... Panduan lengkap: Kain Tenun Timor Leste dan Cara Membuatnya Sendiri

Seni dan Keindahan Kain Tenun Timor Leste dalam Kerajinan Sulam dan DIY

UMK kain dan tenun masih terpusat di Pulau Jawa

Produksi kain tenun dengan identitas khas suatu daerah menjadi potensi tersendiri bagi daerah tersebut. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa produksi kain tenun di Indonesia didominasi oleh industri kecil dan menengah yang berada di desa/kelurahan sebagai pusat produksi kain tenun daerah.

Dalam data potensi desa (Podes) berdasarkan keberadaan jenis dan industri kecil mikro, per tahun 2018 terdapat 19.063 desa yang memiliki produsen kain dan tenun di dalamnya.

Di level provinsi, jumlah desa yang memiliki Usaha Kerja Mikro (UMK) kain dan tenun terbanyak berada di Pulau Jawa dengan urutan pertama adalah Jawa Tengah, yang memiliki 3.800 desa dengan perajin kain dan tenun di dalamnya.

Sementara itu, Jawa Timur berada di urutan ke-2 dengan 2.777 desa perajin kain dan tenun dan Jawa Barat berada di urutan ke-3 dengan 2.496 desa perajin kain dan tenun.

Sebaran desa dengan pengrajin kain dan tenun di dalamnya. | Infografis: GoodStats

Jumlah UMK kain dan tenun terbanyak masih terpusat di Pulau Jawa dengan 125.722 unit per tahun 2018. Jumlah tersebut meningkat sekitar 4 persen dibandingkan data yang tercatat sebelumnya di tahun 2014 sebanyak 107.381 unit.

Namun, di saat UMK kain dan tenun masih terpusat di Pulau Jawa, daerah Maluku beserta kepulauan di sekitarnya justru menjadi daerah dengan persentase peningkatan tertinggi.

Pada tahun 2014, hanya terdapat 81 UMK kain dan tenun di wilayah Maluku. Sementara itu, pada tahun 2018 jumlah UMK kain dan tenun di Maluku meningkat tajam, sebesar 49,6 persen atau menjadi 406 unit.

Meningkatnya jumlah UMK kain dan tenun di Maluku tentu saja disebabkan permintaan pasar terhadap kain dan tenun khas Maluku meningkat sehingga unit produksi kian bertambah.

Selain itu, penyebab lain meningkatnya jumlah UMK perajin kain dan tenun di Maluku adalah kerja sama antara pihak-pihak dalam memasarkan kain dan tenun khas Maluku.

Peta Sebaran Wilayah dengan UMK Kain dan Tenun Terbanyak di Indonesia

Salah satu identitas Indonesia dapat diwakili oleh selembar kain. Kain dengan nilai yang tersirat di setiap helai benangnya, menjadi representasi kearifan lokal. Contohnya, identitas Indonesia diwakili oleh kain tenun nusantara. Kain tenun merupakan kain yang dihasilkan dari proses bersilangnya antara benang lusi dan pakan secara bergantian yang dibentangkan secara melintang.

Secara wilayah, kain tenun diproduksi dan tersebar hampir di setiap provinsi Indonesia. Masing-masing wilayah perajin kain tenun memiliki nilai dan identitasnya sendiri sebagai pembeda dan media menyampaikan nilai.

Jenis Motif Kain Tenun dari NTT

Kain Tenun Jara Nggaja Ende

Kain tenun dari Nusa Tenggara Timur yang satu ini punya motif utama yang berbentuk heewan kuda dan gajah. Dua motif hewan ini punya makna dan filosofi lho.

Motif kuda sendiri melambangkan kendaraan menuju ke alam baka, sedangkan motif gajah melambangkan kendaraan dewa pemberi keadilan dalam kepercayaan masyarakat di Ende.

Ada kepercayaan yang cukup mistis dibalik Kain Tenun Jara Nggaja Ende lho! Konon katanya, pemakaian kain tenun motif ini harus tepat dan benar. Kalau enggak, dipercaya akan membawa penggunanya menuju kematian. Hiii merinding yaa!

Kain Tenun Kelimara Nggela

Kain Tenun Kelimara Nggela melambangkan kehidupan masyarakat di Nggela, NTT yang begitu harmonis dan menyatu dengan alam, terlebih gunung. Hal ini juga sebagai perlambang rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Motif Kelimara yang cantik lahir dari filosofi ini. Kain tenun Kelimara Nggela identik dengan motif segitiga serupa gunung yang menjulang ke atas. Umumnya berwarna coklat tua.

Kain Tenun Jarang Atibalang

Berikutnya ada kain tenun Jarang Atibalang. Kain tenun ini asalnya dari Maumere, Nusa Tenggara Timur. Tenun Jarang Atibalang ini kalau secara bahasa dapat diartikan, “jarang” yaitu kuda dan “atibalang” yakni manusia.

Sama seperti kain tenun Jara Nggaja di Ende, kain tenun Jarang Atibalang juga punya makna filosofis berupa kuda sebagai kendaraan manusia menuju ke alam berikutnya dalam kepercayaan masyarakat setempat.

Kain Tenun Lawo Butu

Motif yang satu ini dikabarkan udah hampir punah atau jarang sekali ditemui. Dapat dikatakan, kain tenun dengan motif Lawo Butu adalah kain tenun paling kompleks diantara kain tenun NTT lainnya!

Kain tenun Lawo Butu juga cukup unik lho! Kain tenun ini biasa dipakai menjelang upacara sakral untuk memanggil hujan. Motif-motif rumit dari kain tenun ini biasanya didominasi oleh motif kuda, sampan, gurita, dan masih banyak motif kompleks lainnya!

Pesan Batik Khas Timor Leste

Pesan batik khas Timor Leste. Bicara mengenai Timor Leste, sebuah negara di Asia Tenggara yang pernah menjadi bagian dari Indonesia. Sebelum pada akhirnya memisahkan diri.

Fakta-fakta sejarah mengungkapkan bahwa dahulu Timor Leste merupakan wilayah jajahan Portugis pada 1520. Namun tidak hanya satu negara saja, ada Belanda dan Jepang yang juga ikut memperebutkan wilayah tersebut. Peperangan antar negara pun tak terhindar, yang kemudian berakhir dengan sebuah perjanjian. Dimana Portugis memberikan bagian barat Timor leste kepada Belanda, dan bagian timur alias wilayah Timor Leste itu sendiri pada Jepang.


Tags: tenun timor

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia