Kerajinan Eceng Gondok - Seni dan Kreativitas dalam Kerajinan Sulam dan DIY
18. Ranjang Tempat Tidur
Jika memiliki interior rumah yang dilengkapi kolam renang, cobalah memilih pembatas tempat ganti pakaian yang terbuat dari eceng gondok. Dengan menggunakan pembatas seperti ini, nuansa sekitar kolam renang akan terlihat alami. Apalagi jika dilengkapi dengan tanaman hijau dan bebatuan di sekitar tanaman, pasti akan semakin cantik.
Pembatas seperti ini juga bisa digunakan untuk sekat tempat ibadah. Agar ibadah di dalam rumah lebih khusyuk dan tertutup bisa menambahkan pembatas ini di dekat tempat ibadah. Selain itu, warna nya yang netral pasti tidak akan mengganggu tampilan interior rumah.
22+ Kerajinan Dari Eceng Gondok yang Mudah dan Sederhana
Kerajinan Dari Eceng Gondok – Eceng gondok atau biasa dikenal gulma adalah tanaman yang habitatnya di air. Tanaman ini sangat cepat menyebar apabila sudah ada gerombolan kecil diatas air. Tak banyak yang mengetahui bahwa tanaman ini memiliki banyak manfaat salah satunya sebagai kerajinan dari eceng gondok.
Harga jual kerajinannya pun terbilang cukup tinggi. Mulai dari puluhan ribu bahkan sampai mencapai jutaan rupiah. Meski tanaman ini dianggap merugikan ekosistem di air, tapi jika sudah dibuat kerajinan maka memiliki nilai jual yang tinggi.
Bahkan banyak orang yang menggunakan eceng gondok sebagai pakan ternak agar tidak merusak ekosistem air. Kerajinan dari tanaman ini juga sudah terkenal sampai pasar internasional, lho. Jika tertarik untuk membeli atau bahkan membuat sendiri kerajinan dari tanaman ini, berikut beberapa contoh yang bisa dijadikan referensi:
Harapan Menjadi Sentra Kerajinan Eceng Gondok
Firman berharap, jika semakin banyak warga yang mengolah kerajinan enceng gondok, desa mereka akan menjadi sentra kerajinan enceng gondok. Dia percaya, keunikan ini bisa menarik wisatawan. Selain menambahkan pemasukan untuk warga, mereka juga menularkan ilmu bagi orang-orang yang datang ke desa mereka.
Di samping menambah nilai bengok, usaha upcycle lewat bengok craft juga mengusung zero waste. Firman mengatakan, mereka sebisa mungkin meminimalisir sampah.
“Jadi sisa kerajinan, apabila kita bikin sandal atau bikin tas, kita bisa olah kembali menjadi sesuatu produk yang baru,” timpalnya.
Bengok Craft mendistribusikan kreasi eceng gondok melalui media sosial. Mereka menjangkau kota-kota yang memang menaruh apresiasi tinggi terhadap kreasi-kreasi upcycle lewat daring seperti Instagram dan Website. Menurut Firman, jika hanya memasarkan di area lokal saja, usahanya kurang bisa berkembang.
“Kita mencoba untuk menjangkau pasaran di kota-kota besar, yaitu di daerah Bali – Jakarta. Memang kita bukan seperti pabrikan atau yang produksi massal. Kita tetep kreasi terbatas. Kita perbanyak inovasi dengan kreasi-kreasi yang baru,” ucapnya.
Saat ini, macam-macam produk olahan eceng gondok yang mereka jual adalah dekorasi ruangan (tempat menyimpan barang), tas, sendal, phone case, dan mangkuk.
Penulis: Agnes Marpaung.
Manfaat Eceng Gondok sebagai Bahan Kerajinan Tangan yang Kreatif dan Ramah Lingkungan
Pernahkah Anda mendengar tentang pemanfaatan eceng gondok sebagai bahan kerajinan tangan? Jika belum, jangan khawatir! Eceng gondok, yang sering dianggap sebagai rerumputan liar yang mengganggu, ternyata memiliki potensi yang luar biasa untuk dijadikan bahan kerajinan tangan yang kreatif dan ramah lingkungan.
Pada dasarnya, eceng gondok adalah tumbuhan air yang tumbuh subur di perairan dangkal dan lamban. Meskipun sering dianggap sebagai masalah lingkungan yang perlu diberantas, sebenarnya eceng gondok dapat dimanfaatkan dengan beragam cara, salah satunya adalah sebagai bahan baku untuk kerajinan tangan.
Salah satu manfaat utama dari eceng gondok sebagai bahan kerajinan tangan adalah keunikan seratnya. Serat eceng gondok yang kuat dan fleksibel memungkinkan para pengrajin untuk menciptakan berbagai macam produk dengan desain yang menarik. Mulai dari tas, dompet, hiasan dinding, hingga keranjang yang cantik dan fungsional – semua dapat dibuat dengan menggunakan bahan dasar eceng gondok.
Tidak hanya itu, penggunaan eceng gondok sebagai bahan kerajinan tangan juga memberikan dampak positif bagi lingkungan. Dengan memanfaatkan eceng gondok yang terkadang menjadi permasalahan di perairan, kita turut membantu mengurangi jumlah tumbuhan liar tersebut dan mencegah penyebarannya yang berlebihan. Dengan kata lain, kita dapat berpartisipasi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus menciptakan produk kerajinan yang unik.
Selain keunikan dan manfaat ekologis yang dimiliki, produk kerajinan tangan dari eceng gondok juga memiliki nilai estetika yang tinggi. Warna alami eceng gondok yang cenderung lembut dan tekstur seratnya yang halus memberikan sentuhan alami dan elegan pada produk kerajinan. Tidak hanya itu, penggunaan bahan baku alami ini juga dapat menjadi salah satu tren dalam industri kerajinan tangan, yang semakin dikembangkan dan dihargai oleh masyarakat.
Pemberdayaan Masyarakat dengan Bengok Craft
Menurut Firman, pemanfaatan eceng gondok menjadi kerajinan merupakan peluang untuk meningkatkan taraf hidup.
“Untuk masalah bisa atau tidaknya, itu bisa dipelajari. Dengan kemauan, angan, dan keterampilan, nanti itu bisa menghasilkan suatu kreasi atau karya,” tutur Firman.
Bengok Craft memberikan solusi untuk warga agar bisa mengolah kerajinan enceng gondok. Biasanya mereka memikul bahan mentah, menjualnya, dan menghasilkan Rp100.000,00 – Rp200.000,00.
“Apabila dijadikan kerajinan bisa sampai jutaan rupiah. Caranya bagaimana? Kita mengolah, bisa jadi topi, bisa jadi tas, dan bisa jadi macam-macam kreasi lainnya,” cakap Firman.
Bengok Craft memberikan solusi untuk warga agar bisa mengolah kerajinan enceng gondok. Foto: Bengok Craft.
Tags: kerajinan gondok eceng