau bahkan tidak bisa diuraikan. Oleh sebab itu, limbah anorganik dapat pula diartikan sebagai limbah yang tidak bisa membusuk. Sebagai contoh dari jenis limbah anorganik misalnya adalah plastik, botol beling bekas, pecahan kaca.
Sampah anorganik berasal dari sumber daya alam tak terbarui seperti mineral dan minyak bumi, atau dari proses industri. Beberapa dari bahan ini tidak terdapat di alam seperti plastik dan aluminium. Sebagian zat anorganik secara keseluruhan tidak dapat diuraikan oleh alam, sedang sebagian lainnya hanya dapat diuraikan dalam waktu yang sangat lama. Sampah jenis ini pada tingkat rumah tangga, misalnya berupa botol, botol plastik, tas plastik, dan kaleng.
Salah satu pemanfaatan limbah anorganik adalah dengan cara proses daur ulang (recycle). Daur ulang merupakan upaya untuk mengolah barang atau benda yang sudah tidak dipakai agar dapat dipakai kembali. Beberapa limbah anorganik yang dapat dimanfaatkan melalui proses daur ulang, misalnya plastik, gelas, logam, dan kertas.
Kelebihan Usaha Kerajinan Tangan
1. Kreativitas dan Keunikan Produk:
Usaha kerajinan tangan memungkinkan Anda untuk mengekspresikan kreativitas Anda dalam menciptakan produk-produk unik dan orisinal. Hal ini dapat membedakan produk Anda dari pesaing dan menarik minat konsumen.
2. Potensi Pasar yang Luas:
Kerajinan tangan memiliki potensi pasar yang luas, baik dalam skala lokal, nasional, maupun internasional. Dengan strategi pemasaran yang tepat, produk Anda dapat menjangkau konsumen yang lebih besar.
3. Modal Awal yang Terjangkau:
Usaha kerajinan tangan umumnya membutuhkan modal awal yang relatif terjangkau dibandingkan dengan bisnis lainnya. Anda dapat memulai usaha ini dari rumah atau dengan fasilitas kerja yang sederhana.
4. Dapat Dilakukan oleh Siapa Saja:
Bisnis kerajinan tangan tidak melulu harus ditekuni oleh orang dengan latar belakang khusus. Siapa pun dapat mencoba dan belajar membuat kerajinan tangan, sehingga dapat menjadi peluang usaha bagi siapa saja.
BAB 2: Analisa SWOT
Strength:
Bahan baku utama pembuatan kerajinan tangan yaitu batang teratai sangat melimpah di sekitar lokasi produksi sehingga memudahkan Jejak Kreatif untuk mendapatkan kualitas bahan baku terbaik pada setiap kerajinan yang dibuat.
Selain itu kerajinan tangan dari bahan dasar batang teratai masih sangat jarang ditemukan sehingga membuat peluang pengembangan produk dari Jejak Kreatif sangat terbuka lebar dipasaran.
Weakness:
Kondisi cuaca yang seringkali berubah membuat produksi kerajinan tangan Jejak Kreatif tidak bisa berlangsung secara maksimal. Mengingat batang teratai yang digunakan harus dijemur hingga kering terlebih dahulu agar bisa dibentuk menjadi berbagai kerajinan multifungsi.
Opportunity:
Berkembangnya dunia digital memudahkan Jejak Kreatif dalam memperkenalkan produk kerajinan tangan ini. Melalui media sosial jangkauan pemasaran menjadi sangat tidak terbatas sehingga proses distribusi dari kerajinan tangan ini semakin meluas ke berbagai daerah.
Threat:
Ancaman utama dari usaha kami adalah adanya kompetitor baru yang menjual produk kerajinan tangan berbahan dasar sintetik dengan harga jual yang lebih murah.
Mengingat produk kerajinan tangan Jejak Kreatif dibuat dengan manual sehingga harga jual yang kami tetapkan sedikit lebih tinggi disamping kualitasnya yang memang sangat baik.
Tags: kerajinan contoh usaha perencanaan