Mengenal Lebih Jauh Tentang Jahit Aplikasi - Kreativitas dalam Seni Menjahit dan DIY
Tahapan Pembuatan Kerajinan Tekstil
Kerajinan tekstil yang berfungsi sebagai hiasan memiliki beberapa tujuan dalam pembuatannya, yaitu:
1. Untuk memenuhi kebutuhan.
Perajin memperhatikan tujuan dari produk kerajinan tekstil yang berfungsi sebagai hiasan yaitu untuk menghias. Sedangkan produk kerajinan tekstil yang berfungsi sebagai pakaian digunakan sesuai kebutuhan. Contoh hiasan dinding, fesyen, aksesoris, dan elemen estetis interior.
2. Kerajinan tekstil hasil pengembangan
a. Tapestri
Tapestri adalah seni tekstil yang dibuat dengan menenun benang-benang berwarna dengan alat tenun vertikal. Tapestri mirip dengan rajutan. Bahan-bahan yang digunakan antara lain benang, serat, kain, kertas yang digulung, dan lain-lain. Tapestri bisa berupa permadani, hiasan dinding, atau penutup lantai yang terbuat dari serat. Bentuknya bervariasi, bisa ditenun, diikat, dirajut, atau dengan cara lain.
Asal Usul Tapestri
Menurut para ahli antropologi, menenun sudah ada sejak 500 SM di wilayah Mesopotamia dan Mesir. Kemudian menyebar ke Eropa dan Asia, seperti India, Turki, dan Cina. Wilayah-wilayah ini terkenal sebagai penghasil permadani yang berkualitas, baik yang dibuat dengan tangan maupun dengan mesin.
Bahan dan Alat Membuat Tapestri
- Benang halus untuk lungsi
- Benang tebal untuk pakan
- Kayu spanram yang dipaku untuk lungsi
- Batang kayu
Cara Membuat Tapestri
b. Batik
Batik adalah seni tekstil yang menggunakan teknik rintang warna (resist dyeing) untuk membuat motif-motif pada kain. Teknik ini dipercaya memiliki makna magis untuk memanggil roh pelindung dan menolak roh jahat. Para ahli melihat bukti-bukti teknik rintang warna pada lukisan-lukisan di goa-goa di Indonesia. Teknik ini sudah dilakukan oleh manusia purba.
Jenis dan Karakteristik Kerajinan Tekstil
Jenis rancangan suatu kerajinan tekstil dapat diwujudkan dalam berbagai kesatuan bahan dan teknik. Oleh karena iur, sebelum menentukan sebuah kerajinan kita harus mengetahui jenis dan karakteristik dari kerajinan tekstil.
Rancangan dalam pembuatan kerajinan tekstil juga perlu diperhatikan yaitu berupa cara menentukan:
- susunan dari garis,
- bentuk,
- warna, dan
- tekstur.
Dalam mendapatkan suatu produk kerajinan tekstil yang baik memerlukan sebuah perencanaan yang di dalamnya terdapat:
- kesatuan antara bahan yang digunakan dengan fungsi serta jenis benda yang dibuat,
- kerumitan dalam pengerjaannya yaitu perpaduan yang seimbang, berlawanan, atau saling bertentangan yang menghasilkan nilai estetis pada benda tersebut.
Selanjutnya terdapat dua macam teknik dalam pembuatan kerajinan tekstil, yaitu struktural dan dekoratif, yakni sebagai berikut.
- Structural Technique
Structural adalah susunan dari garis, bentuk, warna, dan tekstur dari suatu kerajinan tekstil yang dibentuk dari bahan yang dijalin sesuai teknik pembuatannya. Misalnya tas yang dibuat dengan teknik rajut.
- Decorative Technique
Decorative (garnitur) adalah sentuhan/perlakuan yang diberikan pada permukaan busana yang memberikan efek visual dan memperindah penampilan. Misalnya tas kain katun yang dijahit, lalu diberi hiasan dengan sulam pita.
Persiapan
Persiapan membordir
- Mempersiapkan semua alat dan bahan yang diperlukan untuk membordir
- Menyiapkan motif dan memindahkan motif pada bahan yang akan di bordir.
- Memasang bahan yang akan dibordir dalam pemidangan dengan motif yang akan dibordir terletak ditengahnya.
- Mempersiapkan atau menyeting mesin untuk bordir.
Persiapan untuk mesin jahit biasa
Persiapan untuk mesin jahit khusus bordir
Persiapan untuk mesin bordir khusus (dengan sistem komputer)
Mesin ini sudah menggunakan teknologi canggih dimana motif atau desain sudah terprogram di mesin sehingga dalam prosesnya operator hanya memantau apabila mesin berhenti karena ada benang yang putus atau hasil bordiran yang tidak bagus. Dengan mesin ini proses bordir menjadi sangat cepat dan sanggup untuk memproduksi masal.
Proses persiapan pada mesin ini adalah menyiapkan benang atas dan bawah (skoci), mengatur tegangan benang atas dan bawah, kondisi mesin dan peralatan penunjang yang baik.
Lakukan tes awal membuat satu motif untuk menentukan kualitasnya apakah sudah sesuai dengan permintaan, yaitu meliputi bentuk motif, ukuran, warna benang, posisi bordir, jenis benang yang dipakai, dan penampakan bordiran itu sendiri. Segera perbaiki apabila ada kesalahan.
Apabila semua sudah bagus sesuai permintaan maka proses produksi baru bisa dilakukan.
Fungsi dan Prinsip Kerajinan Tekstil
Kerajinan sejatinya adalah bagian dari seni, tepatnya seni terapan. Artinya, kerajinan adalah proses produksi yang melibatkan keterampilan manual dalam membuat benda-benda kebutuhan hidup yang dirancang untuk tujuan fungsional (kegunaan) serta memiliki nilai keindahan.
Fungsi Kerajinan Tekstil
Oleh karena itu, Produk kerajinan tentunya memiliki fungsi dan tujuan. Selain untuk menghias dan kegunaan praktis, produk kerajinan tekstil juga dibuat untuk berbagai fungsi lainnya. Menurut Tim Kemdikbud (2017, hlm. 38) fungsi dari produk kerajinan tekstil adalah sebagai berikut.
- Fungsi penghias, kerajinan yang dibuat semata-mata sebagai hiasan pada suatu benda atau sebagai pajangan suatu ruang dan tidak memiliki makna tertentu selain menghias. Contohnya hiasan dinding.
- Fungsi benda pakai, kerajinan yang dibuat berdasarkan tujuan untuk digunakan sebagai kebutuhan sehari-hari. Contohnya busana, tas, dan asesoris.
- Fungsi kelengkapan ritual, kerajinan yang mengandung simbol-simbol tertentu dan berfungsi sebagai benda magis berkaitan dengan kepercayaan dan spiritual. Contohnya ulos. Kain tenun tersebut yang dikenakan saat upacara pernikahan, pemakaman, dan pesta adat lainnya.
- Fungsi simbolik, kerajinan tekstil tradisional selain sebagai hiasan juga berfungsi melambangkan hal tertentu yang berhubungan dengan nilai spiritual. Contohnya tapestri, tenun, dan batik yang dibuat dengan motif simbolik.
Selain itu, kerajinan tekstil yang bertujuan sebagai fungsi hias dan fungsi pakai sama-sama memiliki nilai ekonomis. Kerajinan juga dapat menambah nilai jual suatu produk. Kemudian, kerajinan tekstil sebagai fungsi hias dibuat dengan tujuan sebagai berikut.
Prinsip Kerajinan Tekstil
Lantas bagaimana caranya agar kerajinan yang kita buat memiliki berbagai fungsi dan tujuan dari kerajinan tekstil. Apa saja yang menjadi tumpuan atau patokan agar kerajinan tekstil yang kita buat memiliki kualitas yang baik? Prinsip kerajinan tekstil adalah jawabannya.
Cek Hasil Akhir Bordir
Kriteria hasil bordiran bagus adalah sebagai berikut :
- Keserasian dalam mengkombinasikan antara warna bahan dan warna benang
- Tusuk-tusuk yang dihasilkan kelihatan baik dan rapi, tidak saling bertumpuk dan tidak melewati garis motif.
- Arah loncatan benang sesuai dengan motif yang dibordir.
- Bahan/benda yang di bordir tidak berkerut atau bergelombang. Benang bordiran tidak kendor atau terlalu kencang.
- Benang bordiran tidak ada yang putus di tengah (motif),
- Benang bawah tidak timbul atau kelihatan ke atas.
- Bersih dari tiras-tiras benang.
- wikipedia.com,
- Teknik Bordir, Program Keahlian Tata Busana, ANTI ASTA VIANI
Tags: jahit adalah