Jahitan Double Stitch - Teknik Jahit yang Elegan dalam Kerajinan Tangan dan DIY
What is a double stitch on a sewing machine?
A double stitch is a type of seam that uses two rows of stitches. It’s used to create an extra strong and durable seam.
A double stitch is a type of seam that can be used to create an extra strong bond. When you use a double stitch, the two stitches will overlap each other, creating a much stronger connection than what would be possible with just one stitch. Double stitching is often used for seams that are going to be subjected to a lot of stress or when you want your garment to have greater durability.
When sewing with fabric and thread, it’s important to remember that there’s always more than one way to do something. Sometimes it may be easier (and faster)to sew with plain seams rather than using double stitching. However, if you’re sure that the seam you’re about to make won’t stretch too much or if you want your finished product to look professional and sleek, go ahead and use a double stitch. Just make sure not overstitch – otherwise the seam will become visible on your finished project.
Kelas 400- Multi Thread Chain Stitch (Jahitan Rantai Benang Ganda)
Dalam jahitan jenis ini, loop yang terbentuk dalam 1 set benang jahit akan dilewatkan melalui kain. Kemudian, loop ini akan ditahan menggunakan sistem interloping & interlacing dengan loop yang terbentuk oleh set benang lain (benang looper).
Jenis jahitan ini akan tampak seperti jahitan lockstitch di bagian depan, namun memiliki efek rantai ganda dibagian belakang berkat adanya benang looper.
- Jahitan lebih kuat karena kedua benang tidak saling mengunci.
- Jenis-jenis jahitan ini juga mampu meminimalisir terjadinya kerutan pada kain.
- Mesin yang menghasilkan jenis jahitan ini bergerak jauh lebih cepat dibandingkan mesin lockstitch, yakni di kecepatan 8000 rpm.
- Memiliki tingkat kelenturan yang sama dengan tusuk kunci.
- Kekuatan tusuk kelas 401> 301.
- Konsumsi jumlah benangnya 2x lebih banyak dibandingkan tusuk kunci ganda.
- Jika menggunakan kain tenun yang tipis, bagian bawah jahitan akan terlihat tebal.
- Jika ada jahitan yang terloncati, maka rangkaian jahitan bisa terbuka dengan mudah.
Penggunaan: disesuaikan dengan jenisnya. Contoh: tipe 401 lebih cocok digunakan untuk membuat jahitan panjang di jeans dan celana. Sementara tipe 406 & 407 digunakan untuk membuat ikat pita/kepang di bahan yang elastis seperti sweater.
Kelas 100: Chain stitch (Jahitan rantai)
Jenis jahitan ini dibentuk dari satu atau beberapa benang jahit, terjadi intralooping. Satu atau beberapa loop benang atas (needle thread) dibawa jarum jahit melewati kain dan akan terkait secara intraloop dengan loop berikutnya. Setik ini tidak mengunci sehingga kurang kuat dan mudah lepas.
Stitch tipe 100 memiliki lima sub-kelompok yang berbeda.
Jahitan kelas 101 adalah yang paling sederhana di kelas ini yang dihasilkan dari satu benang jahit. Jahitan tipe 101 terbentuk dengan satu benang jahit yang melewati bahan dan mengkait (intraloop) dengan benang yang sama di permukaan bawah material.
Tags: jahit stitch