... 10 Daerah Penghasil Kerajinan Perak Terbaik di Indonesia: Panduan DIY dan Teknik Sulaman

Kekayaan Kerajinan Perak - Mengenal Salah Satu Daerah Penghasil di Indonesia

Kapuas, Kalimantan Tengah

Tambang emas di Kalimantan Tengah terletak di Desa Pujon, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas. Desa ini dikenal sebagai wilayah penghasil emas. Mayoritas penduduk desa ini mencari nafkah dari kegiatan penambangan emas, baik yang dilakukan secara legal maupun ilegal.

12. Bombana, Sulawesi Tenggara

Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara termasuk daerah penghasil emas yang cukup sering menyita perhatian. Namun, pemberitaan tentang tambang emas di Bombana sering kali terkait dengan aktivitas penambangan ilegal, atau bahkan kecelakaan yang dialami oleh penambang rakyat.

Lokasi tambang emas di Bombana menyebar di sejumlah kecamatan, seperti Rarowatu dan Rarowatu Utara. Mengutip data BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, pada 2022 lalu, setidaknya ada 7 perusahaan tambang emas di Bombana. Perusahaan-perusahaan tersebut mengelola tambang emas di 5 kecamatan, yakni Rarowatu Utara, Lantari Jaya, Kabaena Tengah, Kabaena Timur, dan Poleang Utara.

1. Mimika, Papua Tengah

Mimika, Papua Tengah adalah salah satu daerah penghasil emas terbesar di dunia. Salah satu tambang emas besar di Mimika adalah Grasberg Block Cave (GBC). Tambang emas Blok Gua Grasberg hingga kini dikelola oleh PT Freeport Indonesia, perusahaan yang sebagian besar sahamnya saat ini sudah menjadi milik pemerintah Indonesia.

Di Kabupaten Mimika, juga terdapat tambang emas Deep Mill Level Zone (DMLZ). Tambang DMLZ yang berlokasi di distrik Grasberg Papua juga dikelola oleh PT Freeport Indonesia.Tambang DMLZ menyimpan sejumlah mineral yang teridentifikasi sebanyak 77 juta ton, dan perkiraan jumlah mineral yang masih belum pasti sebanyak 305 juta ton. Mineral-mineral tersebut mencakup kombinasi konsentrasi emas, perak, dan tembaga.

Kawasan kota yang menjadi pusat aktivitas Freeport di Mimika adalah Tembagapura dan Kuala Kencana. Produksi emas Freeport mencapai sekitar 1,9 juta ons per tahun pada 2023. Perusahaan yang sama pun menghasilkan sekitar lebih dari 1,6 miliar pon tembaga selama 2023.

Daerah Penghasil Tembaga Terbesar di Indonesia

Selain daerah pengrajin tembaga, terdapat juga daerah penghasil tembaga terbesar di Indonesia. Di daerah ini terdapat tambang untuk mendapatkan tembaga murni. Tembaga murni ini yang nantinya oleh pengrajin tembaga disulap menjadi berbagai produk yang bermanfaat.

1. Papua

Papua adalah salah satu penghasil tembaga terbesar di Indonesia. Bahkan Tambang Grasberg menorehkan rekor sebagai tambang emas terbesar di dunia dan juga merupakan tambang tembaga ketiga terbesar di dunia. Tambang Grasberg dimiliki oleh Freeport yang bermarkas di Amerika Serikat, dengan total 48,74% kepemilikan saham, sedangkan sisanya merupakan milik Pemerintah Indonesia (51,23%).

Operator tambang Grasberg adalah PT Freeport Indonesia yang merupakan anak perusahaan Freeport McMoran Copper and Gold. Investasi yang dikeluarkan sebagai biaya pembangun tambang di atas gunung ditafsir mencapai 3 miliar dolar AS.

Pada tahun 2004 tambang Grasberg diperkirakan memiliki cadangan 46 juta ons emas. Kemudian pada tahun 2006 produksinya mencapai 610.800 ton tembaga, 58.474.392 gram emas, dan 174.458.971 gram perak.

2. Wonogiri

Kabupaten yang berada di Jawa Tengah ini terkenal dengan aktivitas penambangan tembaganya yang sudah mulai berproduksi sejak lama. Tahun 2011 bersama-sama dengan tenaga pemahat dan belasan tenaga angkut yang berasal dari penap bulan, tembaga murni yang bisa dihasilkan bisa mencapai 1,8 ton.

Sedangkan bahan tembaga mentah yang dihasilkan tiap bulannya adalah 21 ton. Di pertambangan ini, tembaga diproduksi dengan cara membuat trowongan mendatar yang memiliki panjang vertikal kurang lebih 13 meter dan panjang 54 meter.

3. Cikotok

Cikotok merupakan daerah pertambangan yang sudah ada sejak zaman pemerintahan kolonial Belanda. Penambangan tembaga di Cikotok pertama kali dimulai dilakukan pada tahun 1839.


Tags: kerajinan adalah hasil indonesia

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia