"Dinamo Mesin Jahit Besar - Revolusi dalam Dunia Jahitan"
Harga Mesin Jahit Otomatis Juki
| Tipe Mesin Jahit Juki | Harga |
| Mesin Jahit Juki HZL-12Z | Rp1.579.500 |
| Mesin Jahit Juki HZL-27Z | Rp2.000.000 |
| Mesin Jahit Juki HZL-29Z | Rp2.453.000 |
| Mesin Jahit Juki POR-4136 | Rp3.123.000 |
| Mesin Jahit Juki DDL-8100E | Rp4.799.000 |
| Mesin Jahit Juki HZL-K85 | Rp4.927.500 |
Harga mesin jahit otomatis buatan Juki di atas kami rangkum dari berbagai sumber. Dibandingkan tahun sebelumnya, ada yang harganya naik, ada pula yang turun. Juki HZL-29Z misalnya, semula dijual Rp2,29 juta, sekarang naik menjadi Rp2,45 jutaan. Sementara itu, varian Juki HZL-K85 yang awalnya dilepas Rp5,29 jutaan, saat ini turun menjadi Rp4,9 jutaan per unit.
Pengertian Dinamo
Dinamo adalah alat yang bisa menghasilkan arus dengan cara mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Konsep kerjanya memakai prinsip elektromagnetik, yaitu dengan cara memutar magnet di dalam kumparan atau memutar kumparan dalam medan magnet untuk membangkitkan GGL induksi.
Alat ini merupakan generator listrik pertama yang dipakai dalam menghantarkan tenaga untuk memenuhi kebutuhan industri. Di abad ke-21, alat ini juga menjadi generator terpenting yang masih digunakan.
Alat ini mempunyai dua bagian utama yang menjadikannya dapat menghasilkan energi listrik, yaitu:
- Rotor, merupakan bagian yang bergerak dan bentuknya berupa lilitan kawat pada inti besi (kumparan) dengan gerakan berputar pada porosnya.
- Stator, merupakan bagian yang tidak bergerak dan bentuknya berupa magnet permanen yang bagian kutubnya terpasang berhadapan saling berlawanan.
Perpaduan dua bagian penting tersebut lah yang mampu menghasilkan gaya gerak listrik (GGL) induksi. Hal ini sesuai dengan Hukum Faraday yang menyatakan bahwa saat sebuah lilitan kawat yang diletakkan dalam medan magnet atau kumparan diputar, maka bisa memicu munculnya teggangan.
Dalam hal tersebut, lilitan yang dimaksud yaitu rotor serta medan magnet dihasilkan oleh stator. GGL induksi yang terjadi pada dinamo bisa diperbesar dengan memperbanyak atau menambah lilitan kawat dalam kumparan.
Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Dinamo Servo Mesin Jahit
Saat ini penjahit sudah mulai meninggalkan mesin jahit kecil atau versi lama. Penjahit sekarang lebih memilih menggunakan mesin jahit high speed industrial, yaitu mesin jahit yang biasa digunakan di pabrik konveksi karena hasil bisa lebih cepat dan lebih bagus.
Memang ada beberapa penjahit yang lebih memilih menggunakan mesin jahit versi lama karena alasan harga dan konsumsi listrik yang besar.
Harga mesin jahit industrial 3 bahkan 5 kali lipat dari harga mesin jahit versi lama, namun jika dilihat dari kinerja, mesin jahit industrial memiliki kinerja yang lebih baik dan efektif.
Selain harganya yang lebih mahal dari mesin jahit versi lama, ternyata mesin jahit industrial high speed memakan daya listrik yang cukup besar yaitu 250-300 Watt karena menggunakan dinamo yang cukup besar, biasanya menggunakan dinamo berkapasitas 1/4 PK.
Jika kita menggunakan listrik dirumah yang memiliki daya 450 watt, maka hanya bisa menghidupkan 1 mesin jahit saja.
Dinamo Servo
Kabar gembira untuk yang ingin tetap menggunakan jahit besar akan tetapi hemat energi. Sekarang dinamo servo dikembangkan untuk industri mesin jahit, lebih hemat energi, kuat dan canggih, cocok untuk usaha maupun pribadi.
Dinamo servo cara kerjanya sama seperti dinamo kecil pada mesin jahit lama, motor akan tetap diam jika pedal sakelar tidak di tekan, jadi ketika dinamo diam memang tidak membuntukan daya listrik besar sehingga sangat efektif dan ekonomis.
Dinamo servo pada mesin jahit memiliki berat tidak lebih dari 1 kg (1 set) ini memiliki bayak kelebihan kelebihan, kelebihan paling utama yaitu pada konsumsi listrik yang sangat rendah. Nah berikut kelebihan dinamo servo pada mesin jahit.
Cara Kerja Dinamo
Prinsip kerja dinamo yaitu dihasilkan dari kumparan yang terus menerus berputar pada medan magnet. Sedangkan gaya gerak yang dihasilkan sifatnya bolak-balik. Arus bolak-balik (arus AC) bisa diubah menjadi arus searah (arus DC) melalui penggantian cicin ganda dengan komutator.
Secara lebih detail, berikut cara kerja alat kelistrikan ini:
- Alat ini mampu menghasilkan listrik karena kumparan yang berputar di medan magnet. Kumparan ini berputar pada kutub yang tidak sejenis dari dua magnet yang saling berhadapan (yakni bagian stator).
- Rotor digerakkan oleh energi kinetik yang berasal dari luar, misalnya tiupan angin, aliran air PLTA, diesel, atau mesin bertenaga batu bara.
- Putaran kumparan yang ada dalam kutub magnet memicu terjadinya GGL induksi yang sifatnya bolak-balik. GGL induksi bisa menyebabkan arus listrik AC (bolak-balik), kemudian arus ini ditangkap oleh komponen bernama brush supaya dialirkan ke beban.
- Kedua ujung kumparan pada dinamo AC akan terhubung ke beban lewat brush yang bersinggungan dengan dua ring yang masing-masing terpasang pada rotor. Dengan begitu, arus yang dhasilkan oleh kedua kutub akan ditangkap dua brush di kedua ring tersebut.
- Medan magnet akan menghasilkan arah arus induksi yang berubah-ubah, sehingga output yang dihasilkan yaitu arus AC (arus bolak-balik).
- Sedangkan untuk dinamo DC (arus searah) dipakai komutator atau cincin yang terbelah menjadi dua. Dengan begitu GGL yang ditangkap brush hanya satu arah saja.
Dapat disimpulkan bahwa dinamo merupakan alat yang dapat mengubah energi kinetik atau energi mekanis (gerakan putaran) jadi energi listrik dengan cara memanfaatkan fenomena elektromagnetik. Konsep kerjanya hampir sama dengan generator.
Tags: jahit mesin dinamo