Hewan Laut yang Kulitnya Dapat Dijadikan Bahan Pembuat Kerajinan DIY
Kulit Alligator/Buaya
Ternyata hewan dengan punggung bergerigi ini dapat diambil kulitnya dan dijadikan produk fashion. Baik buaya air asin atau air tawar dapat diambil kulitnya untuk dijadikan bahan produk fashion. Namun, ada perbedaan di antara keduanya. Motif dari kulit buaya air asin lebih menonjol daripada buaya air tawar. Selain itu, Ukuran kulit buaya air asin juga lebih panjang.
Bahkan kulit pada aligator atau buaya memiliki pola khas yang sangat disukai pecinta fashion. Jika Anda melihat permukaan kulitnya dengan seksama, Anda akan melihat pola berbentuk kotak-kotak. Selain itu, di tiap kotak akan terlihat titik kecil atau yang disebut dengan folikel. Namun sayangnya, harga jaket dengan bahan kulit buaya sangat mahal. Bahkan harganya bisa berlipat dibandingkan dengan harga jaket dari kulit sapi maupun domba.
Hal ini juga disebabkan proses pengolahan kulit buaya yang juga tidak mudah. Walau demikian, banyak pecinta fashion yang menyukai kulit buaya. Hal ini karena kesan mewah sekaligus gagah yang ditampilkannya. Selain itu, tiap jaket dari kulit buaya pasti berbeda hasil akhirnya, walaupun dibuat oleh pengrajin yang sama. Hal ini karena tekstur kulit buaya yang juga berbeda-beda.
Baca Juga : Cara Merawat Jaket Kulit Agar Tetap Lemas
Kulit hewan yang dapat dimanfaatkan dalam pembuatan jaket adalah kulit yang sama yang biasa digunakan untuk pembuatan sepatu, tas dan lain sebagainya. Hanya saja tentu untuk ketebalannya bahan yang digunakan untuk jaket tentu lebih tebal dibandingkan untuk tas, dompet maupun produk fashion lainnya. Namun, apapun jenis kulitnya, Anda harus dapat merawat dengan benar agar produk tersebut bisa awet dan tahan lama.
Proses Pembuatan Kerajinan Kulit
Para proses pembuatanya, kulit yang digunakan adalah berupa kulit mentah atau biasa disebut dengan split. Nantinya kulit mentah tersebut akan diolah menggunakan bahan kimia khusus.
Untuk melunakkan kulit tersebut akan dilakukan perendaman dengan air dalam kurun waktu satu hari lebih. Ketika sudah, maka kulit akan mendapatkan keadaan kering dan nantinya akan ditipiskan kembali menggunakan pisau.
Perlu diketahui jika proses penipisan ini akan dilakukan pada bagian rambut dan juga sisa daging yang melekat. Pada bagian kulit dalam akan mendapatkan proses penipisan yang cukup banyak. Jika sudah proses penipisan akan dilakukan pada bagian kulit luar.
Lanjutkan dengan membersihkan kulit yang sudah ditipiskan dengan air dan jangan lupa untuk mengolahnya kembali dengan amplas agar bisa mendapatkan kulit yang begitu berkualitas. Terakhir, lakukan proses pengeringan dengan menjemurnya di bawah sinar matahari hingga mendapatkan kering merata.
Kerajinan Tangan dari Serat Hewan
Gambar Kerajinan dari Serat Hewan
awsimages.detik.net.id
Kalian pernah menjumpai tas mahal di atas? Ya, tas di atas adalah tas hasil kerajinan dari serat hewan buaya sebagai produk brand Hermes. Tas ini cukup fenomenal pasalnya dibuat dari kulit buaya yang dibuat tidak banyak sehingga harganya cukup fantastis.
Tas Hermes di atas merupakan salah satu dari sekian banyak kerajinan yang berasal dari serat hewan. Karena ada banyak kerajinan di bawah ini yang terbuat dari bahan dasar serat hewan.
Tidak hanya indah, tapi juga unik dan fungsional sekali. Sehingga, tidak jarang banyak orang yang sangat antusias mengenakan pakaian atau aksesoris dari kerajinan hewan, meskipun memang merogoh kocek lebih dalam.
Tags: kerajinan bahan yang adalah kulit hewan