Dampak Cinta Produk Indonesia terhadap Pengrajin Lokal dalam Dunia Sulam dan DIY
Kunci Jawaban Buku Tematik Tema 4 Kelas 6 Halaman 119, 120, 121, 122, 123, 124
Kunci Jawaban Kelas 6 Tema 4 Halaman 119, 120, 121, 122, 123, 124 – Buku siswa kelas 6 tema 4 edisi revisi 2018 diterbitkan dengan judul Globalisasi dengan subtema 3 berjudul Globalisasi dan Cinta Tanah Air.
Pada subtema 3 pembelajaran 4 terdiri dari 7 halaman yaitu halaman 118-124. Pembelajaran 4 ini terdapat subjudul-subjudul yaitu :
- Ayo Membaca halaman 118
- Ayo Berdiskusi halaman 121
- Ayo Mencoba halaman 122
- Ayo Renungkan halaman 124
Bagaimana Cara Kita Mencintai Produk Dalam Negeri?
1. Membeli Produk Dalam Negeri Ketika Berbelanja
Salah satu contoh tindakan cinta produk dalam negeri adalah dengan memasukkan produk lokal ke daftar belanjaan Anda, baik itu kebutuhan primer, sekunder, maupun tersier. Dengan demikian artinya Anda turut memberikan kontribusi untuk usaha lokal.
Misalnya Anda membeli sayur, buah, atau bahan makanan lainnya yang diproduksi oleh petani lokal. Atau Anda juga bisa membeli pakaian, sepatu, tas, dan fashion item lainnya dari brand-brand lokal.
2. Mengajak Orang Terdekat Menggunakan Produk Dalam Negeri
Satu orang dapat menggerakkan banyak orang. Artinya, selain memulai dari diri sendiri, Anda juga bisa mengajak sahabat, tetangga, atau keluarga untuk membeli dan menggunakan produk dalam negeri. Dengan begitu, Anda juga ikut membantu mempromosikan produk dalam negeri ke banyak orang.
Sebagai langkah awal, Anda dapat memberikan produk sampel untuk meyakinkan mereka bahwa produk anak bangsa juga memiliki kualitas yang tak kalah dengan produk luar negeri.
3. Bergabung dalam Komunitas
Contoh tindakan cinta produk dalam negeri juga dapat diwujudkan dengan bergabung komunitas, misalnya komunitas pecinta batik, komunitas pecinta kuliner Indonesia, dan lainnya.
Di komunitas tersebut, Anda bisa saling bertukar cerita, pengalaman, bahkan berbagi informasi mengenai produk lokal terbaru yang sedang tren. Manfaat lain bergabung komunitas adalah Anda juga dapat melakukan promosi secara masif.
4. Membantu Promosi di Media Sosial
Satu lagi cara yang bisa Anda lakukan untuk mencintai produk dalam negeri adalah dengan membantu promosi. Saat ini sosial media menjadi alat promosi paling efektif. Anda bisa memulainya dari aplikasi tersebut.
Ayo Membaca
Pada halaman 118, disajikan sebuah teks yang harus teman-teman baca.
Lihat di sekitarmu. Perhatikan baju, sepatu olahraga, atau tas yang kamu dan temanmu gunakan. Tentu ada sebagian dari kalian yang memakai banyak barang-barang produksi luar negeri dengan berbagai merek terkenal. Terutama kalian yang tinggal di kota-kota besar. Apakah barang-barang yang kalian pakai ada yang dibuat di dalam negeri? Banyak lho, baju-baju, sepatu-sepatu, atau tas-tas produksi dalam negeri yang kualitasnya sama, bahkan lebih baik dari barang sejenis produksi luar negeri.
Globalisasi membawa kemudahan dalam pertukaran produk. Kemajuan teknologi memotong berbagai biaya yang dibutuhkan dalam pengiriman produk ke negara lain. Dahulu, untuk melindungi produk dalam negerinya dari serbuan produk negara lain, pemerintah memberlakukan pajak yang tinggi untuk produk impor. Oleh karena itu, dahulu produk impor tidak terjangkau oleh masyarakat luas. Harganya mahal. Hanya segelintir masyarakat yang mampu membelinya. Di era globalisasi, tuntutan perdagangan bebas antar-negara mengecilkan kemungkinan untuk memberlakukan pajak yang tinggi. Akibatnya, produk dalam negeri harus rela bersaing dengan berbagai merek produk luar negeri.
Siapa yang dirugikan jika produk luar negeri lebih diminati oleh masyarakat? Tentunya para pengrajin kreatif dari berbagai pelosok negeri. Teman, kerabat, saudara, atau mungkin orang tua kita sendiri dapat menjadi pengrajin yang merugi.
Siapa yang dapat memelihara kelangsungan produksi dalam negeri? Tentu hanya kita, sang anak negeri. Sudah sepatutnya kita menghargai kreativitas saudara sendiri. Sehingga, ketika suatu hari kamu berbelanja di toko sepatu, dan dihadapkan pada pilihan sepatu buatan Indonesia atau sepatu buatan Amerika, mana yang akan kamu beli? Hanya anak Indonesia yang cinta produksi Indonesia yang akan memilih sepatu produksi dalam negeri.
Sumber :
Anggari, Angi St. dkk. (2018). Tema 4 Globalisasi Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Buku Siswa SD/MI Kelas VI. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
Manfaat Menggunakan Produk dalam Negeri, Contoh Sukses & Analisis
Sadarkah Anda, ada banyak sekali manfaat menggunakan produk dalam negeri? Apalagi sejak beberapa tahun terakhir, geliat produk lokal semakin terasa berkat kolaborasi dan dukungan pemerintah.
Sejak zaman pemerintahan Ir. Soekarno, konsep cinta produk dalam negeri sudah disuarakan. Di tengah variasinya yang beragam, produk ini bisa Anda lihat dengan label “made in Indonesia”.
Di balik eksistensi produk lokal yang kian tinggi, peran dan dukungan masyarakat sangatlah diperlukan. Lantas, apa manfaat mencintai produk dalam negeri? Artikel ini akan membahas lengkap pengertian produk lokal, alasan, hingga manfaat menggunakannya. Simak sampai habis, ya!
Mengapa Kita Harus Cinta Produk dalam Negeri?
Penggunaan barang impor atau produk buatan luar negeri masih tetap tinggi di kalangan masyarakat Indonesia, menyisakan kekhawatiran terhadap pemertahanan produk lokal yang kaya akan kearifan tradisional.
Meskipun Indonesia memiliki banyak produk berbasis kearifan lokal yang berkualitas tinggi, namun masih terbatasnya permintaan dan minat dari konsumen membuat dampaknya terbatas.
Walaupun demikian, sebenarnya produk lokal memiliki potensi besar untuk bersaing dengan produk impor sejajar.
Dalam membangun kesadaran akan pentingnya mendukung produk lokal, kita sebagai warga negara memiliki tanggung jawab untuk mendukung bisnis UMKM serta memperkuat kemandirian ekonomi dalam negeri.
Dengan memilih produk lokal, kita secara aktif turut serta dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat desa, pedesaan, serta daerah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T).
Hal ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat fondasi ekonomi Indonesia serta memastikan keberlanjutan warisan budaya dan kearifan lokal yang dimiliki bangsa.
Tags: produk indonesia