Dampak Cinta Produk Indonesia terhadap Pengrajin Lokal dalam Dunia Sulam dan DIY
Kesadaran Masyarakat Menggunakan Produk dalam Negeri
Hanya saja, kesadaran masyarakat Indonesia akan manfaat menggunakan barang buatan dalam negeri, masih sangat kurang. Anggapan masyarakat tentang kualitas produk impor yang lebih baik dibandingkan produk lokal masih cukup kuat.
Selain itu, masyarakat Indonesia memiliki daya beli yang tinggi pada produk buatan luar negeri. Anggapan bahwa produk luar negeri lebih bagus dan lebih bergengsi untuk digunakan juga menjadi bentuk aktualisasi diri bahwa selera masyarakat tinggi. Namun, hal itulah yang menyebabkan produk buatan negeri kurang eksis.
Sebagai warga negara Indonesia yang bangga, menggunakan produk buatan dalam negeri dipercaya dapat menguntungkan negeri dan para pelaku bisnis lokal.
Hal itu akan berakibat pada memperlemah dan memburuknya keadaan pasar produsen dalam negeri. Sehingga alangkah baiknya kita sebagai warga negara mulai mencintai semua produk yang asli berasal dari Indonesia.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam acara Business Matching 2023 menyampaikan, bahwa berdasarkan hasil simulasi yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik, dampak pembelian produk dalam negeri senilai Rp400 triliun atau sebesar 1,67-1,71 persen.
Pada tahun 2021 menunjukan angka pertumbuhan ekonomi sebesar 3,69 persen. Maka dengan memaksimalkan penggunaan produk dalam negeri, ekonomi Indonesia dapat terdongkrak 5,36 hingga 5,4 persen.
Alasan Memilih Produk dalam Negeri
Terdapat beberapa alasan mengapa kita harus membeli produk dalam negeri. Selain untuk membantu perkembangan UKM atau UMKM lokal, masih ada banyak alasan yang untuk mendukung penggunaan produk lokal. Berikut ini 5 alasan memakai dan mencintai produk lokal.
1. Kualitas Produk Berani Diadu
Sebenarnya produk lokal Indonesia dapat bersaing dengan produk impor. Banyak produk dalam negeri yang memiliki kualitas tak kalah baik dengan produk luar negeri. Namun rendahnya kesadaran masyarakat yang membuat produk lokal tidak terlalu eksis.
Bagaimana Cara Kita Mencintai Produk Dalam Negeri?
1. Membeli Produk Dalam Negeri Ketika Berbelanja
Salah satu contoh tindakan cinta produk dalam negeri adalah dengan memasukkan produk lokal ke daftar belanjaan Anda, baik itu kebutuhan primer, sekunder, maupun tersier. Dengan demikian artinya Anda turut memberikan kontribusi untuk usaha lokal.
Misalnya Anda membeli sayur, buah, atau bahan makanan lainnya yang diproduksi oleh petani lokal. Atau Anda juga bisa membeli pakaian, sepatu, tas, dan fashion item lainnya dari brand-brand lokal.
2. Mengajak Orang Terdekat Menggunakan Produk Dalam Negeri
Satu orang dapat menggerakkan banyak orang. Artinya, selain memulai dari diri sendiri, Anda juga bisa mengajak sahabat, tetangga, atau keluarga untuk membeli dan menggunakan produk dalam negeri. Dengan begitu, Anda juga ikut membantu mempromosikan produk dalam negeri ke banyak orang.
Sebagai langkah awal, Anda dapat memberikan produk sampel untuk meyakinkan mereka bahwa produk anak bangsa juga memiliki kualitas yang tak kalah dengan produk luar negeri.
3. Bergabung dalam Komunitas
Contoh tindakan cinta produk dalam negeri juga dapat diwujudkan dengan bergabung komunitas, misalnya komunitas pecinta batik, komunitas pecinta kuliner Indonesia, dan lainnya.
Di komunitas tersebut, Anda bisa saling bertukar cerita, pengalaman, bahkan berbagi informasi mengenai produk lokal terbaru yang sedang tren. Manfaat lain bergabung komunitas adalah Anda juga dapat melakukan promosi secara masif.
4. Membantu Promosi di Media Sosial
Satu lagi cara yang bisa Anda lakukan untuk mencintai produk dalam negeri adalah dengan membantu promosi. Saat ini sosial media menjadi alat promosi paling efektif. Anda bisa memulainya dari aplikasi tersebut.
5 Contoh Produk Dalam Negeri yang Fenomenal & Go Internasional
Berbicara tentang produk lokal dalam negeri, maka kita berbicara tentang kebanggaan kita ketika memakai produk asli buatan Indonesia.
Alih-alih kita yang menggunakan produk impor, justru beberapa produk lokal berikut ini begitu fenomenal bahkan berhasil merambah pasar internasional, lho!
Ada banyak contoh produk dalam negeri yang tidak hanya sebatas kerajinan saja, namun juga berupa pakaian, tas, sepatu, produk pangan dan masih banyak lagi. Sebut saja diantaranya Tomskins, Eiger, Erigo, Lea Jeans, Terry Palmer, Bagteria, Buccheri, dan lain sebagainya.
Tahu gak sih, contoh produk dalam negeri berikut ini sudah berhasil go internasional dengan kisah dan caranya masing-masing?! Yuk simak daftarnya berikut ini:
1. Indomie
Siapa sih orang Indonesia yang tidak kenal dengan merek mie instan satu ini?! Indomie diproduksi oleh PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Ini adalah contoh produk dalam negeri yang tak hanya populer di Indonesia, tetapi juga di banyak negara di seluruh dunia, termasuk Nigeria, Arab Saudi, dan Amerika Serikat.
Keberhasilan: Indomie berhasil menjadi salah satu mi instan paling terkenal di dunia dengan varian rasa yang disesuaikan dengan selera lokal di berbagai negara. Indomie juga sering dianggap sebagai ikon kuliner Indonesia di luar negeri. Ekspornya pun sudah berhasil menjangkau sekitar 60 negara.
2. Kopiko
Kopiko adalah merek permen kopi yang diproduksi oleh PT Mayora Indah Tbk. Contoh produk dalam negeri satu ini memiliki rasa kopi yang autentik dan menjadi favorit di banyak negara.
3. Tolak Angin
Tolak Angin adalah contoh produk herbal dalam negeri yang diproduksi oleh PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. Produk ini digunakan untuk mengatasi masuk angin, meningkatkan daya tahan tubuh, dan menjaga kesehatan.
4. Gojek
Gojek adalah perusahaan teknologi asal Indonesia yang menyediakan layanan ride-hailing, pengiriman makanan, pembayaran digital, dan berbagai layanan on-demand lainnya.
Alasan Harus Cinta Produk dalam Negeri
Cinta produk dalam negeri merupakan sebuah sikap yang membawa dampak positif bagi berbagai aspek kehidupan, mulai dari ekonomi lokal hingga pelestarian budaya.
Ada beberapa alasan yang mendasari pentingnya mendukung produk-produk dalam negeri, diantaranya :
1. Mendukung Ekonomi Lokal
Mendukung produk dalam negeri berarti memberikan dukungan langsung kepada produsen dan pelaku usaha lokal.
memilih untuk membeli produk lokal, kita secara tidak langsung ikut berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan para petani, pengrajin, dan pekerja lokal.
Uang yang dihabiskan untuk membeli produk-produk tersebut akan berputar di dalam ekonomi lokal, menciptakan siklus keberlanjutan yang berujung pada pertumbuhan ekonomi yang lebih stabil dan inklusif.
2. Mengurangi Emisi Karbon
Salah satu manfaat besar dari memilih produk dalam negeri adalah mengurangi dampak lingkungan yang dihasilkan dari rantai pasokan yang panjang.
Dengan membeli produk lokal, kita mengurangi kebutuhan akan transportasi jarak jauh yang seringkali menghasilkan emisi karbon tinggi.
Hal ini berarti kita secara efektif membantu mengurangi jejak karbon dan meningkatkan keberlanjutan lingkungan.
3. Pemeliharaan Keterampilan Tradisional
Produk lokal sering kali memperlihatkan keunikan budaya dan keterampilan tradisional yang melekat pada daerah atau komunitas tertentu.
Dengan mendukung produk dalam negeri, kita turut memelihara dan menjaga keberlangsungan keterampilan tradisional ini.
Pemeliharaan ini membantu mencegah hilangnya warisan budaya yang berharga dan memungkinkan para pengrajin dan seniman lokal untuk terus mewariskan pengetahuan dan keterampilan mereka kepada generasi berikutnya.
Contoh Tindakan Cinta Produk Indonesia
Ada banyak pengertian mencintai produk Indonesia. Namun secara sederhana mencintai produk lokal berarti menghargai dan menyukai
Selain itu turut membeli sesuatu barang atau jasa yang diproduksi dan dimiliki oleh masyarakat, perorangan atau perusahaan yang berasal dari Indonesia, baik bahan baku, tenaga kerja maupun proses produksi yang berada di wilayah Indonesia.
Sebagai warga negara yang mencintai negaranya sudah selayaknya sobat kosngosan menggunakan produk dalam negeri. Dan cinta terhadap produk dalam negeri merupakan salah satu bentuk bela negara dalam bentuk non fisik.
Tags: produk indonesia