...
Pada 7 November 2003, UNESCO sudah mengakui wayang kulit sebagai karya kebudayaan mengagumkan dalam bidang cerita narasi, serta warisan yang indah dan berharga Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity.
Pasalnya, penggunaan produk lokal meningkatkan kesadaran akan keunikan produk dalam negeri, memperkuat rasa bangga akan produk dalam negeri, dan mengaitkan produk dengan cerita dan nilai budaya di dalamnya.
Berdasarkan buku Pendidikan Kewarganegaraan Menumbuhkan Nasionalisme dan Patriotisme untuk Kelas VIII SMP , Lukman Surya Saputra, 2007, Pancasila merupakan panduan bagi penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kehidupan masyarakat Indonesia.
Pada 7 November 2003, UNESCO sudah mengakui wayang kulit sebagai karya kebudayaan mengagumkan dalam bidang cerita narasi, serta warisan yang indah dan berharga Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity.
Jakarta, CNBC Indonesia - Sekjen Asosiasi Serat dan Benang Filament Indonesia APSyFI Redma Gita Wirawasta mengungkapkan, industri tekstil hulu nasional saat ini sudah memproduksi benang yang dihasilkan dari botol minum bekas Polyethylene Terephthalate PET.
Aalat tenun tersebut merupakan alat bantu untuk memegang helai-helai benang lusi diwaktu bersamaan benang pakan dimasukan secara melintang diantara benang-benang lusi sehingga membentuk anyaman dengan pola menyilang.
Kerajinan tenun dibuat dengan menggunakan alat tenun seperti gedogan ataupun ATBM Alat Tenun Bukan Mesin , dalam pembuatan hiasan tenun serat ini pun mengikuti kebiasaan dalam pembuatan tenun pada umumnya.
Selain itu, tembaga ketika dicampur dengan bahan lain seperti Zinc, timah, aluminium dan nikel, dapat menghasilkan berbagai produk yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi bagi masyarakat seperti kuningan atau logam paduan yang juga dapat menjadi berbagai produk.
Hal ini tidak lepas dari peran salah seorang seniman Yogyakarta bernama Sapto Hudoyo, yang memberikan pembinaan kepada pengrajin dalam menciptakan gerabah yang estetik dan bernilai jual tinggi, selama periode 1971-1972.
Modal awal yang tidak besar, kemudahan untuk bekerja dari rumah hingga jam kerja yang sangat fleksibel membuat pengelolaan usaha ini cukup menarik, tidak heran hingga saat ini jumlah UKM yang berasal dari bidang kerajinan khas semakin hari semakin bertambah.