Kerajinan Khas Padang - Keindahan Seni Sulam Tradisional dari Minangkabau
Serunai
Jika suling disebut dengan saluang, maka klarinet khas Minangkabau disebut dengan Serunai. Cara untuk memainkan instrumen musik bernada pentatonis ini adalah dengan cara ditiup layaknya klarinet pada umumnya. Selain itu, pembuatan dari serunai adalah dengan menggunakan dua potong kayu atau bambu yang memiliki ukuran berbeda, yaitu besar dan kecil.
Untuk yang memiliki ukuran kecil, digunakan untuk meniup serunai, sedangkan pada yang bagian besar inilah, terdapat 4 lubang bahkan lebih yang digunakan untuk memainkan atau mengatur nada yang keluar. Untuk memperbesar volume suara, biasanya akan diberi corong dari tanduk kerbau atau kayu gabus, namun hanya sebagai pelengkap. Alat musik dengan panjang 20 cm tanpa corong ini kerap dimainkan pada acara-acara adat maupun waktu senggang.
Cara Membuat Kerajinan Tangan Khas Padang
Anyaman
1. Persiapkan bahan anyaman seperti rotan, bambu, atau daun pandan.
2. Pilih motif anyaman yang akan dibuat dan persiapkan alat dan bahan yang diperlukan.
3. Mulailah anyaman dengan membuat dasar anyaman menggunakan teknik anyam yang tepat.
4. Lanjutkan dengan menganyam bagian lain sesuai dengan pola dan motif yang diinginkan.
6. Beri finishing pada anyaman dengan memberikan detail dan sentuhan terakhir.
Ukiran Kayu
1. Pilih kayu yang berkualitas dan sesuai dengan desain yang akan diukir.
2. Persiapkan alat-alat tradisional seperti pahat kayu dan pisau ukir.
3. Gambar sketsa desain yang diinginkan pada kayu sebagai panduan saat mengukir.
4. Mulailah mengukir dengan menggunakan teknik yang benar untuk menciptakan detail dan kecermatan yang optimal.
6. Beri lapisan pelindung pada hasil ukiran untuk menjaga keindahannya.
Batik
1. Pilih kain yang berkualitas dan sesuai dengan desain batik yang diinginkan.
2. Gambar sketsa motif batik pada kain sebagai panduan saat menerapkan malam.
3. Panaskan malam batik hingga mencapai suhu yang tepat untuk menghasilkan cairan yang mudah diaplikasikan.
4. Gunakan canting untuk mengaplikasikan malam pada kain sesuai dengan motif yang diinginkan.
5. Ulangi proses menerapkan malam dan pewarna pada kain hingga motif batik terbentuk dengan sempurna.
Perak
1. Siapkan perhiasan yang ingin dibuat, seperti cincin atau gelang.
2. Tempa perak hingga mencapai bentuk dan ukuran yang diinginkan.
3. Rancang desain perhiasan pada permukaan perak menggunakan teknik carving atau menggores.
5. Pasang permata atau batu permata pada perhiasan jika diinginkan.
6. Beri lapisan pelindung pada perak untuk menjaga kilau dan keindahannya.
Oleh-oleh Khas Padang Kekinian
Menjadi makanan terlezat di dunia menurut survei yang dilakukan oleh CNNgo membuat nama rendang mencuat di pasaran, salah satunya Padang. Di sana terdapat produsen oleh-oleh khas Padang Sumatera Barat dengan merek ‘Roti Randang Ninur’ yang beralamatkan di Jalan Proklamasi dengan berbagai olahan roti namun dicampur dengan lezatnya rendang.
Penggabungan kedua makanan tersebut tergolong unik dan agak berani, mengingat rasa rendang yang cenderung pedas berserat ditambah dengan roti yang lembut dan agak manis. Namun perpaduan ini nyatanya sukses menghasilkan olahan rendang baru namun punya rasa enak dan nikmat.
Satu roti rendang dihargai dengan harga cuma 6 ribu rupiah, padahal satu porsi ini sudah cukup untuk memenuhi angka kalori saat sarapan. Sedangkan ada roti rendang gulung yang dijual dengan harga 10 kali lipatnya, yaitu 60 ribu karena memiliki bentuk lebih besar dan isian lebih banyak.
Randang paku Dharmasraya
Randang paku merupakan masakan tradisional khas Kabupaten Dhamasraya. Proses pembuatannya hampir sama dengan rendang daging, tetapi keunikan kuliner ini adalah bahan bakunya yang berupa ikan dan sayur paku (pakis). Paku merupakan tumbuhan semak yang tumbuh di kaki bukit bersuhu lembap.
Kabupaten Dhamasraya yang berada di pinggir Sungai Batanghari membuat masyarakatnya mudah mendapatkan ikan. Untuk membuat randang paku, bumbu yang diperlukan antara lain, santan, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, lengkuas, serai, daun salam, daun kunyit, daun jeruk, daun ruku-ruku.
Semua bahan dimasak sekitar enam jam sampai kering serupa abon. Hingga saat ini, proses memasak randang paku masih tradisional menggunakan tungku dan kayu bakar.
Tags: kerajinan pada