Kain Tenun Bali - Keindahan dan Kreativitas dalam Seni Menjahit dan DIY
Karakteristik Tenun Endek
Sebagaimana kita tahu, di Bali, kain tidak hanya dipakai sebagai penutup tubuh atau pakaian saja. Namun kain juga digunakan untuk menghias tempat-tempat upacara di pura, rumah maupun di pusat desa.
Masyarakat Bali mempercayai ada kain tertentu yang dapat berfungsi sebagai penolak bala, misalnya kain tenun endek asli seperti endek gringsing, endek cepuk dan endek bebali. Contoh upacara yang menggunakan kain bebali sebagai unsur ritualnya adalah upacara nelu bulanan dan ngaben. Kain endek bali juga biasa digunakan dalam pementasan kesenian tradisional.
Ada pula yang menyebutkan bahwa beberapa jenis ragam hias Tenun Endek memiliki fungsi sebagai penangkal bahaya wabah penyakit atau kematian. Kepercayaan tersebut diyakini secara turun temurun. Contohnya adalah motif Gringsing Isi dan Sanan Empeg adalah dua diantaranya.
Kain Tenun Endek bermotif gringsing diyakini dapat digunakan sebagai penangkal wabah penyakit. Apabila digunakan sebagai penangkal (pasikepan) tidak harus dipakai kamben, namun bisa juga dalam bentuk kain sobekan kecil. Asalkan sobekan tersebut tepat pada bagian motif yang disakralkan.
Macam-Macam Motif Kain Khas Bali
Bukan hanya dianugerahi potensi alam, terutama deretan pantai Bali yang indah, Bali juga dianugerahi warisan budaya yang kaya.
Salah satunya bentuknya adalah kain khas Bali.
Setiap jenis kain khas Bali, memiliki motif yang berbeda-beda yang biasanya terinspirasi dari kondisi setiap daerahnya.
Bagi Moms yang sedang mencari kain khas Bali, berikut ini beberapa motifnya yang cukup populer.
1. Kain Endek
Foto: Motif Endek Patra Kain Khas Bali (Orami Photo Stock)Memiliki ciri khas dari motif, corak, dan warna yang digunakan, kain tenun endek sempat menarik perhatian Christian Dior dalam koleksi terbaru Spring/Summer 2021.
Kain endek merupakan kain tenun khas Bali yang umumnya digunakan untuk upacara adat dan keagamaan di Bali.
Kain khas Bali ini memiliki makna yang berbeda pada setiap simbolnya.
Motif tertentu juga hanya bisa digunakan oleh kaum raja atau bangsawan.
Motif seperti encak saji dan motif patra menunjukkan rasa hormat kepada Sang Pencipta, sehingga hanya boleh digunakan dalam acara keagamaan saja.
Sementara, motif-motif yang bersumber dari alam seperti flora dan fauna, biasa digunakan saat kegiatan sosial atau aktivitas sehari-hari.
Ada pula motif yang bersumber dari tokoh pewayangan mitologi Bali.
Jika tertarik membeli kain ini bisa mengunjungi Desa Sidemen di Karangasem yang merupakan desa penghasil tenun endek atau belanja di spot oleh-oleh di Kabupaten Klungkung.
2. Kain Gringsing
Foto: Motif Gringsing Kain Khas Bali (Orami Photo Stock)Kain gringsing merupakan satu-satunya kain tenun khas Indonesia yang dibuat menggunakan teknik dobel ikat.
Tags: tenun