Keseruan Membuat Kain Tenun Endek Bali dengan Teknik DIY
Motif Kain Tenun Endek Patra
Motif Endek Patra juga jadi salah satu motif kain endek yang sangat digemari banyak orang. Kain yang satu ini dibuat dengan corak yang cukup rumit. Namun karena kesan rumit tersebut lah motif Endek Patra ini begitu disukai.
Di Bali sendiri motif Endek Patra dikenal memiliki makna simbolik yang sakral. Sehingga motif yang satu ini begitu dihormati.
Menurut sejarahnya pada jaman dulu, hanya para penguasa yang bisa menggunakan kain motif Endek Patra. Masyarakat biasa tidak berhak memakainya.
Namun pada masa sekarang aturan tersebut sudah tidak berlaku lagi. Siapa pun kini bisa mengenakan keindahan kain motif Endek Patra ini.
Motif Endek Patra Bali
Motif Kain Tenun Endek Wajik Ukir
Selain motif Encak Saji, kain endek juga memiliki motif kain tenun Endek Bali lain yang sangat menarik, yaitu motif Wajik Ukir. Corak yang digunakan pada kain endek motif Wajik ukir ini menyerupai pola lupis yang disusun secara berjejer. Di setiap bentuk lupisnya terdapat motif bunga yang sangat menarik.
Setiap baris lupis dibuat dengan warna berbeda sehingga kain endek motif Wajik Ukir ini terlihat sangat menarik. Apa lagi pada umumnya warna latar kain yang digunakan cenderung berwarna gelap.
Tampilan motif dari kain endek motif Wajik Ukir ini terlihat sangat elegan. Biasanya kain yang satu ini digunakan oleh para pengrajin saat menenun kain.
Endek Wajik Ukir Bali
Motif kain endek dan filosofinya
ilustrasi kain endek dalam peragaan di rumah mode Christian Dior (dok. KBRI Paris)
Kain endek memiliki beragam motif khas dengan desain yang disadur dari benda-benda di sekitarnya. Penyatuan pola dari benang lungsi dan pakan menjadikannya sangat istimewa serta punya daya tarik tersendiri.
Motif-motif yang bisa kamu jumpai pada kain endek antara lain:
- Motif geometris diungkapkan melalui garis lurus, garis putus, lengkungan, dan bidang geometri lain. Ragam hias ini termasuk tertua di antara motif lain, sebagaimana termuat dalam buku Inventarisasi Perlindungan Karya Budaya Endek di Provinsi Bali
- Motif flora yang diambil dari konsep tumbuhan dengan desain sedemikian rupa. Cirinya, ragam hias rapat dan sangat harmonis
- Motif fauna merupakan motif penggambaran dari hewan-hewan. Biasanya, motif ini digunakan sebagai pengisi atau penekanan corak tenun secara keseluruhan
- Motif figuratif adalah penggambaran bentuk manusia, bisa juga tokoh pewayangan
- Motif dekoratif merupakan motif campuran atau disebut prembon. Umumnya, desain kain endek ini berasal pada kisah masyarakat setempat atau cerita pewayangan.
Selain itu, terdapat pula motif patra dan encak saji dengan ilustrasi yang menunjukkan penghormatan pada Sang Pencipta. Motif jenis ini biasanya digunakan sebagai upacara keagamaan. Sementara itu, motif lainnya bisa digunakan oleh siapa saja dan kapan saja.
Selain indah, kain endek juga kaya akan fungsi. Termasuk bisa digunakan sehari-hari dan menunjang perekonomian warga lokal. Keren, kan?
Sejarah Tenun Endek Bali
Lalu sejak tahun 2011 kain ini mulai dipopulerkan sebagai bahan seragam. Selanjutnya hingga sekarang bahkan terdapat Event untuk memilih putra/putri Duta Endek yang diselenggarakan secara berkala.
Nama Endek sendiri mempunyai arti yang unik. Nama itu berasal dari bahasa setempat yaitu “gendekan” atau “ngendek” yang berarti diam atau tetap, tidak berubah warnanya (Adnyana, Wawancara, 2015). Sebutan tersebut muncul ditengah proses pembuatannya, yaitu pada saat diikat dan kemudian dicelup, benang yang diikat warnanya tetap atau tidak berubah atau di Bali disebut “ngendek”.
Pusat produksi kain Tenun Endek di Bali meliputi daerah Kabupaten Karangasem, Klungkung, Gianyar, Buleleng, Negara dan Kodya Denpasar.
Kain Tenun Endek bagi masyarakat Bali bukan hanya sebuah kain tenun semata. Namun adalah sebuah karya seni yang diwariskan melalui keterampilan secara turun-temurun. Selain itu kain tenun ini juga merupakan identitas kultural dan artifak ritual.
Sampai sekarang masyarakat Bali masih menguasai ketrampilan menenun nenek moyang ini dan melakukan kegitan menenun sebagai rutinitas mereka. Hasil tenun ini diaplikasikan pada pakaian yang mereka pakai sehari-hari dan kain untuk acara-acara ritual keagamaan disana.
Apabila Anda menginginkan informasi lebih banyak dan detail tentang sejarah Kain Tenun Endek, Anda bisa membacanya pada artikel kami yang lain yaitu 5 Fakta Sejarah Kain Tenun Endek Khas Bali.
Tags: tenun ende