... 10 Ide Rencana Usaha Produk Kerajinan DIY untuk Pecinta Sulam: Panduan Lengkap!

Rencana Usaha Produk Kerajinan - Menginspirasi Kreativitas dalam Kerajinan Sulam dan DIY

BAB II PEMBAHASAN

A. Profil

Anyaman bambu atau kerajinan anyaman dari bambu merupakan salah satu jenis dari berbagai macam karya di Indonesia. Selain digunakan sebagai anyaman, bambu juga bisa digunakan sebagai bahan pembuatan alat-alat rumah tangga.

Pada zaman milenial seperti saat ini, kebutuhan akan sandang sangat meningkat, salah satu contohnya adalah tas. Masyarakat cenderung memilih tas-tas yang unik dan berbeda dari yang lain.

Maka dari itu penulis akan menciptakan sebuah tas yang berasal dari anyaman bambu dengan model dan design kekinian. Anyaman akan dipadukan dengan bahan atau media lain sehingga menghasilkan desain atau model yang unik.

Selain itu kesannya yang cukup mewah juga bisa digunakan dalam berbagai acara.Tentunya dengan ini masyarakat akan jauh lebih tertarik menggunakan produk anyaman bambu dalam negeri.

B. Strategi Pasar

Agar bisnis diatas berhasil, maka penulis akan melakukan strategi pemasaran sebagai berikut ini.

1. Segmenting

Yang pertama yaitu segmenting atau segmentasi pasar, merupakan suatu kegiatan membagi suatu pasar menjadi beberapa kelompok pembeli.

Ada dua kriteria dalam segmentasi pasar, yaitu geografis dan demografis. Untuk kali ini penulis menetapkan kalangan perempuan remaja hingga dewasa, karena pada tahap inilah sifat konsumtif mulai muncul.

2. Targetting
3. Posotioning

Positioning merupakan terbentuknya gambaran yang cocok bagi konsumen untuk tertarik membeli produk ini. agar lebih menarik masyarakat, penulis memberikan berbagai macam model terbaru yang fashionable, serta tambahan bahan yang membuat tas menjadi lebih estetik.

C. Analisis SWOT Untuk Kelayakan Usaha

1. Kekuatan (Strength)

Analisis SWOT yang pertama yaitu strength atau biasa disebut kekuatan. Di sini kamu harus bisa memahami kekuatan terbesar apa yang bisnis kamu miliki, hal ini sangat berpengaruh positif terhadap kesuksesan perusahaan kamu.

Contoh proposal usaha kerajinan yang paling tepat untuk menggaet investor

Untuk contoh proposal usaha kerajinan kali ini akan menawarkan produk berupa dekorasi berbentuk kumbang warna-warni dari botol plastik daur ulang.

Judul proposal

Sesuai dengan tampilan produk yang ditawarkan, proposal ini bisa diberi judul ‘Kumbang Warna-Warni Terbuat dari Botol Plastik Daur Ulang’.

Bahan dan peralatan yang dibutuhkan

Untuk membuat kerajinan yang dimaksud, dibutuhkan beberapa bahan dan peralatan tertentu, seperti:

  • Botol plastik daur ulang berukuran kecil
  • Cat berwarna cerah
  • Kuas berukuran sedang
  • Bola mata boneka berbahan plastik
  • Bola ping pong
  • Kawat
  • Lem
  • Pisau dan gunting
  • Paku kecil
  • Cara pembuatan

Lalu cat botol plastik tepat di bagian dalamnya. Kemudian, jemur botol di bawah sinar matahari langsung hingga benar-benar kering.

Siapkan kawat dengan panjang sekitar 5 sentimeter, tekuk ujungnya untuk membuat hiasan antena kumbang. Lubangi kepala supaya antena tersebut bisa dipasang dengan paku kecil.

Lalu, tempelkan kepala, mata dan badan kumbang menggunakan lem. Tambahkan beberapa hiasan di tubuhnya agar tampak lucu dan memikat.

Perencanaan anggaran

Bagian ini bisa dibuat terpisah atau terlampir dan disesuaikan dengan kebutuhan proposal usaha kerajinan yang dimaksud.

Analisis SWOT

Ada beberapa unsur yang termasuk dalam analisis SWOT. Salah satunya adalah strength atau keunggulan dari produk yang ditawarkan.

Untuk contoh proposal yang dimaksud, maka bagian strength ini bisa diisi dengan harga relatif murah dan produk terlihat menarik saat dijadikan elemen dekoratif suatu hunian.

BAB III RENCANA ANGGARAN

1. Modal/ Pemasukan

Modal yang dibutuhkan oleh penulis dalam sekali produksi tas anyaman adalah Rp.1.500.000, dengan rincian:

Total Biaya = perlengkapan + bahan baku + biaya lainnya
= Rp. 40.000 + Rp. 20.000 + Rp. 15.000

Produksi 20 pcs = Rp. 75.000 x 20
= Rp. 1.500.000

2. Penentuan Harga Jual

Harga pokok produksi adalah hasil dari total biaya dibagi dengan total produk.
= Rp. 75.000 per pcs

Harga Jual = Harga pokok + laba yang diinginkan
= Rp. 75.000 + Rp. 25.000
= Rp. 100.000

3. Perhitungan Laba/Rugi

Laba = (Harga Jual x Hasil Produksi) – Modal
= (100.000 x 20)-Rp. 1.500.000
=Rp. 2000.000 – Rp. 1.500.000
= Rp. 500.000

Presentase Laba = Laba/ Modal x 100%
= 500.000/1500.000 x 100%
= 33%

Struktur Proposal Usaha Kerajinan

Ketika hendak mengetahui beberapa contoh proposal usaha kerajinan, maka tentunya kalian juga harus memahami bagaimana tata cara membuatnya. Seperti halnya proposal usaha pada umumnya, proposal usaha kerajinan nantinya dibuat dan disusun berdasarkan kaidah pembuatan proposal.

Secara garis besarnya, sebuah proposal usaha kerajinan harus memuat informasi-informasi penting di dalamnya. Adapun beberapa struktur ataupun elemen penting di dalam pembuatan proposal usaha kerajinan berdasarkan kaidah proposal tersebut diantaranya yaitu seperti di bawah ini.

1. Pendahuluan

Di bagian pendahuluan, pebisnis harus memperkenalkan dirinya serta usaha yang ingin dijalankan, dalam hal ini yaitu dibidang kerajinan. Nantinya pebisnis perlu menjelaskan secara rinci seperti latar belakang pembuatan usaha, visi dan misi hingga keadaan pasar sebagai peluang bisnis baru.

2. Profil Usaha

Poin penting berikutnya yaitu ada penulisan profil usaha, mulai dari jenis, nama hingga lokasi bisnis. Saran kami, sebaiknya cantumkan secara rinci beberapa informasi tersebut supaya nantinya investor lebih yakin ketika ingin mendanai usaha kerajinan.

3. Struktur Perusahaan

Layaknya sebuah organisasi, setiap perusahaan nantinya harus mempunyai strukturnya masing-masing. Maka dari itu, tuliskan struktur kepengurusan di perusahaan pada proposal kerajinan, mulai dari direktur, manager, marketing, akuntan dan lain sebagainya.

4. Produk Perusahaan

Di dalam contoh proposal usaha kerajinan, nantinya pebisnis juga perlu menyertakan produk yang ingin ditawarkan. Supaya lebih meyakinkan para investor, sebaiknya sertakan juga bagaimana cara pembuatan kerajinan yang nantinya akan dipasarkan.

5. Target Pasar & Strategi Pemasaran

Lalu ada juga target pasar seperti umur, kalangan hingga suatu daerah atau wilayah pemasarannya. Mungkin bagi sebagian besar orang yang sudah berkecimpung di dunia bisnis seringkali menyebutnya dengan istilah segmentation, targeting, positioning atau disingkat STP.

Produk Perusahaan

Selanjutnya, pebisnis juga perlu menyebutkan produk yang ditawarkan. Unsur ini menjadi yang terpenting dalam proposal usaha kerajinan.

Karena dalam hal ini produknya sudah pasti barang kerajinan, maka sebutkan jenis kerajinan yang akan dijual. Sebutkan pula peluang usaha dari kerajinan tersebut agar para investor tertarik.

Selain itu, pebisnis juga perlu mencantumkan cara membuat kerajinan yang akan dijual. Jelaskan cara membuat kerajinan tersebut dengan singkat, tapi mendetail. Pebisnis juga perlu menyebutkan alat dan bahan yang digunakan sebagai bahan pertimbangan investor.

Selain itu, penting bagi pebisnis untuk menyebutkan keunggulan dari produk kerajinan yang akan dijual. Tonjolkan nilai plusnya dan pastikan produk berbeda dari yang sudah ada di pasaran.

Dengan memaparkan produk secara rinci, investor dapat memperkirakan dana yang akan dikeluarkan dan peluang usahanya.


Tags: kerajinan contoh produk usaha

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia