"Kerajinan Eceng Gondok - Asalnya dari Daerah"
Manfaat Eceng Gondok sebagai Bahan Kerajinan Tangan yang Kreatif dan Ramah Lingkungan
Pernahkah Anda mendengar tentang pemanfaatan eceng gondok sebagai bahan kerajinan tangan? Jika belum, jangan khawatir! Eceng gondok, yang sering dianggap sebagai rerumputan liar yang mengganggu, ternyata memiliki potensi yang luar biasa untuk dijadikan bahan kerajinan tangan yang kreatif dan ramah lingkungan.
Pada dasarnya, eceng gondok adalah tumbuhan air yang tumbuh subur di perairan dangkal dan lamban. Meskipun sering dianggap sebagai masalah lingkungan yang perlu diberantas, sebenarnya eceng gondok dapat dimanfaatkan dengan beragam cara, salah satunya adalah sebagai bahan baku untuk kerajinan tangan.
Salah satu manfaat utama dari eceng gondok sebagai bahan kerajinan tangan adalah keunikan seratnya. Serat eceng gondok yang kuat dan fleksibel memungkinkan para pengrajin untuk menciptakan berbagai macam produk dengan desain yang menarik. Mulai dari tas, dompet, hiasan dinding, hingga keranjang yang cantik dan fungsional – semua dapat dibuat dengan menggunakan bahan dasar eceng gondok.
Tidak hanya itu, penggunaan eceng gondok sebagai bahan kerajinan tangan juga memberikan dampak positif bagi lingkungan. Dengan memanfaatkan eceng gondok yang terkadang menjadi permasalahan di perairan, kita turut membantu mengurangi jumlah tumbuhan liar tersebut dan mencegah penyebarannya yang berlebihan. Dengan kata lain, kita dapat berpartisipasi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus menciptakan produk kerajinan yang unik.
Selain keunikan dan manfaat ekologis yang dimiliki, produk kerajinan tangan dari eceng gondok juga memiliki nilai estetika yang tinggi. Warna alami eceng gondok yang cenderung lembut dan tekstur seratnya yang halus memberikan sentuhan alami dan elegan pada produk kerajinan. Tidak hanya itu, penggunaan bahan baku alami ini juga dapat menjadi salah satu tren dalam industri kerajinan tangan, yang semakin dikembangkan dan dihargai oleh masyarakat.

Perawatan Kerajinan dari Serat Alam
Nah, bagi Parents yang memiliki barang kerajinan dari serat alam, berikut ini cara tepat merawatnya.
- Membersihkan debu dan kotoran dengan sikat berbahan lembut.
- Jangan merendam tas di dalam air untuk membersihkannya karena akan membuatnya cepat rusak karena lembap.
- Cuci bagian yang kotor saja dengan air atau sedikit shampo.
- Jangan gunakan detergen untuk mencuci karena formula aktif detergen malah akan merusak serat alam.
- Simpan kerajinan di tempat kering yang tidak terkena matahari langsung.
- Bungkus juga barang kerajinan dengan plastik agar terlindung dari debu dan kotoran.
- Jangan lupa berikan silica gel dalam plastik simpan yang berfungsi untuk menyerap kelembapan sehingga jamur tidak tumbuh pada produk kerajinan alam.
Itulah beberapa poin penting dari kerajinan serat alam yang indah. Bagaimana Parents , tertarik untuk membuat salah satunya?

Cara Membuat Tas dari Eceng Gondok
Kerajinan tas dari Eceng Gondok ini memang memiliki peminat yang cukup tinggi, mulai dari pasar domestik bahkan sampai merambah ke pasar internasonal juga. Tentu ada banyak alasannya, salah satunya adalah Eceng Gondok memiliki nilai etnik tradisional yang sangat kuat, sehingga mampu menarik minat dari para konsumen ini.
Selain faktor tampilan yang estetik, ada kelebihan dan kelemahan dari kerajinan Eceng Gondok tersebut. Nah berikut ini ada beberapa kelebihan dan kelemahan Eceng Gondok yang bisa anda jadikan bahan pertimbangan nantinya.
Kelebihan Bahan Eceng Gondok
- Pembuatan kerajinan yang memanfaatkan bahan dasar Eceng Gondok ini dilakukan dengan tehnik penganyaman, maka dari itu tidak heran jika kerajinan dari bahan dasar ini terlihat sangat rapi dan jelas. Selain itu, pemolesan menggunakan cat minyak juga bisa menambah keindahan dari kerajinan ini nampak mengkilap.
- Sifatnya yang elestis menjadikan kerajinan berbahan dasar Eceng Gondok ini jadi lebih mudah dibuat karena bisa dikolaborasikan dengan bahan lain sehingga menjadi sebuah karya seni. Seperti tas dari Eceng Gondok atau mungkin kursi dengan lapisan Eceng Gondok dibagian luarnya tidak hanya enak dipandang, namun nyaman untuk digunakan.
- Seperti yang disinggung diatas tadi, jika kerajinan yang berbahan dasar Eceng Gondok ini memiliki nilai etnik tradisional didalamnya, dengan begini maka akan memudahkan anda dalam menciptakan hunian berkonsep alam atau astetik.
- Furniture yang mengandalkan Eceng Gondok dibagian luarnya ini rata-rata memiliki usia pakai hingga 8 tahun, apalagi lapisan cat minyak dibagian luar membuat ketahanan dari bahan ini semakin meningkat. Perlu anda ingat, jangan pernah kerajinan dari Eceng Gondok anda terkena air karena hal ini bisa merusaknya jika terjadi dalam waktu yang lama.
Kelemahan Eceng Gondok
Seperti yang disebutkan diatas tadi, jika musuh utama dari kerajinan Eceng Gondok ini adalah air. Untuk itu pastikan perabotan anda jangan terkena air atau diletakkan pada tempat dengan tingkat kelembapan tinggi. Jika memang tidak sangaja terkena air, langsung seka sampai kering.

22 February 2019 | 10:30:00 | dibaca : 27179
Kategori : Umum
22 February 2019 | 10:30:00 | dibaca : 27179
Kategori : Umum
Foto : istimewa (Humas Jateng)
Daftarkan diri anda terlebih dahuluDaftar
Formulir Permohonan Voice Recorder
Foto : istimewa (Humas Jateng)
SEMARANG - Satu persatu anyaman dari eceng gondok beragam bentuk ditata sedemikan rupa. Dari bujur sangkar, piramida besar, piramida kecil dijadikan satu menggunakan lem. Lalu, jadilah miniatur Candi Gedongsongo.
Untuk fisnishing, agar mengkilap dan tahan lama, dikuas dengan larutan insektisida maupun fungisida. Dengan zat-zat tersebut meresap ke dalam subtrat eceng gondok, membuat material tersebut tidak bisa ditumbuhi lagi oleh jamur maupun diserang hama serangga besar maupun berukuran mikroskopik.
Tak hanya miniatur Candi Gedongsongo. Ada kerajinan dari eceng gondok yang dibuat oleh Slamet Tri Amanto, 44, warga RT 4 RW 9 Desa Kebondowo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Ada sofa, lokomotif kereta api kuno, tempat tisu, meja, kursi, rak buku, keranjang, tas, miniatur harley davidson, mobil-mobilan, topi, sandal, tempat sampah, tudung saji, dan tank.

Tags: kerajinan dari gondok eceng