... 5 Panduan Praktis Gambar Teknik Sulam untuk Pemula: Langkah demi Langkah

Gambar Teknik Sulam - Seni dan Keterampilan dalam Kerajinan Jarum dan DIY

Cara Pemasangan Payet dengan Mudah dan Lengkap

Penggunaan payet pada produk tekstil saat ini sedang tren. Penggunaan payet tidak hanya pada pakaian, namun payet juga bisa digunakan pada tas, dompet, taplak meja, sepatu, atau sarung bantal.

Bagi pemula tentu masih belum paham apa yang dibutuhkan untuk membuat sulam payet. Alat dan bahan untuk menunjang kreasi sulam payet perlu dipersiapkan agar pembuatan sulam payet dapat anda lakukan dengan mudah dan lancar. Berikut ini alat dan bahan yang diperlukan dalam pembuatan sulam payet.

  1. Jarum, merupakan alat untuk menyulam bahan yang akan dipasang payet. Jenis jarum yang biasa digunakan adalah jarum jahit (tangan) nomor 11, atau maksimal nomor 9.
  2. Gunting, digunakan untuk memotong kain dan benang.
  3. Karbon, digunakan untuk menjiplak desain atau rancangan motif yang akan disulam.
  4. Kertas Minyak, digunakan sebagai media untuk menggambar motif dan memindahkan desain motif ke kain.
  5. Pensil atau bolpoin, digunakan untuk membuat rancangan desain dan menjiplak rancangan gambar desain menggunakan karbon ke kain.
  6. Jarum Pentul, digunakan untuk menahan kertas minyak agar tidak bergerak saat dijiplak.
  7. Pensil Jahit, digunakan untuk menandai desain motif yang digambar langsung pada kain.
  8. Mata Nenek, digunakan sebagai alat bantu untuk memasukkan benang ke jarum.
  1. Kain, gunakan kain yang dapat dipakai untuk kreasi sulam payet seperti kain katun, linen, sutra, wol, dan lainnya.
  2. Benang, benang yang dipakai adalah benang jahit atau benang nilon.
  3. Payet, berbagai macam bentuk, silahkan anda tentukan sendiri sesuai keinginan. Anda juga dapat menggunakan manik-manik berbagai macam bentuk yang memiliki lobang seperti payet.

Jenis-Jenis Sulam Payet

Berikut ini ada beberapa jenis sulam payet yang harus Anda ketahui!

#1 Payet Batang

Pertama ada payet batang, bentuknya silinder (seperti tabung) dengan ukuran kecil dan memanjang. Ada lubang di bagian tengahnya (seperti pipa) sebagai tempat untuk memasukkan benang. Ukurannya hanya sekitar 3-5mm per bijinya, dan biasanya terbuat dari logam atau plastik dengan desain mengkilap.

Payet batang sering digunakan dalam industri fashion untuk membuat hiasan dan detail pada pakaian, terutama pada pakaian pesta dan pakaian adat. Payet batang dapat memberikan efek kilau yang lebih halus dan elegan dibandingkan dengan jenis payet lainnya.

#2 Payet Batang Patah

Merupakan alternatif dari payet batang biasa, bentuknya kurang lebih sama namun lebih pendek. Mirip seperti potongan atau pecahan pada bagian ujungnya sehingga menghasilkan bentuk yang lebih pendek dan tidak teratur.

Payet jenis ini cocok untuk membuat motif atau pola-pola seperti dedaunan dan bunga karena bentuknya yang tidak teratur sehingga memberikan kesan lebih alami.

#3 Payet Padi

Payet adalah aksesoris dekoratif pada pakaian, bentuknya pun beragam salah satunya adalah payet padi ini. Sesuai dengan namanya, payet padi ini memiliki bentuk yang menyerupai butiran biji padi. Dibandingkan jenis payet lainnya, payet padi ini memiliki bentuk yang lebih kaku dan keras alias tidak terlalu fleksibel.

Biasanya, pengaplikasian payet padi ini akan dikombinasikan dengan payet lainnya supaya hasil akhirnya lebih cantik. Contohnya, dikombinasikan dengan payet pasir atau payet piring.

#4 Payet Piring

Payet piring ini dibagi menjadi 2 jenis yakni payet piring datar dan payet piring tekuk, perbedaan keduanya adalah di bentuk permukaannya. Payet piring datar bentuknya mirip dengan kepingan CD, datar dengan lubang di bagian tengahnya. Sedangkan payet piring tekuk memiliki bentuk yang sedikit cekung atau sedikit tertekuk di bagian tengahnya.

Rapikan bagian tepi taplak

ilustrasi orang menjahit (Pexels.com/ Cotttonbro)

Saat gambar sudah selesai kamu sulam dan hasil gambarnya sudah lengkap, kamu bisa mulai merapikan tepinya. Lipat ke dalam tepian kain dan jahitlah agar tak terurai.

Jika kamu suka, kamu bisa menambahkan hiasan pada tepi taplak. Kamu bisa menggunakan renda-renda cantik, kain tulle atau lainnya. Sesuaikan jenis hiasan tepi taplak yang kamu pilih dengan tema gambar yang kamu buat. Misalnya saja gambarmu bertema shabby, kamu bisa menggunakan renda vintage. Kamu juga bisa menggunakan pita yang dijahit berbentuk ploi sebagai pinggiran taplak meja buatanmu.

Itulah lima cara mudah membuat taplak meja dengan hiasan sulam. Jika kamu menyukai aktivitas DIY dan menyulam, kegiatan ini dapat menjadi salah satu cara untuk relaksasi. Kamu tak perlu melakukannya dengan terburu-buru. Kerjakan saja untuk mengisi waktu luang dan hanya lakukan dengan hati gembira.

Kamu akan merasakan kepuasan yang menyenangkan setiap kali kamu memasang taplak meja cantik buatanmu sendiri. Bagaimana, tertarik mencoba?

Sulamlah sesuai pola

ilustrasi menyulam (Pexels.com/Mohamed Rizly)

Wujudkan gambar di atas taplak dengan menyulam sesuai pola bentuk dan komposisi warna yang kamu inginkan. Lakukan dengan hati-hati agar hasilnya rapi dan indah dilihat.

Untuk memudahkan, kamu bisa memakai midangan sulam agar kain yang kamu sulam dalam posisi kencang dan rata. Sesuaikan ukuran midangan dengan ukuran pola gambar dan kenyamanan kamu saat memegangnya.

Jika kamu belum paham cara menyulam yang baik, kamu bisa mempelajari tutorial yang banyak tersedia di internet. Kamu bisa memulai dengan teknik yang mudah dahulu.


Tags: sulam gambar teknik

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia