Kerajinan Tangan Unik - Membuat Keramik dari Tanah Liat
Kerajinan Dari Tanah Liat
Indonesia merupakan Negara dengan berbagai kekayaan alam yang bisa dimanfaatkan untuk banyak hal. Salah satunya adalah tanah liat. Di mana, bahan alam satu ini bisa dengan mudah di banyak daerah, kemudian dapat dikreasikan menjadi kerajinan tanah dari liat yang menarik.
Bahkan, hasil kerajinan menggunakan tanah liat bukan hanya sekedar menciptakan barang-barang yang bernilai seni loh, tapi juga bernilai jual.
Tanah yang memiliki tekstur halus dengan aluminium silikat hidrolik dan juga mineral ini akan mengeras ketika sudah kering. Di mana, proses pengeringannya adalah dengan pembakaran.
Mungkin, beberapa tahun lalu, tanah liat hanya sekedar digunakan sebagai bahan utama pembuatan alat-alat bangunan. Seperti batu bata, ubin, keramik, genteng, atau yang lainnya.
Seperti alat makan, bunga, vas bunga, ubin, kendi, boneka, rak boneka, lampu hias, dan lain sebagainya. Berikut adalah beberapa kerajinan dari tanah liat yang dapat Anda jadikan sebagai inspirasi.
- 1 Kerajinan Dari Tanah Liat
- 1.1 Alat Makan
- 1.2 Ubin
- 1.3 Kendi
- 1.4 Guci
- 1.5 Pot Bunga
- 1.6 Tempat Lampu Taman
- 1.7 Rak Hias Boneka
- 1.8 Boneka
- 1.9 Tempat lilin Aromatherapy
- 1.10 Celengan
- 1.11 Rumah dan Restoran
- 1.12 Bunga
- 1.13 Asbak
- 1.14 Tungku Pembakaran
- 1.15 Gentong
- 1.16 Ukiran Timbul
- 1.17 Miniatur
- 1.18 Patung
7 Cara Membuat Keramik dari Awal Hingga Jadi
Pembuatan keramik harus melewati beberapa tahap, mulai dari pengolahan bahan, pembakaran tanah liat, hingga proses menambahkan dekorasi di permukaannya. Apa saja tahap-tahap yang harus dilalui dalam pembuatan keramik? Ikuti prosesnya di bawah ini.
1. Persiapan Bahan Keramik
Sebelum proses pembuatan keramik, Anda harus menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan. Bahannya hanya berupa tanah liat (kaolin) dan air, sedangkan peralatannya terdiri dari saringan, mixer pengaduk tanah, filter (saringan), wadah penyimpanan keramik, dan tungku pembakaran. Semua alat dan bahan tersebut harus dalam keadaan siap pakai.
2. Pengolahan Bahan
3. Pembentukan Keramik
Ada tiga teknik pembuatan keramik yang populer, yaitu:
- Handbuilding: pembentukan keramik menggunakan tangan.
- Throwing: pembentukan keramik dengan teknik putar di atas mesin.
- Casting: pembentukan keramik menggunakan cetakan dan dianggap sebagai teknik termudah.
4. Pengeringan Keramik
Keramik yang sudah dibentuk harus dikeringkan dahulu agar kandungan air di dalamnya hilang. Ada tiga tahap dalam proses pengeringan keramik, yaitu penguapan air, penghilangan air dari pori-pori, dan penghilangan air yang diserap dalam keramiknya. Tahap ini dilakukan dengan cara diangin-anginkan di ruang terbuka selama beberapa waktu. Makin lama proses pengeringannya, risiko keretakan keramik pun berkurang.
5. Pembakaran Keramik Tahap Pertama
Proses pembakaran keramik sejatinya dilakukan dua kali. Pembakaran merupakan proses penting supaya tekstur keramik yang awalnya lembek berubah menjadi padat dan keras sehingga siap digunakan.
Keramik tidak boleh langsung dikeluarkan agar tidak terjadi thermal shock, yaitu perubahan suhu secara drastis dari suhu tungku ke suhu ruangan (sekitar 30°C). Jika langsung diambil, keramik akan pecah dan tungku pembakaran pun bisa rusak.
Tempat lilin Aromatherapy
Kerajinan dari tanah liat yang satu ini menjadi bukti, bahwa kerajinan dari tanah liat nggak ketinggalan zaman. Jadi, jika di antara Anda masih ada yang menyangka, bahwa tanah liat hanya bisa menghasilkan barang-barang yang ketinggalan zaman, itu artinya Anda salah besar.
Karena saat ini, banyak banget kok kerajinan dari tanah liat yang keren-keren dan bernilai jual yang sangat tinggi. Tampilannya juga nggak ada kesan noraknya sama sekali. Salah satunya adalah tempat lilin aromatherapy.
Kamar pins yang nuansanya putih tentu akan sangat pas jika Anda tambahkan lilin ini. Yang mana, tampilannya akan benar-benar menjadikan kamar menjadi bernuansa modern, nyaman, dan sangat estetik.
Memanfaatkan Karakteristik Tanah Liat untuk Pembuatan Kerajinan
Seperti yang kita ketahui tanah liat memiliki sifat dasar yang lunak sehingga mudah dalam hal pembentukannya. Dengan sifat dan bentuknya yang lengket ketika basah serta mengeras ketika kering. Namun, lebih dari itu tanah liat juga memiliki berbagai karakteristik lain yang bisa mendukungnya dalam proses pembuatan kerajinan tanah liat.
Di Balik Pena: dr. Andreas Kurniawan Berbagi Tutorial Melalui Duka dan Mencuci Piring
1. Bersifat Lengket
Salah satu ciri-ciri utama dari tanah liat adalah sifatnya yang lengket. Tanah liat sendiri umumnya memiliki tekstur yang lebih lengket ketika basah sehingga lebih mudah dalam mengubah bentuknya. Namun, tanah liat juga dapat menjadi gumpalan keras ketika sudah menjadi kering. Hal ini dikarenakan kandungan jenis mineral pada lempung yang banyak terdapat dalam tanah liat.
2. Sulit Menyerap Air
Tanah liat juga memiliki sifat sulit menyerap air sehingga lebih banyak diperuntukkan sebagai bahan bangunan. Karenanya tanah liat biasanya tidak disarankan digunakan untuk lapisan tanah media tanaman.
3. Berwarna Abu-abu
Umumnya tanah liat tidak memiliki warna yang terlalu terang atau terlalu gelap. Warna tanah liat yang cenderung hanya berwarna hitam dan keabu-abuan. Namun beberapa jenis tanah liat juga memiliki warna dasar kuning kemerahan yang lebih banyak digunakan oleh para pengrajin tanah liat.
4. Dapat Berubah Menjadi Butiran Halus
Karena sifatnya yang keras dan menggumpal ketika kering, butiran-butiran kecil dari tanah liat kemudian dapat terpecah jika tidak menyatu dengan bentuk awalnya. Butiran ini sendiri biasanya seperti pada pasir dan kerikil yang umum ditemukan pada area sekitar tanah liat ketika kering, dan pada dasarnya, tanah liat terdiri dari dua jenis yaitu tanah liat primer bersifat murni dan tanah liat sekunder dengan sifatnya yang plastis.
Contoh Kerajinan dari Tanah Liat
Pins ingin mencoba membuat jenis kerajinan dari bahan yang satu ini? Berikut adalah beberapa referensi kerajinan dari tanah liat yang mudah dibuat.
Kerajinan Piring
Source : Si.edu
Selain beralaskan daun, masyarakat Indonesia zaman dulu juga menggunakan piring dari tanah liat sebagai alas makan. Umumnya, piring saat ini terbuat dari bahan keramik, tetapi tidak ada salahnya jika kamu ingin membuat piring dari tanah liat sendiri. Piring tersebut tidak hanya bisa menjadi alas makan, tetapi juga dapat menjadi dekorasi rumah yang unik dan artistik.
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
- Tanah liat.
- Air.
- Kuas.
- Cat air.
- Meja putar (jika ada).
Cara Membuat Gelas dan Piring Tanah Liat
Kerajinan Vas Bunga
Source : Pixabay
Selain terbuat dari bahan kaca atau keramik, vas bunga juga bisa dibuat dari tanah liat. Vas nantinya bisa digunakan untuk memperindah tampilan ruang tamu atau teras rumah. Selain vas yang menarik, bunga yang ditaruh di dalamnya juga harus cantik. Pilih bunga-bunga hidup dan segar dengan aroma yang semerbak agar ruangan juga ikut berbau harum mewangi.
Vas bunga dari lempung ini dapat dibuat dengan menggunakan bahan-bahan, seperti tanah liat, air, dan cat air. Alat lain yang wajib ada dalam proses cara membuat kerajinan tangan dari tanah liat yang unik adalah meja putar dan kuas. Untuk membuatnya, kamu perlu menyiapkan dulu campuran tanah liat dan air agar teksturnya bisa mudah dibentuk.
Tags: kerajinan dari produk