Dampak Cinta Produk Indonesia terhadap Pengrajin Lokal dalam Dunia Sulam dan DIY
Ayo Berdiskusi
Pada halaman 121 sampai 122, teman-teman diminta berdiskusi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang disajikan.
Jawaban (Halaman 121-122)
Karena kualitas produk Indonesia tidak kalah dengan produk luar negeri, untuk menghargai karya anak bangsa, dan untuk memajukan ekonomi Indonesia.
3. Apa yang terjadi jika kita lebih banyak membeli barang dari luar negeri?
Dapat mengancam ekonomi Indonesia, dapat membunuh kreativitas anak bangsa, dan justru meningkatkan ekonomi negara lain.
4. Apa yang akan terjadi jika kita lebih banyak menggunakan produk Indonesia?
Kondisi ekonomi Indonesia akan stabil bahkan meningkat, membuat lapangan kerja semakin banyak sehingga mengurangi kriminalitas, dan kreativitas anak bangsa dapat berkembang lebih jauh.
5. Apa dampak cinta produk Indonesia bagi para pengrajin dalam negari?
Memajukan usaha para pengrajin, meningkatkan ekonomi para pengrajin, dan membuat kreativitas para pengrajin semakin berkembang.
6. Apa dampak cinta produk Indonesia bagi kemajuan perekonomian bangsa Indonesia?
Membuat ekonomi Indonesia stabil bahkan meningkat, menurunkan angka kriminalitas, menurunkan angka kemiskinan, dan mendukung pembangunan Indonesia.
7. Bagaimana dengan kamu, apakah kamu sudah menggunakan produk Indonesia? Ceritakan pengalamanmu.
Kata penutup
Mencintai produk lokal tidak hanya sebatas membeli saja, tetapi juga ada unsur kebanggaan dan rasa suka terhadap produk tersebut sehingga dapat menggantikan produk impor yang selama ini kita pakai dengan fungsi yang sama.
Mungkin sebagian dari kalian yang menganggap bahwa brand atau merek itu penting, untuk saat ini kalian bisa melepaskan pola pikir tersebut dan mulailah untuk menggunakan produk lokal walaupun dengan brand atau merek yang tidak terkenal produk impor.
Kita cukup menerapkan prinsip seperti ini untuk mendukung perekonomian nasional sehingga bisa memperkuat daya tahan dan kemandirian ekonomi secara makro
Sekian artikel yang membahas mengenai beberapa Contoh Cinta Produk Indonesia dan Manfaatnya kali ini, semoga kalian bisa memulai menggunakan produk hasil buatan anak bangsa sendiri dan bangga menggunakannya. Jangan lupa berikan komentar dan bagikan tulisan ini juga ya.
Reza Harahap Reza Harahap adalah owner kosngosan. Suka belajar bisnis, finansial, ekonomi, pendidikan dan pekerjaan. Sembari membagikan ide usaha untuk entrepreneur. Blog ini berisi rencana bisnis, strategi investasi, persiapan keuangan dan lainnya
Kunci Jawaban Buku Tematik Tema 4 Kelas 6 Halaman 119, 120, 121, 122, 123, 124
Kunci Jawaban Kelas 6 Tema 4 Halaman 119, 120, 121, 122, 123, 124 – Buku siswa kelas 6 tema 4 edisi revisi 2018 diterbitkan dengan judul Globalisasi dengan subtema 3 berjudul Globalisasi dan Cinta Tanah Air.
Pada subtema 3 pembelajaran 4 terdiri dari 7 halaman yaitu halaman 118-124. Pembelajaran 4 ini terdapat subjudul-subjudul yaitu :
- Ayo Membaca halaman 118
- Ayo Berdiskusi halaman 121
- Ayo Mencoba halaman 122
- Ayo Renungkan halaman 124
Ayo Mencoba
Pada halaman 123 hingga 124, teman-teman diminta menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan luas permukaan bangun ruang.
Jawaban (Halaman 123-124)
L = 4 x (12 x 6) + 2 x (6 x 6)
L = 4 x 72 + 2 x 36
L = 288 + 72
L = 360 cm 2
4. Apa hubungan antara luas permukaan bangun 1, bangun 2, dan bangun 3.
Luas bangun 1 dan 2 sama, sedangkan bangun 3 tidak sama dengan bangun 1 dan 2.
5. Apa yang bisa kamu simpulkan tentang luas permukaan bangun gabungan?
Sisi bangun ruang yang meyentuh bangun lain dalam bangun gabungan tidak bisa lagi disebut permukaan sehingga tidak termasuk bagian dari luas permukaan bangun gabungan.
Luas permukaan adalah sisi terluar yang menutupi bangun ruang. Hitunglah luas permukaan bangun berikut.
L = 4 x (20 x 10) + 2 x (10 x 10)
L = 4 x 200 + 2 x 100
L = 800 + 200
L = 1.000 cm 2
Demikian kunci jawaban buku siswa kelas 6 tema 4 Globalisasi halaman 119, 120, 121, 122, 123, 124. Semoga membantu teman-teman dalam menjawab soal-soal yang disajikan.
Ayo Membaca
Pada halaman 118, disajikan sebuah teks yang harus teman-teman baca.
Lihat di sekitarmu. Perhatikan baju, sepatu olahraga, atau tas yang kamu dan temanmu gunakan. Tentu ada sebagian dari kalian yang memakai banyak barang-barang produksi luar negeri dengan berbagai merek terkenal. Terutama kalian yang tinggal di kota-kota besar. Apakah barang-barang yang kalian pakai ada yang dibuat di dalam negeri? Banyak lho, baju-baju, sepatu-sepatu, atau tas-tas produksi dalam negeri yang kualitasnya sama, bahkan lebih baik dari barang sejenis produksi luar negeri.
Globalisasi membawa kemudahan dalam pertukaran produk. Kemajuan teknologi memotong berbagai biaya yang dibutuhkan dalam pengiriman produk ke negara lain. Dahulu, untuk melindungi produk dalam negerinya dari serbuan produk negara lain, pemerintah memberlakukan pajak yang tinggi untuk produk impor. Oleh karena itu, dahulu produk impor tidak terjangkau oleh masyarakat luas. Harganya mahal. Hanya segelintir masyarakat yang mampu membelinya. Di era globalisasi, tuntutan perdagangan bebas antar-negara mengecilkan kemungkinan untuk memberlakukan pajak yang tinggi. Akibatnya, produk dalam negeri harus rela bersaing dengan berbagai merek produk luar negeri.
Siapa yang dirugikan jika produk luar negeri lebih diminati oleh masyarakat? Tentunya para pengrajin kreatif dari berbagai pelosok negeri. Teman, kerabat, saudara, atau mungkin orang tua kita sendiri dapat menjadi pengrajin yang merugi.
Siapa yang dapat memelihara kelangsungan produksi dalam negeri? Tentu hanya kita, sang anak negeri. Sudah sepatutnya kita menghargai kreativitas saudara sendiri. Sehingga, ketika suatu hari kamu berbelanja di toko sepatu, dan dihadapkan pada pilihan sepatu buatan Indonesia atau sepatu buatan Amerika, mana yang akan kamu beli? Hanya anak Indonesia yang cinta produksi Indonesia yang akan memilih sepatu produksi dalam negeri.
Sumber :
Anggari, Angi St. dkk. (2018). Tema 4 Globalisasi Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Buku Siswa SD/MI Kelas VI. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
Tags: produk indonesia