Kerajinan Tekstil Modern - Memenuhi Kebutuhan dengan Kreativitas Jarum dan Benang
Contoh kerajinan tekstil
ilustrasi contoh kerajinan tekstil kain tenun (instagram.com/titirajobintang)
Kerajinan tekstil adalah kerajinan yang terbuat dari bahan serat, benang, atau kain, yang sebelumnya melalui pengolahan secara kimia. Kerajinan tekstil sendiri di Indonesia dibagi menjadi dua, yaitu kerajinan tekstil modern dan kerajinan tekstil tradisional.
Nah, kerajinan tekstil modern umumnya banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan fungsional. Sementara kerajinan tekstil tradisional memiliki makna simbolis, sehingga lebih digunakan untuk kebutuhan acara tradisional.
Menurut Henni Ratnasusanti, M.Pd dalam modul Kemdikbud bertajuk Prakarya Aspek Kerajinan, fungsi produk kerajinan tekstil dibuat untuk berbagai tujuan. Contohnya sebagai penghias, benda pakai, kelengkapan ritual, dan fungsi simbolik.
Karya kerajinan sebagai benda pakai digunakan untuk keperluan praktis, seperti tempat pakaian, tas, dompet, keset, dan jaket. Dikutip dari buku Prakarya dan Kewirausahaan oleh Hendriana Werfhaningsih dkk, berikut beberapa contoh kerajinan tekstil:
Dilihat dari fungsinya, kerajinan tekstil dapat dibagi menjadi:
- Sebagai pemenuhan kebutuhan sandang atau fashion. Contoh: baju, aksesori, tas, topi, sepatu.
- Sebagai pelengkap interior. Contohnya: kain untuk tirai, dan salut kursi.
- Perlengkapan rumah tangga. Contohnya: sarung bantal, keset, seprai, dan taplak.
- Sebagai wadah benda. Contohnya: dompet
Sementara karya kerajinan tekstil tradisional Indonesia secara fungsi bisa dipakai sebagai:
- Pemenuhan kebutuhan sandang yang melindungi tubuh. Contoh: baju-baju daerah.
- Alat bantu rumah tangga. Contoh: kain untuk gendongan bayi dan membawa barang.
- Alat ritual atau tradisi tertentu.
Contohnya:
Kain ikat celup Indonesia Timur, sebagai penutup jenazah.
Kain Tapis khas daerah Lampung, untuk dipakai saat pernikahan.
Kain Cepuk digunakan untuk ritual adat di Pulau Nusa Penida.
Kain Songket untuk digunakan dalam pernikahan dan khitanan.
Kain Poleng asal Bali digunakan saat acara ruwatan (penyucian).
Arti dan jenis tekstil
ilustrasi produk tekstil kain tenun Sengkang dari Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (dok. sulselprov.go.id)
Tekstil adalah bahan yang terbuat dari benang hasil pemintalan serat yang kemudian ditenun ataupun dirajut. Mengutip modul Pengantar Ilmu Tekstil karya Muh. Zyahri, ST, secara umum, serat tekstil bisa digolongkan ke dalam tiga bagian, seperti serat alam, serat buatan, dan serat campuran. Berikut penjelasannya.
1) Serat alam
Serat alam adalah serat yang diperoleh dari alam, seperti dari tumbuhan dan hewan. Mari simak penjelasannya berikut ini.
- Bahan serat tumbuhan terdiri dari serat dari batang, buah, daun, dan biji. Serat-serat tumbuhan ini dikenal juga dengan istilah serat selulosa. Contohnya: serat flax (linen), jute, henep, rami, serat sabut kelapa, serat abaca (manila), sisal, henequen, dan serat kapas.
- Bahan serat hewan ataupun binatang terdiri dari rambut, bulu kulit, dan kepompong. Serat-serat binatang ini disebut serat protein. Contoh jenis serat binatang: serat dari unta, alpaca, kasmir, mohair, serat wol, dan serat sutera.
2) Serat buatan
Serat buatan terbagi menjadi serat setengah buatan dan serat tekstil buatan atau sintetis. Nah, penjelasan sebagai berikut.
- Serat setengah buatan adalah segala sesuatu yang asli dari selulosa serat tekstil buatan atau disebut serat selulosa regenerasi. Biasanya, sisa-sisa katun atau bubur pulp kayu akan dicampur dengan larutan kimia, yang kemudian akan menghasilkan rayon viskosa dan rayon asetat.
- Serat tekstil buatan (sintetis) adalah jenis serat yang keseluruhannya dibuat dari bahan kimia. Serat tekstil buatan memiliki sifat mudah terlipat ataupun melekuk (termoplastik). Contoh jenis serat buatan sintetis: serat akrilik, serat rayon, polyester, nilon, brinilon, dan enkalon.
Contoh Kerajinan Tekstil
Kerajinan tekstil suatu karya yang berwujud melalui beberapa tahapan pembuatan produk dari bahan tekstil. Desain merupakan langkah awal dalam membuat kerajinan dengan merancang suatu karya seni yang memudahkan dalam mencapai tujuan pembuatan suatu karya.
Ada beberapa contoh kerajinan tekstil yang ada di Indonesia seperti berikut ini.
1. Kerajinan Batik
Batik adalah sebuah karya seni yang bernilai tinggi dan sudah diakui oleh dunia. Dalam membatik biasa menggunakan peralatan sederhana seperti kuas atau canting yang digunakan untuk membuat pola tertentu pada kain.
Teknik yang digunakan dalam mewarnai kain tekstilnya menggunakan teknik tutup celup. Kerajinan batik ini merupakan warisan budaya nusantara dan menjadi ciri khas kebangsaan bangsa Indonesia.
Batik merupakan salah satu hasil dari sebuah karya seni yang mempunyai nilai karya seni yang tinggi. Dalam teknik pembuatan kerajinan batik, harus mempunyai canting untuk membuat pola gambar batik dan bahan dari lilin panas untuk menciptakan gambar yang nyata.
Sedangkan untuk teknik batik pewarnaannya terdapat dua teknik yaitu teknik tutup celup khusus pembuatan batik tradisional dan teknik cap khusus produksi massal atau teknik modern.
2. Kerajinan Sulam atau Bordir
Sulam atau bordir sebagai suatu hiasan yang dibuat di kain atau bahan lain dengan menggunakan benang dan jarum.
Selain menggunakan jarum dan benang, sulaman atau border juga dapat menggunakan bahan lain, seperti logam, manik-manik, payet bahkan bulu burung.
Dalam kerajinan sulam sendiri ada beragam jenis tergantung dari hasil kerajinan tersebut, contohnya seperti sulam timbul, sulam terawang, sulam datar, dan lain sebagainya.
Fungsi Kerajinan Tekstil Modern dan Tradisional.
A. Fungsi tekstil modern.
Secara fungsi, karya kerajinan tekstil dapat dibagi menjadi tiga (3) jenis yaitu sebagai berikut. a. Sebagai pemenuhan kebutuhan sandang dan fashion. Contihnya seperti, Busana, aksesoris, sepatu, topi, tas dan lainnyaContohnya seperti, kain tirai, kain salut kursi, perlengkapan rumah tangga seperti cempal, alas makan, dan minum, tudung, saji, sprei, sarung bantal, keset, lap tangan , lap dapur, dan lainnya, aksesories ruangan seperti wadah tissue, taplak meja, hiasan dekorasi ruanan, kap lampu dan lainnya.
Contohnya seperti, tas laptop, aneka tas, aneka wadah, aneka dompet, dan lainnya.Pada umumnya produk kerajinan memanfaatkan bahan baku yang tersedia dan dihaslkan melalui keterampilan dengan alat bantu sederhana serta diproduksi dalam jumlah yang terbatas. Maka dari itu, karya sari setiap kerajinan memiliki ciri khasnya masing-masing sesuai dengan daerah asal kerajinan tersebut di buat, demikian juga pada produk kerajinan tekstil.
Keragaman bahan baku dan keterampilan daerah di Indonesia menghasilkan keragaman prduk kerajinan tekstil di Indonesia yang merupakan salah satu sumber budaya bangsa Indonesia yang dapat menjaga serta melestarikan keberadaan budaya setempat dan di produksi serta dikembangkan sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Untuk dapat mengembangkan tekstil tradisional Indonesia, maka kita tentu harus jauh lebih mengenalnya.
B. Fungsi tekstil tradisional.
Melihat dari segi fungsinya, karya kerajinan tekstil tradisional dapat dibagi menjadi tiga yang diantarnya sebagai berikut,
Fungsi Kerajinan
Kerajinan tekstil modern digunakan untuk memenuhi kebutuhan fungsional (praktis). Sedangkan kerajinan tekstil tradisional biasanya dipakai untuk keperluan upacara tradisional. Lantaran jenis tersebut tidak hanya berperan sebagai hiasan, melainkan juga mempunyai makna simbolis yang berkaitan dengan nilai spiritual.
Kerajinan tekstil modern adalah karya tekstil yang dibuat dengan memakai alat bantu modern. Sehingga mampu menghasilkan produk tekstil secara cepat dan dalam jumlah banyak. Contoh kerajinan modern antara lain sarung bantal, baju, dan topi.
Sementara itu, kerajinan tekstil tradisional termasuk kerajinan tangan (handmade) yang diproduksi secara manual. Peralatan yang digunakan masih bersifat tradisional dan sederhana. Oleh karena itu, metode ini hanya dapat menghasilkan barang dengan jumlah terbatas. Misalnya produk kain batik tulis, tenun, serta songket.
Tags: kerajinan untuk digunakan