Dampak Cinta Produk Indonesia terhadap Pengrajin Lokal dalam Dunia Sulam dan DIY
Ayo Membaca
Pada halaman 118, disajikan sebuah teks yang harus teman-teman baca.
Lihat di sekitarmu. Perhatikan baju, sepatu olahraga, atau tas yang kamu dan temanmu gunakan. Tentu ada sebagian dari kalian yang memakai banyak barang-barang produksi luar negeri dengan berbagai merek terkenal. Terutama kalian yang tinggal di kota-kota besar. Apakah barang-barang yang kalian pakai ada yang dibuat di dalam negeri? Banyak lho, baju-baju, sepatu-sepatu, atau tas-tas produksi dalam negeri yang kualitasnya sama, bahkan lebih baik dari barang sejenis produksi luar negeri.
Globalisasi membawa kemudahan dalam pertukaran produk. Kemajuan teknologi memotong berbagai biaya yang dibutuhkan dalam pengiriman produk ke negara lain. Dahulu, untuk melindungi produk dalam negerinya dari serbuan produk negara lain, pemerintah memberlakukan pajak yang tinggi untuk produk impor. Oleh karena itu, dahulu produk impor tidak terjangkau oleh masyarakat luas. Harganya mahal. Hanya segelintir masyarakat yang mampu membelinya. Di era globalisasi, tuntutan perdagangan bebas antar-negara mengecilkan kemungkinan untuk memberlakukan pajak yang tinggi. Akibatnya, produk dalam negeri harus rela bersaing dengan berbagai merek produk luar negeri.
Siapa yang dirugikan jika produk luar negeri lebih diminati oleh masyarakat? Tentunya para pengrajin kreatif dari berbagai pelosok negeri. Teman, kerabat, saudara, atau mungkin orang tua kita sendiri dapat menjadi pengrajin yang merugi.
Siapa yang dapat memelihara kelangsungan produksi dalam negeri? Tentu hanya kita, sang anak negeri. Sudah sepatutnya kita menghargai kreativitas saudara sendiri. Sehingga, ketika suatu hari kamu berbelanja di toko sepatu, dan dihadapkan pada pilihan sepatu buatan Indonesia atau sepatu buatan Amerika, mana yang akan kamu beli? Hanya anak Indonesia yang cinta produksi Indonesia yang akan memilih sepatu produksi dalam negeri.
Sumber :
Anggari, Angi St. dkk. (2018). Tema 4 Globalisasi Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Buku Siswa SD/MI Kelas VI. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
5 Contoh Produk Dalam Negeri yang Fenomenal & Go Internasional
Berbicara tentang produk lokal dalam negeri, maka kita berbicara tentang kebanggaan kita ketika memakai produk asli buatan Indonesia.
Alih-alih kita yang menggunakan produk impor, justru beberapa produk lokal berikut ini begitu fenomenal bahkan berhasil merambah pasar internasional, lho!
Ada banyak contoh produk dalam negeri yang tidak hanya sebatas kerajinan saja, namun juga berupa pakaian, tas, sepatu, produk pangan dan masih banyak lagi. Sebut saja diantaranya Tomskins, Eiger, Erigo, Lea Jeans, Terry Palmer, Bagteria, Buccheri, dan lain sebagainya.
Tahu gak sih, contoh produk dalam negeri berikut ini sudah berhasil go internasional dengan kisah dan caranya masing-masing?! Yuk simak daftarnya berikut ini:
1. Indomie
Siapa sih orang Indonesia yang tidak kenal dengan merek mie instan satu ini?! Indomie diproduksi oleh PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Ini adalah contoh produk dalam negeri yang tak hanya populer di Indonesia, tetapi juga di banyak negara di seluruh dunia, termasuk Nigeria, Arab Saudi, dan Amerika Serikat.
Keberhasilan: Indomie berhasil menjadi salah satu mi instan paling terkenal di dunia dengan varian rasa yang disesuaikan dengan selera lokal di berbagai negara. Indomie juga sering dianggap sebagai ikon kuliner Indonesia di luar negeri. Ekspornya pun sudah berhasil menjangkau sekitar 60 negara.
2. Kopiko
Kopiko adalah merek permen kopi yang diproduksi oleh PT Mayora Indah Tbk. Contoh produk dalam negeri satu ini memiliki rasa kopi yang autentik dan menjadi favorit di banyak negara.
3. Tolak Angin
Tolak Angin adalah contoh produk herbal dalam negeri yang diproduksi oleh PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. Produk ini digunakan untuk mengatasi masuk angin, meningkatkan daya tahan tubuh, dan menjaga kesehatan.
4. Gojek
Gojek adalah perusahaan teknologi asal Indonesia yang menyediakan layanan ride-hailing, pengiriman makanan, pembayaran digital, dan berbagai layanan on-demand lainnya.
Apa Manfaat Menggunakan Produk dalam Negeri ?
Jika dijelaskan, manfaat menggunakan produk dalam negeri adalah tanda yang dapat dilihat secara eksplisit. Dan berikut ini adalah manfaat jika Anda memakai produk lokal.
1. Meningkatkan Lapangan Pekerjaan
Jika banyak produk lokal yang dibeli, maka permintaan terhadap produk juga turut meningkat. Hal ini pun akan berdampak pada peningkatan kebutuhan tenaga kerja untuk proses produksi.
Untuk memenuhi permintaan konsumen tersebut, para pebisnis akan membuka lowongan pekerjaan untuk mendapatkan tenaga kerja. Dari situlah lapangan kerja tercipta dan tersedia. Sehingga tingkat pengangguran berkurang, dan bisa menurunkan angka kemiskinan di Indonesia.
2. Meningkatkan Perekonomian dalam Negeri
Manfaat mencintai produk dalam negeri adalah perekonomian dalam negeri yang ikut meningkat.
Dilansir dari Center for Community Economic Development, saat uang dikeluarkan di dalam negeri seperti saat masyarakat membeli produk lokal, maka uang tersebut akan bersirkulasi di dalam negeri dan meningkatkan aktivitas ekonomi dalam negeri.
Dapat disimpulkan bahwa dengan membeli produk lokal, kita dapat meningkatkan perekonomian dalam negeri dan menjaga kelangsungan hidup bisnis lokal.
3. Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Manfaat cinta produk Indonesia, juga bisa berkaitan dengan rasa peduli terhadap negara dan sesama.
Ketika permintaan pasar dan penjualan produk lokal semakin tinggi, tentu berdampak pada ketersediaan lapangan pekerjaan yang semakin banyak.
Semakin banyak orang terjamin pekerjaannya dan punya ladang penghasilan, maka bisa menekan angka ketimpangan ekonomi. Artinya, tingkat kesejahteraan masyarakat pun turut meningkat.
Dengan manfaat mencintai produk dalam negeri, akan ada peluang bisnis dan lapangan pekerjaan sehingga berdampak pada pendapatan masyarakat dan kesejahteraan hidup mereka.
Kata penutup
Mencintai produk lokal tidak hanya sebatas membeli saja, tetapi juga ada unsur kebanggaan dan rasa suka terhadap produk tersebut sehingga dapat menggantikan produk impor yang selama ini kita pakai dengan fungsi yang sama.
Mungkin sebagian dari kalian yang menganggap bahwa brand atau merek itu penting, untuk saat ini kalian bisa melepaskan pola pikir tersebut dan mulailah untuk menggunakan produk lokal walaupun dengan brand atau merek yang tidak terkenal produk impor.
Kita cukup menerapkan prinsip seperti ini untuk mendukung perekonomian nasional sehingga bisa memperkuat daya tahan dan kemandirian ekonomi secara makro
Sekian artikel yang membahas mengenai beberapa Contoh Cinta Produk Indonesia dan Manfaatnya kali ini, semoga kalian bisa memulai menggunakan produk hasil buatan anak bangsa sendiri dan bangga menggunakannya. Jangan lupa berikan komentar dan bagikan tulisan ini juga ya.
Reza Harahap Reza Harahap adalah owner kosngosan. Suka belajar bisnis, finansial, ekonomi, pendidikan dan pekerjaan. Sembari membagikan ide usaha untuk entrepreneur. Blog ini berisi rencana bisnis, strategi investasi, persiapan keuangan dan lainnya
Contoh tindakan cinta produk Indonesia
Pada akhirnya, sobat kosngosan sebagai warga negara Indonesia yang baik memang memiliki hak untuk menggunakan atau tidak menggunakan barang lokal.
Keputusan ada pada sobat kosngosan, namun mimin perlu memberikan beberapa contoh mencintai produk dalam negeri, supaya nantinya kamu bisa tertarik menerapkannya dalam kehidupan sehari hari.
Jadi bila ada pertanyaan seperti ini, sebutkan contoh tindakan cinta produk indonesia! maka kamu bisa jawab, check these out!
Ketika kamu sudah mencintai produk lokal, maka salah satu cara untuk membuktikannya adalah kamu dengan bangga memperkenalkan produk tersebut pada akun media sosialmu, terlebih kamu adalah seorang influencer atau selebgram.
2. Memperkenalkan produk lokal ke teman bule melalui chatting atau pesan online, hal ini berarti kamu turut aktif memberikan informasi mengenai produk buatan negeri kepada teman teman yang berasal dari luar negeri. Mereka juga pastinya penasaran dong mengenai produk lokal kita?
3. Mencari informasi selengkapnya mengenai barang kebutuhan sehari – hari yang diproduksi dalam negeri. Hal ini untuk meningkatkan pengetahuanmu terhadap produk tersebut, sehingga kamu menjadi lebih tahu mengenai manfaatnya, kelebihan dan kekurangannya.
4. Memasukan produk lokal dalam daftar belanja kebutuhan pribadi, jadi apabila kamu hendak shopping di marketplace, ada baiknya untuk lebih memprioritaskan produk lokal dibanding kamu membeli produk dari luar negeri. Selama masih ada di dalam negeri, kenapa harus repot-repot beli dari luar?
5. Menyuruh karyawan/pegawai menggunakan seragam batik buatan dalam negeri untuk hari tertentu. Apabila kamu memiliki perusahaan dan punya karyawan yang bekerja didalam sana, maka tidak ada salahnya membuat peraturan mengenakan batik atau pakaian khas budaya di tempatmu.
6. Menyuruh siswa dan guru menggunakan seragam buatan dalam negeri, tentu saja pakaian seragam harusnya dibuat oleh pabrik lokal, seperti seragam sekolah, guru dan para karyawan kantoran juga. Sehingga supply terhadap pakaian lokal tetap eksis
Tags: produk indonesia