Jenis Kayu yang Cocok untuk Ukiran - Memahami Pembagian dan Pilihan Terbaik
Manfaat Kayu
Berikut ini adalah beberapa manfaat dari kayu untuk kehidupan manusia:
- Kontruksi Bangunan. Sangat umum kita melihat kayu digunakan untuk lantai rumah, plafon, pintu, bangunan, papan, hiasan, dinding, lantai 2, dan sebagainya.
- Bahan Bakar. Tentu saja kita tahu kalau kayu bisa digunakan untuk kayu bakar. Bahkan kalau kayu lama atau fosil bisa digunakan sebagai bahan energi.
- Kesehatan. Kita tahu ada beberapa kayu yang bisa digunakan sebagai obat kanker. Bahkan ada jenis kayu bertuah yang bagus buat kesehatan.
- Peralatan Rumah Tangga. kayu bisa digunakan untuk membuat furniture, buat box speaker, untuk aquascape, lemari, mebel, tasbih, pipa rokok, gitar, cincin, gagang golok, huruf kayu dan berbagai peralatan lainnya.
- Olahraga. Ada berbagai alat olahraga seperti pemukul bola, tongkat hockey dan sebagainya.
- Seni. Kayu memang terkenal bisa digunakan buat seni bahkan sejak ribuan tahun yang lalu. Selain itu seni untuk kerajinan eksterior seperti ukiran juga bisa. Nantinya akan memakai kayu yang digunakan untuk ukiran dibagi menjadi dua yaitu lunak dan keras.
Jenis-Jenis Seni Kriya
Indonesia memiliki beragam bentuk dan jenis seni kriya yang dikerjakan dengan teknik dan anke bahan untuk membuatnya. Dari beragam bentuk hasil karya seni kriya di nusantara ada yang masih menggunakan hiasan atau ornamen tradisional daerah dan ada pula yang sudah memakai gaya meodern mengikuti perkembangan pasar. Berikut ini jenis-jenis seni kriya Nusantara berdasarkan bahan yang digunakan untuk membuatnya, antara lain,
a. Seni Kriya Kayu
Kriya kayu merupakan salah satu jenis seni kriya/ kerajinan yang dalam pengerjaannya selalu menggabungkan antara nilai kegunaan atau fungsi sekaligus nilai keindahan/ hias menggunakan bahan dari kayu. Pembuatan seni kriya kayu dapat dikerjakan dengan berbagai teknik seperti teknik pahat, ukir, dan lain-lain. Jenis kayu yang dapat dimanfaatkan untuk membuat karya seni kriya sangat beragam. Seni kriya kayu umumnya menggunakan bahan kayu keras seperti kayu jati, jayu mahoni, kayu akasia dan lain-lain. Hasil karya seni kriya kayu diantaranya seperti patung, topeng, wayang golek, furnitur, dan hiasan ukir-
ukiran.
b. Seni Kriya Tekstil
Seni kriya tekstil adalah salah satu jenis kriya dengan bahan dasarnya berupa kain. Istilah tekstil memiliki lingkup yang luas dan mencakup bermacam-macam aneka jenis kain yang pembuatannya pembuatannya dilakukan dengan cara diikat, dipres, ditenun, dan masih banyak teknik pembuatankarya seni kriya menggunakan kain. Umumnya kain terbuat dari serat yang diputar atau dipilin agar menghasilkan benang yang panjang, selanjutnya dirajut atau ditenun agar menghasilkan kain berupa barang jadi. Jenis karya seni kriya tektil nusantara dikelompokkan menjadi 2 macam yaitu kriya tenun dan kriya batik.
c. Seni Kriya Keramik
Seni kriya keramik adalah salah satu jenis seni kriya dari bahan tanah liat yang dibakar untuk menghasilkan beragam benda fungsional maupun benda estetis. Pembuatan seni kriya keramik dapat dikerjakan dengan teknik slab/lempeng, putar/throwing, pilin/pinching, atau teknik cetak tuang. Daerah-daerah penghasil seni kriya keramik diantaranya adalah daerah bandung, jepara, cirebon, banjarnegara, malang, purwerejo, jogyakarta, banjar negara, dan sulawesi selatan.
Tags: yang untuk kayu jenis ukiran digunakan yaitu