... 5 Ide Kreatif: Cara Menghias Gerabah Vas Bunga, Guci, dan Piring dengan Kerajinan Tangan DIY

Seni Kerajinan Dalam Bingkai Gerabah - Menyulam Keindahan dalam Vas Bunga, Guci, dan Piring

Fungsi Gerabah

Berikut ini adalah beberapa fungsi gerabah dalam kehidupan sehari-hari, terutama fungsi gerabah dalam kebudayaan Indonesia, yang perlu kalian ketahui:

1. Fungsi Gerabah Sebagai Alat untuk Upacara Keagamaan

Gerabah, biasanya yang berbentuk cawan atau kendi, digunakan sebagai sarana-sarana upacara seperti misalnya sebagai sarana meletakan air suci, dan lain sebagainya.

2. Fungsi Gerabah Sebagai Alat Rumah Tangga

Dalam fungsinya sebagai alat-alat rumah tangga, gerabah antara lain digunakan sebagai alat memasak ataupun wadah-wadah seperti kendi untuk menampung air, mangkuk untuk wadah makanan, gelas untuk wadah minuman, tungku untuk memasak, dan sebagainya.

3. Fungsi Gerabah Sebagai Perhiasan dan Penanda Status

Pada masa Jawa Kuno, gerabah keramik digunakan sebagai penanda status. Pada masa itu, keramik-keramik asing adalah barang mewah yang hanya bisa dimiliki kaum-kaum bangsawan tertentu seperti raja. Indikasi dari hal ini antara lain terlihat dari penggambaran guci Tiongkok pada arca-arca dari masa Singhasari dan Majapahit. Beberapa artefak lain yang juga menunjukan status ekonomi adalah celengan pada masa Majapahit yang menunjukan kemapanan ekonomi.

Prinsip Kerajinan Bahan Lunak

Bahan lunak sebagai bahan kerajinan juga mempunyai prinsip-prinsip antara lain ialah:

Pada bagian ini tahapan pembuatan kerajinan hanya akan menggunakan tangan-tangan yang handal sebagai tenaga manual dalam proses pembuatan kerajinan, walaupun kerajinan yang diperlukan banyak.

Dalam prinsip ini proses pembuatan kerajinan akan dilakukan secara terus menerus berdasarkan pada kecakapan teknik. Biasanya kerajinan yang dihasilkan juga memiliki ciri khas tertentu, detail, dan terkesan yang rumit.

Dalam prinsip ini proses pembuatan kerajinan yang dibuat akan lebih mengutamakan nilai guna yang mempunyai sifat umum, akan tetapi masih dipengaruhi dengan nilai-nilai tradisional maupun adat istiadat.

Penutup

Kerajinan bahan ini akan mempunyai nilai jual yang tinggi karena bentuknya yang unik dan menarik. Selain digunakan sebagai benda hias, kerajinan dari bahan lunak juga bisa digunakan untuk beberapa keperluan.

Demikian penjelasan mengenai kerajinan bahan lunak, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita semua.

2 komentar untuk “Kerajinan Bahan Lunak”

Teknik dalam Proses Pembuatan Gerabah

Bahan dasar yang digunakan untuk membuat gerabah adalah tanah liat. Sebelum dibuat gerabah, tanah liat tersebut diproses terlebih dahulu dalam beberapa tahapan. Selain itu, ada juga bahan tambahan lain, yaitu kaolin. Tanah liat yang sudah siap kemudian dibentuk dengan tangan langsung atau menggunakan alat putar.

Bentuk gerabah yang akan dibuat disesuaikan dengan fungsi benda tersebut saat digunakan. Ada gerabah yang digunakan untuk alat memasak seperti periuk dan belanga, ada yang digunakan untuk menyimpan air atau beras seperti tempayan, ada yang digunakan untuk menyimpan air minum seperti kendi, dan ada yang digunakan untuk hiasan seperti guci dan vas bunga.

Dalam membuat benda yang terbuat dari bahan tanah liat diperlukan teknik-teknik tertentu agar dalam prosesnya mudah dan efektif. Adapun teknik-teknik yang biasanya digunakan oleh pembuat gerabah atau keramik antara lain teknik lempeng, teknik plat, teknik pilin, teknik putar, teknik cetak tekan, dan teknik tuang.

1. Teknik Lempeng (Slabing)

Teknik lempeng (slabing) merupakan teknik yang digunakan untuk membuat benda gerabah berbentuk kubistis dengan permukaan rata. Teknik ini diawali dengan pembuatan lempengan tanah liat dengan menggunakan rol kayu penggilas.

2. Teknik Plat (Pinching)

Teknik plat (pinching) merupakan teknik membuat keramik dengan cara memplat tanah liat langsung menggunakan tangan. Tujuan dari penggunaan teknik ini adalah agar tanah liat lebih padat dan tidak mudah mengelupas sehingga hasilnya akan tahan lama. Proses plat dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.

  • Ambil segumpal tanah liat plastis.
  • Tanah liat tersebut diulet-ulet dan diplintir-plintir dengan ibu jari sambil dibentuk sesuai dengan bentuk benda yang kamu inginkan.
  • Haluskan menggunakan kuas atau kain halus.

Kerajinan Bahan Lunak

Pernahkah kalian melihat kerajinan tangan bahan lunak? Pasti kita sering melihat beberapa benda kerajinan yang unik dan menarik.

Contohnya kerajinan seperti keramik, guci, dan yang lain sebagainya. Nah keramik dan guci ini adalah salah satu kerajinan dari bahan lunak yang sering kita temui di rumah.

Untuk proses pembuatannya sendiri tidak bisa di bikin sembarangan, ya kita membutuhkan beberapa teknik dalam membuat kerajinan dari bahan lunak tersebut.

Perlu diketahui juga bahwa bahan lunak sendiri terdiri dari beberapa jenis, ada bahan lunak alami dan bahan lunak buatan.

Berikut ini akan kami bahas beberapa jenis kerajinan bahan lunak baik dari buatan dan alami. Simak selengkapnya.

  • 1 Pengertian Kerajinan Bahan Lunak
  • 2 Cara Membuat Kerajinan Bahan Lunak
    • 2.1 Mengukir
    • 2.2 Menenun
    • 2.3 Menganyam
    • 2.4 Membentuk
    • 3.1 Bahan Lunak Alami Kulit
    • 3.2 Bahan Lunak Alami Tanah Liat
    • 3.3 Bahan Lunak Alami Serat Alam
    • 4.1 Bahan Lunak Buatan Sabun
    • 4.2 Bahan Lunak Buatan Gips
    • 4.3 Bahan Lunak Buatan Lilin
    • 4.4 Bahan Lunak Buatan Clay
    • 5.1 Fungsi Ekonomis
    • 5.2 Fungsi Pakai
    • 5.3 Fungsi Hiasan

    Kerajinan Bahan Lunak Menggunakan Bahan Alami

    Sesuai judulnya, bahan lunak alami yaitu bahan yang kita gunakan untuk kerajinan dengan menggunakan bahan dasar dari alam atau bahan lunak dari alam yang cara pengolahannya masih alami.

    Nah, biasanya bahan lunak alami ini selain mudah untuk didapatkan, biayanya juga akan lebih terjangkau. Berikut ini contoh kerajinan lunak menggunakan Bahan dasar alam.

    Bahan Lunak Alami Kulit

    Kerajinan kulit adalah sebuah karya kerajinan yang menggunakan kulit untuk menjadi bahan dasar utama, kulit yang bagus, siap digunakan biasanya sudah disamak atau disucikan, kulit mentah atau juga kulit sintetis.

    Kulit hewan yang dipakai biasanya berasal dari kulit:

    Contoh kerajinan lunak dari kulit antara lain seperti:

    • Dompet
    • Tas
    • Jaket
    • Sepatu
    • Wayang
    • dan lain sebagainya.

    Berikut contoh gambar dari kerajinan lunak dengan menggunakan kulit:

    “Biasanya karya kerajinan dari kulit diproses menggunakan teknik ukir atau teknik jahit.”

    Bahan Lunak Alami Tanah Liat

    Tanah liat adalah bahan lunak yang bisa kita gunakan untuk berbagai jenis kerajinan. Tanah liat ini terbentuk dari proses pelapukan kerak bumi.

    Karakteristik atau ciri-ciri dari tanah liat itu ialah:

    1. Sulit menyerap air
    2. Memiliki tekstur tanah yang lengket apabila basah
    3. Kuat menyatu dengan tanah jenis lain.

    Tags: kerajinan dari contoh adalah bunga

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia