Jenis Kayu yang Cocok untuk Ukiran - Memahami Pembagian dan Pilihan Terbaik
Seni Ukir: Pengertian, Jenis Motif, dan Fungsinya
Oleh: Ani Rachman, Guru SDN No.111/IX Muhajirin, Muaro Jambi, Provinsi Jambi KOMPAS.com - Pada zaman dahulu, seni ukir dibuat untuk menciptakan simbol-simbol kepercayaan dan pesan pada sebuah ritual. Bahan pembuatan seni ukir tidak hanya dari tanah liat, tetapi berkembang ke bahan lain seperti pelepah daun, kayu, batu, tulang, dan lain-lain. Baca juga: 9 Unsur Seni Rupa Pengertian seni ukir adalah termasuk seni krita yang umumnya digunakan untuk melengkapi serta memperindah sebuah benda. Ukiran merupakan seni yang membentuk gambar hias pada kayu, batu, atau bahan-bahan lain.
Bentuk ukiran dengan bagian-bagian cekung dan cembung yang menyusun suatu gambar yang indah. Ornamen dari ragam hias ini merupakan hasil rangkaian yang berelung-relung, saling menjalin, berulang, dan sambung menyambung sehingga mewujudkan hiasan.
Berbagai Macam Jenis Amplas Berdasarkan Jenisnya
Amplas adalah salah satu alat penting yang terlihat sepele tetapi sangat berfungsi untuk memerikan penampilan yang halus dan rata. Cara aplikasi amplas pun berbeda-beda tergantung media yang akan diamplas.
Misalnya saja Anda akan melakukan pengamplasan pada permukaan yang luas dan rata maka dibutuhkan balok untuk pengamplasan agar tekanannya sama. Terkadang untuk bidang yang luas membutuhkan alat grinda untuk mempercepat proses pengamplasan.
Macam-macam amplas yang peru Anda ketahui berdasarkan jenisnya ini bisa Anda lihat dalam pembagian berikut:
- Nomor, ukuran kepadatan pasir pada amplas atau besar kecilnya pasir bsia dilihat dari nomor amplas. Jika pada nomor amplas tertera nomor kecil seperti 180 maka tingkat kekasaran amplas cukup tinggi. Sedangkan semakin besar angkanya seperti 400 maka tingkat kehalusan amplas sangat tinggi. Amplas kasar dengan nomor kecil biasanya digunakan untuk permukaan yang masih kasar atau untuk mengamplas dempul. Sedangkan amplas bernomor besar biasanya untuk mengamplas permukaan yang sudah dicat.
- Fungsi, berdasarkan fungsinya amplas dibagi menjadi dua yaitu amplas logam/ besi dan amplas kayu. Fungsi ini digunakan sesuai dengan materialnya untuk amplas logam atau besi bisanya terbuat dari silicon carbide sehingga sangat kasar dan kuat bahkan digunakan untuk mengamplas kerak besi atau karat. Sedangkan untuk amplas kayu terbuat dari bahan alumunium oxide yang tidak mudah aus dan dan digunakan untuk mengamplas permukaan cat keras seperti pada kayu.
- Aplikasi, jenis amplas yang digunakan untuk proses aplikasi adalah amplas basah dan amplas kering. Jika kayu biasanya digunakan amplas kering karena kayu sudah memiliki MC level yang standar sehingga tidak mungkin untuk diberikan air. Sedangkan untuk amplas basah biasanya digunakan untuk benda logam.
Rekomendasi Untuk Anda
- Mengenal Berbagai Macam Serat Kayu Sebelum Memulai Finishing
- 3 Macam Teknik Mengaplikasikan Shellac untuk Hasil Halus Merata
- Macam-Macam Alat Finishing Kayu dan Cara Perawatan yang Tepat
- Macam-Macam Teknik Finishing Kayu Menyesuaikan Alat yang Digunakan
- Apakah Cat Terbaik untuk Finishing Berbagai Jenis Furniture?
- Macam-Macam Pernis dan Tips Finishingnya pada Furniture Indoor
- Tips dan Trik Menggunakan Cat Water Based Saat Mengecat Kayu
- Tips Mengaplikasikan Polyurethane untuk Furnitur Outdoor Tahan Lama
- Cara Mengubah Kayu Johar Tampil Eksotis Seperti Sonokeling
- 3 Macam Fungsi Dempul Kayu Terbaik Lengkap dengan Cara Aplikasinya
- 10 Aturan dalam Finishing Kayu yang Membantu Hasil Sempurna
- Yuk Kenali 6 Jenis Kayu Solid Mahal dan Finishing Terbaiknya
- 5 Tahapan Atasi Cacat pada Kerajinan dari Kayu Mahoni
- Cat Kayu Mengkilap Yang Bagus Untuk Finishing Lemari Pakaian
- Produk Cat Kayu Terbaik Biovarnish Untuk Bedside Cabinet Lebih Cerah
- Mau Mebel Kayu Jati Belanda jadi Cantik? Pilih Warna Walnut Brown 
- Cat Kayu Berkualitas untuk Pintu Kayu Jati Belanda Bebas Rayap
- Cat Kayu Warna Gloss Bagus untuk Finishing Material Rotan dan Kayu
Cara Aplikasi Biovarnish dengan Teknik Mengamplas yang Benar
Anda sudah mengetahui bagaimana teknik mengamplas agar hasilnya sempurna. Ditambah lagi dengan menggunakan rangkaian produk Biovarnish maka hasil finishing furnitur akan lebih baik lagi. Tapi bagaimana langkah-langkah mengaplikasikan Biovarnish?
Seperti apakah teknik mengamplas yang sebaiknya digunakan. Sebagai persiapan mengecat, ikuti beberapa langkah mengecat dan mengamplas menggunakan Biovarnish berikut ini:
• Mengamplas furnitur kayu sebelum mengecat
Persiapan pertama yang harus diperhatikan adalah bagaimana Anda mengamplas substrat kayu. Pada kasus ini, akan dijelaskan bagaimana mengamplas permukaan kayu baru yang belum pernah dilapisi cat.
Masih menggunakan mesin amplas, Anda bisa menggunakan amplas grit baru tersebut dengan sama yaitu dua kali penggantian kertas amplas. Tapi jika ternyata masih diraba terasa kasar, amplas sekali lagi.
• Aplikasi dan Mengamplas Biovarnish wood filler
Selanjutnya adalah mengaplikasikan wood filler yang memperbaiki rusak cacat serta pori kayu. Anda bisa memilih warna Biovarnish wood filler sesuai dengan hasil akhir. Cara aplikasikannya cukup campurkan dengan sedikit air dan gunakan scrape untuk meratakan.
Saat meratakan tidak harus langsung rapi, asalkan cacat goresan dan pori kayu tertutup sempurna. Tunggu wood filler kering selama 20 menit dan siap untuk di amplas. Agar kering Anda tidak membutuhkan penjemuran wood filler Biovarnish.
Teknik mengamplas : Permukaan wood filler bisa di amplas dengan kertas amplas nomor 240 dan dilakukan secara manual. Anda bisa menekan amplas agar wood filler yang keras menjadi halus. Pengamplasan dilakukan hanya sampai wood filler merata dan halus saja.
• Aplikasi dan mengamplas wood stain
Cara menguas stain adalah dengan searah serat kayu supaya hasilnya rapi. Buat satu tarikan kuas yang panjang hingga cat habis. Ulangi dari sapuan terakhir dan hindari untuk menguas bolak balik karena akan meninggalkan brush mark.
Tags: yang untuk kayu jenis ukiran digunakan yaitu