... Jelaskan Kerajinan dalam Industri Kreatif: Panduan Lengkap untuk Kerajinan Tangan dan DIY

Keindahan Kerajinan Jarum dan DIY - Menggali Makna Kerajinan dalam Industri Kreatif

Jenis Industri Kreatif

Industri kreatif adalah sektor yang terus berkembang menjadi berbagai bidang.

Peran serta teknologi membuat perkembangan industri ini tidak hanya menghasilkan produk jadi, namun juga berbagai jenis pelayanan yang dibutuhkan masyarakat.

Beberapa jenis industri kreatif tersebut, di antaranya:

1. IT dalam Software Interaktif

Bidang pertama yang merupakan jenis industri kreatif adalah teknologi.

Software interaktif tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, namun juga dapat digunakan untuk sarana edukasi.

Developer atau pengembang tentu perlu melakukan brainstorming ide untuk menciptakan sebuah software edukasi yang berfungsi baik serta menarik.

2. Periklanan

Periklanan adalah salah satu jenis industri kreatif yang menampung banyak sumber daya manusia, terutama untuk muda-mudi penuh gagasan dan ide.

Industri periklanan berperan besar dalam membantu perekonomian negara karena seringkali mempromosikan produk dan jasa dari dalam maupun luar negeri kepada khalayak luas.

3. Publishing dan Percetakan

Industri penerbitan merupakan bidang penyedia produk kreatif dari penulis berupa buku, koran, komik, majalah, dan sejenisnya yang dipublikasikan kepada masyarakat luas.

Seiring perkembangan teknologi, saat ini istilah penerbitan menjadi semakin luas.

Daya kreativitas yang dibutuhkan oleh industri publishing dan percetakan di sini menjadi salah satu jenis industri kreatif menjanjikan.

4. Seni Pertunjukan

Industri kreatif adalah bidang yang tidak hanya menghasilkan suatu produk untuk diperjualbelikan, namun juga dapat berupa sarana hiburan seperti seni pertunjukan.

Terdapat berbagai seni pertunjukan yang sering digelar di Indonesia, seperti teater, wayang golek, pagelaran tari, dan lainnya.

Pertunjukan seni tentu membutuhkan banyak peran sumber daya manusia seperti dalang, penari, sinden, penabuh gamelan, aktor, dan lainnya.

Contoh Industri Kreatif

Industri kreatif adalah bidang usaha yang menghasilkan sebuah karya dan selanjutnya akan dinikmati oleh masyarakat.

Beberapa karya dapat ditemukan dengan mudah pada kehidupan sehari-hari. Berikut contoh industri kreatif tersebut, antara lain:

1. Percetakan Buku

Percetakan buku adalah salah satu contoh industri kreatif yang prosesnya melibatkan produksi tulisan dan gambar dalam skala besar.

Produk yang dihasilkan oleh percetakan tidak hanya buku, namun juga bisa berupa majalah, undangan, brosur, dan lainnya.

2. Youtuber dan TikToker

Youtuber atau TikToker merupakan pekerjaan yang saat ini marak diminati dan banyak dibutuhkan hampir di seluruh bidang industri kreatif.

Content creator bertugas untuk menciptakan berbagai materi konten dalam bentuk tulisan, gambar, audio, video, maupun gabungannya.

Seorang content creator dituntut untuk terus memiliki daya kreativitas dan ide cemerlang serta mengikuti pergerakan tren agar bisa menghasilkan konten menarik.

3. Pembuatan Film

Pembuatan film adalah proses yang panjang, mulai dari menemukan ide, menciptakan alur cerita, penulisan skenario, pemilihan pemeran, rekaman, penyuntingan, hingga diputar pada penonton.

Produk film tersebut merupakan buah dari gagasan serta kreativitas seluruh pihak-pihak yang berperan pada setiap prosesnya.

4. Selebgram

Instagram adalah salah satu media sosial yang memiliki pengaruh besar di seluruh dunia.

Eksistensi selebgram atau selebriti Instagram saat ini menjadi salah satu panutan bagi masyarakat.

Mereka tidak hanya sekadar mengunggah foto atau video, namun juga menyesuaikan dengan kontrak kerja atau citra yang dibangun sebagai ciri khasnya.

5. Peragaan Busana

Peragaan busana adalah kegiatan atau acara yang biasanya diadakan oleh perancang busana untuk memamerkan karya mereka kepada masyarakat.

Kebijakan Pemerintah Terkait Industri Kreatif

Industri kreatif adalah salah satu sumber perekonomian negara yang terus berkembang dan berperan banyak dalam perkembangan lapangan kerja untuk masyarakat.

Pentingnya keberadaan industri kreatif membuat pemerintah membuat beberapa kebijakan dan membentuk lembaga untuk menaunginya.

Lembaga resmi pemerintah yang menaungi industri kreatif di indonesia adalah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Berikut beberapa kebijakan Kemenparekraf dalam upaya peningkatan industri kreatif di Indonesia.

1. Meregulasi dan Mendukung Kreativitas

Meregulasi dan mendukung kreativitas anak bangsa menjadi kewajiban bagi pemerintah.

Salah satunya adalah dengan memberikan perlindungan terhadap hak cipta kepada pencipta, inovator, serta pelaku bisnis.

Kreativitas merupakan komoditi ekonomi yang dapat diperjualbelikan, sehingga diperlukan regulasi resmi untuk mendukung serta melindunginya.

2. Membentuk Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif)

Bekraf adalah institusi yang dibentuk presiden untuk menjadi wadah kreativitas individu sebelum direalisasikan.

Keberadaan bekraf mendorong masyarakat untuk terus berinovasi dan menghasilkan karya baru.

Institusi ini juga menjadi salah satu kebijakan pemerintah dalam upaya meningkatkan perekonomian negara dengan menghasilkan ide-ide segar.

3. Mendorong Inovasi dan Kreativitas

Ide dan inovasi cemerlang sudah semestinya memperoleh dukungan dari pemerintah dalam bentuk penyediaan modal hingga fasilitas untuk merealisasikannya.

Hal ini mendorong pegiat bisnis untuk menciptakan inovasi melalui berbagai kreativitas untuk menghasilkan karya.

4. Mengintegrasikan Aset dan Potensi

Salah satu kebijakan pemerintah dalam industri kreatif adalah mengintegrasikan aset dan potensi pengembangan kreativitas.

Pengelolaan aset yang maksimal dapat menjadi sumber modal untuk industri kreatif sehingga masyarakat dapat turut andil dalam menghasilkan kreativitas dengan maksimal.

Kebijakan Pemerintah

Sadar akan potensi yang besar untuk menopang pertumbuhan ekonomi. Seperti halnya negara maju, yang mulai menumbuhkan industri tersebut untuk kegiatan perekonomian yang lebih baik. Berikut ini beberapa kebijakan pemerintah ekonomi guna meningkatkan industri ini :

1. Mengintegrasikan Aset dan Potensi

Kebijakan Pemerintah yang pertama kali ini mengenai industri 4.0 ini dengan cara mengintegrasikan aset dan potensi pengembangan kreativitas. Memaksimalkan pengelolaan aset dapat dijadikan sumber modal industri ini. Dengan demikian, potensi kreativitas dapat dikembangkan dengan baik.

Mengintegrasikan aset dan potensi kreativitas yang dihasilkan oleh para pelaku bisnis, dapat menjadi satu kesatuan yang utuh dalam meningkatkan industri yang berbasis ide tersebut. Dengan demikian, masyarakat akan senantiasa turut berlomba untuk menghasilkan kreatifitas terbaiknya.

2. Mendorong Inovasi dan Kreatifitas

Inovasi dan kreativiti dalam bentuk yang lebih baik, didukung sepenuhnya oleh pemerintah dengan penyediaan permodalan, dan penyediaan fasilitas layanan untuk mendukung industri 4.0 ini. Dengan demikian, semakin memicu pertumbuhan ekonomi, untuk menghasilkan ide kreatif yang dapat bernilai.

Kreatifitas dan ide yang tumbuh di masyarakat harus dikelola dengan baik. Dengan demikian, persaingan bisnis tidak menjadi sesuatu yang dapat menimbulkan perselisihan. Terutama untuk kreatifitas, dimana sebuah ide sangat mudah untuk dicuri atau diakui oleh orang lain.

3. Membentuk Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif)

Badan Ekonomi Kreatif merupakan institusi yang dibentuk oleh presiden guna memfasilitasi dan menjadi wadah pengelolaan kreatifitas yang dapat dikelola menjadi ide. Keberadaannya mendorong kreativitas masyarakat guna terus menghasilkan ide yang dapat menjadi karya.

Seni Pertunjukan

Sektor ini mencakup industri yang bergerak di bidang penciptaan, produksi, distribusi, dan penampilan seni pertunjukan seperti teater, tari, musik, dan sirkus. Beberapa contoh seniman pertunjukan lokal yang terkenal adalah Eko Supriyanto, Titi DJ, dan Deddy Corbuzier.

Sektor ini memiliki potensi untuk mengembangkan industri seni pertunjukan Indonesia serta menampilkan kekayaan dan keunikan seni Indonesia melalui panggung. Menurut Kemenparekraf, kontribusi sektor ini untuk ekonomi kreatif Indonesia pada 2017 adalah 0,33 persen PDB, dengan 9.522 jumlah tenaga kerja. Tantangan yang dihadapi oleh sektor ini antara lain adalah kurangnya pasar, pendanaan, dan infrastruktur.

Menurut Kemenparekraf, kontribusi sektor ini untuk ekonomi kreatif Indonesia pada 2017 adalah 8,65 persen PDB, dengan 250.471 jumlah tenaga kerja. Tantangan yang dihadapi oleh sektor ini antara lain adalah perubahan teknologi, regulasi pemerintah, dan persaingan global.


Tags: kerajinan dari yang dimaksud sebagai industri kreatif

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia