Feston - Teknik Jahit dan Penggunaan dalam DIY
Fungsi teknik menjahit jelujur adalah menyempurnakan segala bentuk jahitan. Tusuk jelujur juga merupakan dasar dari beragam jenis teknik menjahit yang berkembang
Pengertian tusuk jelujur adalah tusuk yang bergerak dengan pola dari kanan ke kiri. Tusuk ini punya tiga fungsi utama. Pertama menjahit sisi kain, lalu menutup sisi ujung suatu bentuk, dan ketiga memberikan kerutan pada kain. Namun fungsi utama tusuk jelujur adalah membuat jahitan terlihat lebih rapi dan sempurna.
Teknik jelujur sendiri terbagi menjadi tiga macam. Ada teknik jelujur biasa yang nggak memiliki jarak sama. Ada teknik jelujur tertentu yang menggunakan jarak secara konsisten dan terakhir ada teknik jelujur renggang yang menggunakan satu spasi setiap penjahitan.
5 Teknik Tusuk Dasar untuk Menjahit
Ilustrasi Apa yang Dimaksud Tusuk Dasar. Sumber: Pexels/Cottonbro StudioSaat ingin menjahit, maka ada cukup banyak teknik tusuk dasar yang harus dikuasai. Apa saja tekniknya?
1. Teknik Tusuk Jelujur
Teknik tusuk dasar yang pertama adalah jelujur. Teknik ini memiliki arah horizontal dan jarak tusukannya diatur sama panjang. Teknik ini terbagi menjadi tiga jenis yaitu tusuk jelujur biasa, tusuk jelujur dengan jarak tertentu, dan tusuk jelujur renggang.
2. Teknik Tusuk Feston
Dikutip dari buku Dasar-Dasar Teknik Jahit-Menjahit, Muliawan (2007), tusuk ini dipakai untuk menyelesaikan tiras-tiras, supaya serat-serat tidak dapat keluar dari tepi guntingan. Tusuk feston biasanya digunakan untuk menjahit tepi renda meja, selimut, maupun taplak meja.
3. Teknik Tusuk Batang
Tusuk batang juga bisa disebut sebagai tusuk tangkai. Teknik tusuk batang biasanya digunakan untuk membuat hiasan. Teknik tusuk batang ini sekilas terlihat seperti untaian tali tambang.
Tags: jahit untuk digunakan feston