... 7 Daerah di Indonesia yang Terkenal dengan Seni Ukiran Kayu: Inspirasi DIY dan Karya Jarum

Seni Ukir Kayu - Eksplorasi Warisan Budaya dalam Kerajinan Tangan dan Proyek DIY

Jenis Cat dan Cara Mengecat Kayu Ukir Khas Indonesia

Jika Anda pemula maka cara paling mudah adalah memberikan finishing warna natural. Bukan sekedar pernis dan cara aplikasinya harus tepat. Ukiran memiliki banyak lekukan yang harus bisa dijangkau oleh alat aplikasi.

Jenis cat yang disarankan untuk proses finishing adalah Biovarnish. Hasil finishing natural akan membangkitkan tampilan ukiran dengan kesan etnik yang kental. Cat Biovarnish sendiri adalah produk cat water based yang aplikasinya menggunakan alat semprot.

Mengapa alat semprot? Karena aplikasi dengan spray gun memberikan tekanan khusus sehingga larutan cat dapat menjangkau area yang sulit. Warna yang diberikan akan mempertajam warna asli kayu apapun jenis kayu yang digunakan.

Apa saja produk Biovarnish yang digunakan dan bagaimana cara menggunakannya? Ikuti langkah lengkapnya berikut ini:

Langkah Aplikasi Biovarnish
  • Amplas permukaan kayu ukir dengan amplas kasar. Pastikan seluruh bagian terjangkau dan bersihkan debu amplas.
  • Campurkan Biovarnish sanding sealer dengan air. Aduk rata kemudian masukan ke dalam tabung spray. Semprotkan sanding sealer merata ke seluruh permukaan kayu. Tunggu lapisan ini mengering kemudian lanjutkan dengan proses pengamplasan.
  • Campurkan Biovarnish wood stain (pilih warna yang sesuai) dengan air. Aduk merata hingga tidak ada cat yang mengendap. Semprotkan wood stain ke seluruh permukaan kayu hingga merata.
  • Tunggu lapisan cat mengering hingga rata kemudian lanjutkan dengan pengamplasan ambang. Bersihkan debu amplas.
  • Lanjutkan dengan aplikasi Biovarnish clear coat. Campurkan clear coat dengan air kemudian semprotkan cat ke seluruh permukaan kayu hingga merata. Proses kering hanya membutuhkan waktu semalaman.

Motif-Motif Seni Ukir Nusantara

Sebagai daerah atau kota yang terkenal dengan penghasil dan pengolah berbagai jenis kayu seperti kayu jati maupun mahoni. Jepara menghasilkan seni ukir yang indah dan juga terkenal seperti aneka furniture atau peralatan rumah tangga. Contohnya seperti lemari dan tempat tidur. Motif Seni ukir Jepara memiliki ciri khas yaitu:

    • Motif jumbai dan daun yang berbentuk relung
    • Ukiran daun berbentuk miring
    • Tangkai dari bentuk tanaman dibuat melengkung dan rantingnya mengisi ruang
    • Bersifat fleksibel sehingga dapat diaplikasikan pada benda interior dan eksterior

    Toraja cukup terkenal dengan motif utamanya adalah kayu. Leluhur Toraja mengartikan ukiran dari Toraja yang mengandung arti bahwa setiap masyarakat Toraja harus memilki sifat yang saling membantu sesama baik keluarga atau bukan. Motif Seni ukir Toraja memiliki ciri khas yaitu:

      • Merupakan hasil pengolahan unsur-unsur estetik dari titik, garis bidang, tekstur yang diorganisir sebagai kesatuan
      • Warna dasar pada umumnya menggunakan warna merah
      • Hitam yang banyak digunakan sebagai simbol tanah Toraja, serta pada kain yang biasa digunakan oleh suku Toraja
      • Digunakan sebagai hiasan baju dan sarung

      Seni ukir Bali terkenal dikalangan umat Hindu dan Budha karna pada ukiran seni tersebut terdapat ukiran yang melambangkan dan mengartikan dewa dewi dari kedua agama tersebut menjadikan seniman Bali sangat terkenal. Motif Seni ukir Bali memiliki ciri khas yaitu:

        • Angkup yang berikal pada ujungnya
        • Semua bentuk ukiran daun, buah dan bunga berbentuk cembung dan cekung
        • Benangnya berbentuk cembung dan miring sebagian tumbuh melingkar sampai pada ujung ikal
        • Sunggar yang tumbuh dari ujung ikal benangan pada daun pokok

        Motif ukir Yogyakarta berbentuk relung-relung (batang panjang melingkar) yang memunculkan buah. Daunnya di ukir dengan bentuk krawingan yang sangat khas dengan adanya bentuk-bentuk lipatan daun besar dan kecil. Motif Seni ukir Yogyakarta memiliki ciri khas yaitu:

        Ingin Belajar Mengukir? Pilih Jenis Kayu Ukir Khas Indonesia Ini

        Berbagai jenis kayu ukir berkembang di seluruh dunia bahkan Indonesia, dan dalam bentuk patung. Misalnya saja seperti patung totem dari suku asli Amerika. Adapun patung khas China dan Jepang yang banyak diletakan di istana.

        Mengukir kayu adalah salah satu jenis pekerjaan tukang kayu atau istilah kerennya adalah woodworking. Saat ini di Indonesia pekerjaan tukang kayu seringkali menjadi hobi yang sangat menyenangkan.

        Bagi mereka yang sudah melakukan pekerjaan rutin, wood working menjadi hobi menarik yang juga menghasilkan keuntungan. Ukiran kayu merupakan bagian yang tidak terpisahkan. Apalagi Indonesia terkenal dengan ukiran kayunya.

        Seperti apakah seni ukir itu? Mengukir sendiri artinya adalah menggunakan alat pemotong (pisau) di satu tangan atau pahat dengan dua tangan atau dengan satu tangan di pahat dan satu tangan di palu, menghasilkan figur kayu atau patung, atau dalam ornamen pahatan benda kayu.

        Kemudian ukiran yang ada di Indonesia berbeda. Berbagai macam ukiran ini bisa berbentuk patung dan sebagian besar digunakan untuk furniture bahkan struktur bangunan. Seperti apakah ukiran di Indonesia? Bagaimana dengan finishingnya? Ikuti ukiran kayu yang ada di Indonesia dalam artikel ini.

        Jenis Kayu Ukir di Seluruh Daerah Indonesia

        Berikut ini macam-macam ukiran dari Indonesia yang bisa ditiru dalam proyek wood working Anda:
        √ Ukiran Toraja

        Sulawesi terkenal dengan suku Toraja, suku ini menggunakan ukiran pada seluruh rumah dan juga furniture. Motif ukiran Toraja sendiri memiliki arti bahwa setiap rakyat dari tanah Toraja harus saling membantu sesama baik keluarga dan bukan.

        Apa yang menjadi ciri khas utama? Bisa dilihat dari warna dasar yang kemerahan dan hitam. Warna tersebut berarti tanah Toraja. Sedangkan untuk motif secara keseluruhan terdapat 67 jenis. Misalnya seperti ukiran Pa’tedong yang berbentuk seperti seekor kerbau.

        √ Ukiran Bali

        Menuju ke selatan Sulawesi, Anda akan mengenal ukiran dari Pulau Bali. Motif yang sangat berbeda dapat dilihat dari ukiran Bali. Bahkan ukiran Bali pertama kali banyak dikenal secara internasional daripada daerah lainnya.

        Biasanya motif ukiran ini melambangkan dewa dewi dalam agama Hindu. Digambarkan sangat cantik dan khas. Jika ukiran kayu Sulawesi banyak menggunakan warna merah maka ukiran Bali justru memperlihatkan warna kayu asli.

        √ Ukiran Jepara

        Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan Jepara, ukiran sangat terkenal di wilayah ini karena juga merupakan kota penghasil kayu jati. Ukiran Jepara banyak digunakan pada furniture kayu dan juga peralatan rumah tangga lainnya.

        Ciri khas dari ukiran Jepara adalah bentuknya dengan menjumbai dengan daun dan buah yang keluar dari sulur. Biasanya memiliki pangkal daun sebanyak 3 buah. Jika Anda ingin dilihat manakah yang asli, biasanya berbentuk tanaman sulur yang akan memenuhi area kayu.

        √ Ukiran Aceh

        Berpindah ke area Indonesia bagian Timur. Ukiran Aceh juga sangat terkenal dan banyak ditemukan sebagai hiasan dinding baik pada tiang rumah atau sebagai home decor. Rumah tradisional Aceh biasanya memiliki ukiran yang khas seperti rumah adat Toraja.


        Tags: yang adalah kayu ukiran

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia