Kemasan Plastik yang Paling Umum Digunakan untuk Produk Kerajinan adalah Plastik Jenis...
6 Rekomendasi Bahan Kemasan yang Cocok untuk Pengemasan Produk Kerajinan
SekolahDesain – Beberapa bahan kemasan yang cocok untuk pengemasan produk kerajinan, ada enam bahan yang bisa dipilih.
Kemasan adalah salah satu elemen penting dalam branding dan pemasaran produk kerajinan Anda.
Selain melindungi produk dari kerusakan, bahan kemasan yang dipilih juga dapat memengaruhi persepsi pelanggan terhadap kualitas dan nilai produk Anda.
Dalam artikel ini, kami akan memberikan rekomendasi tentang berbagai bahan kemasan yang cocok untuk produk kerajinan Anda.
READ Apa Saja yang Termasuk Karya Seni Rupa Murni? Ini 7 Jenis Karyanya
Jenis Kemasan Plastik
Kebanyakan kemasan yang digunakan untuk memgemas makana biasannya berbahan plastik, tapi tahukah kamu bahwa ada plastik yang aman digunakan dan tidak aman?, berikut penjelasan jenis kemasan plastik.
1. Jenis Polyethylene Terephthalate (PET atau PETE)
Bahannya berwarna bening atau tembus pandang, PET biasanya digunakan sebagai bahan membuat kemasan minuman, minyak goreng, sambal, dan sebagainya. Plastik ini direkomendasikan hanya untuk digunakan sekali pakai saja dan jangan digunakan untuk wadah air panas.
Apabila plastik jenis ini dipakai berulang-ulang, apalagi digunakan untuk menyimpan air panas, lapisan polimer yang terdapat pada botol tersebut akan meleleh dan dapat mengeluarkan zat karsinogen yang dapat menyebabkan kanker.
PET dibuat dengan menggunakan bahan antimoni trioksida. Senyawa kimia ini berbahaya bagi para pekerja yang berhubungan dengan pengolahan ataupun daur ulang. Apalagi bagi perempuan, senyawa ini bisa meningkatkan masalah pada kandungan, bisa keguguran, bahkan anak yang lahir bisa mengalami pertumbuhan yang lambat sampai usia 12 bulan.
2. Plastik Jenis High Density Polyethylene (HDPE)
Bahan ini biasanya digunakan untuk bahan pembuatan botol susu atau jus yang berwarna putih, plastik belanja, galon air minum, dan sebagainya.
HDPE memiliki sifat bahan yang keras, dan merupakan salah satu bahan plastik yang aman digunakan, hal ini disebabkan karena HDPE memiliki kemampuan untuk mencegah reaksi kimia antara makanan maupun minuman dengan wadah plastiknya.
Namun HDPE pemakaiannya hanya direkomendasikan untuk satu kali pemakaian saja, karena seiring waktu pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat. Senyawa ini dapat mengakibatkan iritasi kulit, gangguan pernapasan, gangguan siklus menstruasi dan menyebabkan keguguran.
Related Posts
3 Faktor Penting dalam Desain Produk Pendahuluan yang Harus Dicantumkan Dalam artikel ini, Sekolah Desain akan menjelaskan tiga faktor penting dalam desain produk pendahuluan, yang…
6 Fungsi Kemasan yang Jarang Diketahui Orang, Bukan Hanya Buat Estetika Semata Inilah beberapa fungsi kemasan yang jarang diketahui oleh orang-orang. Apakah kamu termasuk?
12 Warna Jilbab yang Cocok untuk Biru Denim Dalam artikel ini, kami akan menguraikan beberapa pilihan warna jilbab yang cocok untuk biru denim
15 Warna Baju yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang dan Gemuk Berikut adalah 15 warna baju yang cocok untuk kulit sawo matang dan gemuk, beserta nuansa…
9 Bahan yang Bisa Digunakan untuk Membuat Karya Seni Kolase Buat kamu yang tengah mencari apa saja jenis bahan yang bisa digunakan untuk membuat karya…
Manfaat Kemasan bagi Produsen
Kemasan selain memberikan manfaat kepada para konsumen, produsen pun juga mendapatkan manfaat dari adanya kemasan, apa saja manfaat kemasan bagi produsen?
1. Meningkatkan Nilai Jual
Produk yang memiliki kemasan akan lebih diminati oleh para konsumen. Produsen percaya produk yang terkemas dianggap lebih aman untuk dimanfaatkan oleh para konsumen.
Pernah membeli makanan di pinggir jalan?, makanan tersebut biasanyaakan dibiarkan terbuka terkena debu. Meskipun hargana murah dan enak, makanan tersebut tidak akan menjamin kesehatan Anda.
Kemasan akan lebih meningkatkan penjualannya apabila menggunakan desain yang menarik. Apabila desain tersebut memberikan deskiripsi dari penggunaan atau pemanafaatan produk, dan apabila konsumen merasa puas, tentunya produk akan lebih dipilih oleh konsumen.
2. Melindungi Produk Saat Pengiriman
Saat mengirim produk ke berbagai distributor pastinya akan membutuhkan perlindungan. Apalagi jika pengiriman produk memerlukan waktu yang lama. Agar menghindari akan kerusakan produk, produsen wajib menggunakan kemasan.
Jika merasa pengiriman akan memakan waktu lama dan pasti akan mengalami benturan lebih baik mengemas secara berlapis, mulai dari primer, sekunder, dan tersier.
Ketiga jenis kemasan masing – masing bertujuan untuk melindungi barang bila terjadi benturan langsung. Kemasan menjaga kontak fisik langsung dengan produk, dengan demikian, barang akan terhindar dari benturan langsung dan terjaga dari kerusakan.
Apabila barang yang dikirim rusak produsen akan mengalami kerugian, hal ini disebabkan konsumen tidak tertarik untuk membeli produk yang fisiknya kurang baik.
3. Mengawetkan produk
Makanan yang dikemas akan lebih terjaga kebersihannya dan terhindar dari bakteri / kuman yang dapat menyebabkan makanan basi atau berjamur, sedangkan untuk produk non-makanan yang tidak dikemas dapat menyebabkan lapuk atau berkarat.
Tags: kerajinan untuk produk plastik jenis mayoritas