Kain Tenun dengan Benang dan Lunsin - Memahami Teknik dan Kain Hasilnya
5. Baby canvas jauh dari kesan kaku dan kasar
Apa yang terlintas di benakmu saat membaca kata “canvas”? Kain kasar yang digunakan untuk melukis dan pembuatan tote bag maupun sepatu? Ya, kain canvas memang terkesan kasar dan kaku namun hal sebaliknya dengan baby canvas.
Meski bahan kain ini jarang digunakan sebagai daily outfit, tapi tak ada salahnya jika mencoba memakai pakaian berbahan ini. Meski terasa sedikit lebih kasar dibanding jenis-jenis kain lainnya, kain baby canvas tetap nyaman di kulit terutama jika dipakai selama seharian.
4. Nilon
Jika Anda memiliki pakaian yang elastis, seperti celana ketat, artinya memakai bahan nilon. Nilon adalah salah satu kain plastik paling umum di pasaran dan dapat ditemukan sebagai bahan pakaian dalam atau pakaian olahraga. Buruknya, karena nilon berbahan plastik, jadi tidak bisa terurai secara alami. Melansir The Undone, Rabu, 10 Juli, secara historis produksi nilon mempunyai dampak buruk terhadap lingkungan, menggunakan energi dan air dalam jumlah besar, dan menghasilkan gas rumah kaca sebagai efek sampingnya.
Baiknya, inovasi pelayanan dan produsen juga berkembang. Beberapa produsen menciptakan versi nilon ramah lingkungan. Yaitu dengan menggunakan nilon dari bahan daur ulang meskipun efek buruknya secara besar tetap tidak bisa nol.
2. Linen mempunyai karakteristik istimewa
Terlihat menyerupai kain katun namun linen adalah bahan kain dengan kualitas terbaik dan mempunyai karakteristik istimewa. Kamu dapat dengan mudah membedakan linen karena serat yang terkandung di dalamnya.
Kain linen merupakan kain yang terbuat dari serat alami tumbuhan rami, sehingga serat kain ini akan terlihat jelas dan terasa kaku namun mempunyai tekstur lebih halus dibanding katun. Hal ini tentunya memengaruhi harga jual kain linen di pasar. Meski cenderung lebih mahal daripada katun, jenis kain linen mempunyai kualitas yang tidak mengecewakan.
Terdapat fakta menarik mengenai jenis kain ini. Kain linen merupakan kain yang pertama kali digunakan sebagai bahan pembuatan pakaian. Tak hanya itu, semakin sering kamu memakai pakaian berbahan linen dan merawatnya dengan cara yang benar maka semakin nyaman linen tersebut.
Macam Macam Mesin Rajut
Rajutan dilakukan pada dua jenis mesin: mesin rajut bundar dan mesin flatbed. Berikut adalah penjelasan lengkapnya!
1. Mesin Rajut Bundar (Circular Knitting Machine)
Mesin rajut bundar adalah pilihan pertama bagi produsen. Karena produktivitas dan keramahan penggunanya, mesin ini banyak digunakan di seluruh industri untuk memproduksi kain dan memiliki kapasitas output yang jauh lebih besar daripada flatbed. Jarum rajut mesin ini berada dalam formasi melingkar. Dalam hal ini, benang diumpankan langsung ke dalam alas jarum yang berputar dalam satu arah dan menciptakan tabung kain melalui bagian tengah.
2. Mesin Rajut Flatbed
Sementara itu, mesin rajut flatbed adalah ketika jarum rajut berada dalam garis lurus yang datar. Ini menghasilkan kain yang lebarnya terbuka, berbaring rata. Mesin ini juga memiliki rentang diameter yang besar, tergantung pada penggunaan akhir kain. Selain itu, mesin ini menghasilkan kain lebih lambat daripada mesin rajut bundar. Namun demikian, mesin ini dapat membuat kain yang lebih tebal dan memiliki lebih banyak pilihan desain pola daripada mesin bundar.
Tags: benang bahan yang adalah