Seni Kerajinan Dalam Bingkai Gerabah - Menyulam Keindahan dalam Vas Bunga, Guci, dan Piring
Pengertian, jenis, contoh dan fungsi kerajinan Bahan Lunak Alami dan Buatan
Secara umum, jenis bahan dasar produk kerajinan dapat dibagi menjadi dua macam kelompok, yaitu produk kerajinan dari bahan lunak dan produk kerajinan dari bahan keras. Beberapa kerajinan dan produk kerajinan bahan lunak akan coba kita uraikan pada ulasna kita kali ini sebagai bahan acuan dan tambahan ilmu yang diharapkan dapat mengeksplorasi hal lainnya dan untuk lebih jelasnya mari kita sama-sama menyimak ulasan singkat berikut ini.
Produk kerajinan pada umumnya labih banyak memanfaatkan bahan - bahan alam seperti tanah liat, serat alam, kayu, bambu, logam, batu, rotan, dan lainnya dan juga ada yang memanfaatkan bahan sintetis sebagai bahan dasar kerajinan seperti limbah kertas, plastik, atau karet.
Karakteristik Kerajinan Bahan Lunak
Kerajinan bahan lunak adalah sebuah hasil karya atau produk kerajinan yang dibuat dengan menggunakan bahan dasar yang bersifat lunak.
Sama seperti kerajinan pada umumnya, kerajinan bahan lunak juga memiliki jenis dan karakteristik tersendiri. Nah, berikut ini beberapa karakteristiknya:
- Mudah dibentuk
- Bahan lunak sangat mudah terurai oleh tanah
- Tanpa memerlukan alat yang banyak saat membuatnya
- Bahan lunak bisa didapatkan dari alam yang berada di sekitar dan tentunya tidak membutuhkan banyak biaya.
- Mudah disesuaikan dengan alam sekitar, artinya karya yang dihasilkan tersebut dari bahan lunak tidak akan mudah hancur sesuai dengan alam sekitar.
Jenis/Aneka Produk Kerajinan Bahan Lunak.
Berikut beberapa contoh kerajinan bahan lunak yang uraiannya adalah sebagai berikut,- Kerajinan tanah liat,
- Kerajinan serat alam,
- Kerajinan kulit,
- Kerajinan gips,
- Kerajinan lilin,
- Kerajinan sabun, dan
- Kerajinan bubur kertas,
Kerajinan bahan lunak dari tanah liat dikenal dengan kerajinan keramik, yaitu kerajinan yang menggunakan bahan dasar tanah liat yang melalui proses, dipijit, butsir,pilin, pembakaran, dan glasir, sehingga menghasilkan produk pakai dan hiasan yang indah. Contohnya, seperti gerabah, vas bunga, guci, atau piring.
Kerajinan dari serat alam dapat menghasilkan kerajinan tangan dengan berbagai macma jenis, misalnya tas, dompet, topi, alas meja, dan tempat lampu yang dibuat dengan menggunakan teknik cara menganyam.
Kerajinan ini berbahan dasar dari kulit yang seudah di samak, kulit mentah, atau kulit sintetis yang dapat menghasilkan beberapa macam produk, seperti tas, wayang kulit, sepatu, dompet dan jaket kulit. Kulit ini dapat diperoleh dari jenis-jenis hewan seperti sapi, kambing, kerbau, dan buaya.
Gips merupakan bahan mineral yang tidak larut dalam air dalam waktu yang lama jika sudah mengering atau memadat. Proses pembuatannya harus dengan cara dicairkan dahulu dan dibuatkan cetakan jika hendak diproduksi dalam jumlah yang banyak. Secara umum, untuk semua produk gips diperlukan cetakan yang dalam pembuatannya memerlukan bahan utama seperti silicone rubber, namun yang paling mudah dicari yaitu plastisin atau tanah liat. Fungsi kerajinan gips biasanya sebagia hiasan dinding, mainan, dan lainnya.
Langkah dan Cara Membuatnya
Langkah dan proses pembuatan gerabah dari tanah liat dimulai dengan menyiapkan tanah liat sebagai bahan utama. Siapkan tanah liat dan rendam selama 2-3 hari, proses ini bertujuan untuk menghilangkan kerikil-kerikil kecil yang terdapat pada tanah liat. Sambil menunggu perendaman selesai, kita bisa menyiapkan bahan pendukung lainnya, yaitu pasir.
Sedulur bisa menyaring pasir agar menghasilkan pasir yang benar-benar halus. Lalu campurkan pasir dengan tanah liat agar menghasilkan bahan dasar yang baik dan juga bertujuan untuk memudahkan proses pembentukan itu sendiri. Tahapan ini penting, karena gerabah yang baik dapat dihasilkan dengan bahan dasar yang baik juga.
Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, manusia pasti membutuhkan berbagai macam peralatan. Misalnya dalam kegiatan memasak, mandi, dan lain sebagainya. Salah satu jenis alat yang banyak digunakan sejak zaman dulu adalah gerabah atau tembikar. Gerabah adalah perkakas yang terbuat dari tanah liat yang dibentuk dan diolah, sehingga menjadi barang layak pakai.
Gerabah adalah perkakas yang terbuat dari tanah liat yang dibentuk kemudian dibakar kemudian dijadikan alat-alat yang berguna membantu kehidupan manusia. Penjelasan mengenai pengertian gerabah juga disebutkan secara rinci oleh Insih Wilujeng (2020:192) yang menjelaskan bahwa gerabah adalah perkakas yang terbuat dari tanah liat atau tanah lempung. Dia juga memaparkan bahwa dahulu proses pembuatan gerabah terbatas untuk keperluan rumah tangga saja seperti kendi atau wadah air minum, peralatan masak, gentong dan masih banyak lagi.
Namun, karena perubahan zaman yang semakin maju, proses pembuatan gerabah mengalami pengembangan fungsi dan pemanfaatan, sehingga tidak terbatas pada perabotan rumah tangga saja, namun juga barang lain yang memiliki nilai jual tinggi di pasaran, misalnya saja vas bunga, guci, dan benda lainnya yang memiliki nilai estetika.
Dikarenakan gerabah hanya dapat dibuat dengan bahan khusus yaitu tanah liat atau tanah lempung, kerajinan gerabah ini hanya dapat ditemukan di daerah khusus di Indonesia. Seperti yang dijelaskan oleh Dwi Iriyanto (2015:528), yang memaparkan bahwa bahan baku gerabah adalah hasil pertambangan kaolin dan tanah liat, sehingga akan lebih efisien apabila mendirikan industri gerabah di lokasi tersebut.
Contoh daerah yang banyak menghasilkan gerabah dengan kualitas baik antara lain:
- Kasongan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
- Pundong, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
- Banyumulek, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.
- Pagerjurang, Klaten, Jawa Tengah.
Tags: kerajinan dari contoh adalah bunga