... Dampak Cinta Terhadap Produk Indonesia pada Pengrajin Lokal di Dunia Kerajinan, Kecuali

Dampak Cinta Produk Indonesia terhadap Pengrajin Lokal dalam Dunia Sulam dan DIY

Bagaimana Cara Kita Mencintai Produk Dalam Negeri?

1. Membeli Produk Dalam Negeri Ketika Berbelanja

Salah satu contoh tindakan cinta produk dalam negeri adalah dengan memasukkan produk lokal ke daftar belanjaan Anda, baik itu kebutuhan primer, sekunder, maupun tersier. Dengan demikian artinya Anda turut memberikan kontribusi untuk usaha lokal.

Misalnya Anda membeli sayur, buah, atau bahan makanan lainnya yang diproduksi oleh petani lokal. Atau Anda juga bisa membeli pakaian, sepatu, tas, dan fashion item lainnya dari brand-brand lokal.

2. Mengajak Orang Terdekat Menggunakan Produk Dalam Negeri

Satu orang dapat menggerakkan banyak orang. Artinya, selain memulai dari diri sendiri, Anda juga bisa mengajak sahabat, tetangga, atau keluarga untuk membeli dan menggunakan produk dalam negeri. Dengan begitu, Anda juga ikut membantu mempromosikan produk dalam negeri ke banyak orang.

Sebagai langkah awal, Anda dapat memberikan produk sampel untuk meyakinkan mereka bahwa produk anak bangsa juga memiliki kualitas yang tak kalah dengan produk luar negeri.

3. Bergabung dalam Komunitas

Contoh tindakan cinta produk dalam negeri juga dapat diwujudkan dengan bergabung komunitas, misalnya komunitas pecinta batik, komunitas pecinta kuliner Indonesia, dan lainnya.

Di komunitas tersebut, Anda bisa saling bertukar cerita, pengalaman, bahkan berbagi informasi mengenai produk lokal terbaru yang sedang tren. Manfaat lain bergabung komunitas adalah Anda juga dapat melakukan promosi secara masif.

4. Membantu Promosi di Media Sosial

Satu lagi cara yang bisa Anda lakukan untuk mencintai produk dalam negeri adalah dengan membantu promosi. Saat ini sosial media menjadi alat promosi paling efektif. Anda bisa memulainya dari aplikasi tersebut.

Ayo Membaca

Pada halaman 118, disajikan sebuah teks yang harus teman-teman baca.

Lihat di sekitarmu. Perhatikan baju, sepatu olahraga, atau tas yang kamu dan temanmu gunakan. Tentu ada sebagian dari kalian yang memakai banyak barang-barang produksi luar negeri dengan berbagai merek terkenal. Terutama kalian yang tinggal di kota-kota besar. Apakah barang-barang yang kalian pakai ada yang dibuat di dalam negeri? Banyak lho, baju-baju, sepatu-sepatu, atau tas-tas produksi dalam negeri yang kualitasnya sama, bahkan lebih baik dari barang sejenis produksi luar negeri.

Globalisasi membawa kemudahan dalam pertukaran produk. Kemajuan teknologi memotong berbagai biaya yang dibutuhkan dalam pengiriman produk ke negara lain. Dahulu, untuk melindungi produk dalam negerinya dari serbuan produk negara lain, pemerintah memberlakukan pajak yang tinggi untuk produk impor. Oleh karena itu, dahulu produk impor tidak terjangkau oleh masyarakat luas. Harganya mahal. Hanya segelintir masyarakat yang mampu membelinya. Di era globalisasi, tuntutan perdagangan bebas antar-negara mengecilkan kemungkinan untuk memberlakukan pajak yang tinggi. Akibatnya, produk dalam negeri harus rela bersaing dengan berbagai merek produk luar negeri.

Siapa yang dirugikan jika produk luar negeri lebih diminati oleh masyarakat? Tentunya para pengrajin kreatif dari berbagai pelosok negeri. Teman, kerabat, saudara, atau mungkin orang tua kita sendiri dapat menjadi pengrajin yang merugi.

Siapa yang dapat memelihara kelangsungan produksi dalam negeri? Tentu hanya kita, sang anak negeri. Sudah sepatutnya kita menghargai kreativitas saudara sendiri. Sehingga, ketika suatu hari kamu berbelanja di toko sepatu, dan dihadapkan pada pilihan sepatu buatan Indonesia atau sepatu buatan Amerika, mana yang akan kamu beli? Hanya anak Indonesia yang cinta produksi Indonesia yang akan memilih sepatu produksi dalam negeri.

Sumber :
Anggari, Angi St. dkk. (2018). Tema 4 Globalisasi Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Buku Siswa SD/MI Kelas VI. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

Ayo Mencoba

Pada halaman 123 hingga 124, teman-teman diminta menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan luas permukaan bangun ruang.

Jawaban (Halaman 123-124)

L = 4 x (12 x 6) + 2 x (6 x 6)
L = 4 x 72 + 2 x 36
L = 288 + 72
L = 360 cm 2

4. Apa hubungan antara luas permukaan bangun 1, bangun 2, dan bangun 3.
Luas bangun 1 dan 2 sama, sedangkan bangun 3 tidak sama dengan bangun 1 dan 2.

5. Apa yang bisa kamu simpulkan tentang luas permukaan bangun gabungan?

Sisi bangun ruang yang meyentuh bangun lain dalam bangun gabungan tidak bisa lagi disebut permukaan sehingga tidak termasuk bagian dari luas permukaan bangun gabungan.


Luas permukaan adalah sisi terluar yang menutupi bangun ruang. Hitunglah luas permukaan bangun berikut.

L = 4 x (20 x 10) + 2 x (10 x 10)
L = 4 x 200 + 2 x 100
L = 800 + 200
L = 1.000 cm 2

Demikian kunci jawaban buku siswa kelas 6 tema 4 Globalisasi halaman 119, 120, 121, 122, 123, 124. Semoga membantu teman-teman dalam menjawab soal-soal yang disajikan.

Manfaat Menggunakan Produk dalam Negeri, Contoh Sukses & Analisis

Sadarkah Anda, ada banyak sekali manfaat menggunakan produk dalam negeri? Apalagi sejak beberapa tahun terakhir, geliat produk lokal semakin terasa berkat kolaborasi dan dukungan pemerintah.

Sejak zaman pemerintahan Ir. Soekarno, konsep cinta produk dalam negeri sudah disuarakan. Di tengah variasinya yang beragam, produk ini bisa Anda lihat dengan label “made in Indonesia”.

Di balik eksistensi produk lokal yang kian tinggi, peran dan dukungan masyarakat sangatlah diperlukan. Lantas, apa manfaat mencintai produk dalam negeri? Artikel ini akan membahas lengkap pengertian produk lokal, alasan, hingga manfaat menggunakannya. Simak sampai habis, ya!

Alasan Harus Cinta Produk dalam Negeri

Cinta produk dalam negeri merupakan sebuah sikap yang membawa dampak positif bagi berbagai aspek kehidupan, mulai dari ekonomi lokal hingga pelestarian budaya.

Ada beberapa alasan yang mendasari pentingnya mendukung produk-produk dalam negeri, diantaranya :

1. Mendukung Ekonomi Lokal

Mendukung produk dalam negeri berarti memberikan dukungan langsung kepada produsen dan pelaku usaha lokal.

memilih untuk membeli produk lokal, kita secara tidak langsung ikut berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan para petani, pengrajin, dan pekerja lokal.

Uang yang dihabiskan untuk membeli produk-produk tersebut akan berputar di dalam ekonomi lokal, menciptakan siklus keberlanjutan yang berujung pada pertumbuhan ekonomi yang lebih stabil dan inklusif.

2. Mengurangi Emisi Karbon

Salah satu manfaat besar dari memilih produk dalam negeri adalah mengurangi dampak lingkungan yang dihasilkan dari rantai pasokan yang panjang.

Dengan membeli produk lokal, kita mengurangi kebutuhan akan transportasi jarak jauh yang seringkali menghasilkan emisi karbon tinggi.

Hal ini berarti kita secara efektif membantu mengurangi jejak karbon dan meningkatkan keberlanjutan lingkungan.

3. Pemeliharaan Keterampilan Tradisional

Produk lokal sering kali memperlihatkan keunikan budaya dan keterampilan tradisional yang melekat pada daerah atau komunitas tertentu.

Dengan mendukung produk dalam negeri, kita turut memelihara dan menjaga keberlangsungan keterampilan tradisional ini.

Pemeliharaan ini membantu mencegah hilangnya warisan budaya yang berharga dan memungkinkan para pengrajin dan seniman lokal untuk terus mewariskan pengetahuan dan keterampilan mereka kepada generasi berikutnya.


Tags: produk indonesia

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia