Keajaiban Desa Tenun Sukarara - Tradisi dan Keindahan di Dunia Rajutan
Jenis-jenis Motif Kain Tenun Songket Sukarara, Nusa Tenggara Barat
Oleh: Ani Rachman, Guru SDN No.111/IX Muhajirin, Muaro Jambi, Provinsi Jambi KOMPAS.com - Kain tenun songket sukarara merupakan salah satu kerajinan khas Nusa Tenggara Barat. Sukarara adalah nama sebuah desa yang cukup dikenal karena kegiatan masyarakatnya yang sangat menonjol di bidang penyediaan barang-barang cinderamata, terutama kain tenunnya. Kain dengan warna cerah menjadi ciri khas songket Desa Sukarara. Selain warna yang cerah, motif-motif pada kain tenun songket sukarasa juga menambah keindahan kain songket sukarara. Ada beberapa motif kain tenun songket sukarara yang terkenal. Jenis-jenis motif kain tenun songket sukarara adalah subahnale, komak, ragi genep, tapo kemalo, dan taman rengganis.
Lia Tera Amin, Menenun Kemajuan Desa Sukarara
Kain tenun bukan sekadar komoditas. Di dalamnya ada seni dan tradisi. Pemahaman ini yang mendorong Amin mengonsep toko barang seninya.
Bunyi kayu beradu dari alat tenun kembali mewarnai Desa Sukarara di Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, NTB. Sisa pandemi Covid-19 mulai menghilang bersamaan dengan kembalinya lembar demi lembar kain tenun yang dihasilkan warga Sukarara. Kunjungan wisatawan pun mulai bergeliat lagi di salah satu sentra tenun di Pulau Lombok ini.
Semaraknya tenun Sukarara terlihat di toko benda seni Patuh yang ada di Dusun Belong Lauk, Sukarara. Pemilik Patuh, Lia Tera Amin (50), sibuk menyapa para tamu yang mampir ke tokonya, Kamis (6/7/2023).
Area parkir Patuh tidak pernah sepi dari hilir-mudik mobil dan bus pengunjung. Pengunjung langsung disuguhi aktivitas menenun oleh ibu-ibu Sukarara yang dipekerjakan di Patuh. Tidak hanya melihat, pengunjung juga bebas berinteraksi dengan para penenun.
Jika masih penasaran akan aktivitas tenun di Sukarara, pengunjung akan dipandu berkeliling Dusun Belong Lauk untuk menemui penenun di rumah-rumah warga sekaligus bercakap-cakap dengan mereka.
Sebagai ruang pamer, toko Patuh memajang kain-kain tenun dengan motif khas Sukarara dari teras hingga ruang utama. Semua pemandu, termasuk Amin, dengan sigap menerangkan nama-nama motif, seperti subahnale, bintang lalang semalam, krimping, dan keker. Sebagian terinspirasi dari hewan-hewan yang ditemui di desa ini.
Lokasi Desa Adat Sukarara
Desa Adat Sukarara tercatat secara administratif berlokasi di Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Desa ini tak jauh dari Desa Sade yang juga merupakan desa adat dan menjadi desa wisata yang juga dikunjungi banyak wisatawan. Baca informasi terlengkap mengenai Desa Sade pada tautan berikut : Desa Sade
Ketika wisatawan akan mengunjungi Pantai Kuta Mandalika, wisatawan akan melewati desa yang satu ini. Sehingga ketika berkunjung ke wisata pantai di Lombok Tengah jangan lewatkan Desa Adat Sukarara.
Dari Kota Mataram untuk menuju ke desa adat ini wisatawan akan menempuh perjalanan hanya 40 Menit dengan jarak yang perlu ditempuh sejauh 25 KM. Sedangkan jika dari Bandara Internasional Lombok hanya memakan waktu 20 Menit dengan jarak 12 KM.
Berikut adalah lokasi lebih detail Desa Adat Sukarara di Aplikasi Google Maps :
Tags: tenun