... Panduan Kerajinan Tangan Lilin: Tips dan Trik DIY untuk Hasil yang Memukau!

Kerajinan Tangan Lilin - Kreativitas Luar Biasa dalam Kerajinan Jarum dan DIY

MOTIF BATIK

Indonesia memiliki motif batik yang beragam, terlebih lagi setiap daerah memiliki motif batik yang khas. Setiap motif batik menggambarkan ciri khas daerah masing-masing, hal tersebut juga merupakan simbol dari keanekaragaman kearifan lokal dari suatu wilayah.

Dari banyaknya motif batik Indonesia, ada 7 motif batik yang mendunia. Berikut daftar dan keterangannya sebagaimana dikutip dari situs goodnewsfromindonesia :

Motif Batik Sogan

Batik motif Sogan adalah salah satu jenis batik klasik di Indonesia yang kental dengan unsur tradisional. Dominasi warna batik sogan adalah gelap seperti hitam dan coklat.

Dinamakan batik sogan karena pada awal mulanya, proses pewarnaan kain batik ini menggunakan pewarna alami yang diambil dari batang kayu pohon soga (Peltophorum pterocarpum). Batik Sogan merupakan jenis batik yang identik dengan daerah keraton Jawa yaitu Ngayogyakarta Hadiningrat (Yogya) dan Surakarta Hadiningrat (Solo).

Motif Batik Tujuh Rupa

Motif batik tujuh rupa berasal dari Pekalongan. Batik ini memiliki khas dengan nuansa yang sangat kental dengan kekayaan alam. Umumnya, batik pekalogan menampilkan bentuk motif bergambar hewan atau tumbuhan.

Motif-motif pada batik tujuh rupa diambil dari berbagai campuran kebudayaan lokal dan etnis cina. Hal tersebut dikarenakan pekalongan dulunya merupakan tempat transit para pedagang dari banyak negara.

Sehingga akulturasi budaya itulah yang membuat batik pekalongan sangat khas, khususnya motif jlamprang, motif buketan, motif terang bulan, motif semen, motif pisan bali dan motif lung-lungan.

Motif Batik Mega Mendung

Motif batik berasal dari kota udang, Cirebon. Motif batik megamendung merupakan sebuah hasil asimilasi budaya antara penduduk asli Cirebon dengan pemahaman filsafat yang dibawa masyarakat China.

Dahulu masyarakat China masuk ke Cirebon melalui pelabuhan di Cirebon, salah satu pelabuhan perdaganan yang cukup ramai. Motif Batik ini berbentuk menyerupai awan dengan corak warna yang menggambarkan nuansa mendung.

Kerajinan Dari Bahan Lunak

Kerajinan Dari Bahan Lunak kini semakin berkembang dan semakin banyak kreasi. Ada dua jenis bahan lunak diantaranya yaitu bahan lunak alami dan juga buatan. Untuk bahan lunak alami contohnya adalah kerajinan dari serat alam, kulit dan juga tanah liat. Sedangkan untuk bahan lunak buatan contohnya yaitu lilin, gips dan sabun.

Perkembangan teknologi yang semakin canggih ini juga membuat perkembangan kerajinan juga semakin banyak dan unik. Berbagai bentuk dan kreasi yang dihasilkan bisa menjadi bisnis. Untuk Anda yang memiliki tangan-tangan kreatif bisa mencoba berbagai kerajinan untuk menghasilkan bisnis.

Anda bisa memilih bahan lunak dikarenakan mudah di bentuk dan memiliki nilai jual yang tinggi. Mungkin Anda biasanya melihat kerajinan dari bahan dasar serat, tanah liat, rotan dan bambu.


JENIS BATIK

Sesuai dengan pengerjaannya, batik dibagi menjadi tiga jenis: batik tulis, batik cap, dan batik print. Sepintas, ketiganya hampir mirip sehingga terkadang sulit bagi awam untuk membedakannya. Berikut ciri-cirinya :

Batik Tulis

Ciri-ciri: Corak atau motif batik tidak terlalu rapi, karena batik dikerjakan dengan tangan (manual). Corak dan warna batik tulis antara kain bagian depan dan belakang terlihat jelas, meskipun antara corak yang satu dan yang lain terkadang tidak sama.

Batik jenis ini juga memiliki wangi yang khas karena proses pembatikan menggunakan lilin khusus. Bahannya dari kain katun, kain mori, atau kain sutra. Harga batik tulis relatif mahal karena pengerjaan selembar kain batik bisa memakan waktu lebih dari 1 bulan.

Batik Cap

Ciri-ciri: Corak besar-besar dan teratur (sama). Warnanya cenderung terang dan cerah (bukan warna-warna alam). Warna bagian depan kain terlihat jelas, sedangkan bagian belakang kain terlihat buram. Kain yang digunakan cenderung kaku meskipun terkadang batik cap juga menggunakan kain sutra dan kain katun mori.

Batik Print

Ciri-ciri: Umumnya mencontoh desain batik yang sudah ada, dari batik tradisional hingga batik modern. Warna batik printing kebanyakan tidak tembus karena proses pewarnaannya satu sisi saja yaitu bagian depan kain. Menggunakan berbagai macam kain namun jarang menggunakan kain sutra atau kain mori. Harganya cenderung murah.

Untuk melindungi konsumen atas ketidaktahuan terhadap keaslian dan mutu produk yang dibeli, pemerintah melalui Departemen Perindustrian Direktoral Jenderal Industri Kecil dan Menengah mengeluarkan Batik Mark.

Penggunaan label batik mark diatur dalam Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 73/M-IND/PER/9/2007, tetapi bersifat sukarela bagi pengusaha/perajin batik.

Batik mark ini bentuknya seperti label berukuran 2 cm ditandai dengan logo “batik Indonesia” di atas warna dasar hitam. Ada tiga jenis batik mark yang masing-masing dipakai untuk membedakan tiga jenis batik, yaitu menggunakan tulisan warna emas untuk batik tulis, warna perak untuk batik kombinasi cap dan tulis, serta tulisan warna putih untuk batik cap.

Cara Membuat Lilin Aromaterapi dari Lilin Biasa

Lilin aromaterapi adalah lilin yang mengeluarkan wangi tertentu ketika dinyalakan. Wewangian ini bisa meningkatkan relaksasi kamu, kualitas tidur dan bikin sistem saraf jadi terasa lega. Sayangnya kamu kudu gigit jari karena lilin aromaterapi ini harganya lumayan bikin kantong menjerit.

Eh tenang aja ding, cara memabut lilin aromaterapi ini mudah dipraktekkan kok. Untk kamu yang masih pemula, disarankan untuk menggunakan lilin parafin yang harganya terjangkau dan mudah ditemukan.

Bahan yang kamu butuhkan dalam cara membuat lilin aromaterapi:

  • Parafin/beeswax/potongan lilin
  • Sumbu lilin
  • Minyak aromaterapiSpatula
  • Wadah tahan panas
  • Panci
  • Gelas kecil transparan. Ini akan menjadi tempat lilin aromaterapi, jadi pilih
  • yang punya desain menarik
  • Pewarna
  • Tusuk sate, dua buah pensil atau dua buah sumpit dengan panjang melebihi diamtere mulut gelas.

Cara membuat lilin aromaterapi

Pertama, didihkan air dalam panci
Letakkan parafin ke wadah tahan panas, lalu masukkan ke dalam panci sehingga wadah tersebut mengapung. Dengan kata lain, parafin sedang mengalami proses pengetiman.

Hati-hati ya agar air di panci nggak masuk ke dalam wadah dan bercampur dengan parafin

Saat parafin udah meleleh sepenuhnya, masukkan pewarna sesuai dengan selera kamu. Kalau kamu nggak memilikinya, kamu bisa menggantinya dengan crayon aneka warna. Trus aduk dengan spatula.

Masukkan ke dalam gelas cetakan. Biar sumbu nggak bergoyang dan miring, amankan dengan sumpit. Panjang sumbu seharusnya nggak nggak lebih dari satu sentimeter. Kala nyala api terlalu besar, kamu bisa mengecilkannya dengan memotong sumbu.


Tags: kerajinan tangan lilin

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia