10 Inspiratif Contoh Produk Kerajinan Campuran dalam Seni Jahit dan DIY
Contoh kerajinan berbasis media campuran keramik
1. Dupa.
Benda kerajinan yang terbuat dari keramik dan memiliki keunikan ialah pemegang dupa. Inspirasi untuk pembuatan pemegang dupa ini diambil dari hewan bernama sloth. Dengan kreativitas yang tinggi, pengrajin secara artistik menciptakan bentuk sloth dengan kedua tangan dan kakinya memegang dupa untuk dibakar.
2. Wadah obat nyamuk.
Jika umumnya obat nyamuk hanya diletakkan di atas kertas yang kemudian dibakar, dengan menggunakan bahan keramik, dapat diciptakan tempat obat nyamuk yang memiliki keunikan tersendiri. Dalam pembuatan tempat ini, bahan utama yang digunakan ialah keramik.
Perajin memberikan sentuhan kreatif dengan menambahkan ilustrasi gunung menggunakan cat. Hal ini menjadikan tampilan tempat obat nyamuk menjadi semakin indah dan menarik.
3. Tempat tusuk gigi.
Tempat penyimpan tusuk gigi juga bisa dihasilkan dengan menggabungkan bahan yang berbasis keramik. Mangkuk yang terbuat dari keramik berfungsi sebagai elemen utama dan kayu yang dibentuk mirip landak merupakan tambahan pada bagian punggungnya.
Pada bagian punggung landak tersebut, terdapat lubang-lubang kecil yang seukuran dengan tusuk gigi, memungkinkan untuk menancapkannya dengan mudah. Dengan menyertakan sentuhan warna pada desainnya, tempat tusuk gigi menjadi lebih menarik secara estetika.
Kerajinan Berbasis Media Campuran
Pernah nggak sih kamu mendengar istilah kerajinan berbasis media campuran? Mungkin bagi yang giat mengikuti perkembangan dunia kerajinan sudah tahu, atau bahkan kenal banget dengan kerajinan satu ini ya.
Beda halnya dengan yang benar-benar baru akan mempelajarinya. Oleh karena itu, kali ini, kita akan kupas tentang mengenai kerajinan berbasis media campuran. Mulai dari pengertian hingga contohnya.
- 1 Apa Itu Kerajinan Berbasis Media Campuran
- 2 Prinsip Kerajinan Berbasis Media Campuran
- 3 Contoh Kerajinan Berbasis Media Campuran
- 3.1 Wayang
- 3.2 Perhiasan
- 3.3 Keris dan Kujang
- 3.4 Tas
- 3.5 Akssoris (Bando, Bros, dan Manik – Manik)
- 3.6 Sandal
- 3.7 Diaroma
- 3.8 Cendera Mata
- 3.9 Mainan
- 3.10 Boneka
- 3.11 Guci
- 3.12 Sapu
- 3.13 Pigura
- 3.14 Vas Bunga
- 3.15 Hiasan Dinding
- 3.16 Tirai Hias
Contoh kerajinan dengan media campuran bambu
1. Tempat lilin.
Jika Anda ingin menyalakan banyak lilin tanpa kesulitan membawa bambu satu per satu, ada opsi untuk menghubungkan beberapa batang bambu menggunakan lem atau tali. Hal ini memungkinkan untuk menciptakan tempat lilin yang lebih besar dan lebih serbaguna, memberikan keleluasaan untuk menyesuaikan jumlah lilin sesuai kebutuhan.
2. Lampu hias.
Membuat lampu hias dari bambu ternyata tidak sulit dilakukan. Proses pembuatannya melibatkan beberapa bahan pendukung seperti kayu, plastik, tali, dan tentu saja bola lampu sebagai sumber cahaya.
Dalam pembuatan lampu hias, masih mungkin untuk mengkreasikan desain dengan menyesuaikan jumlah lampu, mengubah letak lampu, serta mengatur komposisi bahan-bahan pendukung sesuai dengan preferensi dan keinginan. Hal ini memberikan fleksibilitas untuk menciptakan lampu hias yang unik dan sesuai dengan selera pribadi.
3. Pot tanaman.
Membuat pot tanaman dari bambu bisa dilakukan dengan memanfaatkan tali. Untuk memulai, siapkan potongan bambu yang cukup panjang, kemudian lubangi bagian atasnya agar dapat menanam tanaman.
Untuk memungkinkan pot bambu digantung, lakukan lubang di bagian kanan dan kiri bambu, dan berikan tali dengan ikatan yang kuat. Pastikan ikatan talinya kencang agar bambu yang berada di atas dapat menahan beban dari pot bambu di bawahnya. Dengan cara ini, pot tanaman bambu yang diikat dengan tali dapat berfungsi sebagai dekorasi gantung yang estetik dan menarik.
Pemahaman Akhir
Menggabungkan beberapa bahan dalam pembuatan kerajinan merupakan bentuk ekspresi kreativitas yang menghasilkan nilai keunikan yang lebih tinggi. Kerajinan bahan campuran mengambil keuntungan dari berbagai bahan baku, baik alami maupun buatan, untuk menciptakan hasil akhir yang menarik dan estetis.
Konsep kerajinan bahan campuran melibatkan penggabungan beberapa bahan utama dengan bahan tambahan untuk menghasilkan karya yang menarik dan bernilai. Hal ini sering kali dipilih oleh pengrajin untuk menjaga ketersediaan bahan, menciptakan produk unik, dan memperluas spektrum kreativitas.
Pentingnya pemahaman tentang karakteristik bahan baku sangat penting dalam pembuatan kerajinan bahan campuran. Prinsip-prinsip dasar seperti keluwesan dalam memilih bahan, menghindari reaksi kimia yang tidak diinginkan, dan penciptaan harmoni antara bahan-bahan yang berbeda harus diperhatikan. Hasil akhir dari kerajinan campuran sangat dipengaruhi oleh pemahaman ini.
Contoh-contoh kerajinan bahan campuran, seperti aksesoris, souvenir, vas bunga, wayang, dan patung, membuktikan potensi kreativitas tak terbatas. Proses pembuatannya melibatkan teknik-teknik khusus dan penggunaan alat-alat tertentu untuk memadukan bahan-bahan yang beragam, menghasilkan karya yang indah dan bernilai seni.
Secara keseluruhan, kerajinan bahan campuran memberikan sarana bagi para pengrajin untuk mengeksplorasi kreativitas mereka, menghasilkan karya-karya yang unik dan bernilai seni tinggi, serta memberikan variasi menarik dalam dunia kerajinan.
Jadi, sekian seluruh contoh-contoh kerajinan bahan campuran yang menggabungkan beberapa bahan. Menggabungkan bahan-bahan tersebut dinilai bisa menambah nilai kecantikan dan bisa meningkatkan nilai jual dari kerajinan itu sendiri. Beberapa contoh di atas juga tergolong yang mudah dibuat terutama bagi pemula yang baru mencoba membuat kerajinan.
Contoh kerajinan berbasis media campuran plastik
Objek kerajinan yang menggunakan media campuran plastik dapat dihasilkan melalui penggabungan dengan bahan-bahan lain seperti kain, logam, kayu, dan sebagainya. Berikut beberapa bentuk benda kerajinan yang dapat dihasilkan melibatkan penggunaan media campuran plastik.
1. Vas tanaman.
Untuk meningkatkan keindahan vas tanaman gantung, perajin menambahkan sentuhan kain dengan motif buah nanas pada bagian dahi pot/vas. Tak hanya itu, terdapat penambahan aksesori berupa anting-anting yang terbuat dari kayu, memberikan detail dan estetika tambahan pada keseluruhan vas tanaman gantung tersebut.
2. Kotak pensil.
Salah satu ide kreatif dalam pembuatan tempat pensil ialah menggunakan botol air mineral sebagai bahan dasarnya. Benda kerajinan ini, yang terbuat dari plastik, dikombinasikan dengan potongan kain flanel yang membentuk gambar burung hantu, memberikan sentuhan artistik pada hasil akhir.
Proses pembuatannya sangat sederhana. Bagian ujung botol air mineral dipotong, lalu dipasang dengan menggunakan lem tembak. Dengan demikian, botol bekas ini dapat digunakan sebagai tempat pensil atau alat tulis lainnya.
3. Tempat permen.
Dengan memanfaatkan botol bekas sebagai media utama, kerajinan dengan campuran plastik dan kain dapat diciptakan. Proses pembuatannya cukup mudah. Botol tersebut dipotong menjadi dua bagian. Bagian ujung botol lain dapat dipotong sebagai tutup.
Untuk menambah nilai estetik, botol bekas ini didekorasi dengan lukisan pinguin yang mengenakan syal dan topi. Hasil akhirnya dapat dimanfaatkan sebagai tempat permen atau wadah untuk makanan ringan.
Tags: kerajinan contoh produk