... 7 Daerah di Indonesia yang Terkenal dengan Seni Ukiran Kayu: Inspirasi DIY dan Karya Jarum

Seni Ukir Kayu - Eksplorasi Warisan Budaya dalam Kerajinan Tangan dan Proyek DIY

Macam Macam Seni Ukir

Jenis ukiran cembung adalah bentuk ukiran cembung, jenis ukiran ini seringkali digunakan pada pembuatan relief.

Apa yang dimaksud relief ?

Relief adalah seni pahat dan jenis ukiran tiga dimensi yang dibuat di atas batu. Bentuk ukiran ini dapat dijumpai pada candi, kuil atau monumen bersejarah kuno.

Jenis ukiran cekung adalah hasil karya seni yang bentuknya cekung.

Jenis ukiran susun adalah ukiran yang bentuknya bersusun-susun. Contoh ukiran daun besar dibawah ukiran daun sedang dan kecil yang bentuknya indah.

Jenis ukiran garis adalah bentuk ukiran yang diukir pada garis-garis gambarnya. Jenis ukiran garis banyak digunakan pada logam sebagai ukiran guratan.

Jenis ukiran takokan adalah bentuk ukiran yang tidak menggunakan bingkai, yang diperlihatkan hanya tepi-tepi batas ukiran saja.

Ukiran takokan erat kaitannya dengan motif ukiran Krawang.

  • Jenis Ukiran Tembus atau Jenis Ukiran Krawangan

Jenis ukiran tembus atau ukiran krawangan adalah bentuk ukiran yang tidak menerapkan dasar-dasar ukiran, jadi jenis ukiran ini tembus. Sehingga sering digunakan untuk penyekat ruang, kursi, ukir tempel dan lainnya.

Kayu adalah salah satu media bahan utama ukiran, berperan penting dalam pengerjaan suatu karya seni ukiran.

Untuk mendapatkan jenis kayu tertentu dalam pembuatan sebuah hasil karya akan menghasilkan hasil karya seni ukir yang menakjubkan.

Dijelaskan lebih detail lagi oleh Bastomi (1982) bahwa jenis ukiran yang dihasilkan para seniman atau perajin ada enam macam, diantaranya :

Macam ukiran rendah adalah gambar yang timbul pad ukira separuhnya terpisah dari bentuk utuhnya.

Motif-Motif Seni Ukir Nusantara

Sebagai daerah atau kota yang terkenal dengan penghasil dan pengolah berbagai jenis kayu seperti kayu jati maupun mahoni. Jepara menghasilkan seni ukir yang indah dan juga terkenal seperti aneka furniture atau peralatan rumah tangga. Contohnya seperti lemari dan tempat tidur. Motif Seni ukir Jepara memiliki ciri khas yaitu:

    • Motif jumbai dan daun yang berbentuk relung
    • Ukiran daun berbentuk miring
    • Tangkai dari bentuk tanaman dibuat melengkung dan rantingnya mengisi ruang
    • Bersifat fleksibel sehingga dapat diaplikasikan pada benda interior dan eksterior

    Toraja cukup terkenal dengan motif utamanya adalah kayu. Leluhur Toraja mengartikan ukiran dari Toraja yang mengandung arti bahwa setiap masyarakat Toraja harus memilki sifat yang saling membantu sesama baik keluarga atau bukan. Motif Seni ukir Toraja memiliki ciri khas yaitu:

      • Merupakan hasil pengolahan unsur-unsur estetik dari titik, garis bidang, tekstur yang diorganisir sebagai kesatuan
      • Warna dasar pada umumnya menggunakan warna merah
      • Hitam yang banyak digunakan sebagai simbol tanah Toraja, serta pada kain yang biasa digunakan oleh suku Toraja
      • Digunakan sebagai hiasan baju dan sarung

      Seni ukir Bali terkenal dikalangan umat Hindu dan Budha karna pada ukiran seni tersebut terdapat ukiran yang melambangkan dan mengartikan dewa dewi dari kedua agama tersebut menjadikan seniman Bali sangat terkenal. Motif Seni ukir Bali memiliki ciri khas yaitu:

        • Angkup yang berikal pada ujungnya
        • Semua bentuk ukiran daun, buah dan bunga berbentuk cembung dan cekung
        • Benangnya berbentuk cembung dan miring sebagian tumbuh melingkar sampai pada ujung ikal
        • Sunggar yang tumbuh dari ujung ikal benangan pada daun pokok

        Motif ukir Yogyakarta berbentuk relung-relung (batang panjang melingkar) yang memunculkan buah. Daunnya di ukir dengan bentuk krawingan yang sangat khas dengan adanya bentuk-bentuk lipatan daun besar dan kecil. Motif Seni ukir Yogyakarta memiliki ciri khas yaitu:

        Jenis Kayu Ukir di Seluruh Daerah Indonesia

        Berikut ini macam-macam ukiran dari Indonesia yang bisa ditiru dalam proyek wood working Anda:
        √ Ukiran Toraja

        Sulawesi terkenal dengan suku Toraja, suku ini menggunakan ukiran pada seluruh rumah dan juga furniture. Motif ukiran Toraja sendiri memiliki arti bahwa setiap rakyat dari tanah Toraja harus saling membantu sesama baik keluarga dan bukan.

        Apa yang menjadi ciri khas utama? Bisa dilihat dari warna dasar yang kemerahan dan hitam. Warna tersebut berarti tanah Toraja. Sedangkan untuk motif secara keseluruhan terdapat 67 jenis. Misalnya seperti ukiran Pa’tedong yang berbentuk seperti seekor kerbau.

        √ Ukiran Bali

        Menuju ke selatan Sulawesi, Anda akan mengenal ukiran dari Pulau Bali. Motif yang sangat berbeda dapat dilihat dari ukiran Bali. Bahkan ukiran Bali pertama kali banyak dikenal secara internasional daripada daerah lainnya.

        Biasanya motif ukiran ini melambangkan dewa dewi dalam agama Hindu. Digambarkan sangat cantik dan khas. Jika ukiran kayu Sulawesi banyak menggunakan warna merah maka ukiran Bali justru memperlihatkan warna kayu asli.

        √ Ukiran Jepara

        Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan Jepara, ukiran sangat terkenal di wilayah ini karena juga merupakan kota penghasil kayu jati. Ukiran Jepara banyak digunakan pada furniture kayu dan juga peralatan rumah tangga lainnya.

        Ciri khas dari ukiran Jepara adalah bentuknya dengan menjumbai dengan daun dan buah yang keluar dari sulur. Biasanya memiliki pangkal daun sebanyak 3 buah. Jika Anda ingin dilihat manakah yang asli, biasanya berbentuk tanaman sulur yang akan memenuhi area kayu.

        √ Ukiran Aceh

        Berpindah ke area Indonesia bagian Timur. Ukiran Aceh juga sangat terkenal dan banyak ditemukan sebagai hiasan dinding baik pada tiang rumah atau sebagai home decor. Rumah tradisional Aceh biasanya memiliki ukiran yang khas seperti rumah adat Toraja.

        Jenis-jenis motif ukir

        Di Indonesia banyak sekali daerah-daerah yang menghasilkan kerajinan seni ukir dan masing-masing daerah memiliki motif ukiran khas. Berikut motif ukiran serta asal daerahnya di Indonesia: Baca juga: Langkah-Langkah Membuat Ukiran

        KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI Yatiman seniman seni ukir relief 3 dimensi asal Jepara saat menyelesaikan hasil karyanya di Tangerang, Banten, Rabu (17/01/2017). Yatiman menjadi seorang seniman ukir kayu sejak umur 19 tahun di Jepara Jawa Tengah.

        Kota yang terkenal sebagai Kota ukiran di pulau Jawa adalah kota. Biasanya bahan yang digunakan sebagai media ukir adalah kayu. Sebagian besar masyarakatnya mempunyai usaha ukiran kayu. Sehingga, di kota tersebut banyak dijumpai tokoh-tokoh yang menyediakan berbagai macam ukiran. Dari perabotan rumah tangga berukuran besar hingga hiasan dengan ukuran yang paling kecil.

        Bentuk Ornamen Nusantara dan Makna Ornamen Nusantara

        1. Gunungan

        Gunungan adalah simbol seluruh jagat raya, yang pusatnya adalah simbol keagungan dan keesaan.

        Orang jawa sekali memasang motif gunungan dirumah sebagai harapan akan adanya ketentraman dan perlindungan dalam rumah.

        Ornamen nusantara, gunungan bisa juga diartikan gerbang atau pintu surga, karena biasanya gambar dalam gunungan ada gerbang besar yang bisa diartikan awal dan akhir.

        2. Wajikan

        Wajikan berasal dari kata wajik yaitu sejenis makanan yang berasal dari ketan yang dicampur dengan gula kelapa.

        3. Lung-Lungan

        Kata “lung” memiliki makna batang tumbuhan yang masih muda. simbol ini berupa tangkai, buah, bunga dan daun.

        Jenis tumbuhan yang sering digunakan ialah tumbuhan teratai, melati, kliwuh, beringin buah keben dan lain-lain.

        Simbol ini dipercaya melambangkan kesuburan sebagai sumber penghidupan di muka bumi.

        4. Patran

        Patran seperti bentuk daun yang disusun berderet-deret, biasanya patran diletakan pada bangunan yang sempit dan panjang.

        5. Banyu Tetes

        Salah satu ornamen ini bisa di tempatkan bersamaan dengan patran. Ornamen nusantara ini menggambarkan tetesan air hujan dari pinggiran atap yang berkilau memantulkan cahaya matahari.


        Tags: yang adalah kayu ukiran

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia