Dampak Cinta Produk Indonesia terhadap Pengrajin Lokal dalam Dunia Sulam dan DIY
Kata penutup
Mencintai produk lokal tidak hanya sebatas membeli saja, tetapi juga ada unsur kebanggaan dan rasa suka terhadap produk tersebut sehingga dapat menggantikan produk impor yang selama ini kita pakai dengan fungsi yang sama.
Mungkin sebagian dari kalian yang menganggap bahwa brand atau merek itu penting, untuk saat ini kalian bisa melepaskan pola pikir tersebut dan mulailah untuk menggunakan produk lokal walaupun dengan brand atau merek yang tidak terkenal produk impor.
Kita cukup menerapkan prinsip seperti ini untuk mendukung perekonomian nasional sehingga bisa memperkuat daya tahan dan kemandirian ekonomi secara makro
Sekian artikel yang membahas mengenai beberapa Contoh Cinta Produk Indonesia dan Manfaatnya kali ini, semoga kalian bisa memulai menggunakan produk hasil buatan anak bangsa sendiri dan bangga menggunakannya. Jangan lupa berikan komentar dan bagikan tulisan ini juga ya.
Reza Harahap Reza Harahap adalah owner kosngosan. Suka belajar bisnis, finansial, ekonomi, pendidikan dan pekerjaan. Sembari membagikan ide usaha untuk entrepreneur. Blog ini berisi rencana bisnis, strategi investasi, persiapan keuangan dan lainnya
Manfaat Menggunakan Produk dalam Negeri, Contoh Sukses & Analisis
Sadarkah Anda, ada banyak sekali manfaat menggunakan produk dalam negeri? Apalagi sejak beberapa tahun terakhir, geliat produk lokal semakin terasa berkat kolaborasi dan dukungan pemerintah.
Sejak zaman pemerintahan Ir. Soekarno, konsep cinta produk dalam negeri sudah disuarakan. Di tengah variasinya yang beragam, produk ini bisa Anda lihat dengan label “made in Indonesia”.
Di balik eksistensi produk lokal yang kian tinggi, peran dan dukungan masyarakat sangatlah diperlukan. Lantas, apa manfaat mencintai produk dalam negeri? Artikel ini akan membahas lengkap pengertian produk lokal, alasan, hingga manfaat menggunakannya. Simak sampai habis, ya!
Mengapa Kita Harus Cinta Produk dalam Negeri?
Penggunaan barang impor atau produk buatan luar negeri masih tetap tinggi di kalangan masyarakat Indonesia, menyisakan kekhawatiran terhadap pemertahanan produk lokal yang kaya akan kearifan tradisional.
Meskipun Indonesia memiliki banyak produk berbasis kearifan lokal yang berkualitas tinggi, namun masih terbatasnya permintaan dan minat dari konsumen membuat dampaknya terbatas.
Walaupun demikian, sebenarnya produk lokal memiliki potensi besar untuk bersaing dengan produk impor sejajar.
Dalam membangun kesadaran akan pentingnya mendukung produk lokal, kita sebagai warga negara memiliki tanggung jawab untuk mendukung bisnis UMKM serta memperkuat kemandirian ekonomi dalam negeri.
Dengan memilih produk lokal, kita secara aktif turut serta dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat desa, pedesaan, serta daerah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T).
Hal ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat fondasi ekonomi Indonesia serta memastikan keberlanjutan warisan budaya dan kearifan lokal yang dimiliki bangsa.
Ayo Membaca
Pada halaman 118, disajikan sebuah teks yang harus teman-teman baca.
Lihat di sekitarmu. Perhatikan baju, sepatu olahraga, atau tas yang kamu dan temanmu gunakan. Tentu ada sebagian dari kalian yang memakai banyak barang-barang produksi luar negeri dengan berbagai merek terkenal. Terutama kalian yang tinggal di kota-kota besar. Apakah barang-barang yang kalian pakai ada yang dibuat di dalam negeri? Banyak lho, baju-baju, sepatu-sepatu, atau tas-tas produksi dalam negeri yang kualitasnya sama, bahkan lebih baik dari barang sejenis produksi luar negeri.
Globalisasi membawa kemudahan dalam pertukaran produk. Kemajuan teknologi memotong berbagai biaya yang dibutuhkan dalam pengiriman produk ke negara lain. Dahulu, untuk melindungi produk dalam negerinya dari serbuan produk negara lain, pemerintah memberlakukan pajak yang tinggi untuk produk impor. Oleh karena itu, dahulu produk impor tidak terjangkau oleh masyarakat luas. Harganya mahal. Hanya segelintir masyarakat yang mampu membelinya. Di era globalisasi, tuntutan perdagangan bebas antar-negara mengecilkan kemungkinan untuk memberlakukan pajak yang tinggi. Akibatnya, produk dalam negeri harus rela bersaing dengan berbagai merek produk luar negeri.
Siapa yang dirugikan jika produk luar negeri lebih diminati oleh masyarakat? Tentunya para pengrajin kreatif dari berbagai pelosok negeri. Teman, kerabat, saudara, atau mungkin orang tua kita sendiri dapat menjadi pengrajin yang merugi.
Siapa yang dapat memelihara kelangsungan produksi dalam negeri? Tentu hanya kita, sang anak negeri. Sudah sepatutnya kita menghargai kreativitas saudara sendiri. Sehingga, ketika suatu hari kamu berbelanja di toko sepatu, dan dihadapkan pada pilihan sepatu buatan Indonesia atau sepatu buatan Amerika, mana yang akan kamu beli? Hanya anak Indonesia yang cinta produksi Indonesia yang akan memilih sepatu produksi dalam negeri.
Sumber :
Anggari, Angi St. dkk. (2018). Tema 4 Globalisasi Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Buku Siswa SD/MI Kelas VI. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
Contoh tindakan cinta produk Indonesia
Pada akhirnya, sobat kosngosan sebagai warga negara Indonesia yang baik memang memiliki hak untuk menggunakan atau tidak menggunakan barang lokal.
Keputusan ada pada sobat kosngosan, namun mimin perlu memberikan beberapa contoh mencintai produk dalam negeri, supaya nantinya kamu bisa tertarik menerapkannya dalam kehidupan sehari hari.
Jadi bila ada pertanyaan seperti ini, sebutkan contoh tindakan cinta produk indonesia! maka kamu bisa jawab, check these out!
Ketika kamu sudah mencintai produk lokal, maka salah satu cara untuk membuktikannya adalah kamu dengan bangga memperkenalkan produk tersebut pada akun media sosialmu, terlebih kamu adalah seorang influencer atau selebgram.
2. Memperkenalkan produk lokal ke teman bule melalui chatting atau pesan online, hal ini berarti kamu turut aktif memberikan informasi mengenai produk buatan negeri kepada teman teman yang berasal dari luar negeri. Mereka juga pastinya penasaran dong mengenai produk lokal kita?
3. Mencari informasi selengkapnya mengenai barang kebutuhan sehari – hari yang diproduksi dalam negeri. Hal ini untuk meningkatkan pengetahuanmu terhadap produk tersebut, sehingga kamu menjadi lebih tahu mengenai manfaatnya, kelebihan dan kekurangannya.
4. Memasukan produk lokal dalam daftar belanja kebutuhan pribadi, jadi apabila kamu hendak shopping di marketplace, ada baiknya untuk lebih memprioritaskan produk lokal dibanding kamu membeli produk dari luar negeri. Selama masih ada di dalam negeri, kenapa harus repot-repot beli dari luar?
5. Menyuruh karyawan/pegawai menggunakan seragam batik buatan dalam negeri untuk hari tertentu. Apabila kamu memiliki perusahaan dan punya karyawan yang bekerja didalam sana, maka tidak ada salahnya membuat peraturan mengenakan batik atau pakaian khas budaya di tempatmu.
6. Menyuruh siswa dan guru menggunakan seragam buatan dalam negeri, tentu saja pakaian seragam harusnya dibuat oleh pabrik lokal, seperti seragam sekolah, guru dan para karyawan kantoran juga. Sehingga supply terhadap pakaian lokal tetap eksis
Tags: produk indonesia