Mengungkap Makna Kerajinan dari Bahan Lunak - Seni Sulam dan Kreativitas DIY
Bahan Lunak Buatan : Pengertian, Jenis, dan Contoh Kerajinannya
Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparanBahan lunak buatan merupakan salah satu bahan baku yang digunakan dalam produk kerajinan. Beragam karya kerajinan tangan dari bahan lunak buatan dapat dibuat sesuai dengan jenis dan kegunaannya.
Sesuai namanya, produk kerajinan bahan lunak bersifat lentur, lembut, empuk, dan mudah dibentuk. Bahan-bahan yang digunakan bisa berupa bubur kertas, gips, fiberglas, lilin, sabun, spons, dan lain-lain.
Jenis-jenis kerajinan bahan lunak ini pun memiliki ciri khas masing-masing. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa contoh kerajinan bahan lunak buatan.
6 Jenis dan Contoh Kerajinan Bahan Lunak
1. Kerajinan Serat Alam
Hasil dari kerajinan serat alam ini bisa dilihat dalam berbagai wujud benda, mulai dari perkakas rumah tangga hingga produk fashion yang keren. Contohnya seperti baju, tas, sepatu, hingga hiasan dinding. Lantaran memiliki nilai seni yang tinggi, tak heran jika kerajinan ini kerap dibanderol dengan harga yang mahal.
2. Kerajinan Tanah Liat
Sesuai namanya, kerajinan tanah liat merupakan kerajinan yang memanfaatkan tanah liat sebagai bahan baku. Sifat tanah liat yang mudah dibentuk serta tahan lama menjadikannya sebagai salah satu produk kerajinan yang cukup diandalkan.
Pembentukan tanah liat sendiri terjadi akibat proses pelapukan pada kerak bumi. Karena tanah liat sangat sulit untuk menyerap air, saat dibasahi teksturnya menjadi lengket dan sangat kuat apabila menyatu dengan tanah lainnya. Contoh produk kerajinan tanah liat ini antara lain guci, vas bunga, piring, mangkuk, dan genteng.
Langkah pertama dalam pembuatan karya ini adalah mempersiapkan tanah liat yang sudah dibersihkan dari batu-batu maupun pasir di dalamnya. Kemudian, campurkan tanah liat dengan air sampai merata dan mudah dibentuk.
3. Kerajinan dari Kulit
Kerajinan dari kulit merupakan sebuah kerajinan yang memanfaatkan kulit binatang yang sudah disamak sebagai bahan bakunya. Proses pembuatan kerajinan kulit ini menggunakan teknik ukir dan jahit. Adapun kulit yang kerap dipakai untuk membuat kerajinan adalah kulit hewan seperti sapi, kambing, domba, atau kerbau.
Bahan lunak buatan
Dikutip dari jurnal Analisis Pengaruh Faktor-Faktor Produksi terhadap Tingkat Pendapatan pada Industri Kerajinan Tangan Desa Pantai Johor Kecamatan Datuk Bandar Tanjung Balai (2018) oleh Nina Andriany Nasution dan Fitri Yani Panggabean, bahan lunak buatan adalah jenis bahan yang sering digunakan untuk diolah menjadi lunak.
Proses pembuatannya dengan campur tangan mesin. Memiliki karakteristik yang berbeda dengan bahan lunak alami.
Contoh kerajinan bahan lunak buatan
Beberapa contoh kerajinan bahan lunak buatan, seperti:
Lilin merupakan bahan lunak berwujud padat dan mudah meleleh jika dipanaskan. Contoh kerajinan dari lilin yaitu ukiran bunga, lilin hias, patung yang terbuat dari lilin, dan masih banyak lainnya.
Bahan lunak alam
Dilansir dari Buku Saku Prakarya (2019) oleh Retno Murti, tempat asal bahan lunak alam adalah di alam, seperti tanah liat, pasir, serat daun, bunga, kulit pohon, dan kulit hewan. Cara pengolahan bahan lunak alam tidak dicampur maupun dikombinasi dengan bahan buatan.
Contoh kerajinan bahan lunak alami
Tanah liat dihasilkan oleh alam yang berasal dari pelapukan kerak bumi. Tanah liat memiliki karakteristik:
- Sulit menyerap air sehingga lahan tanah liat primer tidak cocok dijadikan sebagai lahan pertanian.
- Tekstur tanahnya cenderung lengket bila dalam keadaan basah dan kuat menyatu antara butiran tanahnya.
- Dalam keadaan kering, butiran tanah akan terpecah dengan halus.
- Merupakan bahan baku pembuatan tembikar dan kerajinan tangan lainnya. Dalam pembuatannya harus dibakar di atas suhu 1.000 derajat selsius.
Beberapa contoh kerajinan dari tanah liat yaitu tembikar, guci, piring, perlengkapan makan atau dapur, dan masih banyak lainnya.
Bahan lunak alami juga dapat berasal dari kulit hewan. Jenis kulit yang sering digunakan adalah sapi, ular, domba, dan harimau.
Untuk pewarnaan kerajinan bahan lunak alami dari kulit hewan biasanya mengikuti dari kulit hewan itu sendiri. Dapat juga dilakukan finishing dengan pewarnaan sesuai permintaan.
Beberapa kerajinan bahan lunak alam dari kulit adalah tas, dompet, ikat pinggang, sepatu, dan lain-lain.
Beberapa kerajinan bahan lunak alam dari serat tanaman seperti hiasan dinding, perkakas rumah tangga, peralatan dapur, maupun fashion yang keren.
Tahap pertama dalam proses produksi kerajinan tangan adalah menyiapkan bahan dan alat yang dibutuhkan.
Bahan yang dibutuhkan akan berbeda-beda tergantung pada jenis kerajinan tangan yang akan dibuat. Alat yang dibutuhkan juga akan berbeda-beda, tetapi beberapa alat yang umum digunakan adalah:
6. Pembuatan pola
Jika membuat pola dengan tangan, maka dapat menggunakan kertas atau kain sebagai medianya. Jika membuat pola dengan komputer, maka dapat menggunakan software desain grafis.
7. Pembentukan
Tahap selanjutnya adalah pembentukan. Pembentukan adalah proses mengubah bahan lunak menjadi bentuk yang diinginkan. Cara pembentukan akan berbeda-beda tergantung pada jenis bahan yang digunakan.
Misalnya, tanah liat dapat dibentuk dengan tangan, kulit dapat dibentuk dengan gunting, dan adonan tepung dapat dibentuk dengan rolling pin.
8. Pengeringan
9. Peng finishingan
Tahap terakhir adalah peng finishingan. Peng finishingan adalah proses memberikan sentuhan akhir pada kerajinan tangan agar terlihat lebih menarik. Cara peng finishingan akan berbeda-beda tergantung pada jenis bahan yang digunakan.
Misalnya, tanah liat dapat diwarnai dengan cat, kulit dapat dilapisi vernis, dan adonan tepung dapat dihias dengan permen.
Proses produksi kerajinan tangan dari bahan lunak dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat. Selain dapat menghasilkan produk yang indah, kegiatan ini juga dapat meningkatkan kreativitas dan keterampilan.
Sumber: KEMDIKBUD-RI.2017
Tags: kerajinan dari bahan pengertian