Rencana Usaha Produk Kerajinan - Menginspirasi Kreativitas dalam Kerajinan Sulam dan DIY
Fungsi Proposal Usaha Kerajinan
Sebelum pembahasan poin utama mengenai contoh proposal usaha kerajinan lebih lanjut, sebaiknya pahami terlebih dahulu sekilas pengertian hingga sejumlah fungsinya. Seperti sudah disinggung di awal, kerajinan merupakan salah satu jenis usaha modal kecil yang bisa memberikan keuntungan besar.
Melalui proposal usaha, nantinya seorang pebisnis bisa mempunyai perencanaan matang ketika ingin menjalankan sebuah usaha. Selain itu, proposal usaha kerajinan juga nantinya akan membantu pebisnis agar lebih mengenali iklim industri, persaingan pasar, strategi marketing dan lain sebagainya.
Secara garis besarnya, proposal usaha kerajinan dibuat untuk meyakinkan calon investor atau klien agar memberikan kontrak kerja tertentu kepada pebisnis. Agar lebih jelasnya, di bawah ini akan kami berikan beberapa fungsi ataupun manfaat membuat proposal usaha kerajinan.
- Memenangkan sebuah proyek baru dengan klien atau investor.
- Membedakan usaha kalian dengan usaha orang lain.
- Membuat testimoni serta beberapa contoh dari proyek yang sudah berhasil dijalankan.
- Memberikan sebuah poin penting bahwa kalian mempunyai kesanggupan untuk memenuhi serta melakukan kerjasama sesuai keinginan perusahaan.
BAB III RENCANA ANGGARAN
1. Modal/ Pemasukan
Modal yang dibutuhkan oleh penulis dalam sekali produksi tas anyaman adalah Rp.1.500.000, dengan rincian:
Total Biaya = perlengkapan + bahan baku + biaya lainnya
= Rp. 40.000 + Rp. 20.000 + Rp. 15.000
Produksi 20 pcs = Rp. 75.000 x 20
= Rp. 1.500.000
2. Penentuan Harga Jual
Harga pokok produksi adalah hasil dari total biaya dibagi dengan total produk.
= Rp. 75.000 per pcs
Harga Jual = Harga pokok + laba yang diinginkan
= Rp. 75.000 + Rp. 25.000
= Rp. 100.000
3. Perhitungan Laba/Rugi
Laba = (Harga Jual x Hasil Produksi) – Modal
= (100.000 x 20)-Rp. 1.500.000
=Rp. 2000.000 – Rp. 1.500.000
= Rp. 500.000
Presentase Laba = Laba/ Modal x 100%
= 500.000/1500.000 x 100%
= 33%
Struktur Proposal Usaha Kerajinan
Ketika hendak mengetahui beberapa contoh proposal usaha kerajinan, maka tentunya kalian juga harus memahami bagaimana tata cara membuatnya. Seperti halnya proposal usaha pada umumnya, proposal usaha kerajinan nantinya dibuat dan disusun berdasarkan kaidah pembuatan proposal.
Secara garis besarnya, sebuah proposal usaha kerajinan harus memuat informasi-informasi penting di dalamnya. Adapun beberapa struktur ataupun elemen penting di dalam pembuatan proposal usaha kerajinan berdasarkan kaidah proposal tersebut diantaranya yaitu seperti di bawah ini.
1. Pendahuluan
Di bagian pendahuluan, pebisnis harus memperkenalkan dirinya serta usaha yang ingin dijalankan, dalam hal ini yaitu dibidang kerajinan. Nantinya pebisnis perlu menjelaskan secara rinci seperti latar belakang pembuatan usaha, visi dan misi hingga keadaan pasar sebagai peluang bisnis baru.
2. Profil Usaha
Poin penting berikutnya yaitu ada penulisan profil usaha, mulai dari jenis, nama hingga lokasi bisnis. Saran kami, sebaiknya cantumkan secara rinci beberapa informasi tersebut supaya nantinya investor lebih yakin ketika ingin mendanai usaha kerajinan.
3. Struktur Perusahaan
Layaknya sebuah organisasi, setiap perusahaan nantinya harus mempunyai strukturnya masing-masing. Maka dari itu, tuliskan struktur kepengurusan di perusahaan pada proposal kerajinan, mulai dari direktur, manager, marketing, akuntan dan lain sebagainya.
4. Produk Perusahaan
Di dalam contoh proposal usaha kerajinan, nantinya pebisnis juga perlu menyertakan produk yang ingin ditawarkan. Supaya lebih meyakinkan para investor, sebaiknya sertakan juga bagaimana cara pembuatan kerajinan yang nantinya akan dipasarkan.
5. Target Pasar & Strategi Pemasaran
Lalu ada juga target pasar seperti umur, kalangan hingga suatu daerah atau wilayah pemasarannya. Mungkin bagi sebagian besar orang yang sudah berkecimpung di dunia bisnis seringkali menyebutnya dengan istilah segmentation, targeting, positioning atau disingkat STP.
BAB 4: Analisa Keuangan
1 . Modal
Kebutuhan Perlengkapan
| Keterangan | Harga |
| Tungku | Rp. 500.000 |
| Pewarna Sintetik | Rp. 500.000 |
| Kompor Besar | Rp. 1.500.000 |
| Alat Pengering | Rp. 850.000 |
| Nampan Besar | Rp. 800.000 |
| Meja Produksi | Rp. 1.000.000 |
| Alat Lem Tembak | Rp. 350.000 |
| Komputer | Rp. 3.500.000 |
| Printer | Rp. 1.250.000 |
Sewa Tempat
| Keterangan | Harga |
| Biaya Sewa Tahunan | Rp. 15.000.000 |
| Biaya Renovasi Tempat | Rp. 35.000.000 |
Gaji Karyawan
| Keterangan | Harga |
| 10 Karyawan Produksi | Rp. 25.000.000 |
| 2 Karyawan Distribusi dan Pengiriman | Rp. 6.000.000 |
| 1 Admin Marketing | Rp. 4.000.000 |
Biaya Operasional
| Keterangan | Harga |
| Belanja Bahan Baku | Rp. 5.000.000 |
| Listrik | Rp. 1.500.000 |
| Air | Rp. 500.000 |
| Internet | Rp. 300.000 |
Biaya Promosi
2. Harga Pokok Produksi
| Keterangan | HPP | Harga Jual | Keutungan |
| Tas Selempang | Rp. 30.000 | Rp. 50.000 | Rp. 20.000 |
| Tas Wanita Besar | Rp. 70.000 | Rp. 90.000 | Rp. 20.000 |
| Pouch Wanita | Rp. 15.000 | Rp. 35.000 | Rp. 20.000 |
| Vas Bunga | Rp. 40.000 | Rp. 60.000 | Rp. 20.000 |
| Keranjang Pakaian | Rp. 50.000 | Rp. 75.000 | Rp. 25.000 |
| Keranjang Makanan | Rp. 70.000 | Rp. 95.000 | Rp. 25.000 |
| Rak Buku | Rp. 40.000 | Rp. 65.000 | Rp. 20.000 |
| Rak Make Up | Rp. 30.000 | Rp. 55.000 | Rp, 25.000 |
Download Contoh Proposal Usaha Kerajinan
Dokumen tertulis ini mencerminkan segala elemen yang relevan, segment bisnis internal, serta eksternal atau bahkan pekerjaan baru. Biasanya proposal bisnis di sini berisikan tentang tujuan dan strategi dikembangkannya bisnis tersebut.
Banyak sekali manfaat yang bisa diambil ketika kamu membuat proposal usaha seperti ini. Manfaat tersebut diantaranya yaitu bisa membandingkan rencana dan pengusaha dengan hasil nyata, serta membantu wirausaha dalam merancang dan menguji strateginya.
Untuk lebih lengkap, silahkan simak penjelasan dibawah ini mengenai proposal usaha kerajinan.
1. Anggaran Usaha dalam Contoh Proposal Usaha Kerajinan
Setiap contoh proposal usaha kerajinan pasti memiliki yang namanya anggaran usaha. Anggaran ini tentu digunakan untuk mengetahui berapa saja budget yang akan dikeluarkan oleh perusahaan terhadap produk tersebut.
Dengan adanya anggaran usaha, bisa dipastikan kamu tidak akan mengalami kerugian terlalu dalam. Selain itu kamu juga bisa lebih memantau pemasukan dan pengeluaran uang yang ada di perusahaan kamu.
Anggaran usaha ini meliputi modal, rencana harga jual, dan juga profit. Jangan lupa untuk melakukan analisis SWOT seperti dibawah ini.
A. Strength
Analisis SWOT yang pertama yaitu strength atau biasa disebut kekuatan. Di sini kamu harus bisa memahami kekuatan terbesar apa yang bisnis kamu miliki, hal ini sangat berpengaruh positif terhadap kesuksesan perusahaan kamu.
Cara memahami kekuatan tersebut bisa dengan mengidentifikasi kelemahan dan kelebihan perusahaan. Apa yang membuat bisnis kamu lebih baik dari lainnya, keunikan, dan masih banyak lagi.
B. Weakness
Kedua yaitu weakness atau biasa disebut sebagai kelemahan. Kamu sudah pasti paham bahwa setiap bisnis tentu memiliki kelemahan. Setiap perusahaan pasti memiliki celah-celah yang bisa berpotensi menimbulkan kesalahan.
Nah, dari sini kamu harus lebih detail dalam mengawasi segala kelemahan bisnis tersebut. Kamu harus bisa mengidentifikasi apa saja yang wajib ditingkatkan dalam perusahaan, yang harus dihindari, dan faktor penyebab kerugiannya.
Tags: kerajinan contoh produk usaha