Keajaiban Desa Tenun Sukarara - Tradisi dan Keindahan di Dunia Rajutan
Beragam Aktivitas Menarik
Tenun Sasak, Lombok (IDN Times/Sunariyah)
Selama mengunjungi Desa Sukarara, terdapat beragam aktivitas yang dapat dilakukan oleh para wistawan, antara lain:
· Mempelajari banyak hal tentang desa sukarara saat berkunjung, seperti sejarah, tradisi, budaya.
· Wisatawan dapat mempelajari teknik tenun yang dibimbing oleh warga sekitar, dimulai dari membuat benang, menenun, memakai mesin tenun, dan hasilnya boleh dibawa pulang sebagai oleh-oleh.
· Wisatawan dapat membeli kain tenun langsung dari perajinnya, selain itu terdapat kerajinan tangan lainnya seperti gantungan kunci, kaos, topi, dan lain sebagainya.
· Terdapat rumah tradisional sasak yang cocok untuk dijadikan spot foto, serta wisatawan bisa mengenakan baju adat suku sasak.
5 Jenis Motif Kain Tenun Khas Desa Sukarara, Lombok Tengah dan Makna Motif Nya
Motif kain tenun atau songket khas Desa Sukarara pada umumnya terbentuk dari perpaduan motif geometris seperti persegi panjang, persegi empat, garis memanjang, dan segitiga. Motif yang akan dibuat ditentukan pada saat proses penghanaian benang pakan dengan alat tradisonal. Motif atau reragian terbentuk dari persilangan benang pakan dan benang lungsin. Benang pakan merupakan benang dengan arah vertikal mengikuti panjang kain, sedangkan benang lungsin adalah benang dengan arah horizontal atau mengikuti lebar kain. Meski banyak motif kain songket yang ada saat ini, hanya beberapa motif saja yang sangat dikenal oleh masyarakat di Desa Sukarara. Diantaranya adalah motif wayang, subahnale, keker atau merak, bintang empet, dan alang atau lumbung.
Desa Adat Sukarara, Mengenal Adat dan Tradisi Lombok
Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Jam Buka :
Pukul 08.00 – 19.00 WITA setiap hari Senin – Minggu.
Tiket Masuk :
Peta :
Galeri :
Di Pulau Lombok selain ada destinasi wisata alam yang begitu memukau terdapat juga pesona desa adat yang juga sering dikunjungi wisatawan. Desa Adat Sukarara dikenal menjadi salah satu destinasi berlibur yang harus banget untuk dikunjungi.
Desa Adat Sukarara Lombok menjadi salah satu desa yang menghasilkan karya kain tenun Lombok. Sebagian besar masyarakat Desa Sukarara merupakan penghasil kerajinan tenun songket khas Pulau Lombok yang sangat terkenal.
Ada satu hal yang unik dari desa adat yang satu ini, dimana perempuan-perempuan Sukarara yang diharuskan bisa menenun. Keharusan tersebut dianggap sebagai cara menjaga budaya nenek moyang dengan membuat suatu peraturan kepada seluruh masyarakat yang bernuansa kearifan lokal.
Tiket Masuk Desa Adat Sukarara
Harga tiket masuk ke Desa Adat Sukarara adalah gratis. Wisatawan hanya perlu mengeluarkan sumbangan seikhlasnya saja ketika masuk desa.
Untuk biaya parkir kendaraan di Desa Adat Sukarara adalah Rp.10.000,- untuk satu unit motor, dan Rp.20.000,- untuk satu unit kendaraan mobil.
Setiap harga yang tercantum di sini adalah harga yang berlaku ketika tulisan ini dibuat, harga dapat berubah sewaktu-waktu namun tetap tidak akan jauh berbeda dari harga yang kami cantumkan.
Tags: tenun