10 Inspiratif Contoh Produk Kerajinan Campuran dalam Seni Jahit dan DIY
Conton kerajinan campuran
Beberapa contoh kerajinan campuran, sebagai berikut:
KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Tiga Topeng Kelana, untuk tarian topeng khas Cirebon, yang mulai langka.
Topeng tidak hanya bisa dibuat dari bahan kayu. Dengan kreativitas seniman, bahan topeng bisa dipadukan dengan logam dan menjadi karya seni menarik.
KOMPAS.COM/JUNAEDI Kehilangan Pekerjaan Sejak Pandemi Covid, 2 Pemuda Sulap Cangkang Kerang Jadi Aneka Kerajinan Cantik dan Laris
Aksesoris yang termasuk dari jepit rambut, bando, bros, manik-manik merupakan terbuat dari bahan campuran plastik dan perpaduan logam.
dok.pribadi Kresek Project, Kombinasi Bahan ALam dan Limbah Plastik Daur Ulang
Tas yang terbuat dari bahan yang bervariasi seperti kain, kayu, dan logam untuk menjadi permanen, dan masih terdapat bahan lainnya seperti plastik, kertas, dan pita untuk yang semi permanen (tote bag, kantong belanja, dan sebagainya).
Referensi:
- Eriska, Ahmad. Mengenal Kerajinan Anyaman Rotan. 2019. Jakarta: Pengsilo Media.
- Rachman, Indrayani dan teman-teman. Implementasi SDGs Pada Pembelajaran Pendidikan Lingkungan. 2019. Jawa Timur: Uwais Ispirasi Indonesia.
Apa Itu Kerajinan Berbasis Media Campuran
Jika ditanya apa itu kerajinan dari kayu atau kerajinan dari bahan bekas mungkin sudah pada tahu ya. Karena memang, dua kerajinan tersebut tergolong sangat umum jika dibandingkan dengan kerajinan yang satu ini.
Bahkan, mungkin di antara kamu ada yang giat mengoleksi atau memproduksi kerajinan dari kayu dan barang bekas tersebut.
Menurut Tim Kemendikbud, kerajinan berbasis media campuran sendiri merupakan kerajinan yang dibuat dengan tujuan untuk mengubah bentuk benda yang awalnya hanya dari satu bahan saja.
Hal ini agar tampilannya lebih menarik. Meskipun ada yang diubah, benda tersebut tetap tidak akan kehilangan fungsi aslinya ya. Atau bahkan, menggantinya dengan memadukan bahan lain.
Contoh yang paling sederhananya adalah perhiasan yang dibuat dari logam. Yang mana, emas tersebut bisa dicampurkan dengan bahan lain. Misal, batu alam.
Tujuannya agar tampilan emas tadi lebih menarik dan banyak masyarakat yang ingin membelinya.
Bahan Baku dan Prinsip Pembuatan Kerajinan Bahan Campuran
Bahan baku yang digunakan untuk pembuatannya cukup bervariasi. Umumnya, contoh kerajinan campuran akan menggunakan bahan alami seperti kayu, keramik, batu, kulit, dan logam. Selain itu, digunakan pula bahan-bahan buatan seperti plastik, fiberglass , dan gips.
Dalam proses pembuatannya, mengenal dan memahami bahan baku sangatlah penting dilakukan. Apalagi tiap bahan yang dipakai memiliki karakteristik yang berbeda dan akan memengaruhi hasil kerajinan itu sendiri.
Ambil saja contoh kerajinan bahan campuran yang berasal dari kayu. Kamu harus mengetahui apakah jenis kayu yang akan dipakai sudah tepat dan apakah kayu tersebut mudah keropos atau tidak.
Terkait dengan proses pembuatannya ini, kamu juga perlu mengetahui apa saja prinsip-prinsip dalam pembuatannya. Beberapa prinsip tersebut diantaranya:
- Kerajinan bahan campuran biasanya membutuhkan lebih dari dua jenis bahan, tetapi bisa saja jumlahnya bertambah bergantung pada produk yang akan dibuat.
- Kerajinan bahan campuran diketahui merupakan gabungan dari beberapa bahan. Namun, bahan yang digunakan tersebut lebih baik tidak memiliki reaksi kimia tertentu seperti berkarat.
- Kombinasi bahan yang digunakan bisa berupa bahan alam dan bahan alam, bahan buatan dan bahan buatan, maupun bahan alam dan bahan buatan.
- Bahan yang digabungkan tidak mengalami perubahan fisik pada salah satu bahannya. Misalnya, bahan mengalami lelehan saat akan direkatkan dengan bahan yang lain.
- Bahan-bahan yang digabungkan harus menyatu untuk menghasilkan kerajinan yang memiliki nilai harmonisasi dan keunikan.
Seperti itulah prinsip yang perlu diketahui dan diperhatikan dalam pembuatannya. Prinsip tersebut perlu untuk diterapkan supaya bisa menghasilkan kerajinan yang menarik dan memiliki nilai estetika yang juga bernilai jual.
Contoh kerajinan dengan media campuran bambu
1. Tempat lilin.
Jika Anda ingin menyalakan banyak lilin tanpa kesulitan membawa bambu satu per satu, ada opsi untuk menghubungkan beberapa batang bambu menggunakan lem atau tali. Hal ini memungkinkan untuk menciptakan tempat lilin yang lebih besar dan lebih serbaguna, memberikan keleluasaan untuk menyesuaikan jumlah lilin sesuai kebutuhan.
2. Lampu hias.
Membuat lampu hias dari bambu ternyata tidak sulit dilakukan. Proses pembuatannya melibatkan beberapa bahan pendukung seperti kayu, plastik, tali, dan tentu saja bola lampu sebagai sumber cahaya.
Dalam pembuatan lampu hias, masih mungkin untuk mengkreasikan desain dengan menyesuaikan jumlah lampu, mengubah letak lampu, serta mengatur komposisi bahan-bahan pendukung sesuai dengan preferensi dan keinginan. Hal ini memberikan fleksibilitas untuk menciptakan lampu hias yang unik dan sesuai dengan selera pribadi.
3. Pot tanaman.
Membuat pot tanaman dari bambu bisa dilakukan dengan memanfaatkan tali. Untuk memulai, siapkan potongan bambu yang cukup panjang, kemudian lubangi bagian atasnya agar dapat menanam tanaman.
Untuk memungkinkan pot bambu digantung, lakukan lubang di bagian kanan dan kiri bambu, dan berikan tali dengan ikatan yang kuat. Pastikan ikatan talinya kencang agar bambu yang berada di atas dapat menahan beban dari pot bambu di bawahnya. Dengan cara ini, pot tanaman bambu yang diikat dengan tali dapat berfungsi sebagai dekorasi gantung yang estetik dan menarik.
Tags: kerajinan contoh produk