Rencana Usaha Produk Kerajinan - Menginspirasi Kreativitas dalam Kerajinan Sulam dan DIY
Produk Perusahaan
Selanjutnya, pebisnis juga perlu menyebutkan produk yang ditawarkan. Unsur ini menjadi yang terpenting dalam proposal usaha kerajinan.
Karena dalam hal ini produknya sudah pasti barang kerajinan, maka sebutkan jenis kerajinan yang akan dijual. Sebutkan pula peluang usaha dari kerajinan tersebut agar para investor tertarik.
Selain itu, pebisnis juga perlu mencantumkan cara membuat kerajinan yang akan dijual. Jelaskan cara membuat kerajinan tersebut dengan singkat, tapi mendetail. Pebisnis juga perlu menyebutkan alat dan bahan yang digunakan sebagai bahan pertimbangan investor.
Selain itu, penting bagi pebisnis untuk menyebutkan keunggulan dari produk kerajinan yang akan dijual. Tonjolkan nilai plusnya dan pastikan produk berbeda dari yang sudah ada di pasaran.
Dengan memaparkan produk secara rinci, investor dapat memperkirakan dana yang akan dikeluarkan dan peluang usahanya.
BAB II PEMBAHASAN
A. Profil
Anyaman bambu atau kerajinan anyaman dari bambu merupakan salah satu jenis dari berbagai macam karya di Indonesia. Selain digunakan sebagai anyaman, bambu juga bisa digunakan sebagai bahan pembuatan alat-alat rumah tangga.
Pada zaman milenial seperti saat ini, kebutuhan akan sandang sangat meningkat, salah satu contohnya adalah tas. Masyarakat cenderung memilih tas-tas yang unik dan berbeda dari yang lain.
Maka dari itu penulis akan menciptakan sebuah tas yang berasal dari anyaman bambu dengan model dan design kekinian. Anyaman akan dipadukan dengan bahan atau media lain sehingga menghasilkan desain atau model yang unik.
Selain itu kesannya yang cukup mewah juga bisa digunakan dalam berbagai acara.Tentunya dengan ini masyarakat akan jauh lebih tertarik menggunakan produk anyaman bambu dalam negeri.
B. Strategi Pasar
Agar bisnis diatas berhasil, maka penulis akan melakukan strategi pemasaran sebagai berikut ini.
1. Segmenting
Yang pertama yaitu segmenting atau segmentasi pasar, merupakan suatu kegiatan membagi suatu pasar menjadi beberapa kelompok pembeli.
Ada dua kriteria dalam segmentasi pasar, yaitu geografis dan demografis. Untuk kali ini penulis menetapkan kalangan perempuan remaja hingga dewasa, karena pada tahap inilah sifat konsumtif mulai muncul.
2. Targetting
3. Posotioning
Positioning merupakan terbentuknya gambaran yang cocok bagi konsumen untuk tertarik membeli produk ini. agar lebih menarik masyarakat, penulis memberikan berbagai macam model terbaru yang fashionable, serta tambahan bahan yang membuat tas menjadi lebih estetik.
C. Analisis SWOT Untuk Kelayakan Usaha
1. Kekuatan (Strength)
Analisis SWOT yang pertama yaitu strength atau biasa disebut kekuatan. Di sini kamu harus bisa memahami kekuatan terbesar apa yang bisnis kamu miliki, hal ini sangat berpengaruh positif terhadap kesuksesan perusahaan kamu.
Contoh proposal usaha kerajinan yang paling tepat untuk menggaet investor
Untuk contoh proposal usaha kerajinan kali ini akan menawarkan produk berupa dekorasi berbentuk kumbang warna-warni dari botol plastik daur ulang.
Judul proposal
Sesuai dengan tampilan produk yang ditawarkan, proposal ini bisa diberi judul ‘Kumbang Warna-Warni Terbuat dari Botol Plastik Daur Ulang’.
Bahan dan peralatan yang dibutuhkan
Untuk membuat kerajinan yang dimaksud, dibutuhkan beberapa bahan dan peralatan tertentu, seperti:
- Botol plastik daur ulang berukuran kecil
- Cat berwarna cerah
- Kuas berukuran sedang
- Bola mata boneka berbahan plastik
- Bola ping pong
- Kawat
- Lem
- Pisau dan gunting
- Paku kecil
- Cara pembuatan
Lalu cat botol plastik tepat di bagian dalamnya. Kemudian, jemur botol di bawah sinar matahari langsung hingga benar-benar kering.
Siapkan kawat dengan panjang sekitar 5 sentimeter, tekuk ujungnya untuk membuat hiasan antena kumbang. Lubangi kepala supaya antena tersebut bisa dipasang dengan paku kecil.
Lalu, tempelkan kepala, mata dan badan kumbang menggunakan lem. Tambahkan beberapa hiasan di tubuhnya agar tampak lucu dan memikat.
Perencanaan anggaran
Bagian ini bisa dibuat terpisah atau terlampir dan disesuaikan dengan kebutuhan proposal usaha kerajinan yang dimaksud.
Analisis SWOT
Ada beberapa unsur yang termasuk dalam analisis SWOT. Salah satunya adalah strength atau keunggulan dari produk yang ditawarkan.
Untuk contoh proposal yang dimaksud, maka bagian strength ini bisa diisi dengan harga relatif murah dan produk terlihat menarik saat dijadikan elemen dekoratif suatu hunian.
Contoh Proposal Usaha Kerajinan Tangan (Download DOC / PDF)
Proposal Usaha Kerajinan Tangan – Dalam sebuah bisnis utamanya bisnis skala besar anda tentu sudah tidak asing dengan beberapa istilah salah satunya proposal usaha.
Proposal usaha menjadi salah satu hal yang krusial dalam pengembangan suatu usaha. Tidak hanya untuk mencari sumbangan dana dari investor, proposal usaha juga berfungsi untuk melihat kelayakan ide bisnis.
Maka dari itu proposal usaha harus berisi lengkap tentang bagaimana sebuah usaha dijalankan termasuk dengan kebutuhan finansial yang dibutuhkan agar pihak-pihak yang terlibat bisa memahami tujuan usaha dengan jelas. Berikut contohnya.
Download Proposal Kerajinan Tangan
BAB 3: Rencana Usaha
Nama usaha:
Nama usaha merupakan cerminan dari suatu usaha. Sama seperti nama usaha kerajinan kami yaitu “Jejak Kreatif” yang merupakan cerminan dari awal mula usaha ini diciptakan yaitu kreativitas dalam mengolah sumber daya yang tersedia di alam.
Melalui nama ini kami ingin menyampaikan bahwa kreativitas merupakan kunci dari suksesnya usaha kerajinan tangan ini, meskipun bahan baku yang digunakan adalah bahan baku yang dianggap tidak mempunyai nilai jual.
Produk yang dihasilkan:
Rincian harga:
Berikut ini rincian harga yang kami tetapkan pada setiap produk kerajinan tangan Jejak Kreatif:
1 . Tas Selempang : Rp. 50.000
2. Tas Wanita : Rp. 90.000
3. Pouch Wanita : Rp. 35.000
4. Vas Bunga : Rp. 60.000
5. Keranjang Pakaian : Rp. 75.000
6. Keranjang Makanan : Rp. 95.000
7. Rak Buku : Rp. 65.000
8. Rak Make Up : Rp. 55.000
Target market:
Target market dari kerajinan tangan Jejak Kreatif adalah seluruh perempuan pada rentan usia 20-50 tahun dari berbagai daerah yang memiliki kecintaan khusus terhadap produk kerajinan tangan dan memiliki rata-rata penghasilan bulanan sebesar Rp. 5.000.000.
Strategi pemasaran:
Saat ini Jejak Kreatif memakai dua strategi pemasaran, yaitu pemasaran secara offline dan pemasaran online. Dalam pemasaran offline kami bekerjasama dengan toko oleh-oleh daerah serta bekerjasama dengan jasa pengiriman untuk mempermudah ekspor produk.
Selain itu kami juga menawarkan produk kerajinan tangan ke beberapa instansi pemerintahan. Sedangkan dalam pemasaran online kami membuka toko di beberapa marketplace yaitu Tokopedia, Lazada, dan Shopee untuk memastikan konsumen mendapatkan barang original.
Kami juga membuat akun di media sosial untuk update stok dan membuat konten-konten menarik seputar kerajinan tangan Jejak Kreatif. Untuk menarik perhatian konsumen kami juga meminta influencer daerah untuk mereview dan mempromosikan produk kerajinan tangan kami.
Tags: kerajinan contoh produk usaha