Dampak Cinta Produk Indonesia terhadap Pengrajin Lokal dalam Dunia Sulam dan DIY
Contoh tindakan cinta produk Indonesia
Pada akhirnya, sobat kosngosan sebagai warga negara Indonesia yang baik memang memiliki hak untuk menggunakan atau tidak menggunakan barang lokal.
Keputusan ada pada sobat kosngosan, namun mimin perlu memberikan beberapa contoh mencintai produk dalam negeri, supaya nantinya kamu bisa tertarik menerapkannya dalam kehidupan sehari hari.
Jadi bila ada pertanyaan seperti ini, sebutkan contoh tindakan cinta produk indonesia! maka kamu bisa jawab, check these out!
Ketika kamu sudah mencintai produk lokal, maka salah satu cara untuk membuktikannya adalah kamu dengan bangga memperkenalkan produk tersebut pada akun media sosialmu, terlebih kamu adalah seorang influencer atau selebgram.
2. Memperkenalkan produk lokal ke teman bule melalui chatting atau pesan online, hal ini berarti kamu turut aktif memberikan informasi mengenai produk buatan negeri kepada teman teman yang berasal dari luar negeri. Mereka juga pastinya penasaran dong mengenai produk lokal kita?
3. Mencari informasi selengkapnya mengenai barang kebutuhan sehari – hari yang diproduksi dalam negeri. Hal ini untuk meningkatkan pengetahuanmu terhadap produk tersebut, sehingga kamu menjadi lebih tahu mengenai manfaatnya, kelebihan dan kekurangannya.
4. Memasukan produk lokal dalam daftar belanja kebutuhan pribadi, jadi apabila kamu hendak shopping di marketplace, ada baiknya untuk lebih memprioritaskan produk lokal dibanding kamu membeli produk dari luar negeri. Selama masih ada di dalam negeri, kenapa harus repot-repot beli dari luar?
5. Menyuruh karyawan/pegawai menggunakan seragam batik buatan dalam negeri untuk hari tertentu. Apabila kamu memiliki perusahaan dan punya karyawan yang bekerja didalam sana, maka tidak ada salahnya membuat peraturan mengenakan batik atau pakaian khas budaya di tempatmu.
6. Menyuruh siswa dan guru menggunakan seragam buatan dalam negeri, tentu saja pakaian seragam harusnya dibuat oleh pabrik lokal, seperti seragam sekolah, guru dan para karyawan kantoran juga. Sehingga supply terhadap pakaian lokal tetap eksis
Ayo Membaca
Pada halaman 118, disajikan sebuah teks yang harus teman-teman baca.
Lihat di sekitarmu. Perhatikan baju, sepatu olahraga, atau tas yang kamu dan temanmu gunakan. Tentu ada sebagian dari kalian yang memakai banyak barang-barang produksi luar negeri dengan berbagai merek terkenal. Terutama kalian yang tinggal di kota-kota besar. Apakah barang-barang yang kalian pakai ada yang dibuat di dalam negeri? Banyak lho, baju-baju, sepatu-sepatu, atau tas-tas produksi dalam negeri yang kualitasnya sama, bahkan lebih baik dari barang sejenis produksi luar negeri.
Globalisasi membawa kemudahan dalam pertukaran produk. Kemajuan teknologi memotong berbagai biaya yang dibutuhkan dalam pengiriman produk ke negara lain. Dahulu, untuk melindungi produk dalam negerinya dari serbuan produk negara lain, pemerintah memberlakukan pajak yang tinggi untuk produk impor. Oleh karena itu, dahulu produk impor tidak terjangkau oleh masyarakat luas. Harganya mahal. Hanya segelintir masyarakat yang mampu membelinya. Di era globalisasi, tuntutan perdagangan bebas antar-negara mengecilkan kemungkinan untuk memberlakukan pajak yang tinggi. Akibatnya, produk dalam negeri harus rela bersaing dengan berbagai merek produk luar negeri.
Siapa yang dirugikan jika produk luar negeri lebih diminati oleh masyarakat? Tentunya para pengrajin kreatif dari berbagai pelosok negeri. Teman, kerabat, saudara, atau mungkin orang tua kita sendiri dapat menjadi pengrajin yang merugi.
Siapa yang dapat memelihara kelangsungan produksi dalam negeri? Tentu hanya kita, sang anak negeri. Sudah sepatutnya kita menghargai kreativitas saudara sendiri. Sehingga, ketika suatu hari kamu berbelanja di toko sepatu, dan dihadapkan pada pilihan sepatu buatan Indonesia atau sepatu buatan Amerika, mana yang akan kamu beli? Hanya anak Indonesia yang cinta produksi Indonesia yang akan memilih sepatu produksi dalam negeri.
Sumber :
Anggari, Angi St. dkk. (2018). Tema 4 Globalisasi Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Buku Siswa SD/MI Kelas VI. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
Apa Manfaat Menggunakan Produk dalam Negeri ?
Jika dijelaskan, manfaat menggunakan produk dalam negeri adalah tanda yang dapat dilihat secara eksplisit. Dan berikut ini adalah manfaat jika Anda memakai produk lokal.
1. Meningkatkan Lapangan Pekerjaan
Jika banyak produk lokal yang dibeli, maka permintaan terhadap produk juga turut meningkat. Hal ini pun akan berdampak pada peningkatan kebutuhan tenaga kerja untuk proses produksi.
Untuk memenuhi permintaan konsumen tersebut, para pebisnis akan membuka lowongan pekerjaan untuk mendapatkan tenaga kerja. Dari situlah lapangan kerja tercipta dan tersedia. Sehingga tingkat pengangguran berkurang, dan bisa menurunkan angka kemiskinan di Indonesia.
2. Meningkatkan Perekonomian dalam Negeri
Manfaat mencintai produk dalam negeri adalah perekonomian dalam negeri yang ikut meningkat.
Dilansir dari Center for Community Economic Development, saat uang dikeluarkan di dalam negeri seperti saat masyarakat membeli produk lokal, maka uang tersebut akan bersirkulasi di dalam negeri dan meningkatkan aktivitas ekonomi dalam negeri.
Dapat disimpulkan bahwa dengan membeli produk lokal, kita dapat meningkatkan perekonomian dalam negeri dan menjaga kelangsungan hidup bisnis lokal.
3. Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Manfaat cinta produk Indonesia, juga bisa berkaitan dengan rasa peduli terhadap negara dan sesama.
Ketika permintaan pasar dan penjualan produk lokal semakin tinggi, tentu berdampak pada ketersediaan lapangan pekerjaan yang semakin banyak.
Semakin banyak orang terjamin pekerjaannya dan punya ladang penghasilan, maka bisa menekan angka ketimpangan ekonomi. Artinya, tingkat kesejahteraan masyarakat pun turut meningkat.
Dengan manfaat mencintai produk dalam negeri, akan ada peluang bisnis dan lapangan pekerjaan sehingga berdampak pada pendapatan masyarakat dan kesejahteraan hidup mereka.
Alasan Harus Cinta Produk dalam Negeri
Cinta produk dalam negeri merupakan sebuah sikap yang membawa dampak positif bagi berbagai aspek kehidupan, mulai dari ekonomi lokal hingga pelestarian budaya.
Ada beberapa alasan yang mendasari pentingnya mendukung produk-produk dalam negeri, diantaranya :
1. Mendukung Ekonomi Lokal
Mendukung produk dalam negeri berarti memberikan dukungan langsung kepada produsen dan pelaku usaha lokal.
memilih untuk membeli produk lokal, kita secara tidak langsung ikut berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan para petani, pengrajin, dan pekerja lokal.
Uang yang dihabiskan untuk membeli produk-produk tersebut akan berputar di dalam ekonomi lokal, menciptakan siklus keberlanjutan yang berujung pada pertumbuhan ekonomi yang lebih stabil dan inklusif.
2. Mengurangi Emisi Karbon
Salah satu manfaat besar dari memilih produk dalam negeri adalah mengurangi dampak lingkungan yang dihasilkan dari rantai pasokan yang panjang.
Dengan membeli produk lokal, kita mengurangi kebutuhan akan transportasi jarak jauh yang seringkali menghasilkan emisi karbon tinggi.
Hal ini berarti kita secara efektif membantu mengurangi jejak karbon dan meningkatkan keberlanjutan lingkungan.
3. Pemeliharaan Keterampilan Tradisional
Produk lokal sering kali memperlihatkan keunikan budaya dan keterampilan tradisional yang melekat pada daerah atau komunitas tertentu.
Dengan mendukung produk dalam negeri, kita turut memelihara dan menjaga keberlangsungan keterampilan tradisional ini.
Pemeliharaan ini membantu mencegah hilangnya warisan budaya yang berharga dan memungkinkan para pengrajin dan seniman lokal untuk terus mewariskan pengetahuan dan keterampilan mereka kepada generasi berikutnya.
Bagaimana Cara Kita Mencintai Produk Dalam Negeri?
1. Membeli Produk Dalam Negeri Ketika Berbelanja
Salah satu contoh tindakan cinta produk dalam negeri adalah dengan memasukkan produk lokal ke daftar belanjaan Anda, baik itu kebutuhan primer, sekunder, maupun tersier. Dengan demikian artinya Anda turut memberikan kontribusi untuk usaha lokal.
Misalnya Anda membeli sayur, buah, atau bahan makanan lainnya yang diproduksi oleh petani lokal. Atau Anda juga bisa membeli pakaian, sepatu, tas, dan fashion item lainnya dari brand-brand lokal.
2. Mengajak Orang Terdekat Menggunakan Produk Dalam Negeri
Satu orang dapat menggerakkan banyak orang. Artinya, selain memulai dari diri sendiri, Anda juga bisa mengajak sahabat, tetangga, atau keluarga untuk membeli dan menggunakan produk dalam negeri. Dengan begitu, Anda juga ikut membantu mempromosikan produk dalam negeri ke banyak orang.
Sebagai langkah awal, Anda dapat memberikan produk sampel untuk meyakinkan mereka bahwa produk anak bangsa juga memiliki kualitas yang tak kalah dengan produk luar negeri.
3. Bergabung dalam Komunitas
Contoh tindakan cinta produk dalam negeri juga dapat diwujudkan dengan bergabung komunitas, misalnya komunitas pecinta batik, komunitas pecinta kuliner Indonesia, dan lainnya.
Di komunitas tersebut, Anda bisa saling bertukar cerita, pengalaman, bahkan berbagi informasi mengenai produk lokal terbaru yang sedang tren. Manfaat lain bergabung komunitas adalah Anda juga dapat melakukan promosi secara masif.
4. Membantu Promosi di Media Sosial
Satu lagi cara yang bisa Anda lakukan untuk mencintai produk dalam negeri adalah dengan membantu promosi. Saat ini sosial media menjadi alat promosi paling efektif. Anda bisa memulainya dari aplikasi tersebut.
Tags: produk indonesia