10 Contoh Produk Kerajinan Needlework DIY dengan Nilai Prestise Tinggi
Ringkasan Buku Sekolah
Kelas 9 (SMP/MTS)
PRAKARYA
BAB I Kerajinan Bahan Keras
Pekerjaan hebat tidak dilakukan dengan kekuatan tapi dengan ketekunan dan kegigihan
Samuel Jhonson
Bahan alam adalah bahan yang berasal dari kekayaan alam yang ada di daratan dan lautan. Bahan material alam untuk kerajinan ini merupakan sumber daya alam yang berasal dari hutan Indonesia.
Sedangkan bahan material buatan yang bisa dimanfaatkan adalah kaleng dan kaca.
C Proses Produksi Kerajinan Bahan Keras
Kerajinan Bahan Keras Alam
a Kerajinan Kayu
Teknik yang dapat dilakukan dalam pembuatan kerajinan dari kayu diantaranya adalah teknik ukir, teknik bubut, teknik potong sambung, teknik bor, dan beberapa teknik lainnya.
Peralatan kerajinan bahan kayu diataranya, gergaji, pahat, cukil, palu, kuas, amplas, dan beberapa mesin seperti, mesin bubut, mesin pemotong kayu, dan sebagainya.
Setiap daerah mempunyai ragam hias yang berbeda ciri khas yang satu dengan lainnya.
Ragam hias dapat diperoleh pada benda-benda seperti kain, ukiran kayu, rumah adat, pakaian adat beserta asesorisnya, senjata daerah, musik daerah, dan lainnya.
Gambar .Ragam hias TorajaSumber: mr.nyariadi.blogspot.com Gambar .Ragam hias Jepara (Jawa Tengah)
Sumber: Dokumen Kemdikbud Gambar .Ragam hias Padang (Sumatera Barat)
Sumber: Dokumen Kemdikbud
b Kerajinan Bambu
Alat yang digunakan untuk membuat kerajinan bambu adalah parang, palu, gergaji, pisau raut, tang, tatah, meteran, kuas, bor, dan sebagainya.
Adapun beberapa jenis tanaman bambu yang dapat dijadikan produk kerajinan adalah, bambu andong, bambu tali, bambu atter, bambu talang, bambu tutul, bambu cendani, bambu cengkoreh, dan lainnya.
Gambar .Produk kerajinan dari bambu, a. sandal, b. aneka alat rumah tangga, c. kap lampu, dan d. tempat tidur.
Sumber: Dokumen Kemdikbud
Contoh Kerajinan Bahan Keras: Pengertian, dan Jenisnya
Contoh Kerajinan Bahan Keras – Kerajinan bahan keras adalah kerajinan yang menggunakan bahan dasar yang bersifat keras, pejal, kuat, padat, tahan lama, tidak mudah terurai, dan tidak mudah berubah bentuk. Produk tersebut dapat dibuat dari bahan alam dan buatan.
Kehadiran kerajinan ini memiliki daya pikat dan keunggulan tersendiri, terutama untuk konsumen yang mengejar keindahan klasik, misalnya wilayah Jepara. Indonesia banyak menghasilkan kerajinan ukir kayu dari wilayah tersebut dan memikat pangsa dunia dengan mahakaryanya yang luar biasa indah dengan segala kerumitan detailnya.
Indonesia memang kaya budaya benda-benda kerajinan sebagai hasil budaya daerah. Selain itu, negeri ini juga menghasilkan banyak bahan alam yang dicari-cari oleh bangsa asing, sehingga kerajinan bahan keras dapat menjadi alat untuk memperkenalkan keragaman budaya Nusantara.
Oleh karena itu, sudah sewajarnya bagi kita untuk memanfaatkan dan melestarikan daya tarik dari benda kerajinan setiap daerah yang memiliki corak dan bentuk berbeda-beda. Kita dapat melestarikan budaya dan turut serta memajukan perekonomian bangsa melalui berbagai kerajinan yang ada.
Table of Contents
Penutup
Pembuatan kerajinan dapat dilakukan dengan memanfaatkan berbagai bahan, baik alami maupun buatan. Meskipun bahan alami berasal dari alam, kerajinan bahan buatan yang dibuat oleh manusia memiliki nilai jual dan estetika yang tidak kalah penting.
Terdapat berbagai teknik pembuatan produk kerajinan bahan buatan, tergantung pada jenis bahan yang digunakan. Untuk bahan keras seperti logam, kaca, kawat, kaleng, dan timah, teknik-teknik seperti las, patri, ukiran, dan bubut sering digunakan. Sementara itu, untuk bahan lunak, seperti cetak, coil, putar, tenun, dan bordir, digunakan dalam pembuatan kerajinan.
Beberapa contoh kerajinan bahan buatan yang bisa dibuat termasuk kerajinan sabun batangan dengan teknik ukir atau cetak, kerajinan gips dengan mencetak dan memodifikasi gypsum, kerajinan lilin dengan mencairkan lilin dan mencetaknya dalam cetakan, kerajinan plastik dengan mengubah kemasan bekas menjadi tas, dompet, dan lain-lain, kerajinan clay dengan membentuk tanah liat menjadi bentuk yang diinginkan, kerajinan kain dengan memotong atau menjahit kain menjadi produk seperti tas atau baju, kerajinan kaca dengan teknik cold working, flameworking, fusing, hot sculpting, dan slumping, kerajinan fiberglass dengan mencampurkan filamen kaca dan resin dalam cetakan, kerajinan kulit sintetis dengan memanfaatkan kulit sintetis menjadi tas, sandal, dan sepatu, dan kerajinan bubur kertas dengan menghancurkan kertas dan membentuknya menjadi berbagai produk.
Nah, sekian 10 contoh yang menarik untuk dicoba. Kerajinan bahan buatan di atas kebanyakan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar. Jadi, kamu tidak perlu kesulitan dalam mengkreasikan produk kerajinan bahan buatan yang dimodifikasi.
Tags: kerajinan contoh produk nilai