Rencana Usaha Produk Kerajinan - Menginspirasi Kreativitas dalam Kerajinan Sulam dan DIY
BAB IV PENUTUP
A. Kesimpulan
Oleh karena itu kita harus menghargai pengrajin yang sudah bersusah payah membuat dan melestarikan kerajinan anyaman bambu ini. Dengan adanya karya tas anyaman ini diharapkan para generasi muda lebih bisa mencintai dan melestarikan kebudayaannya sendiri.
B. Saran
Kerajinan anyam yang merupakan warisan kita seharusnya dilestarikan dan dijaga keasliannya sepanjang masa. Sebagai generasi muda, tugas kitalah untuk melakukan hal tersebut, maka dari itu marilah kita lestarikan anyaman nusantara asli Indonesia.
Jangan lupa untuk selalu memperhatikan setiap detail yang ada agar perusahaan kamu bisa berkembang dengan pesat serta tidak kalah saing dengan perusahaan lainnya. Tentu kamu tidak mau bukan bisnis yang kamu bangun susah payah malah tumbang di tengah jalan.
Fungsi Proposal Usaha Kerajinan
Sebelum pembahasan poin utama mengenai contoh proposal usaha kerajinan lebih lanjut, sebaiknya pahami terlebih dahulu sekilas pengertian hingga sejumlah fungsinya. Seperti sudah disinggung di awal, kerajinan merupakan salah satu jenis usaha modal kecil yang bisa memberikan keuntungan besar.
Melalui proposal usaha, nantinya seorang pebisnis bisa mempunyai perencanaan matang ketika ingin menjalankan sebuah usaha. Selain itu, proposal usaha kerajinan juga nantinya akan membantu pebisnis agar lebih mengenali iklim industri, persaingan pasar, strategi marketing dan lain sebagainya.
Secara garis besarnya, proposal usaha kerajinan dibuat untuk meyakinkan calon investor atau klien agar memberikan kontrak kerja tertentu kepada pebisnis. Agar lebih jelasnya, di bawah ini akan kami berikan beberapa fungsi ataupun manfaat membuat proposal usaha kerajinan.
- Memenangkan sebuah proyek baru dengan klien atau investor.
- Membedakan usaha kalian dengan usaha orang lain.
- Membuat testimoni serta beberapa contoh dari proyek yang sudah berhasil dijalankan.
- Memberikan sebuah poin penting bahwa kalian mempunyai kesanggupan untuk memenuhi serta melakukan kerjasama sesuai keinginan perusahaan.
Contoh Proposal Usaha Kerajinan Tangan (Download DOC / PDF)
Proposal Usaha Kerajinan Tangan – Dalam sebuah bisnis utamanya bisnis skala besar anda tentu sudah tidak asing dengan beberapa istilah salah satunya proposal usaha.
Proposal usaha menjadi salah satu hal yang krusial dalam pengembangan suatu usaha. Tidak hanya untuk mencari sumbangan dana dari investor, proposal usaha juga berfungsi untuk melihat kelayakan ide bisnis.
Maka dari itu proposal usaha harus berisi lengkap tentang bagaimana sebuah usaha dijalankan termasuk dengan kebutuhan finansial yang dibutuhkan agar pihak-pihak yang terlibat bisa memahami tujuan usaha dengan jelas. Berikut contohnya.
Download Proposal Kerajinan Tangan
BAB 2: Analisa SWOT
Strength:
Bahan baku utama pembuatan kerajinan tangan yaitu batang teratai sangat melimpah di sekitar lokasi produksi sehingga memudahkan Jejak Kreatif untuk mendapatkan kualitas bahan baku terbaik pada setiap kerajinan yang dibuat.
Selain itu kerajinan tangan dari bahan dasar batang teratai masih sangat jarang ditemukan sehingga membuat peluang pengembangan produk dari Jejak Kreatif sangat terbuka lebar dipasaran.
Weakness:
Kondisi cuaca yang seringkali berubah membuat produksi kerajinan tangan Jejak Kreatif tidak bisa berlangsung secara maksimal. Mengingat batang teratai yang digunakan harus dijemur hingga kering terlebih dahulu agar bisa dibentuk menjadi berbagai kerajinan multifungsi.
Opportunity:
Berkembangnya dunia digital memudahkan Jejak Kreatif dalam memperkenalkan produk kerajinan tangan ini. Melalui media sosial jangkauan pemasaran menjadi sangat tidak terbatas sehingga proses distribusi dari kerajinan tangan ini semakin meluas ke berbagai daerah.
Threat:
Ancaman utama dari usaha kami adalah adanya kompetitor baru yang menjual produk kerajinan tangan berbahan dasar sintetik dengan harga jual yang lebih murah.
Mengingat produk kerajinan tangan Jejak Kreatif dibuat dengan manual sehingga harga jual yang kami tetapkan sedikit lebih tinggi disamping kualitasnya yang memang sangat baik.
BAB III RENCANA ANGGARAN
1. Modal/ Pemasukan
Modal yang dibutuhkan oleh penulis dalam sekali produksi tas anyaman adalah Rp.1.500.000, dengan rincian:
Total Biaya = perlengkapan + bahan baku + biaya lainnya
= Rp. 40.000 + Rp. 20.000 + Rp. 15.000
Produksi 20 pcs = Rp. 75.000 x 20
= Rp. 1.500.000
2. Penentuan Harga Jual
Harga pokok produksi adalah hasil dari total biaya dibagi dengan total produk.
= Rp. 75.000 per pcs
Harga Jual = Harga pokok + laba yang diinginkan
= Rp. 75.000 + Rp. 25.000
= Rp. 100.000
3. Perhitungan Laba/Rugi
Laba = (Harga Jual x Hasil Produksi) – Modal
= (100.000 x 20)-Rp. 1.500.000
=Rp. 2000.000 – Rp. 1.500.000
= Rp. 500.000
Presentase Laba = Laba/ Modal x 100%
= 500.000/1500.000 x 100%
= 33%
Tags: kerajinan contoh produk usaha