Keindahan Kerajinan Jarum dan DIY - Menggali Makna Kerajinan dalam Industri Kreatif
Kebijakan Pemerintah Terkait Industri Kreatif
Industri kreatif adalah salah satu sumber perekonomian negara yang terus berkembang dan berperan banyak dalam perkembangan lapangan kerja untuk masyarakat.
Pentingnya keberadaan industri kreatif membuat pemerintah membuat beberapa kebijakan dan membentuk lembaga untuk menaunginya.
Lembaga resmi pemerintah yang menaungi industri kreatif di indonesia adalah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Berikut beberapa kebijakan Kemenparekraf dalam upaya peningkatan industri kreatif di Indonesia.
1. Meregulasi dan Mendukung Kreativitas
Meregulasi dan mendukung kreativitas anak bangsa menjadi kewajiban bagi pemerintah.
Salah satunya adalah dengan memberikan perlindungan terhadap hak cipta kepada pencipta, inovator, serta pelaku bisnis.
Kreativitas merupakan komoditi ekonomi yang dapat diperjualbelikan, sehingga diperlukan regulasi resmi untuk mendukung serta melindunginya.
2. Membentuk Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif)
Bekraf adalah institusi yang dibentuk presiden untuk menjadi wadah kreativitas individu sebelum direalisasikan.
Keberadaan bekraf mendorong masyarakat untuk terus berinovasi dan menghasilkan karya baru.
Institusi ini juga menjadi salah satu kebijakan pemerintah dalam upaya meningkatkan perekonomian negara dengan menghasilkan ide-ide segar.
3. Mendorong Inovasi dan Kreativitas
Ide dan inovasi cemerlang sudah semestinya memperoleh dukungan dari pemerintah dalam bentuk penyediaan modal hingga fasilitas untuk merealisasikannya.
Hal ini mendorong pegiat bisnis untuk menciptakan inovasi melalui berbagai kreativitas untuk menghasilkan karya.
4. Mengintegrasikan Aset dan Potensi
Salah satu kebijakan pemerintah dalam industri kreatif adalah mengintegrasikan aset dan potensi pengembangan kreativitas.
Pengelolaan aset yang maksimal dapat menjadi sumber modal untuk industri kreatif sehingga masyarakat dapat turut andil dalam menghasilkan kreativitas dengan maksimal.
Seni Pertunjukan
Sektor ini mencakup industri yang bergerak di bidang penciptaan, produksi, distribusi, dan penampilan seni pertunjukan seperti teater, tari, musik, dan sirkus. Beberapa contoh seniman pertunjukan lokal yang terkenal adalah Eko Supriyanto, Titi DJ, dan Deddy Corbuzier.
Sektor ini memiliki potensi untuk mengembangkan industri seni pertunjukan Indonesia serta menampilkan kekayaan dan keunikan seni Indonesia melalui panggung. Menurut Kemenparekraf, kontribusi sektor ini untuk ekonomi kreatif Indonesia pada 2017 adalah 0,33 persen PDB, dengan 9.522 jumlah tenaga kerja. Tantangan yang dihadapi oleh sektor ini antara lain adalah kurangnya pasar, pendanaan, dan infrastruktur.
Menurut Kemenparekraf, kontribusi sektor ini untuk ekonomi kreatif Indonesia pada 2017 adalah 8,65 persen PDB, dengan 250.471 jumlah tenaga kerja. Tantangan yang dihadapi oleh sektor ini antara lain adalah perubahan teknologi, regulasi pemerintah, dan persaingan global.
Jenis Industri Kreatif
Industri kreatif adalah sektor yang terus berkembang menjadi berbagai bidang.
Peran serta teknologi membuat perkembangan industri ini tidak hanya menghasilkan produk jadi, namun juga berbagai jenis pelayanan yang dibutuhkan masyarakat.
Beberapa jenis industri kreatif tersebut, di antaranya:
1. IT dalam Software Interaktif
Bidang pertama yang merupakan jenis industri kreatif adalah teknologi.
Software interaktif tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, namun juga dapat digunakan untuk sarana edukasi.
Developer atau pengembang tentu perlu melakukan brainstorming ide untuk menciptakan sebuah software edukasi yang berfungsi baik serta menarik.
2. Periklanan
Periklanan adalah salah satu jenis industri kreatif yang menampung banyak sumber daya manusia, terutama untuk muda-mudi penuh gagasan dan ide.
Industri periklanan berperan besar dalam membantu perekonomian negara karena seringkali mempromosikan produk dan jasa dari dalam maupun luar negeri kepada khalayak luas.
3. Publishing dan Percetakan
Industri penerbitan merupakan bidang penyedia produk kreatif dari penulis berupa buku, koran, komik, majalah, dan sejenisnya yang dipublikasikan kepada masyarakat luas.
Seiring perkembangan teknologi, saat ini istilah penerbitan menjadi semakin luas.
Daya kreativitas yang dibutuhkan oleh industri publishing dan percetakan di sini menjadi salah satu jenis industri kreatif menjanjikan.
4. Seni Pertunjukan
Industri kreatif adalah bidang yang tidak hanya menghasilkan suatu produk untuk diperjualbelikan, namun juga dapat berupa sarana hiburan seperti seni pertunjukan.
Terdapat berbagai seni pertunjukan yang sering digelar di Indonesia, seperti teater, wayang golek, pagelaran tari, dan lainnya.
Pertunjukan seni tentu membutuhkan banyak peran sumber daya manusia seperti dalang, penari, sinden, penabuh gamelan, aktor, dan lainnya.
Tags: kerajinan dari yang dimaksud sebagai industri kreatif