... Kota Jepara: Pusat Kerajinan & Inspirasi DIY untuk Karya Rajut

Kota Jepara - Surga Kerajinan Tangan dan Inspirasi DIY

10+ Pilihan Oleh-oleh Jepara yang Bisa Anda Boyong Pulang

Tenun Troso

Oleh-oleh pertama yang bisa Anda pertimbangkan adalah kain tenun khas Jepara, yakni Tenun Troso. Saat Anda berkunjung ke Jepara, maka jangan lupa mampir ke satu daerah bernama Troso.

Di Desa Troso, yang berada di Kecamatan Pecangaan, Anda akan bertemu dengan banyak pengrajin kain tenun yang disebut tenun Troso ini. Cara membuatnya unik, yakni menggunakan teknik tenun gedok yang kemudian berkembang menjadi teknik spesial yang disebut dengan "ngetengplangkan". Ciri khasnya yang begitu kental, cara membuatnya yang sulit, namun indah ketika dilihat menjadikan kain tenun ini memiliki citarasa seni yang tinggi.

Di Desa Troso, Anda bisa mendapatkan sejumlah jenis kain tenun ini dengan harga mulai dari Rp 135.000 sampai Rp 500.000, untuk kain tenun berbahan katun. Ada juga yang berbahan sutra. Harganya cukup tinggi, mulai dari Rp 500.000 sampai Rp 3.000.000 an.

Kacang Listrik

Terkejut mendengarnya bukan? Kacang listrik tentu menjadi salah satu makanan unik yang bisa Anda dapatkan di Jepara. Sebenarnya, kacang listrik ini adalah kacang yang dibuat dengan oven, alias dipanggang di oven.

Ada yang bilang, awalnya penjual pertama kacang listrik ini berjualan di dekat tiang listrik. Itu mengapa namanya menjadi kacang listrik. Ada juga yang bilang karena kacang itu dipanggang di oven yang menggunakan listrik. Apapun sebabnya, yang terpenting rasanya enak, dan bisa buat Anda ingin makan lagi dan lagi. Harganya cukup terjangkau lagi, Anda bisa membelinya di Pusat Oleh-oleh Khas Kacang Jepara, di Jalan Raya Jepara - Kudus KM 2.5 Jepara.

Carang Madu

Yogyakarta

Yogyakarta dan batik memiliki perjalanan historis yang panjang. Wilayah Yogyakarta, tepatnya di Kota Gede merupakan pusat kerajaan Mataram Islam saat awal didirikan oleh Panembahan Senopati. Sejak saat itu, daerah tersebut menjadi pusat peradaban Jawa, sekaligus tempat berkembangnya semua kebudayaan, termasuk batik. Pada periode-periode berikutnya, Yogyakarta terus mempertahankan statusnya sebagai salah satu kiblat kebudayaan Jawa melalui Kesultanan Yogyakarta yang masih eksis hingga saat ini. Pada tahun 2021, Dinas Pariwisata Yogyakarta menggelar Jogja Batik Carnival 2021. Acara tersebut bertujuan untuk menunjukkan aktivitas batik di Indonesia, terutama Yogyakarta. Selain itu, Jogja Batik Carnival 2021 juga digunakan sebagai penegasan bahwa Yogyakarta merupakan kota batik dunia.

Cirebon menjadi salah satu daerah penghasil batik terbesar yang ada di Provinsi Jawa Barat. Kota Cirebon sendiri menjadi motif batik khasnya sebagai ikon kota, yaitu motif Megamendung. Motif batik Megamendung melambangkan awan pembawa hujan sebagai lambang kesuburan dan pemberi kehidupan.

Daun Trubusan sebagai ciri khas ukiran Jepara

Ukiran Jepara | Foto: Dejepara

Motif yang menunjukkan bahwa ukiran tersebut berasal dari Jepara adalah corak dan motifnya. Motif yang sangat terkenal dari ukiran Jepara adalah daun Trubusan yang terdiri dari dua macam. Pertama, daun yang keluar dari tangkai relung. Kedua, daun yang keluar dari cabang atau ruasnya.

Kemudian, ukiran Jepara juga terlihat dari motif Jumbai yang daunnya akan terbuka seperti kipas dan ujungnya meruncing. Ukiran Jepara juga menggunakan material bermutu tinggi, seperti kayu jati dan kayu-kayu lain yang terbukti kualitasnya.

Harga mebel Jepara memang relatif mahal, tetapi hal ini sepadan dengan kualitasnya yang tinggi dan berkelas. Ukiran Jepara ini, memiliki kandungan minyak alami yang membuatnya tahan air dan serangan rayap. Maka dari itu, sudah tak perlu diragukan lagi kualitas dari ukir kelas dunia ini.*

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Bali

Bali sebagai daerah penghasil batik didukung oleh masyarakatnya yang terkenal pandai dalam olah kesenian. Batik Bali sendiri dipercaya merupakan hasil penyebaran batik dari Pulau Jawa, namun memiliki ciri khas tersendiri. Motif Batik Bali terkenal memiliki makna nilai-nilai solidaritsa, seperti Sekar Jagad Bali, Teratai Banji, dan Poleng Biru.

Batik di Papua memiliki ciri khas yang berbeda dengan batik di daerah lain. Perbedaan itu lantaran Batik Papua memiliki motif yang menggambarkan apa yang dimiliki daerah Papua. Salah satu contohnya adalah motif burung Cendrawasih yang hanya ditemui di Papua, dan tidak ditemui di daerah lain. Selai Cendrawasih, Papua juga memiliki motif batik lain seperti Asmat, Sentani, Tifa, hingga Tambal Ukir. Sumber:
Kompas.id
Pekalongakota.go.id
Jogjaprov.go.id


Tags: kerajinan sebagai hasil pusat

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia