Karbon Jahit - Material Inovatif dalam Dunia Jahitan dan Kerajinan Sendiri
Penanda kain
Rader dan kertas karbon adalah alat untuk menggambar pola pada kain. Ketika menggambar pola pada kain biasanya dibutuhkan dua peralatan ini. Cara menggambar pola dengan rader yaitu dengan meletakkan pola kertas diatas kertas karbon kemudian pola digambar pada kain menggunakan rader. Karena rader memiliki roda bergerigi maka pola yang digambar akan menghasilkan garis putus-putus. Ada banyak pilihan warna kertas karbon. Pilihlah kertas karbon berwarna cerah agar gambar pola pada kain bisa terlihat jelas.
Sebenarnya masih ada lagi yang lebih penting dalam kegiatan jahit-menjahit yaitu kain. Mengapa kain tidak saya masukkan dalam daftar? Karena kita semua sudah tahu kan, kalau menjahit itu ya harus ada kain yang akan dijahit. Menurut saya, kain itu bukan termasuk peralatan, namun masuk kategori bahan. Untuk pemula jangan membeli kain yang mahal dulu ya misalnya katun jepang apalagi kain sutra. Belilah kain yang harganya murah misalnya kain kiloan. Anda juga bisa menggunakan kain perca atau kain daur ulang dari baju bekas juga boleh.
Itu saja ya penjelasan dari saya tentang 15 Peralatan Jahit yang Harus Diketahui oleh Pemula. Semoga bermanfaat and happy sewing .
Alat untuk membuat pola [ sunting | sunting sumber ]
- Buku pola (buku kostum)
- Boneka pengepas (boneka jahit)
- Pita ukuran (meteran)
- Kertas
- Pensil (warna hitam, merah, biru)
- Penghapus
- Penggaris (penggaris siku, penggaris lengkung, penggaris lurus)
- Pita ukur
- Rader
- Kapur jahit
- Karbon jahit
- Jarum pentul
- Gunting
- ^ Pratiwi, Djati (2001). Pola Dasar dan Pecah Pola Busana. Jakarta: Kanisius. ISBN9-7967-2537-1.
- ^ Jones, Sue Jenkyn (2005). Fashion Design. Laurence King Publishing. hlm. 2005. ISBN1-8566-9436-4 . Diakses tanggal 2009-11-06 .
- ^"Butterick our history". Butterick. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2008-07-05 . Diakses tanggal 2009-11-02 .
- ^ Condra, Jill, ed. (2008). The Greenwood Encyclopedia of Clothing Through World History: Volume 3, 1801 to the Present. Greenwood Publishing Group. hlm. 24. ISBN0-3133-3665-2.
- ^ ab"All about burda". Burda Fashion. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2010-02-05 . Diakses tanggal 2009-11-04 .
- ^"第114回 常設展示 洋裁の歴史" (PDF) . Diakses tanggal 2009-11-02 .
- ^"ドレスメーキング1969年11月号" . Diakses tanggal 2009-11-02 . [pranala nonaktif permanen]
Pengembangan pola dasar [ sunting | sunting sumber ]
Pecah pola (pecah model, bahasa Inggris: pattern drafting) adalah proses mengubah pola dasar menjadi pola yang sesuai dengan model busana. Caranya antara lain dengan memindahkan lipit, memotong, menyambung, atau memanjangkan dan memendekkan (menambahkan atau mengurangi ukuran) pada bagian-bagian tertentu pada pola dasar.
Pola dasar rok, misalnya, dapat diubah menjadi pola rok berbagai macam model. Pola dasar rok yang dikurangi lebar bagian bawah akan menjadi pola rok span. Begitu pula halnya dengan jenis-jenis pakaian yang lain. Bagian bawah pola dasar celana panjang bila dipendekkan hingga beberapa sentimeter di atas lutut akan menjadi pola celana bermuda.
Sebelum kain digunting, potongan-potongan pola disusun di atas kain. Garis-garis seperti batas kampuh atau garis kupnat dijiplak ke atas bagian buruk kain dengan memakai rader dan karbon jahit. Kapur jahit dipakai untuk menuliskan tanda-tanda sementara di atas kain yang tidak dapat dibuat memakai rader.
Rader Bergerigi
Rader bergerigi ini biasanya digunakan untuk membuat suatu motif jiplakan pada kain bersama karbon jahit. Bagi kalian yang ingin memberi karakter atau tanda pada kain yang tebal bisa menggunakan Rader ini karena memang rader ini mempunyai gerigi yang pas dan cocok untuk digunakan dalam membuat garis pada kain tebal. Contoh kainnya adalah jeans, linen, atau wol.
Untuk membuat hasil yang lebih bagus, kalian bisa memperhatikan dan memberi tanda hanya pada bagian yang rusak saja. Karena memang rader dan karbon hanya berfungsi untuk memberikan tanda di bagian yang rusak dan tidak dapat digunakan.
Pola dasar [ sunting | sunting sumber ]
Pola dasar untuk berbagai jenis busana seperti blus, rok, gaun, atau kemeja sudah dapat dijadikan contoh untuk menjahit, namun belum memiliki model. Rok dari pola dasar misalnya, hanya dapat dilengkapi ritsleting di bagian belakang, tapi belum memiliki model, lipit, atau kerut. Sewaktu dibuat, ukuran pola dasar disesuaikan dengan ukuran badan pemakai atau dipakai ukuran standar badan yang umum (S, M, L) untuk pria, wanita, atau anak-anak.
Pola dasar pakaian wanita misalnya, terdiri dari:
- Pola dasar badan muka dan belakang (pola badan bagian atas, dari bahu hingga pinggang)
- Pola dasar rok muka dan belakang (pola badan bagian bawah, dari pinggang hingga lutut atau mata kaki)
- Pola dasar lengan (dari bahu terendah hingga siku atau pergelangan tangan)
- Pola dasar gaun (pola badan atas yang disatukan dengan pola badan bawah). [1]
Ada dua teknik utama dalam membuat pola dasar: [2]
- Konstruksi datar (pola datar, bahasa Inggris: flat pattern-drafting).
- Konstruksi padat (pola draping, bahasa Inggris: blocks)
Tags: jahit adalah