Rencana Usaha Produk Kerajinan - Menginspirasi Kreativitas dalam Kerajinan Sulam dan DIY
BAB 3: Rencana Usaha
Nama usaha:
Nama usaha merupakan cerminan dari suatu usaha. Sama seperti nama usaha kerajinan kami yaitu “Jejak Kreatif” yang merupakan cerminan dari awal mula usaha ini diciptakan yaitu kreativitas dalam mengolah sumber daya yang tersedia di alam.
Melalui nama ini kami ingin menyampaikan bahwa kreativitas merupakan kunci dari suksesnya usaha kerajinan tangan ini, meskipun bahan baku yang digunakan adalah bahan baku yang dianggap tidak mempunyai nilai jual.
Produk yang dihasilkan:
Rincian harga:
Berikut ini rincian harga yang kami tetapkan pada setiap produk kerajinan tangan Jejak Kreatif:
1 . Tas Selempang : Rp. 50.000
2. Tas Wanita : Rp. 90.000
3. Pouch Wanita : Rp. 35.000
4. Vas Bunga : Rp. 60.000
5. Keranjang Pakaian : Rp. 75.000
6. Keranjang Makanan : Rp. 95.000
7. Rak Buku : Rp. 65.000
8. Rak Make Up : Rp. 55.000
Target market:
Target market dari kerajinan tangan Jejak Kreatif adalah seluruh perempuan pada rentan usia 20-50 tahun dari berbagai daerah yang memiliki kecintaan khusus terhadap produk kerajinan tangan dan memiliki rata-rata penghasilan bulanan sebesar Rp. 5.000.000.
Strategi pemasaran:
Saat ini Jejak Kreatif memakai dua strategi pemasaran, yaitu pemasaran secara offline dan pemasaran online. Dalam pemasaran offline kami bekerjasama dengan toko oleh-oleh daerah serta bekerjasama dengan jasa pengiriman untuk mempermudah ekspor produk.
Selain itu kami juga menawarkan produk kerajinan tangan ke beberapa instansi pemerintahan. Sedangkan dalam pemasaran online kami membuka toko di beberapa marketplace yaitu Tokopedia, Lazada, dan Shopee untuk memastikan konsumen mendapatkan barang original.
Kami juga membuat akun di media sosial untuk update stok dan membuat konten-konten menarik seputar kerajinan tangan Jejak Kreatif. Untuk menarik perhatian konsumen kami juga meminta influencer daerah untuk mereview dan mempromosikan produk kerajinan tangan kami.
Fungsi Proposal Usaha Kerajinan
Sebelum pembahasan poin utama mengenai contoh proposal usaha kerajinan lebih lanjut, sebaiknya pahami terlebih dahulu sekilas pengertian hingga sejumlah fungsinya. Seperti sudah disinggung di awal, kerajinan merupakan salah satu jenis usaha modal kecil yang bisa memberikan keuntungan besar.
Melalui proposal usaha, nantinya seorang pebisnis bisa mempunyai perencanaan matang ketika ingin menjalankan sebuah usaha. Selain itu, proposal usaha kerajinan juga nantinya akan membantu pebisnis agar lebih mengenali iklim industri, persaingan pasar, strategi marketing dan lain sebagainya.
Secara garis besarnya, proposal usaha kerajinan dibuat untuk meyakinkan calon investor atau klien agar memberikan kontrak kerja tertentu kepada pebisnis. Agar lebih jelasnya, di bawah ini akan kami berikan beberapa fungsi ataupun manfaat membuat proposal usaha kerajinan.
- Memenangkan sebuah proyek baru dengan klien atau investor.
- Membedakan usaha kalian dengan usaha orang lain.
- Membuat testimoni serta beberapa contoh dari proyek yang sudah berhasil dijalankan.
- Memberikan sebuah poin penting bahwa kalian mempunyai kesanggupan untuk memenuhi serta melakukan kerjasama sesuai keinginan perusahaan.
BAB III RENCANA ANGGARAN
1. Modal/ Pemasukan
Modal yang dibutuhkan oleh penulis dalam sekali produksi tas anyaman adalah Rp.1.500.000, dengan rincian:
Total Biaya = perlengkapan + bahan baku + biaya lainnya
= Rp. 40.000 + Rp. 20.000 + Rp. 15.000
Produksi 20 pcs = Rp. 75.000 x 20
= Rp. 1.500.000
2. Penentuan Harga Jual
Harga pokok produksi adalah hasil dari total biaya dibagi dengan total produk.
= Rp. 75.000 per pcs
Harga Jual = Harga pokok + laba yang diinginkan
= Rp. 75.000 + Rp. 25.000
= Rp. 100.000
3. Perhitungan Laba/Rugi
Laba = (Harga Jual x Hasil Produksi) – Modal
= (100.000 x 20)-Rp. 1.500.000
=Rp. 2000.000 – Rp. 1.500.000
= Rp. 500.000
Presentase Laba = Laba/ Modal x 100%
= 500.000/1500.000 x 100%
= 33%
Unsur penting yang wajib ada dalam contoh proposal usaha kerajinan
Saat hendak membuat suatu contoh proposal usaha kerajinan, pastikan juga untuk memperhatikan beberapa unsur penting di dalamnya. Inilah yang kemudian membuat proposal semacam ini tak bisa dibuat dengan sembarangan.
Guna mendapat suntikan dana dari investor yang dituju, proposal usaha harus memiliki tujuh unsur berikut ini.
Pendahuluan
Di bagian pendahuluan ini, setiap pebisnis harus mampu memperkenalkan diri sekaligus bisnis yang dilakoni. Jadi sebaiknya, jelaskan secara rinci bisnis tersebut.
Dimulai dari latar belakang pembuatan usaha, kondisi pasar, visi dan misi supaya investor mengetahui sebesar apa peluang bisnis yang ditawarkan. Pastikan juga bagian ini dikemas dengan sesempurna mungkin supaya pembaca tertarik untuk membaca halaman selanjutnya.
Jangan lupa untuk mencantumkan informasi yang padat, singkat, dan jelas agar pembaca tidak merasa jenuh. Dengan begitu, contoh proposal usaha kerajinan yang dibuat bisa lebih menjangkau banyak target investor.
Profil bisnis
Di setiap contoh proposal usaha kerajinan harus terdapat informasi mengenai profil bisnis yang dimaksud. Baik itu soal jenis usaha, nama, sampai lokasi usaha terkait.
Struktur perusahaan
Bisa dipastikan setiap perusahaan memiliki struktur tersendiri. Sebab, tak mungkin seorang pengusaha mampu berdiri sendiri tanpa bantuan atau campur tangan dari pihak lain.
Tentu saja ada sistem atau kepengurusan yang dijalankan supaya usaha kerajinan yang dimaksud bisa berjalan lancar.
Ketika menjalankan suatu bisnis, investor bakal lebih percaya jika tercipta kerja sama yang baik antara karyawan dengan pemilik perusahaan tersebut. Oleh sebab itu, cantumkan struktur kepengurusan perusahaan pada contoh proposal usaha kerajinan yang dimaksud.
BAB II PEMBAHASAN
A. Profil
Anyaman bambu atau kerajinan anyaman dari bambu merupakan salah satu jenis dari berbagai macam karya di Indonesia. Selain digunakan sebagai anyaman, bambu juga bisa digunakan sebagai bahan pembuatan alat-alat rumah tangga.
Pada zaman milenial seperti saat ini, kebutuhan akan sandang sangat meningkat, salah satu contohnya adalah tas. Masyarakat cenderung memilih tas-tas yang unik dan berbeda dari yang lain.
Maka dari itu penulis akan menciptakan sebuah tas yang berasal dari anyaman bambu dengan model dan design kekinian. Anyaman akan dipadukan dengan bahan atau media lain sehingga menghasilkan desain atau model yang unik.
Selain itu kesannya yang cukup mewah juga bisa digunakan dalam berbagai acara.Tentunya dengan ini masyarakat akan jauh lebih tertarik menggunakan produk anyaman bambu dalam negeri.
B. Strategi Pasar
Agar bisnis diatas berhasil, maka penulis akan melakukan strategi pemasaran sebagai berikut ini.
1. Segmenting
Yang pertama yaitu segmenting atau segmentasi pasar, merupakan suatu kegiatan membagi suatu pasar menjadi beberapa kelompok pembeli.
Ada dua kriteria dalam segmentasi pasar, yaitu geografis dan demografis. Untuk kali ini penulis menetapkan kalangan perempuan remaja hingga dewasa, karena pada tahap inilah sifat konsumtif mulai muncul.
2. Targetting
3. Posotioning
Positioning merupakan terbentuknya gambaran yang cocok bagi konsumen untuk tertarik membeli produk ini. agar lebih menarik masyarakat, penulis memberikan berbagai macam model terbaru yang fashionable, serta tambahan bahan yang membuat tas menjadi lebih estetik.
C. Analisis SWOT Untuk Kelayakan Usaha
1. Kekuatan (Strength)
Analisis SWOT yang pertama yaitu strength atau biasa disebut kekuatan. Di sini kamu harus bisa memahami kekuatan terbesar apa yang bisnis kamu miliki, hal ini sangat berpengaruh positif terhadap kesuksesan perusahaan kamu.
Tags: kerajinan contoh produk usaha