Dampak Cinta Produk Indonesia terhadap Pengrajin Lokal dalam Dunia Sulam dan DIY
Alasan Harus Cinta Produk dalam Negeri
Cinta produk dalam negeri merupakan sebuah sikap yang membawa dampak positif bagi berbagai aspek kehidupan, mulai dari ekonomi lokal hingga pelestarian budaya.
Ada beberapa alasan yang mendasari pentingnya mendukung produk-produk dalam negeri, diantaranya :
1. Mendukung Ekonomi Lokal
Mendukung produk dalam negeri berarti memberikan dukungan langsung kepada produsen dan pelaku usaha lokal.
memilih untuk membeli produk lokal, kita secara tidak langsung ikut berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan para petani, pengrajin, dan pekerja lokal.
Uang yang dihabiskan untuk membeli produk-produk tersebut akan berputar di dalam ekonomi lokal, menciptakan siklus keberlanjutan yang berujung pada pertumbuhan ekonomi yang lebih stabil dan inklusif.
2. Mengurangi Emisi Karbon
Salah satu manfaat besar dari memilih produk dalam negeri adalah mengurangi dampak lingkungan yang dihasilkan dari rantai pasokan yang panjang.
Dengan membeli produk lokal, kita mengurangi kebutuhan akan transportasi jarak jauh yang seringkali menghasilkan emisi karbon tinggi.
Hal ini berarti kita secara efektif membantu mengurangi jejak karbon dan meningkatkan keberlanjutan lingkungan.
3. Pemeliharaan Keterampilan Tradisional
Produk lokal sering kali memperlihatkan keunikan budaya dan keterampilan tradisional yang melekat pada daerah atau komunitas tertentu.
Dengan mendukung produk dalam negeri, kita turut memelihara dan menjaga keberlangsungan keterampilan tradisional ini.
Pemeliharaan ini membantu mencegah hilangnya warisan budaya yang berharga dan memungkinkan para pengrajin dan seniman lokal untuk terus mewariskan pengetahuan dan keterampilan mereka kepada generasi berikutnya.
Apa Itu Produk dalam Negeri (Produk Lokal)?
Pengertian produk dalam negeri atau produk lokal adalah produk yang bahan baku dan pembuatannya berasal dari dalam negeri. Meskipun punya harga yang terpaut mahal dibandingkan produk impor, namun kualitas produk lokal tidak bisa dipandang sebelah mata.
Dilansir dari Law Insider, produk dalam negeri atau produk lokal berarti setiap barang yang berwujud, yang ditanam, dipanen, dibuat, diproduksi, atau dirakit secara lokal dalam suatu negara.
Untuk bisa disebut sebagai produk lokal, suatu produk harus memenuhi setidaknya empat syarat, yaitu:
- Penggunaan bahan baku yang berasal dari dalam negeri.
- Barang diproduksi atau dihasilkan di dalam negeri.
- Barang menggunakan brand lokal.
- Barang dibuat oleh perusahaan yang sahamnya dimiliki oleh pemilik modal dari dalam negeri.
Keunggulan dan keunikan produk lokal ada pada ciri khas atau identitas lokal yang membedakannya dari produk impor.
Namun dalam hal ini, peran dan kesadaran konsumen sangat dibutuhkan dalam mendukung kemajuan produk lokal. Pembelian produk bisa menjadi efek positif yang secara tak langsung mendukung pengembangan industri.
Lalu sejauh ini, seperti apa dan sudah sejauh mana kesadaran masyarakat menggunakan produk lokal? Untuk mengetahui jawabannya, simak pembahasan berikut ini.
Kesadaran Masyarakat Menggunakan Produk dalam Negeri
Hanya saja, kesadaran masyarakat Indonesia akan manfaat menggunakan barang buatan dalam negeri, masih sangat kurang. Anggapan masyarakat tentang kualitas produk impor yang lebih baik dibandingkan produk lokal masih cukup kuat.
Selain itu, masyarakat Indonesia memiliki daya beli yang tinggi pada produk buatan luar negeri. Anggapan bahwa produk luar negeri lebih bagus dan lebih bergengsi untuk digunakan juga menjadi bentuk aktualisasi diri bahwa selera masyarakat tinggi. Namun, hal itulah yang menyebabkan produk buatan negeri kurang eksis.
Sebagai warga negara Indonesia yang bangga, menggunakan produk buatan dalam negeri dipercaya dapat menguntungkan negeri dan para pelaku bisnis lokal.
Hal itu akan berakibat pada memperlemah dan memburuknya keadaan pasar produsen dalam negeri. Sehingga alangkah baiknya kita sebagai warga negara mulai mencintai semua produk yang asli berasal dari Indonesia.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam acara Business Matching 2023 menyampaikan, bahwa berdasarkan hasil simulasi yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik, dampak pembelian produk dalam negeri senilai Rp400 triliun atau sebesar 1,67-1,71 persen.
Pada tahun 2021 menunjukan angka pertumbuhan ekonomi sebesar 3,69 persen. Maka dengan memaksimalkan penggunaan produk dalam negeri, ekonomi Indonesia dapat terdongkrak 5,36 hingga 5,4 persen.
Alasan Memilih Produk dalam Negeri
Terdapat beberapa alasan mengapa kita harus membeli produk dalam negeri. Selain untuk membantu perkembangan UKM atau UMKM lokal, masih ada banyak alasan yang untuk mendukung penggunaan produk lokal. Berikut ini 5 alasan memakai dan mencintai produk lokal.
1. Kualitas Produk Berani Diadu
Sebenarnya produk lokal Indonesia dapat bersaing dengan produk impor. Banyak produk dalam negeri yang memiliki kualitas tak kalah baik dengan produk luar negeri. Namun rendahnya kesadaran masyarakat yang membuat produk lokal tidak terlalu eksis.
5 Contoh Produk Dalam Negeri yang Fenomenal & Go Internasional
Berbicara tentang produk lokal dalam negeri, maka kita berbicara tentang kebanggaan kita ketika memakai produk asli buatan Indonesia.
Alih-alih kita yang menggunakan produk impor, justru beberapa produk lokal berikut ini begitu fenomenal bahkan berhasil merambah pasar internasional, lho!
Ada banyak contoh produk dalam negeri yang tidak hanya sebatas kerajinan saja, namun juga berupa pakaian, tas, sepatu, produk pangan dan masih banyak lagi. Sebut saja diantaranya Tomskins, Eiger, Erigo, Lea Jeans, Terry Palmer, Bagteria, Buccheri, dan lain sebagainya.
Tahu gak sih, contoh produk dalam negeri berikut ini sudah berhasil go internasional dengan kisah dan caranya masing-masing?! Yuk simak daftarnya berikut ini:
1. Indomie
Siapa sih orang Indonesia yang tidak kenal dengan merek mie instan satu ini?! Indomie diproduksi oleh PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Ini adalah contoh produk dalam negeri yang tak hanya populer di Indonesia, tetapi juga di banyak negara di seluruh dunia, termasuk Nigeria, Arab Saudi, dan Amerika Serikat.
Keberhasilan: Indomie berhasil menjadi salah satu mi instan paling terkenal di dunia dengan varian rasa yang disesuaikan dengan selera lokal di berbagai negara. Indomie juga sering dianggap sebagai ikon kuliner Indonesia di luar negeri. Ekspornya pun sudah berhasil menjangkau sekitar 60 negara.
2. Kopiko
Kopiko adalah merek permen kopi yang diproduksi oleh PT Mayora Indah Tbk. Contoh produk dalam negeri satu ini memiliki rasa kopi yang autentik dan menjadi favorit di banyak negara.
3. Tolak Angin
Tolak Angin adalah contoh produk herbal dalam negeri yang diproduksi oleh PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. Produk ini digunakan untuk mengatasi masuk angin, meningkatkan daya tahan tubuh, dan menjaga kesehatan.
4. Gojek
Gojek adalah perusahaan teknologi asal Indonesia yang menyediakan layanan ride-hailing, pengiriman makanan, pembayaran digital, dan berbagai layanan on-demand lainnya.
Tags: produk indonesia