Keindahan Kerajinan Jarum dan DIY - Menggali Makna Kerajinan dalam Industri Kreatif
Kebijakan Pemerintah dalam Industri Kreatif
Kebijakan pemerintah dalam industri kreatif adalah serangkaian langkah dan tindakan yang diambil untuk mendukung, mengembangkan, dan mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif.
Berikut ini beberapa elemen dalam kebijakan pemerintah untuk industri kreatif.
1. Mendorong Inovasi dan Kreativitas
Pemerintah dapat memberikan insentif dan dukungan finansial kepada individu, perusahaan, atau organisasi yang bergerak di bidang industri kreatif.
Ini juga dapat berupa penyediaan dana untuk riset, pengembangan produk baru, dan proyek seni.
2. Meregulasi dan Mendukung Kreativitas
Di sisi lain, pemerintah juga dapat memberikan dukungan atas administratif dan perizinan yang memudahkan proses bisnis kreatif.
3. Mengintegrasikan Aset dan Potensi
Memastikan bahwa berbagai aset dan potensi yang terkait industri kreatif, seperti sumber daya manusia berbakat, infrastruktur teknologi, dan kekayaan budaya, dapat diintegrasikan dengan baik oleh pemerintah.
4. Membentuk Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif)
Pemerintah dapat membentuk badan khusus, seperti Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), dengan tujuan mengoordinasikan dan mempromosikan pengembangan industri kreatif.
Bekraf juga menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah yang berpotensi untuk memajukan perekonomian negara melalui kontribusi ide yang inovatif.
Seni Pertunjukan
Sektor ini mencakup industri yang bergerak di bidang penciptaan, produksi, distribusi, dan penampilan seni pertunjukan seperti teater, tari, musik, dan sirkus. Beberapa contoh seniman pertunjukan lokal yang terkenal adalah Eko Supriyanto, Titi DJ, dan Deddy Corbuzier.
Sektor ini memiliki potensi untuk mengembangkan industri seni pertunjukan Indonesia serta menampilkan kekayaan dan keunikan seni Indonesia melalui panggung. Menurut Kemenparekraf, kontribusi sektor ini untuk ekonomi kreatif Indonesia pada 2017 adalah 0,33 persen PDB, dengan 9.522 jumlah tenaga kerja. Tantangan yang dihadapi oleh sektor ini antara lain adalah kurangnya pasar, pendanaan, dan infrastruktur.
Menurut Kemenparekraf, kontribusi sektor ini untuk ekonomi kreatif Indonesia pada 2017 adalah 8,65 persen PDB, dengan 250.471 jumlah tenaga kerja. Tantangan yang dihadapi oleh sektor ini antara lain adalah perubahan teknologi, regulasi pemerintah, dan persaingan global.
Penutup
Industri kreatif ini sudah banyak dilakukan oleh negara-negara maju. Terutama di benua Eropa dan Amerika yang sepenuhnya memiliki kesadaran akan keterbatasan ketersediaan sumber daya alam yang dapat dijadikan bahan baku. Oleh sebab itu, sudah saatnya menciptakan uang dengan menjual ide.
Eksplorasi ide manusia, memiliki kreatifitas tanpa batas. Oleh sebab itu, industri ini memiliki potensi yang akan terus tumbuh tanpa harus bergantung pada sumber daya alam yang semakin menipis.
Jika Anda tertarik dengan membangun industri kreatif, hal pertama yang harus Anda lakukan memanfaatkan teknologi untuk operasional bisnis Anda. Salah satu contoh pemanfaatan teknologi adalah dengan menggunakan software berbasis cloud yang mengoptimalkan kolaborasi dari setiap anggota yang ada dalam bisnis tersebut.
Salah satu penggunaan sofware berbasis cloud yang akab berdampak pada efisiensi bisnis adalah dengan menggunakan software akuntansi berbasis cloud untuk menggantikan proses pembukuan manual yang memakan waktu dan rentan dengan kesalahan.
Dengan software akuntansi online, Anda juga bisa dengan mudah untuk memantau data keuangan dimanapun dan kapanpun Anda mau. Salah satu software akuntansi online yang sudah terbukti dan teruji adalah Accurate Online.
Tertarik menggunakan Accurate Online? Anda bisa mencobanya secara gratis selama 30 hari melalui tautan pada gambar di bawah ini:
Apa Itu Industri Kreatif?
Pengertian industri kreatif adalah proses penciptaan, kreativitas, dan ide dari individu atau kelompok yang dapat menghasilkan sebuah karya tanpa mengeksploitasi sumber daya alam serta bisa menjadi produk ekonomi.
Definisi lainnya menyatakan bahwa industri kreatif adalah industri yang memanfaatkan kreativitas, keterampilan, serta bakat seseorang untuk mencapai kesejahteraan dan menciptakan lapangan kerja.
Daya kreasi dan daya cipta yang dimiliki seseorang mampu membuka lebih banyak lapangan pekerjaan, sehingga industri ini perlu dikembangkan menjadi salah satu penopang perekonomian Indonesia.
Jika sektor lain sangat bergantung pada kuantitas faktor produksi atau sumber daya alam dan manusia, maka industri kreatif lebih membutuhkan soft skill atau kualitas SDM yang bertalenta, kreatif, dan inovatif.
Banyaknya peminat industri kreatif yang meningkat membuat persaingannya di pasaran semakin ketat.
Setiap individu yang ingin bergerak di industri ini secara tidak langsung dituntut untuk peka terhadap perubahan dan cermat dalam mengamati perkembangan pasar.
Maka, secara garis besar dapat dikatakan bahwa pengertian industri kreatif adalah konsep bisnis inovatif yang mengutamakan ide, gagasan, dan kreativitas sebagai pilar utama.
Tags: kerajinan dari yang dimaksud sebagai industri kreatif