10 Inspiratif Contoh Produk Kerajinan Campuran dalam Seni Jahit dan DIY
Kerajinan Berbasis Media Campuran
Pernah nggak sih kamu mendengar istilah kerajinan berbasis media campuran? Mungkin bagi yang giat mengikuti perkembangan dunia kerajinan sudah tahu, atau bahkan kenal banget dengan kerajinan satu ini ya.
Beda halnya dengan yang benar-benar baru akan mempelajarinya. Oleh karena itu, kali ini, kita akan kupas tentang mengenai kerajinan berbasis media campuran. Mulai dari pengertian hingga contohnya.
- 1 Apa Itu Kerajinan Berbasis Media Campuran
- 2 Prinsip Kerajinan Berbasis Media Campuran
- 3 Contoh Kerajinan Berbasis Media Campuran
- 3.1 Wayang
- 3.2 Perhiasan
- 3.3 Keris dan Kujang
- 3.4 Tas
- 3.5 Akssoris (Bando, Bros, dan Manik – Manik)
- 3.6 Sandal
- 3.7 Diaroma
- 3.8 Cendera Mata
- 3.9 Mainan
- 3.10 Boneka
- 3.11 Guci
- 3.12 Sapu
- 3.13 Pigura
- 3.14 Vas Bunga
- 3.15 Hiasan Dinding
- 3.16 Tirai Hias
Apa Itu Kerajinan Berbasis Media Campuran
Jika ditanya apa itu kerajinan dari kayu atau kerajinan dari bahan bekas mungkin sudah pada tahu ya. Karena memang, dua kerajinan tersebut tergolong sangat umum jika dibandingkan dengan kerajinan yang satu ini.
Bahkan, mungkin di antara kamu ada yang giat mengoleksi atau memproduksi kerajinan dari kayu dan barang bekas tersebut.
Menurut Tim Kemendikbud, kerajinan berbasis media campuran sendiri merupakan kerajinan yang dibuat dengan tujuan untuk mengubah bentuk benda yang awalnya hanya dari satu bahan saja.
Hal ini agar tampilannya lebih menarik. Meskipun ada yang diubah, benda tersebut tetap tidak akan kehilangan fungsi aslinya ya. Atau bahkan, menggantinya dengan memadukan bahan lain.
Contoh yang paling sederhananya adalah perhiasan yang dibuat dari logam. Yang mana, emas tersebut bisa dicampurkan dengan bahan lain. Misal, batu alam.
Tujuannya agar tampilan emas tadi lebih menarik dan banyak masyarakat yang ingin membelinya.
Contoh kerajinan dengan media campuran bambu
1. Tempat lilin.
Jika Anda ingin menyalakan banyak lilin tanpa kesulitan membawa bambu satu per satu, ada opsi untuk menghubungkan beberapa batang bambu menggunakan lem atau tali. Hal ini memungkinkan untuk menciptakan tempat lilin yang lebih besar dan lebih serbaguna, memberikan keleluasaan untuk menyesuaikan jumlah lilin sesuai kebutuhan.
2. Lampu hias.
Membuat lampu hias dari bambu ternyata tidak sulit dilakukan. Proses pembuatannya melibatkan beberapa bahan pendukung seperti kayu, plastik, tali, dan tentu saja bola lampu sebagai sumber cahaya.
Dalam pembuatan lampu hias, masih mungkin untuk mengkreasikan desain dengan menyesuaikan jumlah lampu, mengubah letak lampu, serta mengatur komposisi bahan-bahan pendukung sesuai dengan preferensi dan keinginan. Hal ini memberikan fleksibilitas untuk menciptakan lampu hias yang unik dan sesuai dengan selera pribadi.
3. Pot tanaman.
Membuat pot tanaman dari bambu bisa dilakukan dengan memanfaatkan tali. Untuk memulai, siapkan potongan bambu yang cukup panjang, kemudian lubangi bagian atasnya agar dapat menanam tanaman.
Untuk memungkinkan pot bambu digantung, lakukan lubang di bagian kanan dan kiri bambu, dan berikan tali dengan ikatan yang kuat. Pastikan ikatan talinya kencang agar bambu yang berada di atas dapat menahan beban dari pot bambu di bawahnya. Dengan cara ini, pot tanaman bambu yang diikat dengan tali dapat berfungsi sebagai dekorasi gantung yang estetik dan menarik.
Conton kerajinan campuran
Beberapa contoh kerajinan campuran, sebagai berikut:
KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Tiga Topeng Kelana, untuk tarian topeng khas Cirebon, yang mulai langka.
Topeng tidak hanya bisa dibuat dari bahan kayu. Dengan kreativitas seniman, bahan topeng bisa dipadukan dengan logam dan menjadi karya seni menarik.
KOMPAS.COM/JUNAEDI Kehilangan Pekerjaan Sejak Pandemi Covid, 2 Pemuda Sulap Cangkang Kerang Jadi Aneka Kerajinan Cantik dan Laris
Aksesoris yang termasuk dari jepit rambut, bando, bros, manik-manik merupakan terbuat dari bahan campuran plastik dan perpaduan logam.
dok.pribadi Kresek Project, Kombinasi Bahan ALam dan Limbah Plastik Daur Ulang
Tas yang terbuat dari bahan yang bervariasi seperti kain, kayu, dan logam untuk menjadi permanen, dan masih terdapat bahan lainnya seperti plastik, kertas, dan pita untuk yang semi permanen (tote bag, kantong belanja, dan sebagainya).
Referensi:
- Eriska, Ahmad. Mengenal Kerajinan Anyaman Rotan. 2019. Jakarta: Pengsilo Media.
- Rachman, Indrayani dan teman-teman. Implementasi SDGs Pada Pembelajaran Pendidikan Lingkungan. 2019. Jawa Timur: Uwais Ispirasi Indonesia.
Tags: kerajinan contoh produk