... Kerajinan dari Serat Alam Lebih Unggul daripada Serat Sintetis dalam Kerajinan Tangan DIY: Temukan Kelebihannya!

Keunggulan Kerajinan Serat Alam dibandingkan Serat Sintetis

Penggunaan pada Produk

Ada beberapa produk outdoor yang menggunakan karena memiliki berbagai keunggulan. Berikut pilihan produknya!

1. Jaket Parasut

Jaket parasut terbuat dari bahan polyester yang merupakan salah satu bahan paling populer.

Kelebihan jaket berbahan polyester ini adalah mampu menahan paparan angin dengan cukup baik. Beberapa bahan polyester bahkan dapat dimodifikasi agar mampu menahan percikan air.

Salah satu jaket parasut yang bisa Eigerian pilih adalah jaket EIGER Mens Equator Windproof Jacket yang mampu menahan paparan angin dan percikan air.

2. Tas Carrier

Kebanyakan tas carrier dibuat dari bahan yang bersifat kedap air ringan, sehingga dapat melindungi barang bawaan kita dari percikan air dan hujan ringan.

Salah satu tas carrier berkualitas yang bisa Eigerian gunakan adalah tas EIGER Equator Trek 65 Backpack yang dibuat dari bahan nylon 210D dan 420D.

Kelebihan bahan nylon ini adalah mampu menahan hujan ringan, memiliki konstruksi bahan yang kuat, ringan, dan tidak mudah sobek.

3. Sepatu Bahan EVA atau Phylon

Sepatu dapat dibuat dari berbagai bahan, baik alami maupun sintetis. Kebanyakan sepatu outdoor menggunakan yang memiliki kemampuan kedap air.

6. Tas Eceng Gondok

Tas dari eceng gondok menjadi kerajinan dari serat alam yang cukup diminati banyak orang. Apalagi tanaman eceng gondok sangat mudah didapat karena sangat mudah berkembang biak. Tas dari eceng gondok ini juga sangat beragam. Ada yang berbentuk hand bag, sling bag, tas belanja, dan tote bag. Sangat banyak bukan?

Dari segi bentuk dan desain juga tidak ketinggalan zaman sehingga tidak perlu khawatir ketika menggunakannya. Warna dari tas yang soft dan kalem, cocok dengan baju apapun. Saat merasa bingung untuk memilih tas untuk hangout, cukup langsung pakai tas dari eceng gondok ini.

Karakteristik Bahan Sintetis

Berikut beberapa karakteristik, simak yuk!

Berikut adalah penjelasan lebih rinci tentang karakteristiknya:

1. Tahan Lama

Umumnya lebih tahan lama dan tahan terhadap cuaca dan kondisi lingkungan yang ekstrem.

Ini karena bahan dirancang untuk memiliki sifat-sifat yang tahan terhadap penuaan, degradasi, korosi, dan kerusakan lainnya.

Contohnya plastik, karet, dan serat sintetis seperti polyester dan nylon yang tahan lama dan cocok untuk digunakan dalam produk yang dipakai sehari-hari seperti pakaian, tas, sepatu, dan perabotan rumah tangga.

2. Mudah Diubah Bentuknya

Bahan sintetis dapat diubah bentuknya dengan mudah dan diproduksi dalam berbagai bentuk dan ukuran.

Ini karena bahan ini dapat diproduksi secara massal dengan menggunakan teknologi yang lebih efisien.

3. Konsisten

Bahan sintetis biasanya memiliki sifat yang seragam dalam seluruh produk, yang membuatnya menjadi mudah untuk diproduksi secara massal.

Kondisi ini memungkinkan produsen untuk menciptakan produk dengan kualitas yang sama untuk semua produk sejenis.

Contohnya, serat sintetis seperti polyester dan nylon yang memiliki sifat yang seragam dalam seluruh produk, yang membuatnya lebih mudah untuk digunakan dalam industri pakaian dan tekstil.

4. Tidak Alami

Karena bahan sintetis dibuat oleh manusia, bahan ini tidak ditemukan secara alami dan mungkin memiliki dampak yang berbeda pada lingkungan.

5. Kurang Bernilai Estetika

Beberapa bahan sintetis mungkin kurang menarik secara visual atau tidak memberikan nilai estetika yang sama dengan bahan alami.

Perbedaan Serat Alami Dan Serat Sintetis (Buatan)

Serat Alami

Serat alami adalah semua jenis serat yang diperoleh langsung dari alam yang bersumber dari hewan, nabati ataupun mineral. Walaupun alam menyediakan bahan serat yang cukup berlimpah, hanya sedikit yang dapat digunakan untuk produk tekstil atau keperluan industri lainnya.

Serat alami dapat diklasifikasikan menjadi tiga bagian yakni serat selulosa, protein dan mineral yang akan kita jelaskan lebih lanjut.

Serat Berbasis Selulosa

Selulosa adalah serat alam yang ada dalam sel-sel tumbuhan dan merupakan komponen utama dalam dinding sel tumbuhan. Selulosa merupakan jenis polimer karbohidrat yang terdiri dari rantai panjang molekul glukosa yang terikat bersama. Serat selulosa memiliki sifat kuat, tahan lama, dan tahan terhadap air, membuatnya cocok untuk berbagai aplikasi tekstil.

Beberapa contoh serat selulosa yang dipakai dalam industri tekstil anatara lain:

Serat Berbasis Protein

Serat Berbasis Protein adalah jenis serat yang terbentuk dari protein hewan melalui kondensasi asam alpha-amino untuk membentuk unit poliamida berulang dengan berbagai substituen pada atom alpha-karbon. Secara umum, serat protein adalah serat dengan ciri kekuatan, ketahanan dan elastisitas yang sedang.

Serat ini memiliki daya serap air dan karakteristik pengangkutan yang sangat baik. Beberapa contoh serat berbasis protein termasuk keratin, kolagen, sutra, elastin, zein, dan kedelai. Serat-serat ini dapat digunakan dalam berbagai industri seperti garment dan medis.

Berikut adalah beberapa contoh serat alami berbasis protein adalah:

  1. Wol adalah serat yang diambil dari bulu domba
  2. Sutra adalah serat yang berasal dari kepompong ulat sutra (Bombyx mori)
  3. Bulu binatang lainnya seperti kasmir, kambing, kelinci angora dan sebagainya

Tags: kerajinan dari pada lebih sintetis

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia