... Belajar dan Memahami Kain Tenun Baduy: Panduan DIY untuk Kerajinan Jahit

Keajaiban Kain Tenun Baduy - Seni Jarum dan Kerajinan DIY

3. Pakaian Adat Kaum Laki-Laki Suku Baduy Luar

Foto: Traveling.bisnis.com

Aturan cara berpakaian suku Baduy Luar lebih longgar dibanding Baduy Dalam.

Mereka mengenakan baju hasil jahitan mesin dan bahannya pun tidak terpaku harus berupa kapas murni. Hal ini menunjukkan bahwa kehidupan mereka sudah terpengaruh dari luar.

Pakaian adat Banten khas suku Baduy Luar untuk laki-laki berwarna hitam. Oleh karenanya dikenal juga dengan sebutan baju kampret (kalelawar).

Baju kampret biasanya dikenakan laki-laki Baduy bersama ikat kepala berwarna biru tua dengan corak batik.

Desain baju terbelah dua sampai ke bawah, seperti baju yang biasa yang dikenakan orang-orang, dilengkapi dengan kantong dan kancing.

Ketika bepergian kaum lelaki selalu membawa senjata berupa golok di pinggang, dan tas rajutan hasil karya sendiri yang dicangklek pada pundak.

Tas ini biasanya berisi pisau, sirih sepenginangan, menyan putih dan batu api. Kadang-kadang dalam tas berisi pula timbel kejo, nasi putih dengan sedikit garam sebagai bekal di perjalanan.

Pakaian Adat Baduy Luar

Pegiat Budaya Kabupaten Lebak, Wisnu Wirandi mengatakan, dalam Makalah Budaya Pakaian Tradisional Masyarakat Adat di Kabupaten Lebak menyebut, pakaian Baduy terdiri dari tiga bagian utama yakni ikat kepala, baju dan kain sarung atau celana Komprang. Selain warna hitam yang mendominasi, Baduy Luar juga memiliki warna khas lain yakni biru tua motif batik. Warna biru ini biasanya terdapat pada ikat kepala atau sarung yang dikenakan oleh kaum perempuan. "Kain yang digunakan warga Baduy Luar biasanya berasal dari luar (daerah) Baduy seperti Rangkasbitung atau hasil tenun sendiri," kata Wisnu. Adapun pakaian atasan kaum laki-laki warga Baduy dinamakan Jamang Komprang dan memiliki kancing. Baju ini selalu dikenakan baik untuk aktivitas sehari-hari hingga acara tertentu. Warga Baduy Luar juga menggunakan ikat kepala atau Lomar. Ikat kepala ini menjadi ciri khas yang dikenakan dalam keseharian oleh kaum laki-laki Baduy Luar. Sedangkan, kaum perempuan Baduy Luar menggunakan kain serupa kebaya berwarna hitam dan menggunakan kain sarung sebagai pakaian bawahan. Kain sarung ini dipakai di bawah lutut hingga mata kaki.

KOMPAS.COM/ KRISTIANTO PURNOMO Suku Baduy dalam di Kampung Kaduketug, Desa Kanekes, Lebak, Banten, Selasa (1/3/2016). Orang Baduy hari-hari ini sudah mulai tersentuh modernitas dan mengalami perubahan baik dari cara berpakaian hingga memiliki barang-barang modern.

1. Pakaian Adat Kaum Laki-Laki Suku Baduy Dalam

Foto: Factsofindonesia.com/baduy-tribe

Kaum laki-laki suku Baduy Dalam memakai baju lengan panjang berwarna serba putih.

Karena warnanya putih dan cara memakainya hanya disangsangkan atau dilekatkan di badan, sehingga baju ini disebut jamang sangsang.

Desainnya sangat sederhana, hanya dilubangi pada bagian leher sampai dada, tidak memakai kerah, tidak memakai kancing, dan tidak dilengkapi kantong baju.

Dalam pembuatannya pun wajib menggunakan tangan, tidak boleh dijahit dengan mesin, serta bahan dasarnya harus terbuat dari kapas asli yang ditenun.

Bagian bawah memakai kain serupa sarung berwarna biru kehitam-hitaman yang hanya dililitkan pada pinggang.

Agar kuat dan tidak melorot, sarung diikat dengan selembar kain. Mereka tidak memakai celana, karena dianggap barang tabu.

Kaum laki-laki Baduy dalam mengenakan ikat kepala berwarna putih yang berfungsi sebagai penutup rambut yang panjang.

Selain itu, dilengkapi dengan selendang yang dikenakan pada leher.

Warna pakaian Baduy Dalam yang serba putih melambangkan kehidupan mereka yang masih suci dan belum terpengaruh budaya luar.

Mengenal Perbedaan Pakaian Adat Suku Baduy Dalam dan Baduy Luar di Banten

LEBAK, KOMPAS.com - Pakaian tradisonal masyarakat adat Baduy sempat menarik perhatian saat dipakai oleh Presiden Joko Widodo pada Agustus 2021. Jokowi saat itu memakai busana berwarna hitam. Busana yang dikenakan oleh Jokowi adalah salah satu jenis warna pakaian masyarakat Baduy, penduduk yang mendiami kawasan Pegunungan Kendeng di Kabupaten Lebak, Banten. Baca juga: Baju Adatnya Dipakai Presiden Jokowi, Orang Baduy Pernah Dikira Berasal dari Timur Tengah
Selain warna hitam, ada juga pakaian adat Suku Baduy yang berwarna putih. Pada dasarnya, masyarakat Baduy memiliki keseragaman dalam berpakaian.

Baca juga: Kisah Mulyono, Belasan Tahun Ajari Anak-anak Baduy Membaca, Jadi Segelintir Warga Kanekes yang Kuliah Namun, ada perbedaan pakaian adat yang dikenakan antara masyarakat Baduy Dalam dan Baduy Luar. Baduy Luar identik dengan warna hitam dan biru, sementara Baduy Dalam memiliki ciri khas warna putih dan hitam.

KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Warga Baduy Luar menunggu antrian untuk di vaksin Covid-19 di desa Kanekes, Lebak, Banten, Jumat (15/10/2021). sebanyak 200 peserta yang merupakan masyarakat Suku Baduy dalam dan luar diprioritaskan untuk mendapatkan suntikan vaksinasi Covid-19.


Tags: tenun

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia