Kerajinan Khas Padang - Keindahan Seni Sulam Tradisional dari Minangkabau
10 Suvenir Khas Padang yang Wajib Diburu Wisatawan
Mukena Kerancang
Kain bordir kerancang merupakan hasil kerajinan tangan khas Bukittinggi. Cirinya adalah bordiran yang halus yang membentuk lubang-lubang yang tersusun dari jalinan benang. Jalinan benang ini menjadi kerumitan yang harus ditaklukkan oleh setiap pengrajin bordir. Tarikan benang harus pas, tidak boleh terlalu kuat atau terlalu longgar.
Kerumitan dalam kain bordir kerancang inilah yang membuat harganya cukup mahal. Karena ini bukan hanya sekadar hasil olahan tangan biasa, tapi merupakan karya seni di mana ada terdapat unsur rasa di dalam setiap hasilnya.
Untuk mukena kerancang ini dijual dengan harga yang cukup bervariasi, tergantung kehalusan bordirannya. Mulai dari Rp 105.000 hingga Rp 3.000.000. Anda dapat membelinya di Pasar Atas Bukittinggi.
Karak Kaliang
Berkunjung ke Padang, jangan lupa untuk mencicipi Karak Kaliang. Makanan khas di wilayah Sumatera Barat ini terbuat dari tepung ubi yang kemudian dibentuk dalam berbagai ukuran. Ukuran besar sekitar ukuran ibu jari sementara ukuran kecil sebesar jari kelingking.
Cita rasanya yang gurih membuat Anda bakal ketagihan. Sangat pas dijadikan oleh-oleh bagi handai taulan di rumah. Harga satu bungkus Karak Kaliang ini berkisar Rp 30.000 dan bisa ditemukan di Padang Craft Center.
Saluang
Saluang memang mirip dengan seruling pada umumnya. Hanya saja alat musik khas Sumatra Barat ini punya ukuran yang lebih besar dan lebih panjang dibanding seruling di wilayah lain di Indonesia. Panjangnya antara 40-60 cm dengan diameter 3-4 cm. Plus ketebalan 1 mm.
Saluang memiliki 4 lubang yang dibuat dengan ukuran yang bulat sempurna dan berdiameter 0,5 cm. Perbedaan saluang dengan seruling bisa dilihat di bagian atas atau tempat meniup. Saluang memiliki tempat meniup yang tidak tepat di tengah tapi berada dengan sudut 45 derajat. Bagian ini kerap disebut sebagai Suai.
Karak Kaliang
Karak kaliang merupakan kerupuk yang dibuat menggunakan bahan dasar ubi kayu berbentuk angka delapan dengan warna khas kuning. Cara pembuatan oleh-oleh khas Padang yang enak ini adalah dengan mengambil ubi kayu lalu dikupas kulitnya, habis itu ubi harus dicuci sampai bersih dan diparut sampai menghasilkan tepung ubi.
Untuk memberikan cita rasa gurih dan asin, maka perlu ditambahkan dengan bawang putih dan garam secukupnya pada adonan tadi. Adonan tadi diaduk dan diuleni sampai kalis sebelum dibentuk angka delapan yang nantinya digoreng pada minyak panas.
Jika kamu ingin mendapatkan oleh-oleh khas Padang kekinian ini dengan harga yang murah, kamu bisa langsung menuju pabrik pembuatannya di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota. Harga di pabrik pembuatannya, hanya Rp5 ribu satu kemasannya dan bisa disantap sebagai cemilan atau pelengkap makan bakso maupun nasi goreng.
Padang Menjadi Salah Satu Destinasi Wisata Favorit Wisatawan Lokal dan Mancanegara
Perlahan tapi pasti, Padang mulai merebut perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara. Sejumlah lokasi wisata di sekitaran Kota Padang memang menjanjikan hal-hal yang unik dan sayang untuk dilewatkan. Sejumlah pantai indah siap memanjakan Anda yang tengah mencari ketenangan.
Sebut saja Pantai Padang atau banyak disebut dengan Taplau. Pantai ini sudah bersolek dengan cantik. Ini menjadi destinasi utama yang harus didatangi ketika berkunjung ke Kota Padang. Lokasinya yang berada di Kota Padang membuat pantai ini sangat mudah dijangkau.
Untuk Anda yang doyan dengan pemandangan landscape dari titik yang tinggi, bisa mengunjungi Lembah Anai. Destinasi ini beradai di antara Padang dengan Bukittinggi. Hamparan pemandangan Kota Padang menjadi sebuah tawaran yang rasanya sulit ditolak untuk singgah sejenak di Lembah Anai.
Tags: kerajinan pada