... 5 Ide Perencanaan Usaha Kerajinan Dengan Sentuhan DIY di Dunia Sulam

"Rencana Bisnis Kerajinan - Panduan dan Contoh Praktis"

Perencanaan Administrasi Usaha Kerajinan

Beberapa aspek penting dalam perencanaan administrasi usaha yaitu sebagai berikut:

Mengurus Izin Usaha

Izin usaha adalah alat untuk membina, mengarahkan, mengawasi dan melindungi pengelolaan usaha. Surat Izin Usaha, antara lain adalah Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dan Izin HO (Lingkungan) SITU/HO umumnya dikeluarkan oleh Pemda Tingkat 1 dan Tingkat 2 sepanjang ketentuan-ketentuan undang-undang gangguan (HO) mewajibkannya. Prosedur pengurusan surat izin tempat usaha atau izin HO, antara lain :

Penetapan Besarnya Retribusi

Ketentuan tata cara perhitungan retribusi SITU, adalah Luas ruang usaha X angka indeks lokasi X angka indeks gangguan X tarif

  1. Tarif luas ruang usaha
  2. Indeks lokasi
  3. Klasifikasi indeks gangguan
  4. Ketentuan tata cara perhitungan retribusi heregistrasi.

Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)

SIUP adalah surat izin yang diberikan oleh menteri atau pejabat yang ditunjuk kepada pengusaha untuk melaksanakan usaha dibidang perdagangan dan jasa.

Beberapa keuntungan dengan memiliki SIUP adalah:

  1. Mendapat jaminan perlindungan hukum untuk kelangsungan dan kepastian usaha
  2. Mempermudah dalam proses pengajuan kredit kepada perbankan/lembaga keuangan
  3. Bukti memiliki dan menjalankan usaha bila akan melakukan kerja sama dengan pihak ketiga
  4. Mendapat prioritas pembinaan dari instansi pemerintah yang menangani pembinaan usaha kecil.

Tata cara memperoleh SIUP adalah :

  1. Datang ke Bagian Urusan Perizinan, Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Tingkat 1 atau Tingkat 2
  2. Mengisi dan mengajukan Surat Pengajuan Izin (SPI) dengan melampirkan syarat :
    • Fotokopi akta notaris tentang pendirian usaha
    • Fotokopi dari pemilik perusahaan
    • Pas poto dari pemilik perusahaan 4 lembar, ukuran 3 x 4 cm
    • Menyerakan kembali formulir dan persyaratan lainnya kepada petugas bagian perizinan.

    BAB II PEMBAHASAN

    A. Profil

    Anyaman bambu atau kerajinan anyaman dari bambu merupakan salah satu jenis dari berbagai macam karya di Indonesia. Selain digunakan sebagai anyaman, bambu juga bisa digunakan sebagai bahan pembuatan alat-alat rumah tangga.

    Pada zaman milenial seperti saat ini, kebutuhan akan sandang sangat meningkat, salah satu contohnya adalah tas. Masyarakat cenderung memilih tas-tas yang unik dan berbeda dari yang lain.

    Maka dari itu penulis akan menciptakan sebuah tas yang berasal dari anyaman bambu dengan model dan design kekinian. Anyaman akan dipadukan dengan bahan atau media lain sehingga menghasilkan desain atau model yang unik.

    Selain itu kesannya yang cukup mewah juga bisa digunakan dalam berbagai acara.Tentunya dengan ini masyarakat akan jauh lebih tertarik menggunakan produk anyaman bambu dalam negeri.

    B. Strategi Pasar

    Agar bisnis diatas berhasil, maka penulis akan melakukan strategi pemasaran sebagai berikut ini.

    1. Segmenting

    Yang pertama yaitu segmenting atau segmentasi pasar, merupakan suatu kegiatan membagi suatu pasar menjadi beberapa kelompok pembeli.

    Ada dua kriteria dalam segmentasi pasar, yaitu geografis dan demografis. Untuk kali ini penulis menetapkan kalangan perempuan remaja hingga dewasa, karena pada tahap inilah sifat konsumtif mulai muncul.

    2. Targetting
    3. Posotioning

    Positioning merupakan terbentuknya gambaran yang cocok bagi konsumen untuk tertarik membeli produk ini. agar lebih menarik masyarakat, penulis memberikan berbagai macam model terbaru yang fashionable, serta tambahan bahan yang membuat tas menjadi lebih estetik.

    C. Analisis SWOT Untuk Kelayakan Usaha

    1. Kekuatan (Strength)

    Analisis SWOT yang pertama yaitu strength atau biasa disebut kekuatan. Di sini kamu harus bisa memahami kekuatan terbesar apa yang bisnis kamu miliki, hal ini sangat berpengaruh positif terhadap kesuksesan perusahaan kamu.

    Kelebihan Usaha Kerajinan Tangan

    1. Kreativitas dan Keunikan Produk:

    Usaha kerajinan tangan memungkinkan Anda untuk mengekspresikan kreativitas Anda dalam menciptakan produk-produk unik dan orisinal. Hal ini dapat membedakan produk Anda dari pesaing dan menarik minat konsumen.

    2. Potensi Pasar yang Luas:

    Kerajinan tangan memiliki potensi pasar yang luas, baik dalam skala lokal, nasional, maupun internasional. Dengan strategi pemasaran yang tepat, produk Anda dapat menjangkau konsumen yang lebih besar.

    3. Modal Awal yang Terjangkau:

    Usaha kerajinan tangan umumnya membutuhkan modal awal yang relatif terjangkau dibandingkan dengan bisnis lainnya. Anda dapat memulai usaha ini dari rumah atau dengan fasilitas kerja yang sederhana.

    4. Dapat Dilakukan oleh Siapa Saja:

    Bisnis kerajinan tangan tidak melulu harus ditekuni oleh orang dengan latar belakang khusus. Siapa pun dapat mencoba dan belajar membuat kerajinan tangan, sehingga dapat menjadi peluang usaha bagi siapa saja.

    BAB 2: Analisa SWOT

    Strength:

    Bahan baku utama pembuatan kerajinan tangan yaitu batang teratai sangat melimpah di sekitar lokasi produksi sehingga memudahkan Jejak Kreatif untuk mendapatkan kualitas bahan baku terbaik pada setiap kerajinan yang dibuat.

    Selain itu kerajinan tangan dari bahan dasar batang teratai masih sangat jarang ditemukan sehingga membuat peluang pengembangan produk dari Jejak Kreatif sangat terbuka lebar dipasaran.

    Weakness:

    Kondisi cuaca yang seringkali berubah membuat produksi kerajinan tangan Jejak Kreatif tidak bisa berlangsung secara maksimal. Mengingat batang teratai yang digunakan harus dijemur hingga kering terlebih dahulu agar bisa dibentuk menjadi berbagai kerajinan multifungsi.

    Opportunity:

    Berkembangnya dunia digital memudahkan Jejak Kreatif dalam memperkenalkan produk kerajinan tangan ini. Melalui media sosial jangkauan pemasaran menjadi sangat tidak terbatas sehingga proses distribusi dari kerajinan tangan ini semakin meluas ke berbagai daerah.

    Threat:

    Ancaman utama dari usaha kami adalah adanya kompetitor baru yang menjual produk kerajinan tangan berbahan dasar sintetik dengan harga jual yang lebih murah.

    Mengingat produk kerajinan tangan Jejak Kreatif dibuat dengan manual sehingga harga jual yang kami tetapkan sedikit lebih tinggi disamping kualitasnya yang memang sangat baik.

    Proposal Usaha Kerajinan Tangan “Jejak Kreatif”

    Latar Belakang

    Kreativitas seseorang dalam mengolah suatu barang bisa menjadi sebuah ladang bisnis yang menjanjikan jika ditekuni. Melihat banyaknya sumber daya yang melimpah yaitu batang teratai yang menjadi limbah tidak berguna yang justru merusak lingkungan.

    Oleh karena itu berbekal pengalaman tentang pengolahan limbah, Jejak Kreatif mengolah batang teratai menjadi beragam kerajinan multifungsi yang bernilai jual tinggi. Dengan demikian alam lebih terjaga karena limbah-limbah ini dimanfaatkan dengan baik.

    Selain memanfaatkan sumber daya yang ada, melalui kegiatan ini kami juga berhasil mengurangi tingkat pengangguran daerah karena dalam proses pembuatan kerajinan tangan kami dibantu oleh tenaga kerja yang berasal dari daerah.

    Konsep Usaha

    Konsep usaha dari Jejak Kreatif adalah produksi kerajinan tangan rumahan dengan mempekerjakan para tenaga kerja produktif di daerah. Tujuannya adalah mengurangi angka pengangguran serta mempercepat proses produksi kerajinan karena tenaga kerja produktif.

    Sedangkan untuk memasarkan produk kerajinan tangan ini, Jejak Kreatif mendistribusikannya secara langsung ke beberapa pusat oleh-oleh serta menjualnya secara online disamping bekerjasama dengan jasa pengiriman untuk mempermudah distribusi di luar negeri.

    Visi Misi

    Visi : Menjadi pusat kerajinan tangan yang kreatif dan inovatif dalam menghasilkan berbagai barang yang multifungsi sehingga dapat bernilai jual tinggi.

    Misi :

    • Selalu memperhatikan kualitas kerajinan yang diproduksi dengan memilih bahan baku terbaik di setiap produksi.
    • Memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen dengan selalu bersikap ramah, sopan, dan santun terhadap seluruh konsumen.
    • Membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran daerah dengan menyerap tenaga kerja daerah.
    • Menyejahterakan para tenaga kerja dengan memfasilitasi mereka untuk terus mengembangkan diri sehingga proses produksi kerajinan tangan bisa berlangsung maksimal.

    Tags: kerajinan contoh usaha perencanaan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia