Harga dan Tips Memilih Dinamo Servo untuk Mesin Jahit Anda
Harga dinamo servo mesin jahit
Jika teman-teman semua menggemari dunia fashion dan memiliki ketertarikan untuk menggeluti dunia fashion lebih dalam hingga ingin membuat pakaian sendiri selain dengan menyewa jasa penjahit, kita bisa memulai untuk belajar menjahit sendiri.
Banyak jenis mesin jahit yang dapat dioperasikan oleh penjahit pemula atau yang baru belajar menjahit. Namun kini mesin jahit yang paling diminati adalah mesin jahit yang sudah dilengkapi dengan dinamo. Dimana dinamo ini berfungsi agar kita tidak perlu untuk mengandalkan tenaga lebih agar dapat menjalankan mesin jahit tersebut. Dan pada artikel ini secara khusus kita akan membahas dinamo servo.
Dinamo dalam mesin jahit dapat bersifat permanen dan ada yang tidak permanen. Perbedaannya terletak pada penggunaanya saja. Dinamo servo permanen memiliki mesin jahit yang dibuat khusus menggunakan dinamo servo, sedangkan yang tidak permanen adalah dinamo yang dipasang sendiri pada mesin jahit biasa.
Perbedaannya terdapat pada bentuk fisik serta cara kontrol kedua motor tersebut. Motor jahit biasa memiliki bentuk fisik yang lebih besar karena kecepatan putaran dikontrol menggunakan piringan kampas. Dimana cara kerjanya hampir sama seperti kampas rem pada sepeda motor. Sedangkan dinamo servo memiliki fisik yang lebih kecil karena tidak menggunakan kampas akan tetapi menggunakan komponen elektronik untuk mengontrol kecepatannya.
Berikut kelebihan menggunakan motor atau dinamo servo untuk mesin jahit:
Biasanya tujuan mengganti dinamo high speed biasa ke dinamo servo pada mesin jahit adalah untuk menghemat listrik. Jadi bisa dibilang dinamo servo memiliki konsumsi listrik yang sangat rendah.Dimana dinamo servo hanya memerlukan daya besar ketika dihidupkan pertama kali saja yaitu 550 watt. Sehingga jika ditinggal beberapa menit kita tetap dapat menghidupkannya karena jika motor tidak berputar daya listrik yang dibutuhkan hanya 4 watt saja.
Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Dinamo Servo Mesin Jahit
Saat ini penjahit sudah mulai meninggalkan mesin jahit kecil atau versi lama. Penjahit sekarang lebih memilih menggunakan mesin jahit high speed industrial, yaitu mesin jahit yang biasa digunakan di pabrik konveksi karena hasil bisa lebih cepat dan lebih bagus.
Memang ada beberapa penjahit yang lebih memilih menggunakan mesin jahit versi lama karena alasan harga dan konsumsi listrik yang besar.
Harga mesin jahit industrial 3 bahkan 5 kali lipat dari harga mesin jahit versi lama, namun jika dilihat dari kinerja, mesin jahit industrial memiliki kinerja yang lebih baik dan efektif.
Selain harganya yang lebih mahal dari mesin jahit versi lama, ternyata mesin jahit industrial high speed memakan daya listrik yang cukup besar yaitu 250-300 Watt karena menggunakan dinamo yang cukup besar, biasanya menggunakan dinamo berkapasitas 1/4 PK.
Jika kita menggunakan listrik dirumah yang memiliki daya 450 watt, maka hanya bisa menghidupkan 1 mesin jahit saja.
Dinamo Servo
Kabar gembira untuk yang ingin tetap menggunakan jahit besar akan tetapi hemat energi. Sekarang dinamo servo dikembangkan untuk industri mesin jahit, lebih hemat energi, kuat dan canggih, cocok untuk usaha maupun pribadi.
Dinamo servo cara kerjanya sama seperti dinamo kecil pada mesin jahit lama, motor akan tetap diam jika pedal sakelar tidak di tekan, jadi ketika dinamo diam memang tidak membuntukan daya listrik besar sehingga sangat efektif dan ekonomis.
Dinamo servo pada mesin jahit memiliki berat tidak lebih dari 1 kg (1 set) ini memiliki bayak kelebihan kelebihan, kelebihan paling utama yaitu pada konsumsi listrik yang sangat rendah. Nah berikut kelebihan dinamo servo pada mesin jahit.
Kekurangan Menggunakan Dinamo Servo pada Mesin Jahit
Dengan banyaknya kelebihan ada beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum mengganti dinamo biasa ke dinamo servo. Berikut kekurangan motor servo untuk mesin jahit:
1. Harga Mahal
Motor servo jahit sekarang ini masih lumayan mahal, bisa 2x lipat dari dinamo biasa. Mungkin karena belum banyak yang menjual apalagi di kota kota kecil.
Untuk membeli kita harus online dan dirangkai sendiri kalau ada kerusakan juga susah mereturnya.
2. Susah Diperbaiki
Dinamo servo memiliki box CPU yang kurang lebih sama seperti komponen gadget atau komponen komputer. Teknisi dinamo biasanya belum bisa memperbaiki jika ada kerusakan dibagian box CPU controller. Jadi kalau rusak kita harus ke teknisi yang paham betul tentang arus listrik dan komponen didalamnya seperti teknisi komputer.
Sama seperti HP atau komputer jika rusak biasanya kita mengganti 1 block komponen dan harganya sangat mahal.
3. Cepat Rusak
Pantangan pengguna dinamo servo yaitu menjalankan mesin pada arus listrik yang memiliki tegangan naik turun. Tegangan yang yang tidak stabil akan merusak komponen elektronik termasuk komponen yang terdapat di dalam box CPU, lebih aman jika kita menambahkan stavolt agar tegangan stabil.
Memang dari pengalaman saya menggunakan dinamo servo selama 1 tahun ini tidak ada masalah sama sekali walaupun tanpa stavolt tapi untuk lebih amannya sebaiknya menggunakan stafolt saja.
Kesimpulan
Di dunia ini memang tidak ada alat apapun yang sempurna termasuk dinamo servo ini. Memang masih ada beberapa kekurangan, tapi menurut saya bayak sekali kelebihan dan keuntungan jika menggunakan dinamo servo untuk mesin jahit.
Kalau kita lihat dari dari harga, dinamo servo memang lebih mahal dibanding mesin jahit high speed biasa namun mesin ini sangat efektif dan cocok untuk penjahit rumahan atau konveksi, apalagi untuk yang baru belajar sangat rekomended menggunakan motor servo karena kecepatan bisa diatur sesuai selera dan kemampuan menjahit.
Kelebihan Dinamo Servo
Kelebihan dinamo servo sebenarnya sudah di paparkan oleh sales marketingnya namun saya akan memaparkan lagi kelebihan dinamo servo di halaman ini:
1. Hemat Energi
Secara logika memang benar, dinamo servo mesin jahit bisa menghemat energi listrik karena dinamo berhenti saat pedal tidak di tekan (diinjak).
Pada keterangan produk memiliki watt 550 pada saat angkatan pertama dan 150 watt pada saat berputar sedangkan pada saat pedal tidak di injak konsumsi listrik kurang lebih 2 sampai 5 watt saja. Cocok untuk pengguna listrik subsidi atau 450 watt.
2. Dapat di atur Kecepatannya
Kita dapat mengatur kecepatan yang sudah di sediakan pada controller dinamo tersebut. Selain kecepatan bisa di atur, kita juga bisa membuat dinamo berputar lawan arah serta membuat dinamo berputar secara otomatis tanpa pedal di injak. Cocok untuk pemula yang membutuhkan putaran lambat.
Baca Juga Tips merawat mesin jahit Dinamo Servo agar lebih awet3. Tidak Usah Ganti Kampas
Motor servo kecepatannya di atur menggunakan rangkaian elektronika bukan menggunakan kampas. Jadi kita tidak usah sering membongkar motor untuk mengganti kampas dinamo yang aus.
4. Menggunakan Magnet Permanen
Motor servo menggunakan magnet permanen (tidak menggunakan coil) yang di claim memiliki konsumsi energi yang sedikit namun memiliki putaran yang lebih kuat lebih kuat serta suhu tetap dingin dan tidak berisik walaupun terus menerus digunakan.
5. Ringan
Motor servo memiliki berat kurang dari 1 Kg, jika dengan box dan saklarnya beratnya kurang dari 2 kg. Keuntungannya, meja jahit lebih awet dan tidak cepat melengkung karena kelebihan beban.
Dinamo servo juga bisa dipasang di berbagai mesin konveksi, seperti mesin obras, mesin kolor, mesin wolsum/neci dan lain sebagainya. Pemasangan dinamo servo juga sangat mudah sama seperti dinamo mesin jahit biasa.
Kesimpulan
Tags: jahit mesin dinamo servo