Keindahan dan Keunikan Batik Tenun Songket dalam Seni Tekstil - Panduan DIY
Kerajinan Tenun: Pengertian, Sejarah, dan Jenisnya
Sejumlah perempuan menenun di baawah rumah Desa Gumananon, Kecamatan Mawasangka, Buton Tengah. Sulawesi Tenggara. Desa Gumananon menjadi tempat warisan leluhur turun temurun terkait tenun Kamohu. (Dok. KemenKopUKM)
Oleh: Ani Rachman, Guru SDN No.111/IX Muhajirin, Muaro Jambi, Provinsi Jambi KOMPAS.com - Kerajinan tenun menjadi salah satu kekayaan budaya, berupa kerajinan tangan, yang dimiliki Indonesia. Apa itu kerajinan tenun?
5. Tenun Sasak (Nusa Tenggara Barat)
Foto: tenun sasak (itjen.kemdikbud.go.id)
Menenun juga merupakan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun pada suku Sasak, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Menenun biasanya dilakukan oleh kaum wanita untuk mengisi waktu luang.
Jika dilihat, kain Tenun Sasak yang merupakan kain tenun khas Indonesia lainnya ini punya keunikan dibandingkan dengan kain tenun lainnya.
Keunikan tersebut ada pada bahan yang dipakai yang seluruhnya alami dan tidak dicampurkan bahan kimia.
Misalnya, benang yang digunakan berasa dari kapas.
Tenun sasak mempunyai ragam hias yang memiliki arti simbolik yang merupakan manifestasi menurut kehidupan dan agama yang dianut.
Itulah hal yang perlu dipahami seputar kain tenun khas Indonesia. Semoga semakin menambah wawasan dan pengetahuan akan budaya nusantara, ya!
Asal-Usul Kain Songket
Kain Songket juga memiliki peran penting dalam sejarah dan budaya Malaysia, dimana kain ini sering dianggap sebagai simbol kemewahan dan status sosial. Di Malaysia, Songket tradisionalnya biasa digunakan dalam pakaian upacara, seperti baju kurung, baju kebaya, dan busana resmi lainnya. Sedangkan di Brunei dan Thailand, kain songket juga memiliki nilai budaya dan sejarah yang penting dan sering digunakan dalam berbagai acara tradisional dan upacara adat.
Kain Songket adalah jenis kain tenun tradisional yang memiliki motif, corak, dan desain yang khas. Berikut adalah beberapa jenis kain songket yang dikenal di berbagai wilayah di Asia Tenggara:
Songket Palembang dapat dibilang salah satu kain Songket yang paling terkenal di Indonesia. Biasanya ditenun dengan benang emas atau perak dan memiliki pola-pola geometris yang rumit. Songket Palembang sering digunakan dalam pakaian adat Palembang.
Songket Minangkabau berasal dari Sumatera Barat, Indonesia. Kain ini memiliki motif dan corak yang khas, seperti pola “semut” atau “bujang ganong”. Songket Minangkabau digunakan dalam berbagai acara adat dan upacara pernikahan di daerah ini.
Songket Bali memiliki ciri khas dengan warna-warna yang cerah dan desain yang indah. Kain ini sering digunakan dalam pakaian tradisional Bali seperti kebaya dan sarong.
Songket Lombok berasal dari Pulau Lombok, Indonesia, dan memiliki pola-pola bunga yang indah dan warna-warna yang cerah.
Songket Brunei memiliki desain yang sangat indah dan mewah, biasanya sering digunakan dalam pakaian adat Brunei dan acara kerajaan.
Malaysia memiliki berbagai jenis kain tenun yang satu ini, seperti Songket Melayu, Songket Terengganu, Songket Pahang, dan banyak lagi. Setiap jenis kain Songket ini memiliki desain dan motif yang khas, dan sering digunakan dalam pakaian adat Malaysia.
Sejarah dan perkembangan kerajinan tenun di Indonesia
diskominfo.kaltimprov.go.id Kain Tenun Ulap Doyo dari Kalimantan Timur
KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Kain Tenun bermotif Songke menjadi daya tarik menggaet wisatawan Nusa tara dan mancanegara untuk belajar menenun, identitas, nilai, makna dibalik motif-motif, Senin, (15/8/2022). (KOMPAS.com/MARKUS MAKUR)
| Jenis kain tenun | Asal daerah |
| Kain tenun Sambas | Kalimantan Barat |
| Kain tenun Donggala | Sulawesi Tengah |
| Kain tenun Gringsing | Bali |
| Kain Hinggi | Nusa Tenggara Timur |
| Kain tenun Toraja | Sulawesi Selatan |
| Kain tenun songket Sukarara | Nusa Tenggara Barat |
| Kain songket Palembang | Sumatera Selatan |
| Kain tapis | Lampung |
| Kain tenun Ulos | Sumatera Utara |
| Kain songket Minangkabau | Sumatera Barat |
| Kain tenun Troso Jepara | Jawa Tengah |
| Kain tentun Doyo | Kalimantan Timur |
Suka baca tulisan-tulisan seperti ini? Bantu kami meningkatkan kualitas dengan mengisi survei Manfaat Kolom Skola
Karakteristik Kain Songket
Kain songket memiliki beberapa ciri khas yang membuatnya berbeda dari jenis kain lainnya. Berikut adalah beberapa karakteristik utama dari kain songket:
Salah satu ciri khas utama kain tenun Songket adalah pola dan desain yang rumit dan indah. Pola ini sering kali menggambarkan elemen-elemen tradisional dan budaya setempat, seperti bunga-bunga, hewan, atau simbol-simbol lainnya.
Kain Songket biasanya menggunakan benang emas atau perak dalam proses pembuatannya. Ini memberikan kilauan yang mewah pada kain dan membuatnya sangat dihargai.
Proses pembuatan kain songket melibatkan teknik tenun yang sangat rumit. Benang emas atau perak ditenun bersama-sama dengan benang lainnya untuk menciptakan motif dan corak yang detail. Membuat kain tenun Songket memerlukan keahlian dan kesabaran yang tinggi.
Warna-warna Songket biasanya kaya dan mencolok. Warna-warna ini sering dipilih dengan hati-hati untuk menciptakan kontras yang menarik dan menonjolkan pola-pola kain.
Tenun Songket sering digunakan dalam pakaian tradisional seperti baju kurung, kebaya, sarong, dan kain pelikat. Kain ini biasanya digunakan dalam berbagai acara adat dan upacara pernikahan.
Songket sering menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat yang menggunakannya. Ini mencerminkan nilai-nilai tradisional dan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Nah sekarang Knittopreneurs jadi lebih tahu kan apa itu kain Songket? Yuk kita lestarikan bersama-sama agar kain tenun Songket ini tidak hilang dari salah satu budaya Indonesia. Sampai bertemu di artikel selanjutnya!
Jl. Kebon Jukut No. 15, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Jl. Holis No. 35, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Jl. HOS Cokroaminoto 162A, Yogyakarta
Tags: tenun jenis