Kualitas Karakteristik Bambu sebagai Bahan Kerajinan dalam Seni Jahit dan DIY
Pemakaian Bambu Sebagai Bahan Bangunan
- Sebagai bekisting atau perkuatan dalam proses pencetakan struktur beton bertulang sesuai dengan bentuk dan ukurannya
- Sebagai tiang/kolom rumah, untuk rumah bamboo, sebaiknya dipilih jenis yang cukup kuat dan umurnya tua sehingga struktur kolom rumah bisa kuat dan tahan lama
- Sebagai dinding rumah yang disebut juga dengan istilah gedeg, bentuknya berupa anyaman kulit atau daging bambu yang sudah diiris dan dihaluskan
- Pada lantai bangunan dengan cara membelah bambu atau secara utuh ditata sehingga membentuk lantai yang kuat.
- Struktur rangka atap, seperti dalam pembuatan kuda-kuda bambu, reng bambu, usuk bambu dan bagian lainnya sehingga membentuk struktur atap yang kokoh
- Sebagai furnitur seperti kursi atau meja bambu
- Sebagai tiang yang ditancapkan agar tanaman di halaman rumah dapat berdiri tegak
- Sebagai pagar rumah dengan cara membelah bambu, kemudian disambungkan menggunakan alat sambung paku
- Sebagai pintu rumah
- Untuk plafon, dijadikan sebagai rangka sekaligus penutup langit-langit menggunakan lembaran anyaman bambu
Ruangan dari bambu (Sumber: batamtoday.com)

Bambu: Pengertian, Morfologi, dan Potensi
Tahukah Anda, jenis tanaman apakah yang mampu menghasilkan 1,2 kilogram oksigen per hari dan mampu memperbaiki sumber tangkapan air melalui aliran bawah tanah?
Lalu sudahkah Anda menemukan tanaman yang cocok digunakan sebagai tanaman alternatif untuk mengurangi kekeringan di daerah kering?
Tanaman tersebut adalah ‘bambu’.
Bambu yang selama ini identik dengan kata ‘ndeso’ menurut masyarakat umum ternyata memiliki beragam manfaat.
Ingin tahu apa sajakah manfaat menarik dari tanaman ini?
Simak uraian berikut ini dan buktikan sendiri betapa ajaibnya tanaman yang dianggap ‘ndeso’ ini.

Arsitektur Bambu
Arsitektur bambu merupakan salah satu arsitektur yang populer karena keunggulannya dalam kekuatan dan keindahan alaminya. Adapun contoh arsitektur bambu yang sering dijumpai adalah gazebo, jembatan bambu, tiang lampu, dan arsitektur untuk pameran. Penggunaan bambu dalam pembuatan gazebo sebagai tempat istirahat di taman, pantai, atau resort dipilh karena memberikan kesan eksotis dan cocok dengan lingkungan disekitarnya yang berbau alam.
Jembatan bambu juga sering digunakan sebagai alternatif untuk menghubungkan sungai atau lembah sebab jembatan bambu mampu menopang berat dan kokoh meskipun tampak ringan. Bambu juga sering digunakan sebagai tiang lampu khususnya di jalan-jalan pedesaan atau jalur wisata. Dalam pameran ataupun di pusat kebudayaan, arsitektur bambu juga sering digunakan untuk menampilkan seni dan budaya lokal untuk menarik pengunjung.

Habitat dan Sebaran Bambu
Habitat bambu umumnya ditemukan di daerah-daerah dengan berbagai jenis iklim, mulai dari daerah beriklim tropis panas hingga daerah yang memiliki iklim dingin pegunungan.
Sebaran tanaman ini di dunia umumnya ditemukan di sepanjang Asia Timur tepatnya pada 50 o Lintang Utara di daerah Sakhalian hingga Australia bagian utara, dan di Sub Sahara Afrika, India bagian barat hingga Himalaya, dan juga di Amerika dari Amerika bagian Utara (pertengahan Atlantik) hingga Amerika bagian Selatan (Chili dan Argentina), hingga mencapai titik paling selatan tepatnya pada 47 0 Lintang Selatan.
Di Benua Eropa tidak ditemukan spesies bambu endemik. Sementara di Indonesia, habitatnya ditemukan di hampir seluruh wilayah Indonesia. Indonesia memiliki spesies bambu endemik, seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.

Tags: kerajinan bahan sebagai