... Harga Kain Tenun Sulawesi: Panduan Belanja dan Tips DIY Terbaik!

"Keindahan dan Kekayaan Kain Tenun Sulawesi - Mengungkap Harga dan Kebudayaan"

Kain tenun Sengkang banyak dipakai saat hajatan besar

Kain tenun Sengkang dari Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel). sulselprov.go.id

Mulanya, kain tenun Sengkang diproduksi terbatas pada kalangan tertentu saja. Kain dengan corak indah itu kerap dipakai untuk menghadiri kegiatan besar atau hajatan besar seperti pernikahan dan kegiatan budaya lainnya.

Pada saat hari raya Idul Fitri atau Idul Adha, kain sutra Sengkang juga banyak dikenakan oleh ibu-ibu dan bapak-bapak. Kebiasaan itu masih terlihat sampai sekarang di sebagian besar masyarakat Bugis Makassar.

Saat ini, masyarakat luas bisa membeli kain tenun Sengkang di banyak toko oleh-oleh. Kain Bugis itu memang menjadi salah satu buah tangan atau oleh-oleh khas bagi wisatawan lokal maupun mancanegara saat berkunjung ke Makassar, ibu kota Sulawesi Selatan.

Harga kain tenun Sengkang cukup variatif, mulai Rp100-an ribu hingga jutaan rupiah.

Pengunjung Bisa Melihat Proses Pembuatan Tenun


Di salah satu sudut Desa wisata tenun To'barana Toraja, pengunjung akan melihat kompres beberapa tongkonan rumah adat Toraja. Pada sela-sela rumah adat tersebut akan terdapat lapak penjual kain lengkap dengan demonstrasi tenun.

Para pengunjung bisa membeli kain tenun langsung dari para pengrajinnya. Tidak hanya itu, para pengunjung juga bisa melihat langsung proses pembuatan yang dikerjakan dengan tradisional.


Kain tenun Tana Toraja memang memiliki kedudukan yang sangat tinggi pada budaya masyarakat. Tidak hanya memegang peranan penting dalam berbagai upacara adat penolak balas saja. Tetapi, kain tenun juga menjadi simbol kemakmuran bagi para pemiliknya.


Pada masa lalu yang bisa memiliki kain tenun hanyalah kaum bangsawan saja atau orang-orang kaya. Hal itu karena harga kain tenun sama dengan harga kerbau. Maka dari itu, hanya kaum bangsawan atau orang kaya saja yang bisa membeli kain tenun.


Tags: tenun lawe

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia