... Kerajinan dari Flour Clay: Kelemahan yang Perlu Diketahui dalam Dunia Kerajinan dan DIY

Kekurangan Kerajinan dari Flour Clay dalam Dunia Kerajinan Jahitan dan DIY

Kerajinan dari kulit hewan

tas dari kulit ikan pari (IDN Times/Indah Permata Sari)

Pastinya, kamu pernah mendengar dompet atau tas yang terbuat dari kulit buaya, kan? Nah, barang tersebut juga termasuk salah satu kerajinan bahan lunak, Guys.

Namun, sebelum diolah, kulit hewan—seperti sapi, domba, ular, atau kerbau—yang akan digunakan perlu disamak terlebih dahulu. Penyamakan sendiri adalah kegiatan memasak atau memproses kulit hewan supaya lebih berwarna dan awet.

Perlu kamu ketahui pula, produk berbahan kulit cenderung mahal. Hal ini karena proses pembuatannya yang tidak tergolong mudah. Selain itu, ketersediaan materialnya pun terbatas.

Parafin

ilustrasi lilin yang terbuat dari parafin (pexels.com/anete-lusina)

Parafin merupakan bahan lunak yang berasal dari hasil olahan minyak bumi. Bentuk umunnya adalah lempengan, tetapi ada juga yang berbentuk butiran.

Jenis kerajinan yang diolah menggunakan bahan ini adalah lilin hias. Selain itu, parafin juga diolah menjadi lilin untuk pengobatan.

Studi di Pakistan Journal of Medical Science menjelaskan, terapi persendian lebih efektif dengan cara mandi menggunakan lilin parafin. Jadi, selain untuk hiasan, parafin juga bisa digunakan untuk pengobatan, lho!

Kerajinan gedebok pisang

ilustrasi pohon pisang (pexels.com/NastyaSensei)

Gedebok pisang adalah sebuah bahan lunak alami yang diperoleh dari daun pisang yang dipanen sebelum masak. Daun pisang yang dipanen dicuci bersih, kemudian dibersihkan dari serat-seratnya dan diolah dengan cara di keringkan.

Gedebok pisang pun dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti kerajinan tangan. Contoh kerajinan dari gedebok pisang yang populer di antaranya:

  • Kotak/wadah serbaguna
  • Tas, tas ransel, tas kerja
  • Keranjang
  • Tempat pensil
  • Tempat kacamata
  • Lampu hias

Polymer clay

ilustrasi clay (pexels.com/Cup of Couple)

Polymer clay termasuk jenis clay yang paling populer dan banyak dipakai untuk membuat kerajinan tangan. Polymer clay dibuat dari PVC (polyvinyl chloride) yang dicampur dengan pewarna dan bahan kimia lainnya.

Polymer clay harus diuleni terlebih dahulu sebelum dikreasikan. Clay jenis ini memiliki banyak ragam warna, tahan air (waterproof), dan tidak mudah kering terkena angin.

Tidak seperti air dry clay yang bisa kering dengan cara diangin-anginkan, polymer clay perlu dipanggang memakai oven. Hasil kerajinan polymer clay harus dioven agar bisa mengeras dengan sempurna.

Polymer clay dapat dikreasikan jadi beragam karya kerajinan. Misalnya aksesoris, tatakan gelas, palet lukis, pajangan karakter, dan sebagainya.

Nah, sekarang kamu bisa memilih clay sesuai dengan kebutuhanmu. Gimana, sudah kepikiran ingin membuat karya kerajinan dari clay jenis apa?

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Pengertian clay

Ilustrasi clay (pexels.com/Alexander Grey)

Sebenarnya clay masuk dalam bentuk kerajinan tangan. Salah satunya flour clay. Sifatnya mudah dibentuk dan tidak berbahaya bagi anak selama itu tidak dimakan. Itulah kenapa, saat anak bermain ini, harus di bawah pengawasan orangtua terutama jika anak masih di usia balita atau di bawah 5 tahun.

Mengutip buku Kreasi Cantik dari Clay (2007) oleh Monica, clay adalah bahan yang teksturnya mirip lilin, yakni lembut, mudah dibentuk, serta dapat mengeras atau mengering dengan sendirinya. Jadi penyimpanannya memang harus ditempat yang kering dan jangan terkena sinar matahari langsung.


Tags: kerajinan dari adalah clay flour

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia