Kerajinan Tangan Tradisional Indonesia - Eksplorasi Seni Sulam dan DIY
Tenun
Tenun merupakan hasil kerajinan yang berupa bahan kain yang dibuat dari benang, serat kayu, sutra, dan lain-lain. Teknik membuatnya menggunakan alat tenun tangan yang disebut lungsin.
Lungsin adalah jajaran benang yang terpasang membujur. Pada saat sekarang penggunaan alat tenun sudah dikembangkan menjadi alat tenun yang lebih modern, seperti ATBM (alat tenun bukan mesin) yang dibuat dari kayu dan peralatan yang menghasilkan tenunan lebih cepat. Baca juga: Kerajinan Bahan Lunak: Definisi, Jenis, dan Contohnya Untuk pewarnaan pada kain tenun, dilakukan dengan cara khusus sehingga warna tidak mudah pudar karena waktu atau terkena sinar matahari. Salah satu cara memberi pewarnaan adalah dengan merendam kain ke dalam minyak kemiri yang dicampur abu kayu serta cairan alkali. Selain itu juga dapat menggunakan tumbuh-tumbuhan dan akar-akaran. Seperti warna merah yang dihasilkan oleh akar mengkudu.
12 Nama Kain Indonesia dan Daerahnya
Kain Tradisional – Di Indonesia hampir setiap daerah memiliki kain tradisional yang mencerminkan karakteristik masing-masing daerah. Hal menarik dari kain tradisional yang ada di Indonesia adalah tidak hanya berfungsi sebagai pemenuhan kebutuhan sandang semata, tetapi juga menggambarkan makna filosofi mendalam pada setiap helainya dan mengandung suatu nilai tersendiri.
Nah, pada kesempatan kali ini kita akan bahas mengenai jenis nama kain dan daerah asal di Indonesia atau kain tradisional Indonesia. Jenis kain tradisional yanga da di Indonesia di antaranya sebagai berikut.
- 1. Kain Tenun Ikat Bali
- 2. Kain Songket
- 3. Kain Tenun Ikat Flores
- 4. Kain Sulam Karawo
- 5. Kain Sutra Bugis
- 6. Kain Sasirangan
- 7. Kain Ulos
- 8. Kain Tapis
- 9. Kain Batik
- 10. Kain Gringsing
- 11. Kain Besurek
- 12. Kain Tenun Dayak
Kerajinan Kulit Manding
Kota Jogja seakan dipenuhi dengan orang-orang yang memiliki keterampilan dalam berbagai hal mulai dari perak, gerabah, hingga kulit. Jika kamu pecinta kerajinan gerabah kamu bisa mengunjungi desa Kasongan, jika kamu menyukai kerajinan perak maka kamu bisa berwisata ke Kotagede, dan jika kamu seorang penggemar kerajinan kulit maka kamu bisa datang ke desa Manding. Desa Manding berlokasi di Jl. DR Wahidin Sudiro Husodo, Manding, kota Bantul.
Kerajinan kulit Manding berjaya pada tahun 1980 an dan memiliki puluhan toko di sepanjang jalan. Berbeda dengan kerajinan kulit daerah lainnya, kerajinan kulit Manding terbuat dari kulit nabati dengan teknik tatah timbul. Jahitan pada kerajinan kulit Manding dikerjakan secara manual dengan menggunakan tangan. Produk kerajinan tangan Manding berupa jaket, sepatu, sandal, tas, ikat pinggang, dompet, pigura hingga gantungan kunci. Meski kini tak sepopuler dulu namun kerajinan ini masa ada hingga saat ini.
Tags: kerajinan gambar indonesia beserta