... 10 Contoh Soal Wirausaha Produk Kerajinan Jarum untuk Pasar Lokal: Panduan DIY Terbaik

"Inspirasi Wirausaha - Kreativitas dalam Produk Kerajinan Lokal"

KUNCI JAWABAN EVALUASI
  1. Apa yang dimaksud dengan kerajinan dengan inspirasi budaya local non benda?
  2. Berikan contoh budaya local yang dapat mengispirasi kerajinan usaha!
  3. Berikan contoh kerajinana yang terinspirasi dari budaya local non benda?
  4. Bagaimana cara memulai sebuah ide atau gagasan usaha?
  5. Berikan contoh menganalisa kerajinan usaha yang terinpirasi budaya local?
  1. Usaha Kerajinan (benda) yang inspirasinya / ide pembuatannya berasal atau berkaitan dengan kebudayaan lokal / tradisional dalam negeri yang bukan benda.
  2. Tari tarian tradisional, seni pertunjukan dan panggung, ondel ondel, wayang
    • lagu daerah, musik angklung
    • puisi, pantun, bahasa, isyarat kentongan tkalian bahaya
    • cerita rakyat, dongeng, mitos, simbol / lambang tertentu
    • upacara adat, ritual, festival daerah, tradisi
    • teknik / kecakapan / keahlian khusus seperti pengrajin keris
  3. Contoh kerajinan yang terinspirasi dari budaya lokal non benda:
    • Kaos dengan gambar gambar cerita rakyat
    • Batik modern agar lebih disuka anak muda
    • Topeng
    • Terompah kayu dengan hiasan etnik
    • Gantungan kunci dll.
  4. Tahapan dalam menentukan ide usaha diantaranya adalah
    • Ketahui kemampuan yang kalian miliki
    • Carilah sesuatu yang sedang trend
    • Berikan nilai tambah pada produk yang tersedia
    • Membuat riset dan penelitian di pasar
    • Menciptakan jenis produk atau jasa baru
  5. Contoh analisis SWOT untuk produk kaos dengan motif karakter local
    • Strenght kekuatan atau kelebihan yang dimiliki perusahaan, Contohnya adalah Bahan pakaian terbuat dari bahan berkualitas baik, Motif bervariasi dll.
    • Weakness yaitu kelemahan yang dimiliki oleh perusahaan, bahan dasar painting langka, Kondisi pada pasar lebih menginginkan kualitas barang stkalianr rata – rata.
    • Opportunity : Peluang atau kesempatan untuk mengembangkan usaha, Nyaman saat dipakai, karena bahan berkualitas baik Pemakai merasa percaya diri karena motif tidak pasaran.
    • Threat: Ancaman, gangguan, hambatan, Ada perusahaan sejenis yang melakukan hal yang sama namun kualitas rendah.

    B Perancangan dan Produksi Kerajinan untuk Pasar Lokal

    1. Mencari Ide Produk dengan Curah Pendapat

    Gambar . Contoh sketsa ide rak pada proses brainstorming
    Sumber: jgroffinsteward.com, houszz.com, gopixpic.com

    Cara yang dapat dilakukan adalah melalui curah pendapat (brainstorming) yang dilakukan dalam kelompok.

    Rasionalisasi adalah proses mengevaluasi ide-ide yang muncul dengan beberapa pertimbangan teknis, di antaranya, bagaimana cara menggunakan produk tersebut? Apakah material yang ada sudah tepat untuk mewujudkannya?

    3. Prototyping atau Membuat Studi Model

    Studi model dapat dilakukan dengan material sebenarnya maupun bukan material sebenarnya.

    4. Penentuan Desain Akhir

    Studi model dapat menghasilkan 3 sampai 5 buah model. Penetapan desain akhir dapat dilakukan melalui diskusi atau evaluasi.

    Produksi Kerajinan untuk Pasar Lokal

    Tahapan produksi secara umum terbagi atas pengolahan bahan atau pembahanan, pembentukan, perakitan, dan finishing.

    Metode Produksi dan Keselamatan Kerja

    Produksi dapat dilakukan dengan metode tradisional atau modern.

    Pada metode tradisional, satu orang melakukan setiap tahapan produksi, sedangkan pada metode modern, satu orang hanya melakukan satu tahap produksi.

    Kemasan sebagai Bagian Penting Kerajinan untuk Pasar Lokal

    Kemasan produk kerajinan berfungsi untuk melindungi produk dari benturan dan cuaca, serta memberikan kemudahan membawa. Kemasan juga berfungsi untuk menambah daya tarik dan sebagai identitas atau brand dari produk tersebut.

    C Penghitungan Harga Jual Produk Kerajinan untuk Pasar Lokal

    Metode penghitungan Harga Pokok Produksi dapat dibuat dengan dua pendekatan. Pendekatan pertama adalah full costing dan pendekatan kedua adalah variable costing.

    Pendekatan full costing memperhitungkan semua unsur biaya produksi, yaitu biaya bahan baku, biaya tenaga kerja produksi, dan biaya overhead (tetap dan variabel), serta ditambah dengan biaya nonproduksi, seperti biaya pemasaran, serta biaya administrasi dan umum.

    Tabel .Penentuan Harga Pokok Produksi dengan Pendekatan Full Costing

    2. Variable Costing

    Pendekatan variable costing memisahkan penghitungan biaya produksi yang berlaku variabel dengan biaya tetap. Biaya variabel terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja produksi, dan overhead variable ditambah dengan biaya pemasaran variabel dan biaya umum variabel.

    Biaya tetap terdiri atas biaya overhead tetap, biaya pemasaran tetap, biaya administrasi tetap, dan biaya umum tetap.

    Tabel .Penentuan Harga Pokok Produksi dengan Pendekatan Variabel Costing

    Metode Penetapan Harga Produk secara teori dapat dilakukan dengan tiga pendekatan, yaitu:

    1. Pendekatan Permintaan dan Penawaran (Supply and Demand Approach)

    2. Pendekatan Biaya (Cost Oriented Approach)

    3. Pendekatan Pasar (Market Approach)


    Tags: kerajinan contoh untuk produk usaha

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia