"Levico Butik Tenun NTT - Eksplorasi Keindahan Kain Tradisional dari Nusa Tenggara Timur"
Ragam Motif Tenun Insana
Dari segi desain ataupun motifnya kain tenun insana kebanyakan lebih banyak menggunakan motif-motif geometris. Masing-masing motif pada kain tenun inipun merupakan perwakilan dari suku-suku yang mendiami wilayah kerajaan dalam tatanan struktur adat setempat.
Untuk jenisnya tenun insana dapat dibedakan ke dalam dua macam kategori yakni berupa sotis dan buna.
Berikut ini adalah ragam motif kain tenun insana khas NTT yang perlu anda ketahui :
1. Motif Sotis
Tenun sotis banyak menerapkan konsep garis lurus dan konsep pencerminan pada motif tenunannya. Kain tenun motif lotis memiliki ciri kain yang memiliki banyak warna terang ataupun warna cerah.
Benang yang digunakan merupakan benang yang sudah diberi warna sebelumnya sehingga benang satu dengan benang lainnya nanti akan menciptakan suatu motif tertentu. Ciri lain dari kain tenun motif lotis adalah memiliki permukaan kain yang rata.
2. Motif Buna
Tenun buna banyak menerapkan konsep geometris seperti segi empat, garis lurus dan konsep pencerminan. Sama seperti dengan kain tenun motif sotis, kain tenun buna ini juga menggunakan warna-warna cerah.
Selain itu, tenun buna memiliki ciri permukaan kain yang tidak rata, ada bagian yang lebih tinggi seperti kain yang dibordir. Permukaan kain tenun buna bagian luar dan dalam hampir sama.
Untuk detailnya, Jihane menggunakan beberapa bagian seperti bustier, topi baja, dan sepatu boots
Instagram.com/ officialputeriindonesia
Dilihat dari beberapa potret yang tersebar di Instagram, dapat dilihat dengan jelas bahwa sebenarnya Jihane menggunakan beberapa bagian yang simpel. Hanya didasari oleh topi, baju dengan lengan panjang, dan sepatu boots.
Namun, emas-emas yang membaluti topi, baju berlengan panjang, dan sepatu bootsnya tersebut membuat penampilan Jihane terasa lebih ramai.
Bahkan tidak hanya itu saja, penampilannya juga terdapat banyak sekali aksesoris yang membaluti penampilannya sehingga membuat Jihane semakin elegan.
Aksesorisnya tersebut seperti kalung yang melilitkan lehernya dengan hasil yang elegan, dan beberapa rantai emas yang tergantung di pakaiannya. Ada pula kain yang menjulang ke bawah seperti selendang dari pakaiannya tersebut.
Paduannya kali ini benar-benar cocok dan berhasil membuat penampilan Jihane menawan ya!
Dengan beberapa penjelasan tersebut, tidak heran jika penampilan Jihane dengan kostum ‘The Dashing of Equus Caballus’ tersebut berhasil mendapatkan gelar Best National Costume dalam ajang Miss Supranational 2021 di Polandia ya!
Jihane Almira juga akan berlaga malam final pada Sabtu, 21 Agustus 2021. Bisa disaksikan saat siaran langsung melalui akun YouTube Miss Supranational Official.
Selamat ya! Indonesia sangat bangga dengan prestasi Jihane Almira.
Baca juga:
Kostum ini terinspirasi dari kuda gagah dari Sumba, Nusa Tenggara Timur
Instagram.com/ officialputeriindonesia
Seperti yang dikatakan dari Instagram Levico Butik bahwa kostum The Dashing of Equus Caballus ini Terinspirasi dari kuda gagah berani asli Nusa Tenggara Timur.
Tidak hanya itu, kuda yang dimaksud oleh Levico adalah kuda yang berbeda dari jenis kuda lainnya yang berada di Indonesia. Kali ini ia memilih kuda dengan adanya kekuatan dan kecepatan balap yang kuat.
Maka, tidak heran jika kostum nasional resmi Miss Supranational Indonesia 2021 ini berhasil memenangkan Jihane Almira dengan gelar Best National Costume dalam Ajang kontes kecantikan yang berlangsung di Nowy Sacz, Polandia.
Baca juga :
Dalam ajang tersebut, Temma memperkenalkan tenun NTT ke pasar Timur Tengah dan internasional. “Ïni memang misi utama. Saya ingin dunia mengenal kekayaan fabrik nusantara yang dibuat dengan dedikasi dan penuh cinta,” lanjut Temma. Kain tenun NTT dan fabrik lainnya merupakan dukungan dari LeViCo Butik dan Pronto Moda.
Ia mempelajari proses pembuatan tenun NTT secara langsung dan membina sejumlah desainer muda asal NTT dalam program bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTT.
Dalam kesempatan ini, Temma juga berterimakasih dengan dukungan MEN/O/LOGY by ZAP dalam mewujudkan show perdananya di ‘tingkat global.
Temma mengungkapkan dirinya dan MEN/O/LOGY memiliki banyak kesamaan misi, di antaranya mendobrak stigma bahwa laki-laki tidak berhak memperhatikan penampilan.
Ketika memulai karir di bidang fashion design satu dekade lalu, ia melihat persepsi bahwa laki-laki diwajibkan untuk menjadi maskulin dan tidak memedulikan penampilan.
“Kolaborasi MEN/O/LOGY dan Temma mempunyai tujuan yang sama, yaitu bagaimana membuat para pria menjadi lebih peduli, percaya diri serta nyaman menjadi diri sendiri. ltu sejalan dengan harapan MEN/O/LOGY, di mana laki-laki harus confident untuk mengekspresikan dirinya, tanpa meninggalkan kelelakiannya,” kata Co-Founder MEN/O/LOGY Bambang Reguna Bukit, atau yang biasa dikenal dengan Bams mantan vokalis band Samsons.
Kesamaan misi tersebut secara khusus dituangkan dalam satu desain spesial yang memuat perpaduan identitas brand MEN/O/LOGY dan Temma Prasetio. Highlight koleksi Inheritance akan menjadi look penutup runaway Temma Prasetio di Dubai Fashion Week 2023./ JOURNEY OF INDONESIA
Tags: tenun levico