... Jelaskan Perancangan dan Produksi Kerajinan untuk Pasar Lokal: Panduan DIY dan Seni Sulaman

Perancangan dan Produksi Kerajinan untuk Pasar Lokal

Potensi pasar dapat melalui dua pendekatan yaitu:

  1. pendekatan permintaan,
    adalah dengan mencari tahu kebutuhan dari pasar sasaran
  2. pendekatan penawaran
    adalah mengandalkan pada kemampuan wirausahawan membuat produk inovatif. Kedua

Pendekatan ini untuk mengenali potensi pasar. Kebutuhan pasar lokal bisa melakukan pengamatan terhadap pasar sasaran. Pengamatan bertujuan supaya kita mengetahui kebutuhan atau keinginan pasar baik dalam bentuk produk, warna produk, dan kualitas produk, dengan begitu kita dapat inspirasi dalam pembuatan produk. Berikut ini merupakan contoh pengamatan langsung

“Misalnya untuk mengenali kebutuhan pasar sasaran siswa yang mengikuti ekstrakurikuler olahraga, kita dapat mengamati kebiasaan mereka. Siswa tersebut pada umumnya berangkat ke sekolah dengan membawa baju ganti dan perlengkapan olahraga selain buku pelajaran dan perlengkapan sekolah. Mereka membutuhkan tas untuk membawa perlengkapan ekstrakurilernya. Bentuk, ukuran, dan warna dari tas tersebut harus sesuai dengan selera mereka.”

Selain pengamatan, kita juga dapat mewawancarai pasar sasaran untuk mengetahui kebutuhan dan selera mereka.

1. Pencarian Ide Produk


– Objek budaya lokal apa yang akan menjadi inspirasi?
– Produk kerajinan apa yang akan dibuat?

– Siapa yang akan menggunakan produk kerajinan tersebut?
– Bahan/material apa yang apa saja yang akan dipakai?
– Warna dan/atau motif apa yang akan digunakan?
– Adakah teknik warna tertentu yang akan digunakan?
– Bagaimana proses pembuatan produk tersebut?
– Alat apa yang dibutuhkan?


Pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat diungkapkan dan didiskusikan dalam kelompok dalam bentuk curah pendapat ( brainstorming ). Pada proses brainstorming ini setiap anggota kelompok harus membebaskan diri untuk menghasilkan ide-ide yang beragam dan sebanyak-banyaknya. Beri kesempatan juga untuk munculnya ide-ide yang tidak masuk akal sekalipun. Tuangkan ide-ide tersebut ke dalam bentuk tulisan atau sketsa. Kunci sukses dari tahap brainstorming dalam kelompok adalah jangan ada perasaan takut salah, setiap orang berhak mengeluarkan pendapat, saling menghargai pendapat teman, boleh memberikan ide yang merupakan perkembangan dari ide sebelumnya, dan jangan lupa mencatat setiap ide yang muncul. Curah pendapat dilakukan dengan semangat untuk menemukan ide baru dan inovasi. Semangat dan keberanian kita untuk mencoba membuat inovasi baru akan menjadi bekal kita berkarya di masa depan.

E Penjualan Sistem Konsinyasi Produk Kerajinan untuk Pasar Lokal

Penjualan dengan sistem konsinyasi adalah penjualan dengan cara menitipkan produk kepada pihak lain untuk dijualkan dengan harga jual dan persyaratan sesuai dengan perjanjian antara pemilik produk dan penjual.

Surat Perjanjian Konsinyasi

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Selanjutnya disebut Pihak Pertama

Selanjutnya disebut Pihak Kedua

Untuk selanjutnya antara Pihak Pertama dan Pihak Kedua memiliki perjanjian kerja sama sebagaimana ketentuan sebagai berikut.

1. Pihak Pertama menitipkan barangnya kepada Pihak Kedua dengan sistem konsinyasi. Pihak Kedua mendapat ( __ ) % dari uang hasil penjualan barang titipan pihak pertama.

2. Jumlah maksimal penitipan barang yang dilakukan Pihak Pertama kepada Pihak Kedua adalah ( ____) buah untuk setiap desainnya.

3. Pihak Pertama akan membantu promosi Pihak Kedua, begitu juga sebaliknya.

4. Pihak Kedua melaporkan hasil penjualan kepada Pihak Pertama setiap bulannya, di awal bulan berikutnya disertai dengan penyerahan laba sebesar ( __ ) % dari uang hasil penjualan barang titipan Pihak Pertama kepada Pihak Kedua.

D emikianlah surat perjanjian kerja sama ini dibuat untuk menjadi ikatan di antara kami. Segala hal yang belum termuat dalam surat perjanjian ini, dibicarakan bersama antara Pihak Pertama dan Pihak Kedua untuk mencapai kesepakatan di kemudian hari dan menjadi tambahan pada perjanjian ini.

Perjanjian ini kami buat dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan dari pihak manapun. Jika terjadi perselisihan dalam pelaksanaan perjanjian ini, maka kami sepakat untuk menyelesaikannya dengan cara kekeluargaan dan musyawarah. Namun, jika tidak terselesaikan juga, kami sepakat menyelesaikannya berdasarkan hukum yang berlaku.

Perjanjian ini disepakati pada Hari _______Tanggal __ Bulan _____ Tahun _____ oleh:

Pihak Pertama Pihak Kedua

(nama lengkap) (nama lengkap)

Contoh Soal Essay Wirausaha Produk Kerajinan Untuk Pasar Global Kelas 12

1. Jelaskan perencanaan usaha kerajinan untuk pasar global beserta manfaatnya bagi wirausaha kerajinan!

Perencanaan usaha kerajinan untuk pasar global adalah proses merancang strategi bisnis yang dapat memungkinkan wirausaha kerajinan memasarkan produknya di pasar global. Manfaat dari perencanaan usaha ini adalah meningkatkan keuntungan dan memperluas jangkauan pasar yang dapat dijangkau oleh wirausaha. Selain itu, perencanaan usaha ini juga dapat membantu wirausaha dalam mengantisipasi risiko dan tantangan dalam berbisnis di pasar global.

2. Bagaimana perancangan dan produksi kerajinan untuk pasar global dilakukan oleh wirausaha kerajinan?

3. Bagaimana cara menghitung harga jual produk kerajinan untuk pasar global dan faktor apa saja yang perlu diperhatikan?

Untuk menghitung harga jual produk kerajinan untuk pasar global, wirausaha kerajinan perlu mempertimbangkan biaya produksi, biaya promosi, biaya distribusi, dan keuntungan yang diinginkan. Selain itu, faktor-faktor seperti permintaan pasar, harga pesaing, dan tingkat kualitas produk juga perlu diperhatikan.

4. Apa saja media promosi produk kerajinan untuk pasar global yang dapat digunakan oleh wirausaha kerajinan?

5. Bagaimana wirausaha kerajinan dapat melakukan penjualan produk kerajinan untuk pasar global secara langsung dan online?

6. Apa manfaat dari evaluasi diri dalam pembelajaran wirausaha produk kerajinan untuk pasar global?

Evaluasi diri dapat membantu wirausaha kerajinan untuk memperbaiki kekurangan dan memperkuat kelebihan dalam berbisnis di pasar global. Dengan melakukan evaluasi diri secara rutin, wirausaha kerajinan dapat mengidentifikasi kesalahan yang dilakukan dan mencari solusi untuk mengatasi masalah tersebut

7. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan usaha kerajinan untuk pasar global!

Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan usaha kerajinan untuk pasar global antara lain: kualitas produk, harga produk, inovasi produk, pemasaran yang tepat, kemampuan untuk bersaing, dan dukungan dari pemerintah atau lembaga yang terkait dengan perdagangan internasional.

Contoh Pasar Lokal

Pasar lokal adalah tempat transaksi yang memproduksi barang asli dari daerah tersebut.

Barang lokal biasanya menjadi daya tarik bagi wisatawan, karena memang hanya dijual di tempat tersebut.

Oleh karena itu, pasar lokal bisa juga disebut sebagai destinasi wisata yang menyediakan produk asli daerah. Nah, ada beberapa contoh pasar lokal di Indonesia, yaitu:

1. Pasar Apung

Selain menyediakan produk-produk asli Banjarmasin, pasar ini juga memiliki sistem transaksi yang unik, yaitu dilakukan di atas perahu.

2. Malioboro

Mungkin Anda tidak asing lagi dengan pasar tradisional yang terletak di Yogyakarta ini.

Malioboro merupakan pasar lokal yang menjadi salah satu ikon kota Yogyakarta, karena menjual berbagai produk asli berupa batik, bakpia, hingga gudeg.

3. Pasar Gembrong

Pasar ini terletak di Jakarta Timur dan terkenal karena menyediakan produk berupa mainan dengan harga murah.

Ciri tempat ini sebagai pasar lokal adalah banyaknya pedagang kaki lima yang melayani penjualan produk mainan dengan ciri khasnya masing-masing.


Tags: kerajinan untuk produk

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia